Anda di halaman 1dari 6

TERM OF REFERENCES (TOR )

PENYUSUNAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN / KEBIDANAN


RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA

Oleh :
Bidang Keperawatan

RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA


Jl. Jend. A. Yani No 2-4 Surabaya
2008

KERANGKA ACUAN PROGRAM


PENYUSUNAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN / KEBIDANAN
RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA
TAHUN 2008

I. PENDAHULUAN
Rumah Sakit merupakan sarana pelayanan kesehatan yang didirikan dan dikembangkan sesuai
dengan kebutuhan masyarakat khususnya pasien dan keluarganya. Tujuan utama pelayanan rumah
sakit adalah memberikan pelayanan yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dasar pasien dan
keluarganya. Pasien dan keluarganya merupakan subyek yang penting dalam pelayanan rumah
sakit.
Pelayanan yang berkualitas didukung oleh sumber sumber yang memadai antara lain salah
satu yang menunjang adalah sumber daya manusianya, dalam hal ini di Rumah Sakit tenaga
keperawatan pada khususnya.

II. LATAR BELAKANG


Untuk menciptakan kualitas dari tenaga keperawatan yang merupakan ujung tombak dalam
menjalankan pelayanan di rumah sakit,tentulah sangat penting untuk disusunnya SAK dan SAKB.
Agar setiap tenaga keperawatan mengetahui betul dan memahami asuhan keperawatan yang harus
dijalankan didalam memberikan layanan keperawatan kepada pasien di rumah sakit.
III. TUJUAN
1. Tujuan Umum :
Sebagai acuan dalam melaksanakan tindakan asuhan keperawatan dan asuhan kebidanan
di RS Islam Surabaya.
2. Tujuan Khusus :
Diharapkan mampu :
a.

Memberikan arah atau pedoman bagi tenaga keperawatan dan kebidanan di RS Islam
Surabaya dalam melaksanakan kegiatannya.

b. Memberikan petunjuk yang jelas dalam setiap tugas tenaga keperawatan dan
kebidanan.
c.

Memberikan acuan yang jelas dalam menjalankan pelayanan di unit keperawatan dan
kebidanan.

II. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1.

Menyusun standar asuhan keperawatan


a.

Standar asuhan keperawatan penyakit bedah (10 kasus terbesar)

b. Standar asuhan keperawatan penyakit dalam (10 kasus terbesar)


c.

Standar asuhan keperawatan penyakit anak (10 kasus terbesar)

d. Standar asuhan keperawatan penyakit neonatus (10 kasus terbesar)


2. Menyusun asuhan kebidanan (10 kasus terbesar)
3. Melakukan sosialisasi standar asuhan keperawatan
a.

Standar asuhan keperawatan penyakit bedah (10 kasus terbesar)

b. Standar asuhan keperawatan penyakit dalam (10 kasus terbesar)


c.

Standar asuhan keperawatan penyakit anak (10 kasus terbesar)

d.

Standar asuhan keperawatan (10 kasus terbesar)

4. Melakukan sosialisasi standar asuhan kebidanan (10 kasus terbesar)


IV. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Manager keperawatan bersama tim penyusun standar asuhan keperawatan mengadakan
rapat untuk menyusun standar asuhan keperawatan penyakit bedah (10kasus terbesar)
2. Manager keperawatan bersama tim penyusun standar asuhan keperawatan mengadakan
rapat untuk menyusun standar asuhan keperawatan penyakit dalam (10 kasus terbesar)
3. Manager keperawatan bersama tim penyusun standar asuhan keperawatan menagadakan
rapat untuk meyusun standar asuhan keperawatan penyakit anak (10 kasus terbesar)
4. Manager keperawatan bersama tim penyusun standar asuhan keperawatan mengadakan
rapat untuk menyusun standar asuhan keperawatan penyakit neonatus (10 kasus terbesar)
5. Manager keperawatan bersama tim penyusun standar asuhan keperawatan mengadakan
rapat untuk menyusun standar asuhan kebidanan (10 kasus terbesar)

V. SKEDUL (jadwal) PELAKSANAAN KEGIATAN


NO

TAHUN 2008
BULAN

KEGIATAN

Menyusun

standar

asuhan keperawatan
(10 kasus penyakit
bedah)
Menyusun
2

standar

asuhan keperawatan

penyakit dalam (10


kasus terbesar)
Menyusun

standar

asuhan keperawatan
3

penyakit anak (10

kasus terbesar)
Menyusun

standar

asuhan keperawatan
penyakit
4

neonates

(10 kasus terbesar)

Menyusun
asuhan

standar
kebidanan

(10 kasus terbesar)

Melakukan
sosialisasi

standar

asuhan keperawatan
penyakit bedah (10
6

kasus terbesar)
Melakukan
sosialisasi

standar

asuhan keperawatan
penyakit

dalam

10

11

12

(10kasus terbesar)

Melakukan
sosialisasi

standar

asuhan keperawatan
penyakit anak (10
kasus terbesar)

Melakukan
8

sosialisasi

standar

asuhan keperawatan
penyakit

neonatus

(10 kasus terbesar)


Melakukan
sosialisasi
9

asuhan

standar

kebidanan

(10 kasus terbesar)

10

VI. SASARAN
Seluruh staf keperawatan dan kebidanan
VII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
Evaluasi dilakukan tiap 6 bulan sekali.

VI. PEMBIAYAAN
Rincian

Pengeluaran

Konsumsi

Rp 200.000

Kertas

Rp 35.000

Fotokopi

Rp 100.000

Jilid

Rp 55.000
Rp 390.000

Total

VI. PENUTUP
Demikian pengajuan kerangka acuan SAK dan SAKB yang kami susun, yang mana hal ini
sesuai dengan buku pedoman asuhan keperawatan Depkes RI 1999 dan buku pedoman asuhan
kebidanan Depkes RI tahun 2001, semoga dapat berjalan sesuai progam. Amin.

Surabaya

,Desember 2008

Manager Keperawatan

Inamah, S. Kep.Ns