Anda di halaman 1dari 2

1.

Penyemaian benih tomat


Cara menanam tomat dalam polybag sebaiknya melalui tahap persemaian terlebih dahulu.
Benih yang berupa biji harus disemaikan menjadi bibit tanaman. Langkah ini diperlukan
karena benih yang baru tumbuh memerlukan perlakuan yang berbeda dengan tanaman yang
telah tumbuh besar.
Siapkan tempat dan media persemaian terlabih dahulu. Pilih tempat persemaian yang
terlindung dari hujan dan sinar matahari secara langsung. Media persemaian bisa bermacammacam, silahkan baca cara membuat media persemaian untuk hortikuktura.
Bentuk persemaian bisa berupa bedengan, rak semai, atau polybag semai.
Untuk persemaian dengan bedengan, buat larikan diatas bedengan dengan kedalaman 1 cm
dan jarak antar larik 5 cm. Kemudian tanam benih tomat pada tiap larik dengan jarak 3 cm,
tutup permukaannya dan siram secukupnya.
Untuk persemaian yang menggunakan ploybag, isi polybag dengan media persemaian. Bila
tidak ada polybag bisa menggunakan kantung semai dari daun-daunan (bekong). Kemudian
benamkan benih tomat sedalam 1 cm kedalam media tersebut. Lalu tutup permukaannya dan
siram secukupnya. Setiap polybag cukup diisi satu benih.
Setelah benih disemaikan, lakukan penyiraman setiap 2 kali sehari dengan gembor yang
halus. Berhati-hatilah ketika menyiram, jangan sampai merusak permukaan persemaian.
Pemupukan tambahan bisa diberikan setelah dua minggu dengan pupuk cair organik, pupuk
kompos atau NPK. Perawatan lain yang harus dilakukan adalah penyiangan. Jangan sampai
tumbuh gulma dalam area persemaian. Bibit tanaman tomat siap dipindahkan dari tempat
persemaian ke dalam polybag setelah 30 hari atau sudah memiliki setidaknya 5 helai daun.

2.Pemindahan bibit tomat


Sebelum bibit dipindahkan, siapkan media tanam dan polybag. Isi polybag tersebut dengan
tanah, arang sekam, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Untuk lebih detailnya lihat cara
membuat media tanam untuk polybag.
Terdapat dua cara menanam tomat dari tempat persemaian ke dalam polybag. Pertama,
memindahkan bibit dengan dicabut. Caranya, siram persemaian dengan air agar media tanam
menjadi lunak. Lalu cabut tanaman dengan hati-hati jangan sampai akar tanaman putus atau
rusak. Kemudian masukkan tanaman tersebut secara tegak lurus pada lubang tanam yang ada
dalam polybag. Posisi akar harus tegak lurus jangan sampai bengkok atau terlipat. Atur
kedalaman lubang tanam sesuai dengan panjang akar.
Kedua, memindahkan bibit dengan diputar. Caranya tanaman tomat diangkat dengan media
yang ada disekitarnya. Untuk bibit dari bedengan, cungkil tanaman sedalam 10 cm dengan
sekop atau tangan. Kemudian angkat dan pindahkan berikut dengan tanahnya.

Untuk bibit dalam polybag semai, sobek atau tarik plastik polybag semai kemudian
dipindahkan beserta tanahnya kedalam polybag yang lebih besar. Polybag semai dari plastik
bisa dipakai berulang-ulang.
3.Pemeliharaan dan perawatan

Pemeliharaan tanaman tomat dalam polybag atau pot relatif mudah. Kesehatan tanaman lebih
lebih terkontrol karena terhindar dari penularan penyakit lewat akar. Jaga agar media tanam
tidak terlalu kering. Siram setidaknya 2 kali sehari, tetapi jangan terlalu basah untuk
menghindari busuk akar.
Siangi gulma yang terdapat dalam polybag secara teratur. Apabila ada tanaman yang layu
atau mati, cabut segera dan buang media tanamnya agar tidak menulari tanaman lain.
Perawatan lain yang diperlukan adalah pemangkasan tunas dan pemberian ajir sebagai
penopang tanaman.
Pupuk tanaman setelah satu minggu dengan kompos sebanyak satu genggam untuk setiap
polybag. Lakukan penambahan pupuk kompos setiap bulan, atau bila terlihat tanaman kurang
subur. Bila tanaman akan berbuah bisa ditambahkan pupuk buah atau pupuk organik cair.
Hama dan peyakit tanaman tomat lumayan banyak. Bila terlihat ada serangan hama, ambil
hama tersebut secara manual. Buang daun atau batang yang rusak terkena hama.
Penyemprotan hendaknya dilakukan apabila benar-benar diperlukan. Agar lebih aman untuk
kesehatan dan lingkungan gunakan pestisida organik yang lebih alami. Silahkan baca cara
membuat pestisida organik.
4.Pemanenan

Tanaman tomat dalam polybag sudah bisa dipanen setelah 3 bulan, tergantung dari
varietasnya. Kriteria buah tomat yang siap dipanen adalah yang berubah warna dari hijau ke
kuning-kuningan atau tepi daun terlihat kering dan batang menguning. Pemetikan dilakukan
pada buah yang telah matang saja.
Buah tomat tidak matang secara serentak. Lakukan pemetikan setiap 2-3 hari sekali, jangan
terlalu rapat untuk menghindari kerusakan tanaman. Waktu pemetikan yang paling baik pagi
dan sore hari, ketika sinar matahari tidak terlalu terik. Demikian uraian singkat tenang cara
menanam tomat dalam polybag.