Anda di halaman 1dari 3

RISALAH NIKAH

Seiring perkembangan peradaban manusia modern, nilai-nilai


kebenaran yang hakiki semkain tergeser dari kehidupan
perilaku modernisasi. Pada akhirnya umat Islam semakin tidak
memperdulikan lagi terhadap syariat yang semestinya menjadi
panutan dan pegangan bagi mereka, pernikahan yang
dilakukan mereka tidak sesuai dengan syariat Islam. Bahkan
cenderung meniru nilai dan perilaku barat.
WALIMAH MERUPAKAN IBADAH
Walimah berasal dari kata Al Walam yang bermakna Al
Jamu (berkumpul). Sebagian ulama berpendapat bahwa
hukum melaksanakannya adalah sunnah muakad berdasarkna
hadist Rasulullah kepada Abdurrahman bin Aub :
Selenggarakan walimah walaupun hanya dengan seekor
kambing.
Ucapan akad nikah dan walimah merupakan acara ritual atau
ibadah yang disyariatkan dalam Islam sehingga
penyelenggaraannya harus tertib dan sakral. Sebagaimana
sebuah ibadah, seperti halnya zakat, puasa, ibadah haji, dan
sebagainya, penyelenggaraan pernikahan telah diatur tata cara
serta rukunnya dalam syariat Islam sebagaimana yang
dicontohkan Rasulullah Saw dan para sahabat. Pelanggaran
terhadap pelaksanaan rukun-rukun menyebabkan tidak sahnya
sebuah pernikahan secara syari.
Sehubungan dengan walimah, adat kebiasaan masing-masing
daerah dapat dipertahankan bahkan dilestarikan sepanjang
tidak menyalahi prinsip ajaran Islam. Dan apabila adat
kebiasaan yang berhubungan dengan walimah tersebut
bertentangan dengan syariat Islam, setuju atau tidak, harus
ditinggalkan.
RUKUN RUKUN PERNIKAHAN
Hal-hal yang mesti ada dalam upacara pernikahan
disyariatkan dalam sebuah hadist sebagai berikut : Tidak sah
pernikahan kecuali dengan hadirnya wali (pihak wanita) dan
dua orang saksi serta mahar (mas kawin) sedikit maupun

banyak. (HR. Athabarani). Berdasarkan hadist tsb maka ada


beberapa rukun pernikahan dii antaranya adalah :
Hadirnya wali (pihak wanita)
Dua orang saksi
Mahar
Khutbah nikah
SUNNAH SUNNAH DALAM WALIMAH
Di samping rukun rukun di atas maka ada beberapa sunnah
Rasulullah dalam acara walimah yaitu :
Berdoa setelah akad nikah. Doa bagi kedua
mempelai : Barakallahu laka wabaaraka alaika
wajamaa baynakuma fii khair. Semoga Allah
mencurahkan kepadamu dan istrimu. Semoga Allah
menyatukan kamu berdua dalam segala kebaikan.
(HR. Bukhari, Muslim).
Shalat sunnah setelah akad nikah
Tinggal seminggu di rumah mempelai wanita.
ADAB WALIMAH (RESEPSI) PERNIKAHAN
Adab adab dalam upacara pernikahan adalah sbb :

Tidak bercampur baur antara pria dan wanita.


Hal ini untuk menghinari zina mata dan zina hati. Hal
ini berdasarkan firman Allah : Dan janganlah kamu
mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS.
Al-Isra : 32).
Islam sangat preventif sekali dalam menanggapi masalah
zina. Islam tidak saja melarang perbuatan zina, melainkan
juga melarang segala sesuatu yang mendekati zina,
dengan mencegah dan menutup aurat semua jalan yang
mendorong terjadinya zina, di antaranya dengan
menyuruh laki-laki menundukkan pandangannya terhadap
wanita. Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,
hendaklah mereka menahan pandangannya dan
memelihara kemaluannya. (QS 24 : 30)
Allah menggunakan kata min untuk menyatakan
sebagian dari pandangan. Yang dimaksud dengan
menundukkan pandangan bukanlah menundukkan
pandangan atau memejamkan mata, melainkan

mengandung pengertian bahwa harus membatasi


pandangan kepada lawan jenis yang bukan muhrimnya.
Sehingga gejolak nafsu seks dapat kita rendam dan kita
rendam dan kita kendalikan.
Allah juga menyuruh wanita-wanita menundukkan
pandangan terhadap laki-laki yang bukan muhrimnya.
Wanita juga disuruh mengenakan kain penutup tambahan
dari kepala sampai ke dada yang dikenal dengan istilah
jilbab. Katakanlah kepada wanita yang beriman:
Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan
memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka
menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa)
nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan
kain kudung kedada mereka(QS. An-Nur : 31).
Namun terkadang umat islam masih banyak yang
memandang aneh terhadp orang yang melaksanakan
tuntutan di atas. Padahal umat islam sudah tidak asing
lagi dengan pemisahan antara laki-laki dan wanita.
Bukanlah ketika sholat di masjid, jamaah laki-laki
terpisah dengan jamaah wanita ? Lalu kenapa walimah
hal ini menjadi asing bagi kita ?

Hijab

Hijab berarti tirai atau pembatas atau penyekat. Istilah


hijab ini digunakan untuk tirai penyekat yang membatasi
antara laki-laki dan wanita yang bukan muhrimnya,
seperti ayat berikut : Apabila kamu (laki-laki bukan
muhrim) meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka
(isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir
(tirai). (QS. Al-Ahzab : 53).
Islam menyuruh kita menahan sebagian pandangan, maka
untuk membantu terlaksananya itu diperlukan hijab (tirai)
yang membatasi pandangan antara pria dan wanita. Hal
ini dicontohkan dalam riwayat perkawinan Rosulullah
Saw dengan Zainab yang merupakan sebab turunnya surat
Al-Ahzab : 53 di atas.

Menghindari
muhrimnya

berjabat

tangan

yang

bukan

Telah menjadi kebiasaan dalam masyarakat kita bahwa


tamu pria menjabat tangan mempelai wanita, begitu pula
sebaliknya. Padahal ini dimurkai oleh Allah Barang
siapa berjabat tangan dengan wanita yang bukan
By anak_ngw

muhrimnya maka akan mendapat murka dari Allah Azza


wa jalla. (HR. Ibnu Baabawih)

Menghindari syirik dan khurafat

Oleh karena walimah merupakan ibadah, maka kita harus


menghindari perbuatan perbuatan yang mengarah pada
syirik dan khurafat. Dalam masyarakat kita, terdapat
banyak kebiasaan dan adat istiadat yang dilandasi oleh
kepercayaan terhadap selain Allah seperti percaya kepada
dukun, memasang sesajen, dll. Barang siapa yang
mendatangi dukun atau peramal dan percaya kepada
ucapannya maka ia telah mengkufuri apa yang telah
diturunkan oleh Allah kepada Muhammad Saw. (HR.
Abu Daud).
Begitu pula seorang muslim selayaknya tidak percaya
kepada perhitungan hari bake dan hari buruk. Barang
siapa membatalkan maksud keperluan karena ramalan
dari mujur sial, maka ia telah syirik kepada Allah. (HR.
Ahmad).

Menghindari kemaksiatan

Dalam sebuah acara pernikahan, hendaknya kita


menghindari terjadinya cara minum-minuman keras dan
judi, karena jelas dilarang syariat islam.

Mengundang fakir miskin

Rasulullah bersabda : Makanan yang paling buruk


adalah makanan dalam walimah dimana orang orang
kaya diundang makan, sedangkan orang orang miskin
tidak diundang. (H. Baihaqi).

Syiar Islam

Disunnahkan walimah, diantaranya dimaksudkan


syiar sehingga usahakan dalam acara walimah
tersebut terdapat pembacaan ayat suci Al-Quran,
khutbah nikah yang menjelaskan mengenai masalah
pernikahan, brosur-brosur atau selebaran yang berisi
ajakan untuk melaksanakan syariat islam.

Mendoakan kedua mempelai

Disunnahkan kita mengucapkan


menjabat tangan sang pengantin.

Menghindari hiburan yg merusak

Begitu pula sebaiknya dihindari suguhan acara hiburan


berupa tarian oleh wanita-wanita yang berusaha tidak
sesuai denggan syariat islam, bahkan cenderung
mempertontonkan aurat. Serta, umat islam selayaknya
tidak memperdengarkan musik yang liriknya mengandung
ajakan maksiat seperti mengajak pergaulan bebas,
narkoba dll. Dan di antara manusia (ada) orang yang
mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk
menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa
pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan.
Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
(QS. Lukman : 6).

Fakir miskin bukanlah orang yang sama sekali tidak


memiliki nafkah tetapi tidak tercukupi kebutuhan
primernya. Fakir miskin yang diundang diprioritaskan
tetangga dekat yaitu radius 40 rumah dari rumah kita.
Teknis pelaksanaannya dapat dengan cara mengundang
langsung mereka atau membagikan bingkisan makanan
setelah acara walimah selesai.

doa

ketika

Adab busana & rias pengantin


Menutup aurat
Tidak berpakain dan berhias berlebihlebihan
Mempelai pria tidak menggunakan sutra
Mempelai wanita tidak menyambung
rambut
Mempelai wanita tidak menipiskan alis
Tidak mengikir gigi bagi mempelai wanita

Adab makan pada acara walimahan


Tidak berlebih-lebihan
Menggunakan tangan kanan
Tidak makan sambil berdiri (Standing
Party)

Bukan Aliran Tertentu

kita Nabi Muhammad Saw. Memang saat ini sangat


jarang kita jumpai resepsi pernikahan seperti di atas,
bahkan umat islam masih menganggap aneh.
Sesungguhnya bermula datangnya Islam dianggap
aneh dan nanti Islam akan kembali dianggap aneh.
Namun bernahagialah orang-orang yang aneh,
para sahabat bertanya pada Rasulullah, Ya
Rasulullah, apa yang dimaksud orang yang aneh
itu ?. Lalu Rasulullah menjawab : Orang yang
melakukan kebaikan-kebaikan di saat orang-orang
melakukan kerusakan. (HR. Muslim).

RISALAH NIKAH
Si Fulanah
&
Si Fulan
"Baarakallahu laka wabaaraka 'alaika
wa jama'a baynakumaa fii khoir"
Bumi Allah , 17 Agustus 2003
*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*

Apa yang dijelaskan di atas bukanlah ajaran dari


kelompok atau aliran tertentu, melainkan apa yang
telah diperintahkan dan dicontohkan oleh junjungan
By anak_ngw

*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*

By anak_ngw