Anda di halaman 1dari 6

FMEA

(FAILURE MODE
AND EFFECT
ANALISYS)
Anggota :
1. Arief Dwijaksono
2. Ebit Frista
3. Iqbaludin Nuzar Fauzi
4. Muhammad Fauzan
5. Nurman Ariagung
6. Reza Lazuardi

Kasus 1

FORD
Periode recall : 1981
Jumlah kendaraan yang ditarik : 21 juta unit
Varian yang bermasalah : Ford Mercury, Ford
Lincoln
Komponen bermasalah : transmisi dan indikator
posisi gigi
Kasus : saat diparkir, indikator transmisi mobil
tersebut tidak menunjuk pada posisi "park".
Rupanya gerigi pada gear box mobil-mobil
tersebut lekas aus dan tidak presisi.

Kasus 2

General Motors
Periode recall : 1971
Jumlah kendaraan yang ditarik : 6,7 juta unit
Varian yang bermasalah : mobil-mobil buatan
1965-1970
Komponen bermasalah : dudukan (mounting)
mesin
Kasus : lantaran masalah ini, posisi mesin bisa
berubah tiba-tiba. Kebanyakan kasus yang terjadi
adalah mesin terangkat dari posisinya semula. Hal
ini jelas memicu kerusakan pada komponen lain.

Kasus 3

Toyota
Periode recall : 2007-2010
Jumlah kendaraan yang ditarik : 5,7 juta unit
Varian yang bermasalah : Toyota Camry dan
Lexus ES 350
Komponen bermasalah : karpet
Kasus : karpet mobil ini menghalangi kinerja
pedal gas dan rem. Akibatnya pengemudi
kesulitan mengendalikan kendaraan. Gara-gara
karpet yang lengket, gas dan rem sering macet.

Kasus 4

Honda
Periode : 1995
Jumlah kendaraan yang ditarik : 3,7 juta unit
Varian yang bermasalah : Honda Accord,
Honda Prelude dan Honda Civic
Komponen bermasalah : sabuk pengaman
Kasus : kepala sabuk pengaman (belt buckle)
sulit dilepaskan dan gampang rusak. Resiko
kematian dan luka berat pun membayangi
para pengemudi.

Kasus 5

Volkswagen
Periode : 1972
Jumlah kendaraan yang ditarik : 3,7 juta unit
Varian yang bermasalah : mobil-mobil buatan
tahun 1949-1969
Komponen yang bermasalah : Wiper
Kasus : baut pengencang wiper tak terlalu
kuat sehingga komponen tersebut gampang
lepas. Resiko kecelakaan saat hujan atau
hujan salju pun meningkat.