Anda di halaman 1dari 22

REFERAT RADIOLOGI

MIELOMA MULTIPEL

Disusun oleh :
Dwi Nelli Zulfia Amaliah
Suaida
Pembimbing:
dr. Andre Gunawan, Sp.Rad

SMF RADIOLOGI
RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2014

Definisi
Mieloma Multipel (MM) adalah
keganasan sel B dari sel plasma baik
matur maupun imatur yang
memproduksi protein imunoglobulin
monoklonal.5,14

Epidemiologi
1 % dari semua keganasan dan 10-15% dari
keganasan hematologi.11
Amerika Serikat: penyakit tersering kedua
dari keganasan hematologi dan
menyebabkan kematian rata-rata 13.000
orang pertahun.14
Inggris: angka kematian tahunan rata-rata 9
orang perjuta penduduk.14
Jarang sekali ditemukan di negara-negara
berkembang termasuk Asia.7

Anatomi Mielum
Anak-anak semua tulang masih
mengandung sumsum tulang aktif. 4
Dewasa sumsum tulang yang aktif
hemopoetis: tulang pendek, ruas
tulang punggung, panggul,
tengkorak, iga, dan tulang dada.4

Faktor Resiko

Ras Afrika-Amerika
Laki-laki
Usia tua
Monoclonal Gammopathy of Undetermined
Significance (MGUS)
Rangsangan imun kronik
Paparan radiasi
Paparan dari pekerjaan yang berhubungan dengan
pestisida, industri cat, metal, kayu, kulit, tekstil,
asbestos, bensin dan pelarut
Predisposisi genetik.14

Klasifikasi MM

Staging MM
Tabel 2.2 Salmon-Durie Staging Criteria
Stage

Kriteria

Perkiraan beban tumor,


x 1012 sel/m2

1. Hb > 6,2 mmol/L


2. Kalsium serum normal : < 2,6
mmol/L
3. Kerangka (tulang) normal atau
paling banyak 1 sarang tulang
soliter.
4. Kadar paraprotein relative rendah
:
a. IgG < 50 g/L
b. IgA < 30 g/L
c. Sekresi Bence-Jones
<4g/24jam

< 0,6 (rendah)

II
III

Kriteria Tidak memenuhi stadium I


maupun III
1. Hemoglobin < 5,3 g/dL)
2. Kalsium serum > 2,6 mmol/L
3. Kelainan kerangka luas
4. Tingginya produksi paraprotein:
a. IgG > 70 g/L

0,6 1,20 (sedang)

>1,2 (tinggi)

Tabel 2.3 International Staging System


Criteria

Patofisiologi MM

Manifestasi Klinis MM

Nyeri
Fraktur patologis
Anemia
Infeksi berulang
Nefropati
Kecenderungan perdarahan
Kadang-kadang terdapat makroglossia, carpal
tunnel syndrome dan diare yang disebabkan
penyakit amiloid.
Sindrom hiperviskositas
Neuropati. 12,14

Gambaran Radiologi Tulang


Normal

Gambar 3.1 Gambaran radiologi tulang normal (foto hip joint posisi AP)6

Gambaran Radiologi Tulang


pada Mieloma Multipel

Gambar 2.1 Anatomi Mielum11

Gambar 3.2 Foto tulang tengkorak yang memperlihatkan adanya


lesi-lesi litik pada mieloma multipel12

Gambar 3.3 Foto vertebrae dengan gambaran densitas


tulang berkurang menyerupai osteoporosis13

Gambar 3.4 Foto konvensional vertebrae cervical dengan gambaran


destruksi berupa osteolitik pada C6 disertai korpus vertebrae kolaps13

Gambar 3.5 Foto konvensional femur dan humerus AP dengan


gambaran punched out8

Gambar 3.6 Lesi litik pada humerus proksimal dengan


destruksi korteks dan multiple septations (Soap bubble-like)6

Gambar 3.7 Foto femur menunjukkan adanya endosteal


scalloping (erosi pada cortex interna)12

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan biopsi sumsum tulang

Penatalaksanaan

Kemoterapi
Radioterapi lokal
Transplantasi stem sel autolog
Simptomatik. 3,9,10,14

Prognosis
Tabel 5.1 Berdasarkan International Staging System9

Tabel 5.2 Berdasarkan Durie-Salmon Staging System9

TERIMAKASIH