Anda di halaman 1dari 54

DIKTAT KELAS VI (ENAM) SD

(Khusus Kalangan Sendiri)

Disusun Oleh:

Hesti Daryadi
NIP. 198706152009022002

BAB I
CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP

1. Penyesuaian makhluk hidup


a. Adaptasi morfologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup yang dipengaruhi oleh
lingkungan sekitarnya yang menyebabkan adanya penyesuaian bentuk organ tubuh
agar dapat bertahan hidup dengan baik.
b. Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup yang dipengaruhi oleh
lingkungan sekitarnya yang menyebabkan adanya penyesuaian fungsi alat-alat
tubuh agar bertahan hidup dengan baik.
c. Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian mahkluk hidup pada tingkah laku /
perilaku terhadap lingkungannya dengan tujuan untuk menyembunyikan diri
(mengelabui musuhnya).

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

2. Ciri-ciri khusus pada Hewan dan fungsinya


Gambar

Nama Hewan

Bentuk Adaptasi

Kelelawar

a. Kelelawar, memiliki sistem


sonar yang berfungsi untuk
menentukan arah gerak dan
letak benda walaupun kondisi
lingkungan yang gelap.
b. Kelelawar memiliki
kemampuan ekolokasi, yaitu
kemampuan makhluk hidup
untuk menentukan keadaan di
sekitarnya dengan
mengggunakan bunyi pantul
(gelombang bunyi)

Cicak

Cicak, memiliki kemampuan


memutuskan ekornya (autotomi)
untuk mengelabui musuhnya;
memiliki perekat pada jar kakinya
agar bisa menempel di dinding;
serta memiliki lidah yang panjang
untuk menangkap mangsanya.

Bebek

Bebek memiliki kaki yang


berselaput untuk memudahkan
berengan di air dan hidup di
lumpur; serta memiliki paruh
yang pipih dan lebar untuk
menangkap makanan berupa
cacing yang ada di dalam lumpur.
Gajah, memili belalai yang
panjang untuk mengambil
makanan yang jauh, memiliki
telingan yang besar untuk
mengibas-ngibaskan badannya
agar tidak dihinggapi binantang
kecil pengganggu.

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Gambar

Nama Hewan

Bentuk Adaptasi
Unta, memiliki punuk untuk
menyimpan cadangan air;
memiliki bulu mata yang panjang
untuk menghalangi debu yang
masuk ke matanya; serta memiliki
kaki dan telapak kaki yang tebal
agar tidak terperosok ke dalam
pasir dan tidak kepanasan.
Bunglon, memiliki kemampuan
mengubah warna kulitnya
(mimikri); memiliki lidah yang
lengket untuk menangkap
mangsanya
a.

b.

Ular,
laba-laba
dan
kalajengking memiliki bisa
atau racun untuk melindungi
diri dari musuhnya.
Laba-laba
memiliki
kemampuan membuat jaring
untuk
menangkap
mangsanya.

Cumi-cumi memiliki kemampuan


mengeluarkan
tinta
untuk
melindungi diri dari musuhnya

Ikan lele memiliki misai (kumis)


untuk mengenali rasa binatang
yang ada di dekatnya

Ikan Paus memiliki tulang


berongga dan berisi minyak,
sehingga paus mudah mengapung
di permukaan air.

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Gambar

Nama Hewan

Bentuk Adaptasi
Tupai memiliki ekor yang lebar,
tegak, dan berrumbai serta
hamper sama panjangnya dengan
badannya, yang berguna untuk
meloncat.

Koala memiliki lengan yang


panjang dan cakar yang tajam
untuk memudahkan berpegangan
erat pada pohon.

Penguin memiliki mantel bulu


yang tebal sehingga dapat hidup
di daerh kutub.

Kunang-kunang
memancarkan
cahaya (luciferin) untuk menarik
lawan jenisnya.

Anemone Laut memiliki tentakel,


yaitu alat yang digunakan untuk
menangkap mangsanya berupa
hewan kecil.

Semut berkomunikasi dengan bau


khusus sebagai tanda bahaya.

Landak memiliki bulu keras yang


mengandung ribuan duri untuk
melindungi diri dari musuhnya.

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

3. Ciri-ciri khusus pada tumbuhan dan fungsinya


Gambar

Nama Hewan

Bentuk Adaptasi
Kaktus, memiliki batang yang
tebal untuk menyimpan cadangan
air, memiiki batang yang berduri
untuk melindungi diri dari
musuhnya, mempunyai daun
yang kecil untuk mengurangi
penguapan, serta memiliki akar
yang panjang untuk mencari air
sehingga dapat bertahan hidup di
gurun pasir.
Kantung semar, memiliki 5ectar
yang berfungsi untuk menangkap
dan mencerna serangga yang
terperangkap untuk memenuhi
kebutuhan nitrogen
Teratai memiliki daun yang lebar
dan tipis untuh mempermudah
penguapan, batang berongga
sebagai rongga udara, serta
memiliki
akar
yang
kuat
menambat di dalam lumpur.
Bunga Raflesia, mengeluarkan
bau busuk untuk menarik
perhatian serangga agar dapat
membantu proses penyerbukan,
serta dapat memantulkan cahaya
untuk memandu serangga dating

Pohon
Jati,
menggugurkan
daunnya pada saat musim
kemarau
untuk
mengurangi
penguapan.

Pohon Cemara mempunyai daun


berbentuk sisik untuk mengurangi
penguapan

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Gambar

Nama Hewan

Bentuk Adaptasi

Bunga Bougenville, salak, durian


dan nanas memilki duri untuk
melindungi diri dari musuh.

Buah nangka, sawo, dan papaya


yang masih muda memiliki getah
untuk melindungi diri

Bambu memiliki bulu-bulu halus


dan tajam untuk melindungi diri

Mentimun
memiliki
batang
berbentuk
sulur
merambat
batangnya, sehingga batangnya
kokoh

Mawar memilki duri yang tajam


untuk melindungi diri dari
musuh.

Putri malu memiliki daun yang


mengatup apabila disentuh.

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB II
PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP

A. Perkembangan dan Pertumbuhan Manusia

1.
2.
3.

4.
5.

Perkembangan pada manusia dapat diartikan sebagai bertambahnya kedewasaan


atau kemampuan seseorang.
Pertumbuhan pada manusia dapat diartikan sebagai perubahan ukuran tubuh pada
manusia.
Pertumbuhan dan perkembangan manusia sejak bayi dalam rahim ibu sampai lanjut
usia melalui beberapa tahapan berikut ini.
a. Masa fetus, yaitu sejak terbentuk zigot sampai bayi dalam rahim ibu.
b. Masa balita yaitu sejak bayi lahir sampai anak-anak umur 5 tahun.
c. Masa anak-anak sekitar umur 5 tahun sampai 10 tahun.
d. Masa remaja sekitar umur 10 tahun sampai 17 tahun.
e. Masa dewasa sekitar umur 17 tahun sampai 20 tahun ke atas.
f. Masa tua sekitar umur 50 tahun ke atas.
Perkembangbiakan manusia adalah dengan cara melahirkan, yaitu melalui proses
pembuahan.
Tahapan perkembangan dan pertumbuhan manusia ketika di dalam rahim
a. Selama pembuahan, inti sel sperma melebur dengan inti sel telur
b. Sekitar 36 jam setelah telur dibuahi, sel telur membelah dan menghasilkan dua
sel
c. Setelah 4 minggu, embrio mengaung di dalam kantong berisi cairan. Jantung
mulai berdetak, otak mulai berkembang
d. Setelah 5 minggu ada beberapa tonjolan yang berkembang menjadi tangan dan
kaki, ekor embrio menyusut
e. Umur 8 minggu, embrio yang disebut janin memiliki jari-jemari mungil.
f. Umur 28 minggu, janin berkembang sempurna, berat badannya terus
berrtambah.
g. Umur 38 minggu, keala janin menjungkir ke bawah, janin siap di lahirkan
Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

6.
7.

Masa pubertas adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa.


Masa pubertas ditandai dengan perubahan fisik, psikologis (emosi), serta aktifnya
alat perkembangbiakan.
8. Perubahan fisik pada laki-laki, di antaranya:
a. Dada terlihat bidang
b. Terdapat benjolan di sekitar leher
c. Suara menjadi besar
d. Tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tertentu
e. Mengalami mimpi basah
9. Perubahan fisik pada perempuan, di antaranya:
a. Pinggul dan payudara membesar
b. Tumbuh rambut pada bagian-bagian tertentu
c. Meningkatnya emosi
d. Terjadi menstruasi
10. Cara menjaga kesehatan dan kebersihan organ reproduksi laki-laki, yaitu
a. Bersihkan kemaluan dengan benar, jangan sampai ada kotoran yang masuk
kedalam
b. Pakailah celana dalam yang terbuat dari katun agar mudah menyerap keringat
c. Usahakan celana dalam tetap kering dan tidak lembab sehingga tidak menjadi
tempat tumbuh kuman dan jamur
11. Cara menjaga kesehatan dan kebersihan organ reproduksi perempuan, yaitu
a. Saat membasuh kemaluan, bersihkan dari arah depan ke belakang
b. Gunakan pebalut yang lembut saat menstruasi
c. Gantilah pembalut jika terasa penuh atau tiap kali buang air kecil
d. Bersihkan kemaluan dengan air.
8

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

12. Gambar organ reprosuksi

a. (Organ reproduksi Perempuan)

b. (organ Reproduksi Laki-laki)

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

B. Perkembangbiakan tumbuhan

perkembangbiakan tumbuhan

tumbuhan berbiji

generative

tumbuhan
berbunga melalui
penyerbukan

tumbuhan tidak berbiji

vegetatif

vegetatif
alami

1. Tunas
2. Tunas daun
3. umbi lapis
4. umbi batang
5. Umbi akar
6. akar tinggal
(rhizoma)

Membelah
diri

Spora

vegetatif
buatan

1. Okulasi (menempel)
2. Mengenten
(menyambung)

3. Stek
4. Mencangkok
5. Merunduk

7. geragih (stolon)

1. Perkembangbiakan secara generative


Perkembangbiakan secara generative, adalah perkembangbiakan tumbuhan secara
kawin, yaitu perkembangbiakan melalui pembuahan sel telur melalui sperrma.
Perkembangbiakan generative terjadi pada tumbuhan berbunga dan berbuah, yaitu
melalui penyerbukan.
Penyerbukan terjadi melalui beberapa cara, yaitu:
Macam-macam Penyerbukan
a. Penyerbukan sendiri, yaitu apabila serbuk
sari dari suatu bunga jatuh ke kepala putik
dari bunga itu sendiri

10

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Gambar

Macam-macam Penyerbukan
b. Penyerbukan tetangga, yaitu apabila serbuk
sari dari suatu bunga jatuh ke kepala putik
dari bunga lain tetapi masih dalam satu
tumbuhan.

c. Penyerbukan silang, yaitu apabila serbuk


sari jatuh ke kepala putik dari bunga lain
yang tidak satu tumbuhan tetapi masih satu
jenis tumbuhan.

d. Penyerbukan bastar, yaitu apabila serbuk


sari jatuh ke kepala putik dari bunga lain
yang sejenis.

e. Penyerbukan Dengan Perantara


1) Perantara Manusia
2) Perantara kelelawar
3) Perantara burung
4) Perantara Serangga

11

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Gambar

2. Perkembangbiakan secara vegetative


a. Vegetative alami
Perkembangbiakan
Tumbuhan secara Vegetatif
alami
1) Tunas
Pisang, Tebu, Bambu

Gambar

2) Tunas daun (adventif)

Cocor Bebek, Sukun, Cemara, Kesemek

3) Umbi batang

Ubi Jalar, Kentang

4) Umbi lapis

Bawang merah, bawang Putih, Bakung

12

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Perkembangbiakan
Tumbuhan secara Vegetatif
alami
5) Umbi akar

Wortel, Lobak, Dahlia, Singkong

6) Akar tinggal (rhizoma)

Kunyit, Jahe, Kencur, Temu Lawak

7) Geragih (stolon)

Strowberi, Antanan, ruput teki, pegagan

8) Membelah diri

Hydra

9) Spora

Lumut, Jamur, Pakis Haji, Suplir

13

Gambar

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

b. Vegetative buatan
Perkembangbiakan Tumbuhan secara
Vegetatif Buatan
1) Cangkok
Tumbuhan yang dapat dicangkok
adalah tumbuhan dikotil atau
tumbuhan berkeping dua yang
mempunyai cambium
Contoh: Jeruk, Jambu, manga, dan
rambutan
2) Okulasi (menempel)
Okulasi adalah menempelkan mata
tunas dari dua tanaman yang
sejenis, tetapi berbeda sifat.
Contoh: Mangga manis berbuah
kecil dengan manga asam berbuah
besar.
3) Stek
Stek
adalah
memperbanyak
tumbuhan dengan menancapkan
atau menanam potongan-potongan
batang tumbuhan induknya.

4) Menyambung (mengenten)
Menyambung
adalah
menggabungkan batang bawah
dengan batang atas dua tanaman
sejenis.

5) Merunduk
Merunduk adalah memperbanyak
tumbuhan
dengan
cara
merundukkan batang atau cabang
ke tanah sehingga tumbuh akar.

14

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Gambar

3. Alat perkembangbiakan generative pada tumbuhan adalah bunga. Berikut adalah


bagian-bagian bunga.

15

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

C. Perkembangbiakan hewan
Perkembangbiakan Hewan

VEGETATIF

Membelah diri

Fragmentasi

GENERATIF

Bertunas

Bertelur (Ovipar)

Melahirkan (Vivipar)

Tidak Mempunyai
daun telinga

Bertelur dan
Melahirkan (Ovovivipar)

Mempunyai daun
telinga

Paus
ikan pari

ular
tidak mempunyai
kelenjar susu

mempunyai kelenjar
susu

hewan betina tidak


menyusui anaknya

hewan betina menyusui


anaknya

tidak mempunyai
rahim

tidak mengalami masa


mengandung

penutup tubuhnya berupa


bulu-bulu yang tebal

kadal
buaya

mempunyai rahim

rangka tubuhnya terdiri


atas tulang keras

tubuhnya ditumbuhi
rambut di sekujur
tubuhnya

1. Perkembangbiakan hewan secara vegetatif


Perkembangbiakan Hewan secara
Contoh
Vegetatif
a. Membelah Diri
Protozoa (Amoeba, Paramecium, Euglena)
Yaitu perkembangbiakan dengan cara
membagi tubuhnya menjadi dua
bagian yang ukurannya sama

b. Fragmentasi
Cacing Pipih, Planaria, Bintang Laut
Yaitu perkembangbiakan dengan cara
melepaskan bagian anggota tubuhnya
untuk dijadikan individu baru

16

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Perkembangbiakan Hewan secara


Contoh
Vegetatif
c. Bertunas
Anemon Laut, Hydra
Tunas merupakan anak yang muncul
dari bagian tubuh induk pada bagian
samping, setelah tunas itu tumbuh
dewasa, maka akan memisahkan diri
dari induknya

2.

Perkembangbiakan hewan secara generatif

Perkembangbiakan Hewan secara


Contoh
Generatif
a. Ovipar (Bertelur)
Burung, cicak, Katak, Ikan, Ayam, Serangga
Ciri-ciri
1) Janin tumbuh dalam cangkang dan
berada di luar tubuh induknya
2) Janin memperoleh makanan daru
cadangan makanan yang berada
dalam telur
3) Janin tumbuh relative cepat
4) Bentuk
tubuh
sama
seperti
induknya
5) Tidak memiliki daun telinga dan
kelenjar susu
6) Berbulu dan bersisik

b. Vivipar (Melahirkan)
Singa, Kuda, Lumba-lumba, Kambing, Gajah,
Ciri-ciri
dll
1) Janin tumbuh di Rahim di dalam
tubuh induk
2) Janin memperoleh makanan dari
induknya melalui tali plasenta
3) Pertumbuhannya relative lambat
4) Bentuk tubuh merupakan gabungan
dari kedua induknya
5) Umunya memiliki daun telinga
6) Memiliki kelenjar susu
7) berambut

17

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Perkembangbiakan Hewan secara


Contoh
Generatif
c. Ovovivipar (Bertelur-Melahirkan)
Kadal, Ular pusuk, Buaya, Ikan Hiu, Pari
Ciri-ciri
1) Telur berada dalam tubuh sampai
menetas
2) Janin mendapatkan makanan dari
dalam telur
3) Bersisik dan berambut
4) Menyusui
5) Bentuk tubuh serupa dengan
induknya

4.

5.

6.

18

Metamorfosis merupakan tahapan perubahan bentuk tubuh hewan dari telur hingga
dewasa. Metamorphosis hanya dialami oleh kelompok hewan ovivar khususnya
serangga dan katak.
Jenis metamorphosis ada dua, yaitu:
a. Metamorphosis sempurna, yaitu yang melewati fase kepompong/pupa
Contoh: kupu-kupu, lebah, nyamuk, lalat, kumbang
b. Metamorphosis tidak sempurna, yaitu yang melewati fase pergantian kulit/nympa
Contoh: jangkrik, belalang, kecoa, capung
Contoh metamorphosis sempurna pada kupu-kupu dan katak

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

7.

19

Contoh metamorphosis tidak sempurna pada kecoa dan belalang

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB III
KESEIMBANGAN EKOSISTEM

A. Pengertian Ekosistem
1. Ekosistem adalah suatu komunitas, yang merupakan hubungan timbal balik antara
komponen biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotic (benda tak
hidup/lingkungan).
2. Ekosistem terbagi menjadi dua macam, yaitu ekosistem alami (hutan, danau dan laut)
dan ekosistem buatan (sawah, akuarium dan ladang).
3. Individu yaitu makhluk tunggal.
4. Populasi, yaitu sekumpulan indivdu sejenis yang hidup di suatu habitat tertentu.
Habitat adalah tempat hidup.
5. Komunitas, yaitu sekumpulan populasi berbagai jenis makhluk hidup yang hidup
bersama di suatu habitat tertentu.
6. Ekosistem, tersusun oleh komponen biotik (makhluk hidup) dan komponen abiotic
(benda tak hidup) yang saling berhubungan timbal balik.
7. Komponen biotik terdiri dari produsen, konsumen, dan pengurai.
8. Komponen abiotic terdiri dari cahaya, udara, air, tanah, suhu dan mineral.
9. Kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem, yaitu:
a. Perpindahan penduduk
Perpindahan penduduk mengakibatkan tempat yang dikunjungi semakin padat,
sehingga tanah yang seharusnya produktif digunakan sebagai lahan pertanian,
tempat hidup hewan dan tumbuhan semakin berkurang bahkan tidak ada.
b. Penggunaan pupuk dan pestisida secara berlebihan
Penggunaan pupuk anorganik dan pestisida yang berlebihan dapat menyebabkan
hewan-hewan yang bermanfaat ikut mati.
c. Penebangan dan pembakaran hutan
Hutan merupakan tempat hidup berbagai tumbuhan dan hewan, selain itu
bermanfaat sebagai penguat tanah dan penyimpan cadangan air.
d. Penggunaan kendaraan bermotor
Kendaraan bermotor mengeluarkan gas karbondioksida yang menyebabkan polusi
udara.
e. Perburuan liar
Perburuan secara liar menyebabkan populasi hewan akan berkurang.
f. Perusakan terumbu karang
Terumbu karang merupakan komponen utama penyusun ekosistem laut. Terumbu
karang terbentuk dari kumpulan kerangka bunga karang yang telah mati.
g. Pembangunan industry (pabrik)
Limbah dari industry dapat mengakibatkan polusi air, tanah dan udara.
h. Penangkapan ikan tanpa kendali
1) Penggunaan dinamit dan pukat harimau
2) Penggunaan jaring bermata kecil
3) Penangkapan ikan saat musim kawin
i. Pembuangan sampah atau limbah
Sampah adalah segala sesuatu yang kita buang, sedangkan imbah adalah sisa hasil
industry yang bersifat racun /membahayakan makhluk hidup.
20

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

B. Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia


1. Tumbuhan yang dimanfaatkan manusia, yaitu:
a. Ulin
Kayu ulin, dapat dimanfaatkan sebagai obat. Ada tiga jenis kayu ulin yang dapat
dimanfaatkan untuk bahan obet yaitu bagian daun muda, ekstrak biji, dan buahnya.
Kayu ulin juga dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai perhiasan.
b. Kemiri
Pohon kemiri mengahsilakan biji buah yang bisa dijual. Biji kemiri dapat dibuat
untuk minyak kemiri, yang berguna untuk pembuatan obat dan kosmetik, juga cat.
Kayu pohon kemiri digunakan untuk membuat peti, korek api dan kerajinan.
c. Kemenyan
Pohon kemenyan disadap getahnya. Getah yang disadap dibiarkan membeku di
batang, digunakan untuk pembuatan rokok dan obat-obatan.
d. Kayu Manis
Kayu manis merupakan pohon rempah-rempah, yang sangat beraroma. Kulit kayu
manis digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis jamu.
e. Aren (enau)
Pohon aren mirip dengan pohon kelapa, semua bagiannya dapat dimanfaatkan.
Pohon aren menghasilakan kolang-kaling. Batang bagian luar yang keras digunakan
untuk membuat papan. Batang bagian dalam (empulur) digunakan sebagai bahan
baku sagu. Getah pohonnnya digunakan untuk mengobati sariawan dan radang
paru-paru.
2. Upaya mengatasi populasi tumbuhan di hutan, yaitu:
a. Menebang hutan secara terkendali (melakukan tebang pilih)
b. Reboisasi (penanaman hutan kembali)
c. Membuat cagar alam
d. Mengembangbiakan tumbuhan langka dengan bioteknologi
e. Melarang pembangunan rumah, gedung secara sembarangan
C. Bagian tubuh hewan yang dimanfaatkan oleh manusia
1. Hewan yang diburu oleh manusia yaitu:
a. Harimau,
Kulit, tulang dan taring harimau digunakan untuk perhiasan dan obat.
b. Hiu
Daging, sirip dan tulang hitu dijadikan makanan yang lezat. Minyak dan hati jiu
mengandung vitamin A yang berfungsi untuk obat pencegah kanker dan dijadikan
kosmetik. Isi perut ikan hiu dimanfaatkan untuk pembuatan kecap.
c. Rusa
Tanduk rusa digunakan sebagai hiasan. Minyak rusa dari kelenjar pperrut rusa
dimanfaatkan untuk obat dan farfum. Kulit rusa digunakan untuk membuat sepatu
atau sarung tangan
d. Burung Merak
Bulu merak digunakan sebagi hiasan yang berbentuk kipas
e. Duyung
Daging duyung dijadikan makanan yang lezat. Minyak duyung digunakan untuk
mengobati TBC dan nyeri sendi. Taring duyung digunakan untuk membuat pipa
rokok.
21

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

2. Upaya untuk menanggulangi kepunahan hewan, yaitu


a. Melakukan penangkaran berbagai hewan yang bermanfaat bagi manusia
b. Membuat suaka margasatwa
c. Larangan memburu secara liar
d. Menggunakan bahan pengganti dari hewan, seperti menggunakan bahan sintetis.
D. Hewan dan tumbuhan yang hampir punah
1. Manfaat tumbuhan dan hewan bagi manusia yaitu sebagai sumber sandang, pangan,
papan, dan sumber tenaga.
2. Beberapa hewan yang mendekati kepunahan yaitu:
a. Komodo
Komodo dilindungi di pulau komodo, Nusa Tenggara Timur.
b. Anjing laut
c. Orang utan
d. Burung cendrawasih
Burung ini hidup di papua
e. Badak bercula Satu
Badak bercua satu dilindungi di Ujung Kulon, Jawa Barat.
f. Harimau jawa
Harimau jawa dilindungi di Meru Betiri, Jawa Timur.
g. Gajah
Gajah dilindungi di Way kambas, Lampung.
h. Burung jalak bali
Burung ini hanya terdapat di Bali.
i. Kanguru dari Papua
j. Kasuari dari papua
k. Anoa dari Sulawesi tengah
l. Burung elang, dari jawa
m. Burung kepondang, dari Jawa
n. Rusa, dari Jawa
o. Babi rusa, dari Sulawesi
p. Banteng, dari Jawa
q. Tapir, Sumatra.
3. Beberapa tumbuhan yang mendekati kepunahan yaitu:
a. Kayu cendana
b. Anggrek bulan
c. Bunga Raflesia
d. Pohon Jati
e. Jamblang
f. Rasamala
g. Anggrek Sandal
h. kesemek
4. faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan tumbuhan dan hewan, yaitu:
a. Tingkat perkembangbiakan yang rendah
b. Habitatnya rusak
c. Jenis makanannya sudah langka
d. Daya guna yang mulai tinggi
22

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB IV
PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP DARI KEPUNAHAN

1. Hewan dan tumbuhan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehiduan
manusia, oleh karena itu perlu dijaga kelestariannya.
2. Cara perlindungan alam secara keseluruhan disebut Perlindungan dan Pengawetan
Alam (PPA)
3. Cara pemerintah melestarikan sumber daya alam, antara lain:
a. Cagar alam
Cagar alam, adalah suatu tempat untuk melindungi tumbuhan langka agar tidak
punah.
Contoh: Cagar Alam Raflesia (Bengkulu), Cagar Alam Cibodas (Jawa Barat), Cagar
Alam Gunung Krakatau (Lampung), Cagar Alam Kawah Ijen (Jawa Timur) dan Taman
Laut Bunaken (Sulawesi Utara)
b. Suaka Margasatwa
Suaka margasatwa adalah suatu tempat untuk melindungi hewan langka agar tidak
punah.
Contoh: Ujung Kulon (Banten) melindungi badak bercula satu, Baluran (Jawa Timur)
melindungi banteng, Menu Betiri (Jawa Timur) melindungi harimau, Pulau Komodo
(NTT) melindungi komodo, Way Kambas (Lampung) melindungi gajah.
c. Penggunaan Bioteknologi
Penggunaan bioteknologi antara lain memperbanyak tumbuhan dengan kultur
jaringan, hidroponik, dan pemilihan bibit unggul.
1) Pemilihan bibit unggul
Pemilihan bibit unggul dapat dibedakan menjadi dua, yaitu inseminasi buatan
dan radiasi sinar radioaktof
(b) Inseminasi buatan adalah pembuahan atau penghamilan dengan cara
penyuntikan sperma beku ke dalam alat kelamin hewan betina yang sedang
birahi.
(c) Radiasi sinar radioaktif, dimanfaatkan untuk pemilihan bibit unggul. Contoh
padi Atomita merupakan padi bibit unggul hasil penggunaan sinar radioaktif.
2) Kultur jaringan
Kultur jaringan merupakan perkembangbiakan vegetative karena hanya
melibatkan satu induk. Caranya sel atau jaringan diambil dari bagian tumbuhan,
kemudian ditumbuhkan pada media yang cocok.
Contoh tumbuhan yang dikembangbiakan dengan kultur jaringan adalah kelapa
sawit dan anggrek.
3) Hidroponik
Hidroponik adalah suatu cara berrcocok tanam tanpa media tanah dengan
memberikan zat hara yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk larutan.
Media yang dibutuhkan adalah kerikil, pasir, arang, atau sekam padi.
Contoh: cabai dan bayam

23

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB V
KONDUKTOR DAN ISOLATOR

A. Pengertian Konduktor dan isolator


1. Berdasarkan kemampuannya menghantarkan panas, benda dapat digolongkan
menjadi konduktor dan isolator.
2. Konduktor adalah benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik. Contohnya
sendok
3. Isolator adalah benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Contohnya kayu,
tembk, tanah.
4. Panas dapat berpindah dari tempat yang berrsuhu tinggi ke tempat yang berrsuhu
rendah.
5. Perpindahan panas dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu konveksi, radiasi dan
konduksi.
a. Konveksi
Konveksi adalah perpindahan panas melalui aliran zat.
Contoh: es batu mencair dalam air panas.
Konveksi dapat terjadi pada gas dan zat cair.
b. Radiasi
Radiasi adalah perpindahan panas tanpa zat perantara (secara pancaran).
Contohnya: pancaran panas cahaya matahari yang dapat langsung kita rasakan.
c. Konduksi
Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara, namun zat perantaranya
tidak ikut bergerak.
Contoh: sendok yang dipanaskanapabila dipegang ujungnya akan terasa panas
walau ujungnya tidak dipanaskan, karena panasnya menagalir lewat media sendok.

B. Konduktor dan isolator panas dalam kehidupan sehari-hari


1. Perabot rumah tangga sebagian besar terbuat dari logam, kayu dan kaca.
a. Logam merupakan benda pengahantar panas yang baik. Oleh karena itu logam
termasuk konduktor panas.
b. Kaca bersifat konduktor panas, akan tetapi kaca lebih sering dimanfaatkan sebagai
benda tembus pandang dan kuat.
c. Kayu dan plastik merupakan benda isolator yang digunakan sebagi alat pegangan
pada perabot rumah tangga.
2. Beberapa peralatan yang sengaja dibuat berdasarkan sifat konduktor dan isolator,
yaitu:
a. Setrika
Alas setrika terbuat dari logam agar cepat panas yang berguna untuk menghaluskan
pakaian, sedangkan gagang setrika terbuat dari kayu/plastik agar saat menyetrika
tidak terasa panas pada tangan.
b. Wajan/panci
Panci, wajan, cerek terbuat dari logam agar cepat panas, sehingga makanan cepat
matang. Sedangkan gagangnya terbuat dari kayu/plastik agar saat memegang tidak
terasa panas.
24

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

c. Termos
Dinding termos terbuat dari dua lapisan kaca. Di antara kedua lapisanitu terdapat
ruang hamoa udara. Ruang hampa udara mencegah hilangnya panas. Dinding
termos, dilapisi cermin perak ayng berfungsi memantulkan panas di dalam termos.
Cara ini mengurangi perpindahan panas.
d. Baju
Baju hangat merupakan isolator panas. Baju hangat dapat mencegah panas dari
tubuh mengalir ke luar. Sehingga tubuh tetap hangat dan tidak kedinginan.

25

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB VI
KONDISI YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PADA BENDA

1. Kondisi yang memepengaruhi perubahan pada benda adalah


a. Pembusukan
Adalah perubahan pada makanan yang ditandai dengan perubahan warna, rasa, dan
aroma. Pembusukan disebabkan oleh jamur dan bakteri
b. Pelapukan
Adalah perubahan pada benda yang ditandai dengan perubahan warna, bentuk dan
kekerasan.
2. Cara mencegah pembusukan, yaitu dapat dilakukan dengan beberapa cara di antaranya:
a. Menyimpan dalam kulkas (Pendinginan)
b. Memanaskan makanan (Pemanasan)
c. Mengeringkan makanan (Pengeringan)
d. Pemberian bahan pengawet alami yaitu gula, garam, cuka
e. Memasukkan ke dalam kemasan kedap udara
3. Jenis pelakukan terbagi menjadi 3 (tiga) , yaitu:
a. Pelapukan biologi
Yaitu pelapukan yang disebabkan oleh makhluk hidup seperti rayap dan semut
Contoh:
Batu yang ditumbuhi lumut lama kelamaan akan hancur
Tembok pagar yang ditumbuhi tanaman merambat
Kayu keropos yang disebabkan oleh rayap
b. Pelapukan kimia
Pelapukan yang disebabkan karena zat-zat kimia atau karena adanya reaksi kimia.
Contoh: Besi berkarat, hujan asam yang menyebabkan perkaratan pada logam, hal ini
disebabkan oleh persenyawaan besi dan gas oksigen dalam udara
c. Pelapukan fisika
Yaitu pelapukan yang disebabkan oleh angina atau air.
Contoh: Batuan bisa pecah menjadi bagian yang lebih kecil seperti pasir dan kerikil jika
terkena hujan dan panas secara terus-menerus.
4. Upaya yang dilakukan untuk mencegah pelapukan biologi pada kayu adalah sebagai
berikut:
a. Pengeringan kayu , dengan tujuan untuk memperkecil pori-pori kayu
b. Melapisi kayu dengan cat, plitur, atau pernis, dengan tujuan supaya hama pengerat
kayu tidak dapat masuk ke pori-pori kayu
c. Merendam kayu di dalam lumpur, dengan tujuan untuk menutup pori-pori kayu
5. Upaya yang dilakukan untuk mencegah pelapukan kimia pada perkaratan besi adalah
sebagai berikut:
a. Melapisi besi dengan cat
b. Melapisi besi dengan nikel
c. Melapisi besi dengan oli atau minyak
6. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pada benda
a. Suhu dan waktu
b. Ada tidaknya bakteri dan jamur
c. Air dan kelembapan udara
26

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB VII
GAYA

A. Hubungan antara gaya dan gerak benda


1. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda.
2. Contoh gaya yang berupa dorongan yaitu menendang bola, mendorong meja
3. Contoh gaya yang berupa tarikan adalah menarik ketapel, oleh raga tarik tambang
4. Hubungan gaya dan gerak terhadap suatu benda, yaitu
a. Gaya dapat mengubah kecepatan
Contoh
Mengerem sepeda/mobil/motor
Kiper menangkap bola
Gerak kelereng di tanah yang awalnya kencang lama-kelamaan berhenti
b. Gaya dapat mengubah arah benda
Kipper manangkis bola
Membelokkan stang sepeda di tikungan
Mengoper bola ke teman
c. Gaya dapat mengubah bentuk benda
Mobil penyok setelah menabrak pohon
Membuat mainan dari plastisin
Membuat gerabah dari tanah liat
5. Gerak benda dipengaruhi oleh besarnya gaya yang diberikan pada benda. Semakin
besar gaya yang diberikan, semakin cepat benda itu bergerak.
6. Besarnya gaya mempengaruhi gerak benda:
a. Makin besar gaya, makin cepat benda bergerak
b. Makin kecil gaya, makin pelan benda bergerak
7. Macam-macam gaya, yaitu

1.

Macam-macam
Gaya
Gaya magnet

2.

Gaya Gravitasi

3.

Gaya Gesek

4.

Gaya Pegas

No

27

Pengertian
Merupakan suatu tarikan yang dihasilkan
oleh sebuah magnet pada logam-logam
tertentu
Contoh: Magnet jarum pada Kompas
Merupakan gaya tarikan suatu benda
Contoh: apabila kita jatuh pasti selalu ke
bawah
Merupakan gaya yang diberikan oleh dua
buah benda yang bersentuhan dan
bergerak berlawanan arah.
Contoh: ketika kita berjalan sepatu
bersentuhan dengan lantai
Merupakan gaya pada benda yang dapat
kembali ke bentuk semula
Contoh: Apabila kita bermain ketapel
Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Penemu Gaya
Michael Faraday

Sir Isaac Newton

Sir Isaac Newton

Robert Hooke

No
5.

6.

7.

Macam-macam
Pengertian
Penemu Gaya
Gaya
Gaya
Listrik Merupakan gaya listrik yang bersifat Sir Isaac Newton
statis
sementara.
Contoh: Sobekkan kertas yang menempel
pada penggaris yang sebelumnya telah
digosok-gosokkan ke rambut
Gaya Otot
Merupakan gaya yang dihasilkan oleh Luigi Galvani
tenaga manusia dan hewan.
Contoh: Sapi menarik gerobak
Gaya Mesin
Merupakan gaya yang diberikan oleh James Watt
bekerjanya suatu mesin
Contoh: Mesin diesel, Mesin sepeda
motor, mesin pabrik.

8. Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya, di antaranya yaitu:


a. Besar kecilnya gaya gravitasi
b. Besar kecilnya gaya otot
c. Besar kecilnya medan magnet
d. Besar kecilnya gaya gesek

28

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB VIII
ENERGI LISTRIK

A. Pengertian Energi listrik


1. Energi listrik merupakan energi yang dihasilkan oleh sumber listrik.
2. Sumber listrik adalah setiap benda yang dapat menghasilkan arus listrik.
3. Sumber listrik disebut juga pembangkit listrik.
4. Sumber listrik dibedakan menjadi: Sumber listrik tenaga kimia. Contohnya: baterai dan
accu (aki). Sumber listrik dengan menggunakan magnet. Contohnya:
a. generator;
b. dinamo sepeda, motor, dan mobil;
c. turbin PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air);
d. PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap);
e. PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel);
f. PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir).
5. Energi listrik bberdasarkan gejalanya, dibedakan menjadi dua yaitu, listrik statis dan
listrik dinamis
a. Listrik statis adalah gejala kelistrikan yang ditimbulkan oleh muatan yang diam.
Contohnya: pada penggaris yang digosok-gosokan ke rambut akan menjadi
bermuatan listrik yang dapat menarik kertas-kertas kecil
b. Listrik dinamis adalah gejala kelistrikan yang ditimbulkan oleh muatan yang
bergerak. Contohnya pada rangkaian listrik rumah, baterai, mobil remot, dll.
6. Listrik terdiri dari muatan listrik positif (proton) dan muatan listrik negative (electron)
7. Listik berpindah atau mengalir apabila kutub positif dan negative dihubungkan dengan
bahan yang bersifat konduktor listrik
8. Konduktor listrik adalah benda yang dapat menghantarkan arus listrik. Contohnya:
tembaga, besi, kawat.
B. Rangkaian Listrik
1. Rangkaian listrik adalah suatu hubungan sumber listrik dengan alat-alat listrik lainnya
yang mempunyai fungsi dan kegunaan tertentu.
2. Listrik akan mengalir pada rangkaian yang tertutup. Pada rangkaian yang terbuka
listrik tidak akan mengalir

29

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

3. Rangkaian Seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri).
Baterai dalam senter umumnya disusun dalam rangkaian seri.

4. Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet
(paralel). Lampu yang dipasang di rumah umumnya merupakan rangkaian paralel.

5. Rangakain listrik paralel adalah suatu rangkaian listrik, di mana semua input
komponen berasal dari sumber yang sama. Semua komponen satu sama lain tersusun
paralel. Hal inilah yang menyebabkan susunan paralel dalam rangkaian listrik
menghabiskan biaya yang lebih banyak (kabel penghubung yang diperlukan lebih
banyak). Selain kelemahan tersebut, susunan paralel memiliki kelebihan tertentu
dibandingkan susunan seri. Adapun kelebihannya adalah jika salah satu komponen
dicabut atau rusak, maka komponen yang lain tetap berfungsi sebagaimana mestinya
6. Gabungan antara rangkaian seri dan rangkaian paralel disebut rangkaian seri-paralel
(kadang disebut sebagai rangkaian campuran atau rangkaian kombinasi).

C. Perubahan Energi Listrik


D. Penghematan Energi
1. Jenis alat-alat yang menggunakan energi listrik, antara lain:
a. bel listrik
b. alarm
c. kipas angin
30

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

2.

3.

4.

5.

31

d. televise
e. kulkas
Kegunaan listrik dalam kehidupan manusia sangatpenting, berikut di antaranya
kegunaan energi listrik:
a. Listrik sebagai penghasil cahaya,
b. Listrik sebagai penghasil panas
c. Listrik sebagai penghasil gerak
Alasan pentingnya menghemat listrik, yaitu:
a. Menghemat listrik, berarti menghemat uang.
b. Menghemat listrik salah satu upaya menghemat sumber daya alam
c. Menghemat listrik dapat mengurangi polusi
Cara menggunakan energi listrik yang baik dan aman, yaitu:
a. Jangan menyalakan peralatan listrik di tempat yang lembab atau basah.
b. Gunakan alas kaki dari karet setiap kali bekerja dengan peralatan listrik.
c. Jika ada peralatan listrik yang rusak, jangan mencoba memperbaikinya sendiri.
Mintalah ahli elektronik untuk memperbaikinya.
d. Jangan memasukkan benda-benda logam ke dalam lubang stopkontak.
e. Hindari penggunaan steker yang terlalu banyak pada sebuah stopkontak.
f. Hindari kabel yang terkelupas karena dapat menimbulkan sengatan listrik.
g. Apabila peralatan listrik mengeluarkan asap atau mencium bau terbakar, segera
matikan alat tersebut.
h. Jangan bermain layang-layang di dekat kawat listrik.
Cara menghemat energi listrik, di antaranya:
a. Matikan lampu saat tidur dan meninggalkan kamar mandi.
b. Matikan televisi jika tidak ditonton lagi.
c. Setrika dilakukan dengan jumlah pakaian yang sekaligus banyak.
d. Gunakan alat-alat listrik yang hemat energi. Lampu neon lebih tahan lama dan
nyalanya lebih terang dibandingkan lampu pijar.

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB IX
SISTEM TATA SURYA

A. Teori Terbentuknya Tata Surya


Beberapa ahli menegemukakan teorinya dalam berbagai teori berikut ini :
1.

Teori Nebula
Teori nebula dikemukakan oleh Immanuel Kant (1749-1827),menurut Kant bahwa
pembentukan jagat raya diawali oleh adanya gumpalan kabut yang berputar terusmenerus sehingga pada bagian tengah kabut tersebut berubah menjadi gumpalan gas
yang kemudian menjadi matahari, sedangkan kabut yang berada di sekitarnya menjadi
plapnet-planet dan satelit.

2.

Teori Planetasimal
Teori planetasimanl dikemukakan oleh Chamberlindan Moulton.Menurut chamberlin dan
Moulton bahwa matahari telah terbentuk sejak dahulu, ketika matahari dan bintang
berpapasan maka terjadi gaya grafitasi atau saling tarisk menarik antara matahari dan
bintang. Massa matahari sebagian tertarik ke arah bintang dan ketika bintang bergerak
menjauh maka sebagian massa matahari akan berhamburan dan membentuk planetplanet.

3.

Teori Awan Debu


Teori awan debu dikemukakan oleh Carl Van Weizsaecker,
teori ini menyebutkan bahwa tata surya terbentuk dari
gumpalan awan gas dan debu. Salah satu gumpalan awan
mengalami pemampatan sehingga partikel-partikel debu
yang berada disekitarnya tertarik ke pusat awan dan
membentuk gumpalan bola dan berpilin sehingga memipih
dan membentuk seperti cakram dan menjadi matahari.
Sedangkan bagain luar dari cakram tersebut terus berputar
dan menjadi planet dan satelit.

Benda-Benda Angkasa
Perhatikan pengertian dari istilah-itilah berikut ini untuk memahami tentang jagad raya lebih lanjut.
1.

Tata Surya

Sekelompok benda angkasa yang stabil mengelilingi matahari


karena gaya tarik matahari sehingga membentuk satu kesatuan.

2.

Bintang

Benda langit langit yang mengeluarkan cahaya.

3.

Rasi bintang

Beberapa bintang yang berkelompok membentuk pola tertentu.

32

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

4.

Satelit

Benda langit yang berukuran relatif lebih kecil mengelilingi benda


langit yang langit.

5.

Galaksi

Bintang atau materi antarbintang yang jumlahnya mencapai ribuan


juta lebih.

6.

Komet

Benda langit berukuran relatif kecil yang terdiri dari kepala dan ekor
dan bergerak mengitari matahari dalam orbit elips.

7.

Asteroid

Planet berukuran kecil yang berjumlah ribuan dan mengorbit


diantara Mars dan Yupiter membentuk suatu sabuk atau sering
disebut juga sebagai asteroid belt.

Meteor

Benda angkasa yang bergerak memasuki atmosfer karena gaya tarik


bumi.

a
(a). Bintang,

b
(b). Komet

c
(c). Meteor

Menrut Edwin Hubble (1926), galaksi-galaksi di jagad raya dapat dikelompokkan menjadi empat
bentuk yaitu :
1.

Bentuk Spiral
Galaksi yang berbentuk seperti huruf S dan terdiri dari tiga bagian yaitu titik pusat,
lingkaran bintang dan tumpukan bintang yang selalu berbputar mengelilimgi titik pusat.
Sebagian besar (70%) dari galaksi yang adal di jagad raya berbentuk spiral.

2.

Bentuk Ellips
Galaksi yang berbentuk seperti bola lonjong, galaksi yangberbentuk seperti ini kurang lebih
17 %.

3.

Bentuk Spiral Berbatang


Galaksi yangberbentuk seperti spiral tetapi tengahnya berbentuk seperti batang, dari
kedua ujung batang keluar lingkaran spiral.

33

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

4.

Bentuk Tak Beraturan


Galaksi yang berbentuk tidak jelasbentuknya atau organisasinya, berjumlah sekitar 2-3 %
dari total galaksi yang diketahui.

Diantara ribuan galaksi yang ada di jagad raya, maka kita perlu mengetahui lebih lanjut terhadap
Galaksi Bimasakti (Milky Way).Galaksi Bimasakti merupakan galaksi dimana tata surya kita berada.
Galaksi Bimasakti merupakan tatanan bintang yang berbentuk piringan dan beranggotakan 100
miliar bintang. Namun, matahari sebagai pusat tata surya kita tidak terletak di pusat galaksi.
Matahari berjarak 30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi Bimasakti. Matahari dan bintang-bintang
disekitarnya mengelilingi pusat galaksi dengan kecepatan 262 km/jam dan memerlukan waktu 225
juta tahun cahay untuk sekali berputar.

B. Tata Surya

Sebelum lebih lanjut kita membahas tetang planet-planet anggota tata surya, maka kita harus
memahami terlebih dahulu tentang mataharikarena matahari merupakan pusat dari tata surya
kita.

1. Matahari

1.

Diameter

1,4 juta Km

2.

Massa

1,99 x 10 20 Kg (332.946 x mass bumi)

3.

Grafitasi

28 x lebih kuat dari pada grafitasi bumi

4.

Suhu

14.000.000 C (bagian inti)


6.000 C (bagian permukaan).

34

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Matahari merupakan salah satu bintang di jagad raya, sebagai pusat dari tata surya matahari
memiliki ukuran gais tengah 100 kali lebih besar dari bumi, dan 332.946 kali massa bumi. Jika
matahari diibaratkan sebagai wadah kosong, maka matahari mampu menampung lebih dari 1 juta
bumi.
Matahari merupakan gas yang terdiri dari hidrogen dan helium yang terdiri dari 3 bagian,yaitu :

1.

Bagian Inti
Bagian inti matahari terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
a.

Zona inti
Diameter zona inti 500.000 km, suhu 14 juta C. Pada zona ini terjadi reaksi fusi
antara atom-atom Hidrogen menjadi Helium sehingga menghasilkan radiasi dan
konveksi panas/cahaya.

b.

Zona Radioaktif
Suhu pada zona ini berkisar antara 2,5 juta C, proses yang terjadi adalah aliran energi
berupa pancaran (radiasi).

c.

Zona Konveksi
Suhu pada zona ini berkisar antara 1,1 juta C. Pada daerah konveksi terdapat gas-gas
yang tidak tembus cahaya (transparan) sehingga energi matahari tidak bisa dilewatkan
secara radiasi (pancaran) tetapi yang terjadi adalah energi inti matahari terperangkap
dan terjadi pengadukan hebat (konveksi / turbulensi).

a
(a) Bagian Inti Matahari,(b) Prominance,

35

b
(c) Korona

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

2.

Bagian Permukaan Matahari


Tebal : 320 km
Suhu : 8.000 C km
Karakteristik bagian permukaan matahari antara lain :

3.

a.

Bagian permukaan matahari tampak seperti bola putih yang berpijar disebut juga
fotosfer atau cakram matahari.

b.

Bagian permukaan matahar terdapat sunspot atau noda-noda hitam yang bersuhu
4.000 C. Sunspot terdiri dari dua daerah yaitu (1) daerah bayang-bayang yang gelap
disebut dengan umbra, (2) daerah hampir bayang-bayang dan berwarna lebih terang
disbut dengan penumbra.

c.

Sunspot merupakan medan magnet yang sangat kuat, satu pasang terdiri dari dari satu
noda positif (U) dan negatif (S). Gaya magnet ini menyebabkan aliran konveksi
terhalang sehingga suhu sunspot lebih rendah dibanding dengan daerah sekitarnya
dan berwarna gelap.

d.

Sunspot merupakan pusat keaktifan matahari, pada sunspot terdapat kolom gas yang
menjulang dan melengkung disebut dengan prominance, serta letupan cahaya yang
menyemburkan aliran partikel-partikel bermuatan listrik daro fotosfer yang disebut
dengan flare.

e.

Terdapat obor kecil atau disebut fakula.

f.

Terdapat granulasi fotosfer yang disebut juga sebagai granula merupakan semburan
api yang menggumpal pada lapisan fotosfer kadang-kadang besar dan dahsyat.

Bagian Atmosfer Matahari


Atmosfer matahari merupakan lapisan matahari paling luar, atmosfer matahari terdiri dari
dua lapisan yaitu :
a.

Lapisan luar/mahkota (korona)


Korona tersebar meluas ke angkasa dalam bentuk angin matahari (solar wind) dan
mencapai orbit bumi.

b.

36

Lapisan dalam/bawah (kromosfer).

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

2. Planet-Planet Tata Surya


Setelah Anda memahami tentang matahari sebagai pusat tata surya, perhatikan uraian tentang
karakteristik dari anggota-anggota tata surya berikut ini :
1.

Merkurius

Merupakan planet terkecil dalam tata surya dan mempunyai


jarak paling dekat dengan matahari sehingga waktu yang
diperlukan untuk mengelilingi matahari lebih cepat dibanding
denganplanet lain.
Merkurius mengililingi matahari satu putaran selama 88 hari
bumi dan masa rotasinya adalah 58,6 hari bumi. Merkurius
tidak mempunyai atmosfer, pada siang hari suhu sangat tinggi
yaitu 430 C dan pada malam hari suhu sangat rendah yaitu 180 C.

2.

Venus

Venus merupakan planet kedua yang terdekat dengan


matahari, venus sering disebut juga sebagai bintang timur
karena venus bersinar paling terang diantara planet-planet tata
surya yang lain. Venus muncul pada saat fajar (3jam sebelum
matahri muncul) dab 3 jam sebelum matahari tenggelam. Saat
pagi hari Venus dijuluki sebagai bintang fajar/ phosporus, dan
saat senja Venus dijuluki sebagai bintang senja / hesperus.
Venus diselubungi atmosfer yang tebal yang terdiri dari CO2,
sedikit N, H dan uap air, dan tidak terdapat air.
Venus mengelilingi matahari satu putaran selama 224,7 hari
bumi dan massa rotasi 243,2 hari bumi.

3.

Bumi

Bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh


berbagai mahluk hidup. Permukaan bumi terdiri dari daratan
dan lautan, bumi diselubungi atmosfer dengan ketebalan
mencapai 120 km yang terdiri dari uap air dan gas. Revolusi
bumi mengelilingi matahari adalah 365,25 hari dan masa rotasi
selama 23 jam 56 menit. Bumi memiliki satu satelit yaitu bulan.

4.

Mars

Mars dikenal juga sebagai planet merah, karena sebagian besar


berupa padang pasir yang berwarna
merah. Sepertiga
permukaanya terdiri atas daerah-daerah curam yang diebut
sebagai lautan walaupun tidak berair.
Mars hanya mempunyai sedikit air,sedangkan atmosfernya
terdiri dari CO2, sedikit uap air, N, dan Argon.
Mars mengelilingi matahari dalam satu putaran memerlukan

37

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

687 hari bumi dan masa rotasi 24 jam 37 menit. Mars


mempunyai dua satelit yaitu Phobos dan Demos.
5.

Yupiter

Yupiter merupakan planet kelima yang dekat dengan matahari.


Ukuran Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya.
Massa Yupiter 318 massa bumi.
Bagian permukaan Yupiter terdapat noda yang sering disebut
sebagai Bintik Merah Besar (Great Red Spot ) merupakan sabuk
awan besar berbentuk lonjong yang selalu menyelimuti bagian
permukaan. Noda Great Red Spot terjadi diperkirakan akibat
adanya gangguan atmosfer Yupiter.
Permukaan Yupiter tersusun atas Hodrogen dan Helium dalam
bentuk cair atau gas sehingga Yupiter tampak seperti bola gas
raksasa. Oleh karena itu, planet ini memantulkan lebih dari 70
% cahaya matahri yang diterimanya.
Yupiter memerlukan waktu 11, 86 tahun bumi, sedangkan
massa rotasinya adalah 9 jam 55 menit. Yupiter mempunyai 16
satelit, yaitu : Metis, Andraster, Almathea, Thebe, Io, Europa,
Ganymede, Calisto, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Ananke,
Carme, Pasiphea dan Sinopea.

6.

Saturnus

Saturnus merupakan planet tebesar kedua setelah Yupiter.


Saturnus dicirikan oleh adanya 3 cincin yang mengelilinginya,
cincin tersebut miring dengan sudut kemiringan seperti
khaltulistiwa. Pada saat beredar mengelilingi matahri, cincincincinya juga miring tetapi selalu segaris dengan khatulistiwa.
Saturnus terselubungi oelh atmosfer yang sangat pekat yang
terdiri dari Hidrogen dan sedikit Metana dan kristal amoniak
beku.
Saturnus memerlukan waktu 29,5 tahun bumi dan masa rotasi
10 jam 40 menit. Saturnus mempunyai 17 satelit yaitu : Titan,
Rhea, Lapetus, Diane, Tethys, Mimas, Encaledus, Hyperion,
Poebe, Janus, Epimetheus, Atlas, Prometheus, Pandora,
Telestro, Caypso dan Helena.

7.

Uranus

Uranus merupakan planet ketujuh dari matahari dengan ciri


yang menonjol adalah warnanya yang hijau dan mempunyai
poros kemiringan 98 terhadap tegak lurus. Uranus
memerlukan waktu 84 tahun bumi dan masa rotasi 17 jam 14
menit.
Saturnus mempunyai 15 satelit yaitu : Ariel, Umbriel, Titania,
Oberon, Miranda, Cordelia, Ophelia, Bianca, Cressida,
Desdemona, Juliet, Portia, Rolsalind, Belinda dan Puck.

38

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

8.

Neptunus

Neptunus merupakan planet kedelapan dari matahari. Planet


ini mempunyai cahaya yang sangat lemah, dan atmosfernya
tersusun dari Hidrogen dan Helium berwarna biru menyolok
serta awan tebal dari gas metana.
Neptunus mempunyai masa revolusi 164,79 tahun bumi dan
masa rotasi selama 16 jam 7 menit. Neptunus mempunyai 8
satelit yaitu : Triton, Nereid, Proteus, Larissa, Despoina,
Galatea, Thalassa dan Naiad.

Jika dahulu Anda mengenal jumlah planet tata surya ada 9, maka saat ini telah ditentukan bahwa
jumlah planet tata surya tinggallah 8 planet. Planet yang tereliminasi yaitu planet Pluto, mengapa
Pluto saat ini tidak masuk dalam tata surya kita ?

Tanggal 14-25 Agustus 2006, sekitar 2500 astronom dari 75 negara yang tergabung dalam
IAU (International Astronomical Union) mengadakan pertemuan di Praha, Ceko. Pertemuan
tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa :
a. Pada awalnya Pluto merupakan salah satu planet terluar (Jupiter, Saturnus, Uranus,
neptunus) yang bercirikan susunannya yang berupa gas, namun Pluto tersusun atas
batuan dan gas.
b. Orbit Pluto sangat lonjong jika dibanding dengan orbit planet lain. Jika dibanding dengan
bidang eliptika, kemiringan Pluto sekitar 17 yang mirip dengan orbit komet. Sementara
itu, kemiringan planet terhadap bidang eliptika hanya 0,8 -7 .
c. Ukuran Charon sebagai satelit Pluto berukuran setengah kali planet Pluto, sehingga
sebagian astronom menyebutnya sebagai bintang kembar.
d. Pluto ternyata bukanlah planet terjauh, namun merupakan asteroid no 134340.

C. Klasifikasi Planet
Planet dalam tata surya diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yaitu :
1.

2.

39

Berdasar kedudukan terhadap Bumi, dibagi menjadi dua yaitu


a.

Planet Inferior

planet-planet yang terletak antara matahari dan orbit bumi.


Planet inferior adalah Merkurius dan Venus.

b.

Planet Superior

planet-planet yang terletak di luar orbit bumi. Planet superior


adalah Mars, Yupiter, Saturnur, Uranus dan Neptunus.

Berdasar kedudukan terhadap Asteroid, dibagi menjadi dua yaitu :


a.

Planet dalam

planet dalam disebut juga inner planets yaitu planet-planet yang


terletak antara matahari dan asteorid,. Planet dalam adalah
Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

b.

Planet luar

planet luar disebut juga outer planets yaitu planet-planet yang


terletak diluar sabuk asteroid. Planet-planet luar adalah Yupiter,
Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Saturnus, Uranus dan Neptunus.


3.

Berdasar ukurannya, terbagi menjadi dua yaitu :


a.

b.

Planet terestrial

Planet Jovian

Planet yang bersifat kebumian. Planet teristrial mempunyai ciri-ciri


sebagai berikut :
a. Massanya kecil dengan kerapatan massa besar.
b. Ukurannya kecil dan mampat
c. Permukaan planet terdiri dari batuan yang keras, terdapat
kawah, lembah dan gunung.
d. Jumlah atom hidrogen dan helium sedikit.
Planet yang berukuran besar / raksasa.Planet-planet Jovian
bercirikan :
a. Massa besar namun kerapatan massanya kecil.
b. Diselimuti atmosfer yang tebal dengan Hidrogen dan Helium
merupakan unsur yang terbesar.

D. Hukum Gerak Planet


1. Hukum Keppler
Hukum gerakan planet dikemukakan oleh seorang ahli astronomi dan matematika berkebangsaan
Jerman yaitu Johannes Kepler. Selanjutnya hukum gerak planet ini dikenal dengan hukum kepler
yang berbunyi :

Aphelium

Hukum Kepler I

Perihelium

: lintasan planet berbentuk elips dengan matahari berada di salah


satu titik apinya.
Jarak planet terdekat dengan matahari disebut perihelion dan jarak
terjauh dengan matahari disebut aphelion.

Hukum Keppler II

: garis hubung planet-matahari akan menyapu daerah yang sama


luasnya dalam selang waktu yang sama

Hukum Keppler III

: jarak rata-rata planet ke matahari pangkat tiga dibagi periode


sideris kuadrat merupakan bilangan konstan atau pangkat dua kala

40

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

revolusi planet sebanding dengan pangkat tiga jarak planet ke


matahari

2. Hukum Grafitasi

Hukum grafitasi dikemukakan oleh Isaac Newton, berbunyi setiap partikel di alam semesta selalu
menarik partikel yang lain dengan gaya yang besarnya berbanding lurus dengan massa partikel itu
dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya.Berdasarkan tiga hukum Keppler, Newton dapat
merumuskan tetapan grafitasi umum yaitu 6,673 x 10 -11 Nm2/kg2. Dengan menggunakan tetapan
tersebut dapat ditentukan besarnya gaya tarik menarik antara dua benda. Planet-planet akan tetap
pada lintasan orbitnya jika gaya tarik menarik antara planet dan matahari sama dengan gaya
sentripetalnya.
Adanya gaya grafitasi menyebabkan planet-planet mampu menarik dan mengikat gas menjadi
atmosfer. Besarnya kekuatan planet mengikat gas ini ditentukan oleh laju rata-rata molekul gas dan
laju lepas planet (sentrifugal).

41

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

BAB X
BENTUK DAN GERAKAN BUMI

A. Kedudukan Bumi dalam Tata Surya


Kedudukan bumi dalam tata surya mempengaruhi terhadap kemampuannya sebagai tempat
tinggal mahluk hidup. Seperti planet-planet yang lain, bumi selalu bergerak mengitari matahasi
dalam lintasannya yang elips. Adapun gerakan bumi dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
1.

Rotasi
Rotasi merupakan gerakan berputar bumi terhadap prosnya. Bumi berputar dari barat ke
timur dalam waktu 23 jam 56 menit 4 detik (dalam 1 hari). Sekali berotasi bumi menempuh
360 bujur selama 24 jam, sehingga 1 ditempuh selama 4 menit.
Rotasi bumi mengakibatkan hal-hal berikut ini :
a.

Adanya gerak semu harian matahari


Setiap hari seolah-olah matahari bergerak dari timur ke barat, hal ini sebenarnya bumi
yang bergerak seangkan matahari tetap diam.

b.

Adanya perbedaan waktu dari tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya

c.

Pergantian siang dan malam hari.


Daerah yang terkena sinar matahari menjadi terang (siang) dan daerah yang tidak
terkena matahari akan gelap (malam)

d.

Pembelokan arah angin


Akibat rotasi bumi, aliran udara dari kutub ke katulistiwa mengalami pembelokan
arah. Hal ini sesuai dengan hukum Boys Ballot yang berbunyi udara mengalir dari
daerah tekanan maksimum ke daerah yang bertekanan minimu. Arah angin akan
membelok ke kanan di belahan bumi utara dan membelok ke kiri di belahan bumi
selatan.

2.

Revolusi
Perode revolusi bumi adalah 365,25 hari atau satu tahun surya. Pada saat berevolusi bumi
tidak tegak lurus terhadap bidang eliptika namun miring dengan arah yang sama
membentuk sudut 66 .
Revolusi menyebabkan hal-hal berikut ini :

42

a.

Terjadi pergantian musim

b.

Terjadi perubahan lamanya siang dan malam

c.

Terjadi gerak semu matahari


Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

d.
3.

Terlihat rasi bintang yang berbeda setiap bulannya.

Bulan sebagai satelit bumi


Bulan merupkan satelit bumi yang beredar mengelilingi bumi bersama-sama dengan bumi
mengitari matahari. Bulansebenarnya tidak mempunyai cahaya namun hanya
memantulkan sinar matahari.Bulan mengelilingi bumi 27,3 hari dengan orbit
yangberbentuk elips. Saat mengelilingi bumi, lintasan terjauh bumi disebut dengan apogea,
sedangkan lintasan terdekat disebut dengan perigea.
Pengaruh Bulan terhadap Bumi antara lain :
a.

Gerhana Bulan
Gerhana bulan adalah peritiwa terhalangnya sinar matahari yang menuju bulan oleh
bumi. Peritistiwa ini terjadi apabila bulan memasuki daerha bayang-bayang bumi.
Posisi matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis.

b.

Gerhana matahari
Gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya sinar matahari yang menuju bulan
oleh bulan. Peristiwa ini terjadi ketika matahari, bulan dan bumi berada pada satu
garis lurus sehingga bulan menutupi sinar matahari. Gerhana matahari terjadi pada
siang hari dan pada fase bulan baru. Pada saat terjadi gerhana, permukaan bumi yang
berada dalam daerah penumbra akan mengalami gerhana matahari sebagian,
sedangkan daerah umbra akan mengalami gerhana matahari total.

43

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

c.

Pasang surut air laut


Pasang surut air laut disebabkan oleh adanya gaya grafitasi bulan dan matahari.
Namun grafitasi bulan mempunyai pengaruh yang lebih besar dibandingkan gaya
grafitasi matahari karena posisi bulan yang lebih dekat dengan bumi. Pasang surut air
laut dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
Pasang purnama
Pasang purnama adalah pasang air laut tertinggi yang terjadi ketika matahari,
bumi dan bulan terletak pada satu garis lurus dan terjadi pada saat bulan
purnama.
Pasang perbani
Pasang perbani adalah pasang air laut terendah yaitu pada saat matahari, bumi
dan bulan membentuk sudut 90 atau menghasilkan gaya tarik yang saling tegak
lurus.

B. Teori Pembentukan Muka Bumi


1. Teori Kontraksi
Teori kontraksi dikemukakan oleh James Dana (1847) dan Elie de Baumant (1852), teori ini
menyatakan bahwa kerak bumi mengalami pengerutan karena terjadinya pendinginan di
bagian dalam bumi akibat konduksi panas. Pengerutan menyebabkan permukaan bumi tidak
rata.
Teori ini banyak mendapat kritikan dari beberapa ahli lain dimana mereka berpendapat
bahwa bumi tidak akan mengalami penurunan suhu yang sangat drastis sehingga
menyebabkan terbentuknya pegunungan dan lembah-lembah. Di dalam bumi terdapat
banyak unsur radioaktif yang selalu memancarkan panasnya sehingga ada tambahan panas
bumi.Selain itu, reaksi-reaksi kimia antar mineral di dalam bumi dan pergeseran kerak bumi
akan menimbulkan panas.
2. Teori Laurasia-Gondwana
Teori Laurasia-Gondwana dikemukakan oleh
Eduard Zuess dan Frank Taylor,
teori ini
menyatakan bahwa pada mula terdapat dua
benua di kedua kutub bumi yaitu benua Laurasia
dan Gondwana (Amerika Selatan, Afrika, dan
Australia). Kedua benua tersebut kemudian
bergerak secara perlahan menuju ekuator dan
mengalami perpecahan seperti yang terbentuk
saat ini.
44

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

3. Teori Apungan Benua (Continental Drift Theory)


Teori Apungan Benua dikemukakan oleh Alfred Wagner tahun 1912 dalam bukunya Origin of
the Continentals and Oceans. Wagner mengemukakan bahwa pembentukan muka bumi
disebabkan adanya pergeseran benua. Menurut Wagner, di permukaan bumi pada awalnya
hanya terdiri satu benua (Pangea) dan datu samudera (Panthalassa). Benua tersebut
kemudian bergeser secara perlahan ke arah ekuator dan barat hingga mencapai posisi
seperti saat ini.
Gerakan benua disebabkan oleh adanya rotasi bumi yang menghasilkan gaya sentrifugal
sehingga gerakan cenderung kearah ekuator, sedangkan adanya gaya tarik menarik antara
bumi dan bulan menghasilkan gerak ke arah barat.
Teori apungan benua diperkuat dengan adanya kesamaan garis pantai antara Amerika
Selatan dengan Afrika, serta kesamaan perlapisan batuan dan fosil-fosil pada lapisan di kedua
daerah tersebut.
4. Teori Konveksi
Teori konveksi menjelaskan bahwa terjadi aliran konveksi ke arah vertikal di dalam lapisan
astenosfer yang agak kental. Aliran tersebut berpengaruh sampai ke kerak bumi yang ada
diatasnya. Aliran konveksi yang merambat ke dalam kerak bumi menyebabkan batuan kerak
bumi menjadi lunak, sehingga gerak aliran dari dalam mengakibatkan permukaan bumitidak
rata.
Harry H. Hess (1962) dalam bukunya History of the Ocean Basin, mengemukakan bahwa
aliran konveksi yang sampai ke permukaan bumi membentuk punggung tengah laut (mid
ocean ridge). Pada puncak punggung lava terus mengalir dan menyebar di kedua sisi dan
membeku membentuk kerak bumi.
5. Teori Lempeng Tektonik
Teori lempeng tektonik dikemukakan oleh McKenzie dan Robert Parker, teori lempeng
tektonik ini merupakan teori penyempurnaan dari teori-teori yang terdahulu. Pergeseran
benua, pergeseran dasar laut dan teori konveksi sebagai satu kesatuan konsep.
Kerak bumi dan litosfer mengapung di atas astenosfer dianggap sebagai satu lempeng yang
saling berhubungan. Aliran konveksi yang keluar melalui punggung laut menyebar ke kedua
sisi dan dibagian lain akan masuk kembali ke lapisan dalam dan bercampur kembali dengan
materi di lapisan itu. Daerah tempat masuknya materi tersebut disebut dengan patahan
(transform fault) yang ditandai dengan palung laut dan pulai vulkanis.
Pada daerah transform fault merupakan daerah aktif karena pergeseran kerak bumi bergerak
secara terus menerus, daerah ini merupakan juga daerah aktif gempa bumi. Akibat adanya
pergerakan lempeng yang tersu menerus maka kerak bumi menjadi terpecah-pecah dan
karena lempeng berada diatas lapisan yang panas, cair dan plastis maka lempeng bergerak
perlahan dan tak beraturan. Pergerakan lempeng dapat saling menjauh, saling
bertambarkan, dan mennyusup.
45

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

1. Pergerakan Lempeng
Berdasarkan arah pergerakannya, perbatasan antara lempeng tektonik yang satu dengan lainnya
(plate boundaries) terbagi dalam 3 jenis, yaitu divergen, konvergen, dan transform. Selain itu ada
jenis lain yang cukup kompleks namun jarang, yaitu pertemuan simpang tiga (triple junction) dimana
tiga lempeng kerak bertemu.
1.

Batas Divergen
Terjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling memberai (break apart). Ketika
sebuah lempeng tektonik pecah, lapisan litosfer menipis dan terbelah, membentuk batas
divergen.

Pada lempeng samudra, proses ini menyebabkan pemekaran dasar laut (seafloor
spreading). Sedangkan pada lempeng benua, proses ini menyebabkan terbentuknya
lembah retakan (rift valley) akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling
menjauh tersebut.
Pematang Tengah-Atlantik (Mid-Atlantic Ridge) adalah salah satu contoh divergensi yang
paling terkenal, membujur dari utara ke selatan di sepanjang Samudra Atlantik, membatasi
Benua Eropa dan Afrika dengan Benua Amerika.
2.

Batas Konvergen
Terjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan (consumed) ke arah kerak
bumi, yang mengakibatkan keduanya bergerak saling menumpu satu
sama lain (one slip beneath another).
Wilayah dimana suatu lempeng samudra terdorong ke bawah lempeng
benua atau lempeng samudra lain disebut dengan zona tunjaman (subduction zones). Di
zona tunjaman inilah sering terjadi gempa. Pematang gunung-api (volcanic ridges) dan
parit samudra (oceanic trenches) juga terbentuk di wilayah ini.

3.

Batas Transform
Terjadi bila dua lempeng tektonik bergerak saling menggelangsar (slide
each other), yaitu bergerak sejajar namun berlawanan arah. Keduanya
tidak saling memberai maupun saling menumpu. Batas transform ini juga
dikenal sebagai sesar ubahan-bentuk (transform fault).

46

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

2. Batas Konvergen
Batas konvergen ada 3 macam, yaitu :1) antara lempeng benua dengan lempeng samudra, 2)
antara dua lempeng samudra, dan 3) antara dua lempeng benua.
1.

Lempeng benua dengan lempeng samudra


Ketika suatu lempeng samudra menunjam ke
bawah lempeng benua, lempeng ini masuk ke
lapisan astenosfer yang suhunya lebih tinggi,
kemudian meleleh. Pada lapisan litosfer tepat di
atasnya, terbentuklah deretan gunung berapi
(volcanic mountain range). Sementara di dasar
laut tepat di bagian terjadi penunjaman,
terbentuklah parit samudra (oceanic trench).
Pegunungan Andes di Amerika Selatan adalah
salah satu pegunungan yang terbentuk dari
proses ini. Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng Nazka dan
Lempeng Amerika Selatan.

2.

Antara dua lempeng samudra


Salah satu lempeng samudra menunjam ke
bawah lempeng samudra lainnya, menyebabkan
terbentuknya parit di dasar laut, dan deretan
gunung berapi yang pararel terhadap parit
tersebut, juga di dasar laut. Puncak sebagian
gunung berapi ini ada yang timbul sampai ke
permukaan, membentuk gugusan pulau vulkanik
(volcanic island chain).
Pulau Aleutian di Alaska adalah salah satu
contoh pulau vulkanik dari proses ini. Pulau ini
terbentuk dari konvergensi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara.

3.

Antara dua lempeng benua.


Salah satu lempeng benua menunjam ke bawah
lempeng benua lainnya. Karena keduanya
adalah lempeng benua, materialnya tidak
terlalu padat dan tidak cukup berat untuk
tenggelam masuk ke astenosfer dan meleleh.
Wilayah di bagian yang bertumbukan
mengeras dan menebal, membentuk deretan
pegunungan non vulkanik (mountain range).
Pegunungan Himalaya dan Plato Tibet adalah salah satu contoh pegunungan yang
terbentuk dari proses ini. Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara
Lempeng India dan Lempeng Eurasia.

47

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

3. Lempeng Tektonik Dunia


Bumi saat ini terbagi menjadi enam lempeng tektonik utama, yaitu :
1.
2.

Eurasia
Amerika

:
:

3.

Afrika

4.
5.

Pasifik
India-Australia

:
:

6.

Antartika

Meliputi Eropa,Asia (temasuk Indonesia)


Meliputi Amerika Utara, Amerika Selatan, dan setengah
bagian barat lautan Antlantik.
Meliputi Afrika, bagian timur lautan Antlantik, dan bagian
barat lautan Hindia.
Meliputi lautan Pasifik
Lautan Hindia serta subkontinen India dan Australia bagian
barat.
Meliputi kontinen Antartika dan lautan Antartika.

a
(a) Enam lempeng tektonik dunia,

(b) Tiga lempeng tektonik Indonesia

4. Kedudukan Indonesai terhadap Lempeng Tektonik


Negeri kita tercinta berada di dekat batas lempeng tektonik Eurasia dan Indo-Australia. Jenis batas
antara kedua lempeng ini adalah konvergen. Lempeng Indo-Australia adalah lempeng yang
menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Selain itu di bagian timur, bertemu 3 lempeng tektonik
sekaligus, yaitu lempeng Philipina, Pasifik, dan Indo-Australia.
Peta Tektonik dan Gunung Berapi di Indonesia. Garis biru melambangkan batas antar lempeng
tektonik, dan segitiga merah melambangkan kumpulan gunung berapi.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, subduksi antara dua lempeng menyebabkan terbentuknya
deretan gunung berapi dan parit samudra. Demikian pula subduksi antara Lempeng Indo-Australia
dan Lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi yang tak lain adalah Bukit
Barisan di Pulau Sumatra dan deretan gunung berapi di sepanjang Pulau Jawa, Bali dan Lombok,
serta parit samudra yang tak lain adalah Parit Jawa (Sunda).

48

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

Lempeng tektonik terus bergerak. Suatu saat gerakannya mengalami gesekan atau benturan yang
cukup keras. Bila ini terjadi, timbullah gempa dan tsunami, dan meningkatnya kenaikan magma ke
permukaan. Jadi, tidak heran bila terjadi gempa yang bersumber dari dasar Samudra Hindia, yang
seringkali diikuti dengan tsunami, aktivitas gunung berapi di sepanjang pulau Sumatra dan Jawa juga
turut meningkat.

C. Lapisan Muka Bumi


1.

Lapisan kerak
Lapisan kerak mempunyai ketebalan kurang lebih 30-70
km yang tersusun dari granit dan basalt.

2.

Selubung bumi
Lapisan selubung bumi mempunyai ketebalan kurang
lebih 1.200 km yang tersusun dari silikat, lapisan ini
disebut juga sebagai sisik silikat.

3.

Lapisan antara (chalkasfer)


Lapisan chalkasfer merupakan lapisan sisik oksida dan
sulfida dengan ketebalan kurang lebih 1.700 km.

4.

Lapisan inti bumi


Lapisan inti dikenal juga sebagai lapisan barisfer.
Lapisan ini disusun oleh nikel dan besi.

49

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

DAFTAR PUSTAKA

Arifin, Mulyati. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 6: untuk Kelas VI Sekolah Dasar/ Madrasah
Ibtidaiyah. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Ibayati, Yayat. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam: SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional.
Pratiwi, Dianing. 2012. Raja Soal dengan Nilai Sempurna Kelas 6 SD/MI. Jakarta: JAL
Publishing
Priyono, Amin. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 6: untuk SD dan MI Kelas VI. Jakarta : Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Rositawaty, S. 2008. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam 6: Untuk Kelas VI Sekolah
Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan
Nasional.
Suhartanti, Dwi. 2008. Ilmu Pengtahuan Alam untuk SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional.
Sularmi. 2009. SAINS: IPA untuk SD/MI kelas VI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional.
Sulistyanto, Heri. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam 6: Untuk SD dan MI Kelas VI. Jakarta:
Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Sulistyowati. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 6: untuk Sekolah Dasar Kelas VI. Jakarta: Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Suryati. 2009. Sains 6: IPA Untuk Sekolah Dasar (SD) Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jakarta:
Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Zulfikar Zein, Ahmad dan Asep Rahman. 2009. Mengenal Alam IPA VI: untuk SD/MI Kelas
VI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
www.wikipedia.com

50

Diktat IPA Kelas VI SD Negeri 2 Cidadap

LEMBAR PENGESAHAN

ILMU PENGETAHUAN ALAM


DIKTAT KELAS VI (ENAM) SD
(Khusus Kalangan Sendiri)
Adalah buku diktat yang akan dipergunakan khusus untuk bahan pembelajaran IPA di Kelas
VI (Enam) pada SD Negeri 2 Cidadap, yang disusun oleh:

Nama Guru

: HESTI DARYADI,S.Pd.I

NIP

: 198706152009022002

Pangkat/Golongan

: Penata Muda Tk.1 / III B

Jabatan

: Guru Kelas VI

Tempat Mengajar

: SD Negeri 2 Cidadap

Mengetahui:
Pengawas

Disahkan Pada Tanggal : 21 Mei 2015


Tempat
: Sukaraja
Disahkan oleh
Kepala SDN 2 Cidadap

H. DUDUN SYADUDDIN,S.Ag
NIP.

PEPEN SUPENDI,S.Pd
NIP. 195612111979121002

Menyetujui:
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sukaraja

Drs. H. ZENAL ABIDIN,M.Pd


NIP. 196308011983051001
51

Diktat IPA Kelas VIiSD Negeri 2 Cidadap

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang dengan keagungannya telah
memberkahi dengan segala rahmat yang tiada batasnya sehingga penyusun mampu
menyelesaikan penyusunan diktat dengan judul Ilmu Pengetahuan Alam Diktat Kelas VI
(Enam) SD.
Penyusunan diktat ini disusun dengan maksud sebagai bahan referensi saya sebagai
pengajar dalam memberikan materi pelajaran IPA di kelas VI, juga bagi siswa kelas VI dalam
memahami mata pelajaran IPA. Selain itu diktat ini berfungsi sebagai tambahan referensi di
perpustakaan.
Dalam kesempatan ini penyusun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
telah membantu dalam menyelesaikan diktat IPA ini.
1. Pepen Supendi,S.Pd selaku kepala sekolah SDN 2 Cidadap Kecamatan Sukaraja
Kabupaten Sukabumi yang telah memberi motivasi pada saya untuk menyusun buku
diktat ini.
2. Rekan-rekan guru atau teman sejawat yang telah berpartisipasi langsung dalam
penyusunan diktat.
3. Semua pihak yang telah membantu selesainya diktat ini.
Penyusun menyadari sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekurangan
dalam penyusunan diktat ini. Maka dari itu, penyusun mengharapkan kritik dan saran serta
tanggapan yang sifatnya membangun.
Penyusun berharap semoga diktat ini bermanfaat bagi semua pihak baik bagi penyusun
sendiri sebagai guru maupun dunia pendidikan pada umumnya.

Sukabumi,
Penyusun

52

Diktat IPA Kelas VI iiSD Negeri 2 Cidadap

Mei 2015

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................................... i


KATA PENGANTAR ................................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................................. iii
BAB I

CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP ......................................................... 1

BAB II

PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP .................................................

BAB III

KESEIMBANGAN EKOSISTEM .............................................................

BAB IV

PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP DARI KEPUNAHAN ..................

BAB V

KONDUKTOR DAN ISOLATOR .............................................................

BAB VI

KONDISI YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PADA BENDA ...

BAB VII GAYA ..........................................................................................................


BAB VIII ENERGI LISTRIK .....................................................................................
BAB IX

SISTEM TATA SURYA .............................................................................

BAB X

BENTUK DAN GERAKAN BUMI ............................................................

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................

53

Diktat IPA Kelas VIiiiSD Negeri 2 Cidadap

Anda mungkin juga menyukai