Anda di halaman 1dari 4

Perbedaan Susu UHT, Susu Pasteurisasi dan Susu Bubuk

Posted on April 20, 2014 by The Children Indonesia

Perbedaan Susu UHT, Susu Pasteurisasi dan Susu Bubuk


Produk susu merupakan produk peternakan susu berupa makanan dan minuman, baik
susu sapi maupun susu kerbau. Berdasarkan kandungan lemak yang terdapat di
dalamnya, produk susu dapat dibedakan menjadi beberapa tipe yaitu susu murni (whole
milk), susu kurang lemak (reduced fat milk), susu rendah lemak (low fat milk), dan susu
bebas lemak (free-fat Milk) atau susu skim (skim milk).
Susu murni harus mengandung sekurang-kurangnya 3,25% dari lemak susu dan 8,25% padatan
susu bukan lemak (protein, karbohidrat, vitamin larut air, dan mineral). Penambahan vitamin A
dan D pada susu ini bersifat fakultatif. Susu kurang lemak banyak dipilih orang orang-orang
yang ingin mengurangi konsumsi lemak di dalam susu. Sesuai dengan namanya, kadar lemak
pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 2%. Untuk konsumen yang menginginkan konsumsi
lemak lebih sedikit lagi, diciptakanlah susu rendah lemak. Kadar lemak pada susu ini telah
dikurangi hingga tersisa 1%.
Pada susu skim, kadar lemaknya dikurangi hingga hampir tidak ada sama sekali (0,1%), namun
residu dari lemak susunya boleh tersisa hingga maksimum 0,5%.[ Karena vitamin A dan D yang
larut dalam lemak ikut hilang pada proses penghilangan lemak, pada susu kurang lemak, susu
rendah lemak, dan susu skim umumnya ditambahkan kedua vitamin tersebut.
Susu Segar
Susu segar merupakan minuman segar bergizi tinggi yang diperoleh dari pemisahan kelenjar
susu hewan mamalia yang sehat, terutama sapi. Susu yang diperoleh dari hasil
pemisahan tersebut tidak termasuk kolustrum, yaitu susu yang dihasilkan oleh hewan selama dua
minggu sebelum dan sesudah sapi beranak. Susu segar mengandung zat-zat yang diperlukan
untuk pertumbuhan badan, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin A, B, C dan
D. Perbandingan jumlah zat-zat tersebut tergantung dari makanan yang diberikan pada ternak,
jenis ternak serta kesehatannya.
Susu segar sangat mudah rusak, oleh sebab itu harus selekas mungkin dipanaskan dan
langsung dikonsumsi. Susu segar yang sudah berubah warna hendaknya tidak dikonsumsi lagi.
Mengkonsumsi susu segar lebih menguntungkan. Selain nilai gizinya tinggi, harganya lebih
murah dibanding susu jenis lain.
Susu Evaporasi
Susu murni yang dipanaskan selama beberapa waktu akan terubah menjadi evaporated milk.
Susu ini terbentuk melalui pemanasan susu dengan menggunakan pompa vakum untuk

menghilangkan kira-kira 60% kadar airnya. Selain penghilangan air, dalam pembuatan
evaporated milk ini juga dilakukan penambahan vitamin D serta standardisasi nutrisi.
Selanjutnya susu ini akan dipanaskan pada suhu 115,5-118,5 C selama 15 menit untuk
sterilisasi. Hasilnya, evaporated milk akan berstruktur lebih pekat dibandingkan susu murni, dan
mengandung kira-kira 25% padatan susu bukan lemak
Susu Kental manis
Susu evaporasi adalah susu yang dipanaskan hingga kandungan airnya berkurang kira-kira
setengahnya. Biasanya susu evaporasi ini dijadikan susu kental manis (SKM) dengan cara
menambahkan gula sebagai bahan pengawetnya. Proses evaporasi dan kadar gula yang cukup
menjadikan SKM tahan lama. Biasanya SKM ditempatkan dalam kaleng. Jangan lupa sewaktu
membeli perhatikan keadaan kaleng dan batas kadarluwarsanya. Warna SKM yang tidak jernih,
kecoklat-coklatan dan sudah terlalu kental, menandakan susu tersebut sudah terlalu lama dan
sebaiknya jangan dikonsumsi. SKM bukan untuk bayi! Kadar protein, vitamin A dan D lebih
kecil dibandingkan jenis susu lainnya SKM memang lebih murah dibandingkan susu UHT.
Ultra high temperature atau UHT
Ultra high temperature atau lebih dikenal UHT adalah metode pengawetan minuman,
kebanyakan digunakan pada susu. Ini adalah sebuah alternatif untuk pasteurisasi. Metode ini
dapat digunakan untuk jus buah , sup kalengan, sup , krim dan cairan lainnya.
Sejauh ini yang paling umum itu digunakan untuk susu. Susu terleih dahulu dipanaskan selama
2-3 detik di suhu 135 sampai 150 C dan segera didinginkan sampai 4-5 C . Waktu pemanasan
yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan
warna, aroma da rasa yang relatif tidak berubah seperti aslinya. Semua kuman atau
mikroorganisme termasuk bakteri patogen (patogen) dihancurkan oleh suhu ultra tinggi. Susu ini
dapat disimpan setidaknya enam minggu. Susu UHT lebih bagus daipada susu bubuk, Susu
bubuk berasal susu segar yang kemudian dikeringkan, umumnya menggunakan spray dryer atau
roller dryer. Kerusakan protein sebesar 30% dapat terjadi pada pengolahan susu cair menjadi
susu bubuk. Kerusakan vitamin dan mineral juga lebih banyak terjadi pada pengolahan susu
bubuk.
Kelebihan susu UHT dibandingkan yang lain adalah:

aman untuk dikonsumsi, karena telah bebas dari mikroba pembusuk dan mikroba
penyebab penyakit,

memiliki warna, rasa dan penampakan yang mirip susu sapi segar,

susu bersifat awet dan tanpa bahan pengawet,

sangat praktis untuk dikonsumsi dan tidak membutuhkan kulkas,

mengandung zat gizi yang sangat bermanfaat bagi pemeliharaan kesehatan tubuh yang
optimal

Pasteurisasi
Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme
merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir. Proses ini diberi nama atas
penemunya Louis Pasteur seorang ilmuwan Perancis. Tes pasteurisasi pertama diselesaikan oleh
Pasteur dan Claude Bernard pada 20 April 1862.
Proses pasteurisasi adalah proses pemanasan susu segar untuk membunuh jasad-jasad renik yang
dapat membahayakan kesehatan. Seperti diketahui, Kuman penyakit TBC dan Thypus dapat juga
berasal dari susu. Karena pasteurisasi juga dapat membunuh sebagian jasad renik pembusuk
yang memperpendek daya simpan susu, maka susu yang sudah dipasteurisasi relatif lebih awet
dari pada susu segar. Mengenai nilai gizinya, relatif sama dengan susu segar.
Tidak seperti sterilisasi, pasteurisasi tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikroorganisme di makanan. Bandingkan dengan appertisasi yang diciptakan oleh Nicolas Appert.
Pasteurisasi bertjujuan untuk mencapai pengurangan log dalam jumlah organisme, mengurangi
jumlah mereka sehingga tidak lagi bisa menyebabkan penyakit (dengan syarat produk yang telah
dipasteurisasi didinginkan dan digunakan sebelum tanggal kedaluwarsa). Sterilisasi skala
komersial makanan masih belum umum, karena dapat mempengaruhi rasa dan kualitas dari
produk. Produk yang bisa dipasteurisasi susu, anggur, bir, jus buah, cider (sari buah apel), madu,
telur, minuman olah raga ata makanan kaleng
Pasteurisasi sederhana.

Memanaskan susu pada suhu + 63C pada wadah terbuka selama 30 menit. Biasanya
dijual dalam wadah botol gelas. Daya tahannya, jika disimpan pada suhu kamar, bisa
tahan kira-kira 16 jam. Dan tahan selama 24 jam bila disimpan di lemari es.

Pasteurisasi dengan pemanasan suhu tinggi.

Memanaskan pada suhu tinggi dan waktu pemanasan relatif singkat (proses HTST = High
Temperature short time). Susu dipanaskan pada suhu 72-75C selama 15 detik, setelah
itu didinginkan dan dibotolkan/pak.

Memanaskan pada suhu sangat tinggi (proses UHT = Ultra High Temperature). Pada cara
ini, susu dipanaskan dalam dua tingkat pemanasan. Pertama 75C dan kemudian 140C
di bawah tekanan selama 4 detik. Setelah didinginkan, dipak dengan cara aseptis (steril).
Tanpa disimpan di lemari es pun, susu UHT mempunyai daya tahan lama. Meskipun
demikian kita harus tetap memperhatikan batas kadarluwarsanya. Harga susu UHT
memang lebih mahal.

Susu Bubuk

Susu bubuk adalah bubuk yang dibuat dari susu kering yang solid. Susu bubuk mempunyai daya
tahan yang lebih lama daripada susu cair dan tidak perlu disimpan di lemari es karena kandungan
uap airnya sangat rendah. Susu bubuk adalah bubuk yang dibuat dari susu kering yang solid.
Susu bubuk mempunyai daya tahan yang lebih lama daripada susu cair dan tidak perlu disimpan
di lemari es karena kandungan uap airnya sangat rendah.
Susu bubuk adalah susu yang dipanaskan hingga kering dan berbentuk bubuk. Ada tiga macam,
yaitu :

Susu formula Susu bubuk khusus untuk bayi dengan formula yang disesuaikan dengan
ASI dan ditambah beberapa vitamin, mineral dan zat besi. Meskipun demikian, ASI tetap
tidak dapat ditandingin oleh susu buatan manapun. Apabila terpaksa memberikan susu
bubuk kepada bayi, sebaiknya berkonsultasii terlebih dahulu dengan dokter. Dan jangan
lupa memperhatikan aturan pakai serta kebersihan peralatannya.

Susu full cream atau whole milk Susu yang berkadar lemak tingi 26%. Baik untuk
anak yang kekurangan gizi. Susu full cream kadar proteinnya dan laktose serta
karbohidrat lebih rendah jika dibandingkan dengan susu skim. Sebaliknya kadar lemak
serta vitamin A susu full cream lebih tinggi dari susu skim.

Susu skim (not fat) Susu ini mengandung lemak sedikit sekali dan tidak mengandung
vitamin A dan D. Tapi kadar protein dan karbohidratnya tinggi. susu ini tidak cocok untuk
bayi dan cocok untuk orang yang diet kalorie rendah. Disamping itu semua ada juga susu
yang terbuat dari nabati (kedelai). Susu kedelai kadar vitamin A, C dan mineral Calsium
serta Ferum (besi) relatif kecil.

Susu Skim
Susu skim adalah susu tanpa lemak yang bubuk susunya dibuat dengan menghilangkan sebagian
besar air dan lemak yang terdapat dalam susu.Susu skim merupakan bagian dari susu yang
krimnya diambil sebagian atau seluruhnya. Kandungan lemak pada susu skim kurang lebih 1%.
Susu skim mengandung semua kandungan yang dimiliki susu pada umumnya kecuali lemak dan
vitamin yang larut dalam lemak. Susu skim dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar susu atau
keju tanpa lemak sehingga dapat berguna untuk menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh.Susu
pada umumnya setelah dipasteurisasi akan mengalami homogenisasi kembali antara komponenkomponen lemak dan protein yang tadinya terpisah. Homogenisasi bertujuan agar susu memiliki
tekstur yang stabil. Namun pada susu skim, lemak akan dikurangi. Oleh karena itu membuat susu
skim hampir tidak mungkin dilakukan secara sederhana karena susu akan secara otomatis
terhomogenisasi.Menurut para ahli susu skim bagus dikonsumsi binaragawan untuk menambah
massa otot.