Anda di halaman 1dari 18

BAB I

PENGUKURAN LINIER PAKU DAN CRANKSHAFT


1.1 DASAR TEORI
Dalam praktikum pengukuran linier paku dan crankshaft digunakan beberapa
dasar teori agar mempermudah untuk mengerti, seperti berikut ini.
1.1.1

Pengukuran Linier Untuk Benda Kerja Paku Dan Crankshaft


Pengertian Pengukuran Linear
Pengukuran Linear adalah proses pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui

dimensi dari suatu benda kerja yang belum diketahui ukurannya. Pengukuran Linear
terbagi menjadi 2 dalam cara pembacaan skala dari alat yang digunakan, yaitu:
A. Pengukuran Linear Langsung
Pengukuran langsung adalah pengukuran yang hasil pengukuran dapat
langsung dibaca pada skala tersebut. [1]
Contoh pengukuran langsung adalah mengukur diameter uang logam dengan
vernier caliper seperti gambar 1.1 berikut ini.

Gambar 1.1 Pengukuran Langsung [2]


Jadi, Pengukuran linear pembacaan langsung adalah proses pengukuran dimana
hasil pengukuran dapat dilihat langsung dari skala alat ukur yang dipakai.
A. Pengukuran Linear Tidak Langsung
Pengukuran Linear pembacaan tidak langsung yaitu pengukuran dengan
instrumen pembanding, maksudnya dengan membandingkan dimensi yang diperoleh
dari hasil pengukuran kemudian membacanya dengan bantuan alat ukur langsung. Pada
pengukuran ini, kita melakukan dua kali proses pengerjaan.
Contoh pengukuran semacam ini ditunjukan pada Gambar 2 dengan alat ukur
pembanding jenis pupilitas (dial test indicator) yang dipasangkan pada dudukan

pemindah (transfer stand ; sebagai alat ukur bantu), alat ukur standar berjenis kaliber
induk tinggi (heigh master; yang memiliki skala pengatur ketinggian muka ukur) dan
meja rata (surface plate) sebagai alat ukur bantu. [3]

Gambar 1.2 Pengukuran Tidak Langsung [3]


1.1.2

Alat Ukur yang Digunakan


Alat ukur yang digunakan pada praktikum PENGUKURAN LINIER PAKU

DAN CRANKSHAFT adalah Vernier caliper, seperti pada gambar 1.3.

Gambar 1.3 Vernier Caliper [4]


Spesifikasi vernier caliper yang digunakan pada praktikum PENGUKURAN
LINIER PAKU DAN CRANKSHAFT
Tabel 1.1 Spesifikasi Vernier Caliper
Nama Alat Ukur
Vernier Caliper

Merk
Mitutoyo

Kecermatan
0.02 mm

Kapasitas Ukur
155.04 mm

1.1.3

Prosedur Pengukuran
Langkah langkah yang harus dilakukan oleh praktikan saat mengukur benda

kerja dengan menggunakan alat ukur dalam pengukuran dalam pos pengukuran linier
paku dan crankshaft diantaranya :
A. Pengukuran Crankshaft
Langkah-langkah pengukuran crankshaft menggunakan vernier caliper:
1. Siapkan tempat pengukuran
2. Tuliskan data ruangan pada lembar kerja, data tersebut meliputi : temperatur
awal dan kelembaban ruangan.
3. Gunakan vernier caliper untuk mengukur diameter dan panjang sesuai
jobsheet.
4. Bagian yang diukur antara lain ditunjukkan pada gambar di halaman
selanjutnya

Gambar 1.4 Objek yang diukur pada pos PENGUKURAN LINIER PAKU DAN
CRANKSHAFT bagian crankshaft. [5]
5. Tuliskan hasil pengukuran ke dalam tabel 4.1-4.5 seperti berikut ini. [5]

Gambar 1.5 Tabel-tabel pada pos PENGUKURAN LINIER PAKU DAN


CRANKSHAFT bagian crankshaft [5]
B. Pengukuran Paku
Alur pengukuran paku menggunakan micrometer sekrup :
1. Persiapkan paku dan alat ukur.
2. Lakukan pengukuran satu persatu dari lima paku yang ada.

3. Tuliskan data ruangan pada lembar kerja, data tersebut meliputi :


temperature
awal dan kelembaman ruangan.
4. Gunakan vernier caliper untuk mengukur diameter dan panjang sesuai
jobsheet.
5. Bagian yang diukur antara lain ditunjukkan pada gambar berikut ini:

Gambar 1.6 Objek yang diukur pada pos PENGUKURAN LINIER PAKU DAN
CRANKSHAFT bagian paku [5]
5. Tuliskan hasil pengukuran ke dalam tabel 3 seperti berikut ini. [5]

Gambar 1.7 Tabel-tabel pada pos PENGUKURAN LINIER PAKU DAN


CRANKSHAFT bagian paku [5]

1.1.4

Foto Benda Kerja

Produk yang diukur dalam praktikum ini adalah crankshaft (poros engkol) dan
paku seperti gambar di halaman selanjutnya.

Gambar 1.8 Crankshaft (tampak atas) [4]

Gambar 1.9 Crankshaft (tampak kanan) [4]

Gambar 1.10 Crankshaft (tampak kiri) [4]

Gambar 1.11 Paku [4]

1.1.5

Aplikasi Pengukuran Linier Paku dan Crankshaft


Aplikasi pengukuran pada pos Pengukuran Linier Paku dan Crankshaft

diantaranya:
1. Melakukan suatu pengukuran pada benda kerja sebelum dilakukan proses
produksi maupun desain teknisnya.
2. Mengukur dimensi dari benda kerja yang berukuran sangat kecil danmempunyai
radius yang kecil.
3. Untuk mengukur ukuran ketelitian kunci yang akan dibuat oleh tukang duplikat
kunci dengan menggunakan Vernier Caliper.
4. Untuk mengukur ulir pada Pabrik atau Perusahaan pembuatan ulir sebagai alat
untuk melakukan pengontrolan kualitas ulir. [6]
1.2 PENGOLAHAN DATA
1.2.1

Data Hasil Pengukuran


Adapun data yang dihasilkan dari pengukuran pos PENGUKURAN LINIER

PAKU DAN CRANKSHAFT adalah sebagai berikut.


Tabel 1.2 data hasil pengukuran crankshaft tampak atas sisi kanan (A)
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Hasil Pengukuran
29.26 mm
18.48 mm
18.24 mm
22.04 mm
2.04 mm
5.98 mm
20.00 mm
54.64 mm
43.60 mm

Tabel 1.3 data hasil pengukuran crankshaft sisi kiri (B)


No.
1
2
3
4

Hasil Pengukuran
14.18 mm
36.38 mm
18.14 mm
24.10 mm

Tabel 1.4 data hasil pengukuran crankshaft tampak atas sisi kanan (A)

No.
1
2
3
4
5

Hasil Pengukuran
15.10 mm
21.26 mm
66.68 mm
98.24 mm
110.64 mm

Tabel 1.5 data hasil pengukuran crankshaft tampak atas sisi kiri (B)
Objek Ukur ke
1
2
3
4
5

Hasil Pengukuran
14.94 mm
18.30 mm
66.64 mm
100.00 mm
109.56 mm

Tabel 1.6 data hasil pengukuran connecting rod (C)


No.
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J

Hasil Pengukuran
139.32 mm
48.02 mm
2.20 mm
18.48 mm
14.08 mm
18.04 mm
10.70 mm
18.30 mm
14.64 mm
18.04 mm

Dan berikut ini adalah data hasil pengukuran dari paku


Tabel 1.7 data hasil pengukuran & rata-rata pengukuran (dalam mm)

Objek
Ukur
1
2
3
4
5

4.38
4.18
4.26
4.00
4.10

9.42
9.62
9.46
9.12
9.32

1
101.88 mm
101.26 mm
101.84 mm
100.34 mm
99.92 mm

Hasil Pengukuran ke
2
3
101.90 mm 101.82 mm
101.20 mm 101.24 mm
101.84 mm 101.90 mm
100.30 mm 100.30 mm
99.90 mm
99.88 mm

1.2.2

Perhitungan Ralat

1.2.3

Gambar 2D dan 3D Menggunakan Dimensi Hasil Pengukuran

Rata-Rata
101.86 mm
101.22 mm
101.86 mm
101.32 mm
99.90 mm

[1] http://brianrez.blogspot.com/2014/07/alat-ukur-linier-langsung.html
[2] http://blandong.com/wp-content/uploads/2014/12/mengukur-diameter-luar-jangkasorong.jpg
[3] https://www.scribd.com/doc/101800448/Pengukuran-Langsung-Dan-PengukuranTidak-Langsung
[4] Laboratorium Metrologi Industri & Kontrol Kualitas
[5] Modul Praktikum Metrologi 2015
[6] http://sherslia.blogspot.com/2012/06/metrologi.html