Anda di halaman 1dari 9

1.

Jika sebuah sampel yang besarnya n ditarik dari sebuah


populasi yang besarnya N sedemikian rupa sehingga tiap
unit dalam sample mempunyai peluang yang sama untuk
dipilih, maka prosedur sampling yang demikian disebut ..
a. Simple Random Sampling
b. Stratified Random Sampling
c. Multiple Stage Sampling
d. Cluster Sampling
e. Sistematic Sampling
Jawab:
a. Simple Random Sampling
Alasan:
Karena random sampling sederhana adalah
pengambilan sample secara
acak sehingga setiap
anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama
untuk menjadi
sample.
2. Diketahui sebuah populasi mempunyai 5 anggota. Kita ingin
menarik sample yang besarnya 2 orang untuk dikirim ke luar
negeri. Kemungkinan sampel yang bias ditarik dari populasi
tersebut adalah ..
a. 1/2
b. 1/5
c. 1/10
d. 2/3
e. 1/20
Jawab :
c. 1/10

Alasan :

N!
N(n) = ------------------------n! (N!- n!)!

5!
N(n) = ------------------------2! (5!- 2!)!

5!
N(n) = ------------------------2! 3!

5x4x3x2x1
=

20

................................ = ................. = 10
2x1x3x2x1

3. Cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menjadi suatu


urutan kuantitatif (variabel) merupakan definisi dari .
a. Cluster Sampling
b. Sistematic Sampling
c. Teknik Membuat Skala
d. Skala Likert
e. Skala Guttman
Jawab :
C. teknik membuat skala
Alasan:
Karena pengertian dari teknik membuat skala adalah
cara mengubah
fakta-fakta kualitatif
(atribut) menjadi suatu urutan kuantitatif (variabel).
4. Sering kita mengisi kuisioner yang dalam pertanyaannya
tinggal memilih dari pilihan yang berupa ; sangat setuju,
setuju, ragu-ragu, tidak setuju, sangat tidak setuju. Hal
tersebut merupakan contoh aplikasi dari skala .
a. Guttman
b. Likert
c. Thurstone
d. Sosiometrik
e. Semantic Differential
Jawab:
b. Likert
Alasan :
Skala likert artinya, sekedar memudahkan, adalah ukuranukuran berjenjang, skala penilaian. Skala likert juga
merupakan alat untuk mengukur (mengumpulkan data
dengan cara mengukur-menimbang) yang itemnya
(butir-butir pertanyaan) berisikan (memuat) pilihan
berjenjang.

5. Skala Guttman dikembangkan oleh


a. L.L. Thurstone
b. Louis Guttman
c. Rensis Likert
d. Emory S. Bogardus
e. Aristoteles
Jawab:
b. Louis Guttman
Alasan :
karena skala guttman diambil dari nama belakang Louis
Guttman yaitu Guttman.

1. Saudara jelaskan Random Sampling Sederhana!


Jawab:
Random Sampling Sederhana Adalah pengambilan sampel secara acak
Sehingga setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama
untuk menjadi sample, misalnya dengan cara undian.
2. Saudara jelaskan Teknik Membuat Skala!
Jawab:
Teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif
(atribut) menjadi suatu urutan kuantitatif (variabel).
3. Saudara cari contoh kasus random sampling sederhana!
Jawab:
Misalnya : Sebuah populasi mempunyai lima anggota, yaitu Abidin (A),
Hong (H), Risyad (R), Syamsuddin (S), dan Ibrahim (I). Kita ingin
menarik sampel yang besarnya dua orang untuk dikirim ke luar negeri..
Kemungkinan sampel yang dapat ditarik dari sebuah populasi yang
besarnya N adalah N(n) : dimana N = 5 dan n = 2
Jumlah sampel adalah :
5!
------------- =
2! (5!-2!)!

5!

5x4x3x2x1

20

--------- = ----------------------- = ------- = 10


2! 3!

2x1x3x2x1

4. Saudara cari contoh kasus Teknik Membuat Skala!


Jawab:

BUTI
R
1
2
3
4
5

PERTANYAAN
TS
1

SKALA
S
SS
2
3

SSS
4

Apakah fasilitas di Bank BCA memadai?


Apakah Bank BCA menawarkan kredit
berbunga rendah?
Apakah jam oprasi di Bank BCA efesien?
Apakah keamanan di Bank BCA terjamin?
Apakah teller di Bank BCA ramah?
Contoh skala Likert

Respoden
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

P1
4
1
1
2
4
3
4
3
2
2

5. Saudara jelaskan Uji Validitas


Jawab:

P2
4
1
1
2
1
3
4
2
2
1

P3
1
2
2
3
2
2
4
2
3
3

P4
4
4
4
4
1
2
4
3
2
4

P5
4
4
4
2
2
2
4
2
2
3

- Uji Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrument dalam


mengukur apa yang diukur.
- Uji Validitas adalah tingkat keandalan dan kesahihan alat ukur yang
digunakan. Instrument dikatakan valid berarti menunjukkan alat ukur
yang dipergunakan untuk mendapatkan data itu valid atau dapat
digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur (Sugiyono, 2004
: 137). Dengan demikian, instrument yang valid merupakan instrument
yang benar-benar tepat untuk mengukur apa yang hendak diukur.

6. Saudara jelaskan Uji Realibilitas !


Jawab :
Uji Realibilitas (keandalan), merupakan ukuran suatu kestabilan dan
konsistensi responden dalam
menjawab hal yang berkaitan dengan konstruk-konstruk pertanyaan yang
merupakan dimensi suatu
variabel dan disusun dalam suatu bentuk kuesioner.
7. Saudara cari contoh kasus Uji Validitas!
Jawab;
Item-Total Statistics
Scale
Cronbach's
Scale Mean Variance if Corrected
Squared
Alpha if
if Item
Item
Item-Total Multiple
Item
Deleted
Deleted Correlation Correlation Deleted
P1

8,8667

9,637

,627

,593

,816

P2

9,2667

9,789

,692

,602

,796

P3

9,0333

11,275

,584

,399

,827

P4

8,4667

9,637

,621

,663

,818

P5

8,6333

9,895

,736

,687

,786

Dengan menggunakan jumlah responden sebanyak 30 maka nilai r-tabel dapat


diperoleh melalui :
df (degree of freedom) = n-k dimana k merupakan jumlah butir pertanyaan dalam
suatu variabel. Jadi df = 30-5 = 25, maka r-tabel = 0,381. Butir pertanyaan
dikatakan valid jika nilai r-hitung yang merupakan nilai dari Corrected Item Total
Correlation > dari r-tabel
jadi :
butir 1 P1, nilai 0,627 > 0,381, kesimpulan valid
butir 2 P2, nilai 0,692 > 0,381, kesimpulan valid
butir 3 P3, nilai 0,584 > 0,381, kesimpulan valid
butir 4 P4, nilai 0,621 > 0,381, kesimpulan valid
butir 5 P5, nilai 0,736 > 0,381, kesimpulan valid
kesimpulan:
hasil analisa tersebut menunjukkan semua butir pertanyaan dapat digunakan karena
r-hitung semuanya lebih besar dari r-tabel sehingga dikatakan memenuhi syarat
validitas.
8. Saudara cari contoh kasus Uji Realibilitas!
Jawab:
Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha
Based on
Cronbach's Standardize
Alpha
d Items
,841

,845

N of
Items
5

Realibilitas suatu kontruk variabel dikatakan baik jika memiliki nilai Cronbachs
Alpha > dari r-tabel.
Output SPSS tersebut menunjukkan Cronbachs Alpha = 0,841 > dari r-tabel =
0,381