Anda di halaman 1dari 2

1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN ETIKA ?

PENGERTIAN ETIKA.
- Etika adalah cabang filsafat yang membicarakan tingkah laku atau
perbuatan manusia dalam hubungannya dengan baik buruk. Yang dapat
dinilai baik buruk adalah sikap manusia, yaitu yang menyangkut
perbuatan, tingkah laku, gerakan, kata kata, dan sebagainya. Adapun
motif, watak, dan suara hati sulit untuk dinilai. Tingkah laku yang
dikerjakan dengan tidak sadar tidak dapat dinilai baik buruknya. (Ilmu
Filsafat,Suatu Pengantar. Drs. Surajiyo)
Contoh :
- Di dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal buadaya antri. Misalnya
saja, antri dalam membeli tiket busway. Jika setiap calon penumpang
yang akan membeli tiket, menerapkan pengertian etika di atas, maka
mereka akan antri dengan tertib secara bergantian membeli tiketnya.
Dalam hal ini, mereka dapat disebut beretika. Akan tetapi, jika mereka
tidak menerapkan pengetian etika seperti tersebut di atas, maka tidak
akan terwujud antrian yang tertib. Dan akan terjadi kekacauan yang pada
akhirnya, calon penumpang tidak dapat segera memperoleh tiketnya.
Dan mereka dapat disebut tidak beretika.

2. APA YANG DIMAKSUD DENGAN FILSAFAT ?


PENGERTIAN FILSAFAT
- Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) yang menjadi pangkal dari semua
pengetahuan yang di
dalamnya tercakup masalah epistemologi (filsafat pengetahuan) yang
menjawab persoalan apa yang dapat kita ketahui.(Imanuel Kant)
Contoh:
-

Terdapat banyak macam ilmu pengetahuan di alam ini. Dan yang


mencakup seluruh ilmu pengetahuan yang ada, adalah filsafat.
Penerapannya dalam kehidupan manusia kini, diantaranya, manusia
menggunakan akalnya dengan memajukan IPTEK(Ilmu Pengetahuan

dan Teknologi) untuk kelangsungan hidupnya. Contohnya, manusia


menciptakan mobil, sebagai alat transportasi untuk menunjang
kehidupannya.

Mobil

tersebut,

dalam

penciptaannya,

harus

diperhatikan dalam hal, dampak emisi yang dikeluarkan oleh mobil


tersebut,

terhadap

lingkungan.

Sebisa

mungkin,

tidak

akan

mencemari lingkungan. Dengan begitu, manusia yang menciptakan


mobil dalam rangka memajukan IPTEK, telah berfilsafat
- Filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam
mengenai ketuhanan, alam semesta dan juga manusia sehingga dapat
menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh yang
dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia seharusnya
setelah mencapai pengetahuan itu (Abbas Hamami M., 1976)
Contoh:
-

Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Sang


Pencipta energi adalah Tuhan Semesta Alam, yang juga telah
menciptakan manusia. Maka, sudah sewajarnya, jika kita sebagai
manusia, berkewajiban untuk menjaga keberadaan energy. Caranya
dengan melakukan penghematan penggunaan dan konversi energy.
Contoh sederhananya, mematikan lampu apabila tidak digunakan,
menggunakan solar cell sebagai water heater. Sementara itu, dalam
skala besar, dapat pula menggunakan energy nuklir maupun energy
surya, sebagai pembangkit listrik. Dengan begitu, manusia yang telah
melakukan hal-hal tersebut, secara tidak langsung, telah mendalami
mengenai ketuhanan dan alam semesta. Dan manusia ini, dapat
disebut berfilsafat.