Anda di halaman 1dari 2

1.

Daya Lampu pada Alat-alat Listrik

Beberapa lampu tertulis : 220V 60 W, 220V 40 W, 220V 20 W, 220V 8 W. Jika lampu-lampu


tersebut dinyalakan pada tegangan yang sama maka lampu dengan spesifikasi 220 V 60 W akan
menyala paling terang dan lampu dengan spesifikasi 220V 8 W paling redup.
Sebuah lampu tertulis 220 V 60 W artinya lampu akan menyala normal ketika menggunakan
tegangan 220 volt. Lampu akan menjadi redup tidak seperti biasanya jika suplai tegangannya
berkurang, akibatnya dayanya juga berkurang. Besarnya daya yang berkurang ini dapat dihitung
dengan menganggap bahwa hambatan R dari alat lampu tersebut sama.
Dari persamaan :

Diperoleh
.
Dengan menganggap R tetap diperoleh :

atau

Dari persamaan di atas juga dapat dituliskan :

P1 = daya yang tertera pada alat listrik (W)


P2 = daya sesungguhnya (W)
V1 = tegangan yang tertera pada alat listrik (V)
V2 = tegangan yang diberikan (V)
Dari persamaan tersebut terlihat bahwa perbandingan daya sesungguhnya P 2, dengan daya yang
tertera pada peralatan listrik P1, adalah sebanding dengan kuadrat perbandingan tegangannya.
Contoh Soal
Sebuah lampu tertulis 220 V 40 W. Ketika diberikan tegangan 110 V, berapa daya lampu sekarang?
Penyelesaian
Diketahui :
P1 = 40 W
V1 = 220 V
V2 = 110 V
Ditanya : P2 ?
Jawab :

Jadi ketika lampu tersebut diberikan tegangan sebesar 110 V (setengah dari tegangan yang tertera)
maka daya lampu akan berkurang seperempat kali daya yang tertera (lampu menjadi redup).

2.

Menghitung tarif listrik


Energi listrik yang kita pakai disuplai oleh PLN. Bagaimanakah PLN menghitung
pemakaian energi listrik di rumah kita? Bagaimanakah cara menghitung ongkos energi listrik?
Energi listrik yang kita gunakan biasa diukur dalam satuan kWh (kilo Watt hour) dengan alat
sejenis joulmeter yakni kWh meter. kWh meter mengukur energi listrik dalam per seribuan
Joule setiap jamnya.
1 kilo watt (kW) = 1000 watt
1 kWh = 3,6 x 106 Joule
Contoh soal :
Dalam sebuah rumah terdapat 4 lampu 20 W, 2 lampu 60 W dan sebuah TV 60 W. Setiap hari
dinyalakan selama 4 jam. Berapakah biaya yang harus dibayar selama 1 bulan jika harga 1
kWh = Rp 75,-?
Jawab :
Daya total alat-alat listrik:
P = 4 . 20 + 2 . 60 + 1 . 60
= 80 + 120 + 60
= 260 W
t = 30 . 4 = 120 jam
Energi listrik:
W = P . t = 260 . 120 = 31.200 Watt
W = 31.200 / 1000
= 31,2 kWh
Biaya = 31,2 . Rp 75,= Rp 2.340,-

LATIHAN
1. Pada sebuah lampu pijar tertulis 220 V, 100 W. Tentukan daya listrik yang diserap lampu jika
dihubungkan dengan tegangan:
a. 240 V
b.150 V
2. Dalam sebuah rumah terdapat 4 lampu 45 W, 2 lampu 60 W, dan 6 buah lampu 10 W yang
menyala selama 5 jam setiap harinya. Jika tarif listrik per kWh Rp 100,- Berapa biaya listrik yang
harus di bayar selama 1 bulan?
3. Dalam sebuah rumah terdapat 2 lampu 60 W yang mwnyala selama 8 jam/hari, 4 lampu 25 W yang
menyala 10 jam/hari dan sebuah TV yang menyala selama 15 jam/hari. Bola harga listrik Rp 150,/kWh berapakah biaya listrik yang harus dibayar tiap bulannya?