Anda di halaman 1dari 2

ANGKA INFEKSI LUKA OPERASI

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

1 dari 1

Ditetapkan,
DIREKTUR RSU AT-TUROTS AL-ISLAMY
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal terbit

(SPO)

dr. Badrul Munir Jauhari


a.
PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

Angka infeksi luka operasi adalah indikator pelayanan


bedah untuk menghitung banyaknya luka operasi bersih,
dan angka ini menunjukan tinggi rendahnya mutu
pelayanan keperawatan/pelayanan bedah

b. Infeksi luka operasi adalah adanya infeksi pada semua


luka sayatan operasi bersih di rumah sakit dan ditandai
oleh rasa panas (kalor),pengerasan (tumor) kemerarahan
(rubor) dan nanah (pus) dalam waktu 3 x 24 jam
1. Sebagai acuan dalam penghitungan angka infeksi luka
operasi dirumah sakit
a. Indikator klinik dikumpulkan,diolah dan dianalisis untuk
digunakan sebagai evaluasi mutu pelayanan kesehatan.

KEBERSIHAN TANGAN

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

2 dari 2

1. Perawat/petugas kamar operasi mencatat setiap hari jumlah infeksi


luka operasi bersih dan jumlah operasi bersih yang dilaksanakan.
2. Perawat/petugas kamar operasi melaporkan data yang sudah
terkumpul setiap bulan kepada kepala kamar operasi
3. Kepala kamar operasi bersama dengan tim penilai (panitia mutu)
menganalisis dan mengevaluasi secara berkala 3 bulan sekali secara
terus menerus
4. Hasil analisis dan evaluasi dilaporkan ke Direktur RS mengetahui
komite medik,selanjutnya ditindak lanjuti
5. Formula angka infeksi luka operasi dari juklak indikator mutu pelayanan
rumah sakit (WHO-Dirjen Yan Medik Depkes 2001) adalah :
AILO = jumlah infeksi luka operasi bersih/bulan x 100
Total operasi bersih pada bulan tersebut

1.