Anda di halaman 1dari 5

GRAFIK

SISTEM BESI (III) TIOSIANAT


1. Pengaruh waktu terhadap absorbansi mutlak
T
(menit
)

ABS

0,417

30

0,357

60

0,346

90

0,309

120

0,293

Kurva Hubungan antara Waktu dengan Nilai Absorbansi


0.5
0.4

f(x) = - 0x + 0.4
0.3 R = 0.94
Absorbansi ABS
0.2

Linear (ABS)

0.1
0
0

30

60

90

120

Waktu (menit)

2. Pengaruh kelebihan pereaksi terhadap absorbansi


mutlak

Angka
Banding
SCN : Fe
30
80
300
1000
2000
3000

ABS
0,06
4
0,12
4
0,2
0,25
8
0,30
2
0,31
9

Kurva Hubungan antara Angka Banding dengan Nilai Absorbansi


0.35

f(x) = 0x + 0.13
0.3 R = 0.77
0.25
0.2
ABS
Absorbansi 0.15

Linear (ABS)

0.1
0.05
0
0

500 1000 1500 2000 2500 3000


Angka Banding SCN : Fe

3. Pengaruh pH terhadap absorbansi mutlak


Larutan
pH 0
pH 1
NaOH 5
tetes
NaOH 7
tetes
NaOH 9
tetes

ABS
0,24
7
0,25
6
0,21
7

Kurva Hubungan pH terhadap Nilai Absorbansi


0.3
0.25
0.2

0,01
0,00
8

f(x) = - 0.07x + 0.36


R = 0.81

0.15
Absorbansi

0.1
0.05
0

pH larutan

4. Pengaruh anion terhadap absorbansi mutlak


Anion
Tanpa
Anion
NaF

ABS
0,243

Kurva Hubungan Anion terhadap Nilai Absorbansi


0.3

0,001

Na2C2O4

0,003

KH3PO4

0,061

0.25
0.2
Absorbansi

0.15

f(x) = - 0.05x + 0.21


R = 0.38

0.1
0.05
0
Tanpa Anion

NaF

Anion

Na2C2O4

KH3PO4

SISTEM BESI (II) ORTO FENANTROLIN


1. Pengaruh waktu terhadap absorbansi mutlak
T
(menit
)
0

0,084

30

0,101

60

0,109

90

0,11

120

0,113

ABS

Kurva Hubungan antara Waktu dengan Nilai Absorbansi


0.12
f(x) = 0x + 0.09
0.1 R = 0.82
0.08

Absorbansi

0.06
0.04
0.02
0
0

30

60

90

120

Waktu (menit)

2. Pengaruh kelebihan pereaksi terhadap absorbansi


mutlak

Volume
O-Fn
(mL)
0

ABS

Kurva Hubungan antara Volume O-Fn terhadap Nilai Absorbansi

0.35

0,2

0,005

0.3

0,4

0,031

0,6

0,055

0,8

0,064

0,071

0,208

0,31

f(x) = 0.08x - 0
0.25 R = 0.99
0.2
Absorbansi

0.15
0.1
0.05
0
0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5
Volume O-Fn (mL)