Anda di halaman 1dari 30

ENTREPRENEUR

SEJARAH

Abad 11 SM, Phoenicia Kuno, arus perdagangan


dari Syria sampai Spanyol
Abad 18 Ekonom Perancis Richard Cantillon,
mengaitkan
entrepreneur
dengan
aktivitas
menanggung risiko.
Th 1800, Ekonom JB Say, entrepreneur adalah
orang yang memindahkan sumber daya ekonomi
dari area yang produktivitasnya rendah ke area
yang produktivitasnya tinggi.

ARTI ENTREPRENEUR

Kata entrepreneur berasal dari bahasa


Perancis: entre berarti antara dan prendre
berarti mengambil.
Orang yang berani mengambil risiko dan
memulai sesuatu yang baru.
Inovasi.

Siapakah Entrepreneur?
Pada abad pertengahan
Entrepreneur adalah pelaku dan penanggung jawab
sebuah proyek yang memproduksi atau membuat usaha
dalam skala yang besar dengan menanggung risiko.

Pada abad ke 17
Entrepreneur adalah seseorang
yang berani
mengambil resiko untuk mendapatkan laba atau rugi dalam
membuat kontrak sebagai penyedia barang menggunakan
harga tetap dengan pihak pemerintah.

Richard cantillon (1725)


Entrepreneur adalah seseorang yang diangap berani
menanggung risiko antara supplier(pemasok barang), yaitu
petani atau perajin yang barangnya dibeli dengan harga
tertentu, untuk dijual kepada konsumen dengan harga yang
tidak pasti.
Joseph Schumpeter (1934)
Entrepreneur adalah seorang inovator dan pengembang
(developer) dari suatu teknologi yang belum dicoba
sebelumnya.
David McCelland (1961)
Entrepreneur adalah seorang yang penuh semangat
dan energik serta pengambil risiko yang moderat.
5

Peter Drucker (1964)


Entrepreneur adalah seorang yang memaksimalkan
peluang.
Albert Shapero (1975)
Seorang entrepreneur adalah seorang yang
mengambil inisiatif, mengatur beberapa mekanisme sosial
dan ekonomi, menerima risiko kegagalan.
Giffprd Pinchot (1983)
Intrepreneur adalah seorang karyawan atau pegawai
yang bersikap sebagai seorang entrepreneur atau
pengusaha yang sudah mapan dalam suatu organisasi.
6

Robert Hisrich (1985)


Entrepreneurship adalah proses menciptakan
sesuatu yang berbeda dengan nilai mencurahkan waktu
dan upaya yang di perlukan , menanggung risiko
keuangan, psikologis dan sosial yang mengiringi dan
menerima penghargaan yang dihasilkan moneter dan
kepuasan diri.
Dr. (Hc), ir. Ciputra
entrepreneur adalah seorang yang
mampu
mengubah rongsokan atau kotoran menjadi emas.
Kesimpulan :
Entrepreneur adalah seorang yang
mampu
memaksimalkan peluang, menyukai tantangan, memiliki
jiwa inovator dan yang berani mengambil risiko baik
finansial, psikologis maupun sosial.

Tiga Ciri Pembeda Seorang Entrepreneur


1. Seorang entrepreneur adalah pencipta peluang
(opportunity creator)
2. Seorang entrepreneur adalah inovator
3. Seorang entrepreneur adalah pengambil risiko
(calculated risk taker)

Perbedaan Entrepreneurship dengan


pemilik UMKM
1. Dalam menciptakan penghasilan (nilai tambah),
entrepreneur tidak sekedar menghasilkan arus
pendapatan yang menggantikan hasil kerja
tradisional.
2. Perusahaan seorang entrepreneur mampu
menciptakan penghasilan dalam waktu yang lebih
cepat.
3. Seorang entrepreneur lebih berani dalam
menanggung risiko yang lebih besar.
4. Seorang entrepreneur sering melibatkan inovasi
yang substansi melebihi apa yang dilakukan
pengusaha kecil.
9

Those Who Make Things Happen


Louis V Gestner, Jr mantan CEO IBM mengelompokan
manusia menjadi empat jenis, yaitu:
1. Those Who Make Things Happen
2. Those Who Dont Even Know Things Are Happening
3. Those To Whom Things Happen
4. Those Who Watch Things Happen

10

Empat Macam Entrepreneurship


1. Business Entrepreneur :
a. Owner entrepreneurship
b. Professional Entrepreneur
2. Goverment Entrepreneur
3. Academic Entrepreneur
4. Sosial Entrepreneur
Sosial
Entrepreneur adalah seseorang yang
mengerti permasalahan sosial dan menggunakan
kemampuan entrepreneurship untuk melakukan
perubahan sosial (social change), terutama meliputi
bidang kesejahteraan,pendidikan dan kesehatan
11

Perbedaan Entrepreneur dengan profesi lain


Kelebihan yang dimiliki seorang entrepreneur
adalah:
Memiliki kesempatan untuk mewujudkan cita-cita
Memiliki
kesempatan
untuk
mewujudkan
perubahan
Dapat mencapai potensi yang dimiliki secara
sepenuhnya
Memiliki
kesempatan
untuk
memperoleh
keuntungan atau sesuatu yang diharapkan
dalam skala yang lebih besar
Dapat
memberikan
kontribusi
kepada
masyarakat maupun memperoleh pengakuan
atas usaha yang anda lakukan
Mengerjakan sesuatu yang anda sukai
tampa diperintah orang.

12

Risiko yang harus diterima seorang entrepreneur, yakni:


Ketidakpastian pendapatan.
Risiko kehilangan seluruh investasi, tingkat
kegagalan bisnis relatif tinggi, terlebih pada
bisnis berskala kecil.
Dituntut kerja keras dan jam kerja yang
relatif lebih panjang,
Kualitas hidup lebih rendah sampai bisnis
didirikan.
Memiliki tanggung jawab yang kompleks.
Sering muncul keputusasaan.

13

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi pada


Entrepreneur Pemula
1.
2.
3.
4.
5.

Kesalahan dalam mengelola usahanya.


Kurangnya pengalaman.
Kurangnya kontrol dalam hal keuangan.
Upaya pemasaran yang lemah.
Kegagalan untuk mengembangkan rencana
stategis.
6. Pertumbuhan yang tidak terkendali.
7. Lokasi yang kurang stategis.
8. Kontrol persediaan barang yang buruk.
9. Harga tidak tepat.
10. Ketidakmampuan dalam membuat transisi
entreprenurial.
14

Prinsip-Prinsip Kewirausahaan
Prinsip Wirausaha I
1. Peluang
2. Tim dan
3. Sumber daya
Prinsip Wirausaha II
1. Untuk bisa sukses, jangan takut untuk gagal.
2. Rencana bisnis akan cepat menjadi uang.
Dimana seorang Entrepreuneur harus melatih
kebiasaan berencana dan bereaksi secara cepat,
mengkombinasikan logika dan intuisi sampai
kebiasaan ini menjadi sesuatu yang refleks.
15

3. Agar kreativitas dan inovasi berhasil, harus ada disiplin


ilmu yang mengimbangi.
4. Entrepreneur harus bisa bertindak cepat, tetapi juga
harus sabar.
Sementara kompetitor bergerak cepat, entrepreneur
harus belajar menentukan kapan ia harus bertindak dan
kapan ia harus bertahan.
5.

Semakin besar ukuran dan kontrol


perusahaan, semakin rendah kinerja.

terhadap

Kewirausahaan memerlukan fleksibilitas tingggi dalam


strategi dan taktik. Kontrol dan keteraturan yang berlebih
dapat menghambat kemajuan perusahaan
16

Prinsip Wirausaha III


1. Resiko Finansial
Pada perusahaan yang baru berdiri, entrepreneur
memberikan sebagian simpanannya untuk modal. Uang ataupun
aset lain yang disimpan ini akan hilang jika perusahaan ternyata
gagal. Entrepreneur akan bertangggung jawab menanggung
kewajiban perusahaan yang nilainya mungkin jauh melebihi
jumlah simpanan. Oleh karena itu, entrepreneur beresiko
kebangkrutan.

2. Resiko karir
3. Resiko keluarga dan social
4. Resiko kesehatan

17

Paradigma entrepreurship
Paradigma entrepreurship adalah cara pandang visi
terhadap realitas dari suatu yang berisi sikap dan nilai
serta perilaku usaha.
a. Paradigma
mengenal diri sendiri, dengan membangun sikap
mental entrepreneur (mindset)
paradigma adalah visi kita terhadap realita. Visi
adalah dambaan atau cita-cita kita di masa
mendatang berupa kondisi yang lebih baik dan dapat
dicapai. Untuk bisa mencapai visi maka di perlukaan
norma, sistem nilai dan keyakinan yang akan menjadi
landasan kita berperilaku.

18

Yang tampak

Sikap Mental
(Mindsey)

Konsep mindset wirausaha

19

b. Sistem Nilai
berhubungan dengan Visi atau tujuan hidup manusia
dimana ada tiga elemen kunci dalam menetapkan tujuan
hidup yang disingkat dengan be-do-have:
Kita ingin menjadi apa (be)
Ingin melakukan apa (do)
Ingin memiliki apa (have).
Sedangkan dari aspek waktu, ada tiga periode waktu yang
perlu diperhatikan:
Lifetime purpose
Stategic plan
New year resolution.
Selaian visi, ada tiga nilai yang harus dipertimbangkan,
yaitu:
1. Nilai yang berorientasi kemajuan (teknologi)
2. Materi dan nonmateri dan
3. Orientasi mutu
20

stem nilai wirausaha


Orientasi
Orientasi kemajuan
kemajuan

Pendidikan
Rumah Sakit
Orientasi
Orientasi
materi
materi

Orientasi
Orientasi
Nonmateri
Nonmateri

Orientasi
Orientasi konvensional
konvensional

21

c. Sikap Entrepreneur
Sikap adalah kecendrungan seseorang untuk
berperilaku atau bertindak, sikap secara umum dapat di
kategorikan menjadi dua jenis, yaitu sikap positif dan
sikp negatif menuju kewirausahaan.
Menurut Tanadi Santoso ada tujuh karakteristik (profile)
seorang entrepreneur yaitu:
1. High achiever atau dedikasi tinggi (komitmen,
ambisius, kecintaan).
2. Risk taker atau orang yang berani mengambil
risikodalam kehidupan ini.
3. Opportunity analyzer
4. Problem solver.
5. Emotional attachment.
6. Self confidence
7. High energy level
22

Sikap berwirausaha
1.
1. Bertekat
Bertekat bulat
bulat
menjadi
menjadi
berwirausaha
berwirausaha

5.
5. Menyukai
Menyukai
risiko
risiko sedang
sedang

4.
4. Berani
Berani mandiri
mandiri
dan
dan memimpin
memimpin

WIRAUSAHA

2.
2. Memiliki
Memiliki sikap
sikap
positif
positif

3.
3. Mau
Mau belajar
belajar
dari
dari pengalaman
pengalaman

23

d. Perilaku Entrepreneur
Perilaku seorang entrepreneur memiliki suatu
tahapan yaitu:
1. Berhitung mengamankan investasi terhadap risiko
2. Perencanaan dan pengorganisasian
3. Beroperasi sendiri atau dalam organisasi
4. Penggerakan dan pengawasan
5. Berkembang sebagai entrepreneur
6. Berkomunikasi dan relasi
7. Peluang bisnis
8. Berkreasi bisnis baru
9. Menetapkan sasaran dan stategi
Halaman 34.

24

e. Faktor Terjadinya Sukses


Ada 4 faktor yang menyebabkan seseorang bisa
sukses, yaitu:
1. Lucky (keberuntungan)
2. Very talented (sangat berbakat)
3. You are on a growing business sector (anda
sukses karena melakukan bisnis di sektor yang
sedang tumbuh pesat)
4. You are little bit mad and passionate (anda harus
sedikit gila kalau ingin meraih sikses).

25

Hal 37

Faktor
Faktor lain
lain ::
keberuntungan
keberuntungan
berbakat
berbakat
Pasar
Pasar sedang
sedang tumbuh
tumbuh
sedikit
sedikit gila
gila
Pribadi
Pribadi ::
dedikasi
dedikasi tinggi
tinggi
determinasi
determinasi
tampil
tampil beda
beda

SUKSES
SUKSES
Sumber
Sumber inspirasi
inspirasi ::
pengalaman
pengalaman masa
masa kecil
kecil
pendidikan
pendidikan wirausaha
wirausaha
idola
idola
Relasi
Relasi dan
dan komunikasi
komunikasi

Gambar faktor penentu keberhasilan entrepreneur


26

Orientasi Calon Entrepreneur


adalah konsep atau cara pandang yang dimiliki
oleh seorang entrepreneur, baik terhadap diri sendiri
dan orang lain serta kebiasan yang menjadi pola
hidupnya (way of life).
Dimana ada 4 orientasi, yaitu:
a. Kebiasaan calon Entrepreneur
b. Bekal pengetahuan seorang Entrepreneur
c. Entrepreneur membentuk kelompok
d. Bekal keterampilan Entrepreneur

27

Analisis Entrepreneur
Analisis keberhasilan seorang entrepreneur ialah
memperhatikan faktor keberhasilan dan kegagalan
dengan faktor dalam dan luar diri entrepreneur.
FAKTOR KEBERHASILAN

DALAM DIRI
PELAKU

Kemempuan
dan keamanan

Kesempatan
dan peluang
DI LUAR DIRI
PELAKU

Kelemahan

Hambatan
atau risiko

FAKTOR KEGAGALAN
28

KESIMPULAN :

Entrepreneur adalah seorang yang memiliki


kemampuan dalam hal menciptakan kegiatan
usaha;
Kemampuan menciptakan memerlukan adanya
kreativitas dan inovasi yg terus menerus untuk
menemukan sesuatu yg berbeda dari yg sudah ada
sebelumnya.
Kreativitas dan inovasi tersebut pada akhirnya
mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat
banyak.