Anda di halaman 1dari 2

A.

Pencirian Suku Cycadaceae


Cycas rumphii termasuk pada famili cycadophyta , suku Cicadaceae
Tumbuhan dalam suku Cicadaceae umumnya memiliki ciri-ciri
a. Batang tegak, bulat dengan bekas pangkal daun yang tetap tinggal, kadang
bercabang, kasar, coklat kehitaman.
b. Daun majemuk, menyirip genap, panjang 0,5-1 m, helai daun berbentuk seperti
jarum, permukaan mengkilat, ujung runcing, tepi rata, panjang 10-15 cm, hijau.
c. Bunga majemuk, bentuk tandan, berumah satu, bunga jantan bertangkai pendek,
bentuk kerucut, panjang 10-20 cm, kuning, bunga betina dikelilingi bunga jantan,
kuning kecoklatan.
d. Buah kotak, bulat telur, diameter +1 cm, hijau.
e. Biji bulat telur, panjang 1-2 cm, coklat oranye.
f. Akar serabut dan hitam

Genus Cycas adalah genus konstituen tunggal keluarga Cycadaceae, sendiri basal yang
keturunan dari sikas hidup atau Cycadophyta (Stevenson 1999). Hal ini juga satu-satunya
tamu Kelompok sikas terjadi di Asia. Bukti fosil hanya dikenal untuk genus ini adalah
dari Eosen dari China dan Jepang, dan ini, bersama-sama dengan terjadinya semua garis
keturunan utama dalam genus di daratan Asia, mendukung kehadiran jangka panjang dan
asal kemungkinan genus ini di wilayah itu (Hill ,2000). Cycas terdiri dari sekitar 100
spesies, terutama Indo Cina (sekitar 40 spesies) dan Australia (27 spesies). Genus juga
terjadi di Wilayah Malesian, Jepang dan India, memperluas ke Mikronesia dan Polinesia,
Madagaskar dan Afrika Timur. Tanaman semak umumnya tumbuhan bawah di hutan,
hutan atau habitat savana. Sepuluh spesies yang dikenal di Indonesia. Flora sikas dari
Indonesia relatif jarang dibandingkan dengan Indochina dan utara Australia, yang
keduanya menunjukkan radiasi lokal yang luas. Sebuah serupa tetapi lebih kecil radiasi,
namun, tampaknya telah terjadi di wilayah Sunda (Nusa Tenggara) dari Indonesia.
Suku Cicadaceae umumnya memiliki ciri,
Pohon atau semak cemara, berumah dua atai dioecious, sebagian besar menyerupai
palem-paleman; memiliki batang columnar, terkadang bercabang pada puncak/ apex
batang secara dikotomi,jarang berbentuk bulat-bulat telur dan berada di bawah tanah,
berluaran daun-daun jatuh; kulit kayu terkadang menebal dan kasar. Daun tumbuh pada
ujung batang, 1(-3)- senyawa pinnately, tersusun secara spiral ; daun daun muda akan

keluar (atau agak terinfleksi dan muncul menggulung/melingkar pada C. multipinnata


grup), dengan lembaran daun yang circinnate; tangkai daun dengan duri mewakili
(dikurang lembar daun basal), jarang ada modifikasi lain, bagianna bengkak dan berbulu;
banyak lembaran daun, alternatef untuk subopposite, secara dikotomi bercabang pada
spesies tertentu, terdapat midvein, dan seluruhnya margin. Cataphylls menonjol,
bergantian dengan daun yang berbulu, apex terkadang kaku dan tajam. Kerucut serbuk
sari berada pada puncak batang, berbentuk silindrik atau fusiform; memiliki banyak
microsporophyllis, yang berbentuk menyerupai sisik, spiral dan tersusun ketat sepanjang
sumbu kerucut, dengan berbagai microsporangia dalam abxially; serbuk sari
memproduksi 2 sel sprema motil. Megasporophyllis banyak ditemukan, menyerupai
daun, dan bergantian dengan flushes daun, tersusun longgar, dan memiliki mahkota
menyerupai kerucut conelike pada sekitar puncak batang, masing-masing dengan
tangkai subur linear dan apical, berbentuk pinnatifid atau subentire sterile blade; ovula (1
atau) 2-5 di setiap sisi tangkai. Biji bulat, seperti bulatan air, agak dikompresi; kulit biji
terdiri atas 3lapis, terdiri atasa sarcotesta, sclerotesta berkayu, dan membrane endotesta.
Memiliki 2 kotiledon, yang bersatu pada pangkal. Perkecambahan secara hypogeal,
cryptocotlar 2n=22*
(Chen dan Stevenson, 1999), (Lindstrom et al, 2000).
Dapus:
Chen JiaRui dan Dennnis Wm Stevenson. 1999. Cycadaceae, Flora of China 1-7.
Available

Online

at:

http://flora.huh.harvard.edu/china/mss/volume04/CYCADACEAE.published.pdf [diakses
tgl 8 Mei 2015]
Lindstrom, A.J., K.D. Hill dan L.C Stanberg. 2000. The Genus Cycas (Cycadaceae) in
Indonesia,

Telopea

12(3)

p.

385-418.

Available

Online

at:

http://www.cycad.org/documents/descriptions/Cycas/Cycas-montana.pdf [diakses tgl 8


Mei 2015]