Anda di halaman 1dari 1

Minum kopi budaya impor di Aceh?

Selasa, 23 April 2013 21:50 WIB


JAUHARI SAMALANGA | Foto : Arkeolog Aceh Husaini Ibrahim (kiri) dan Kepala Museum Aceh Nurdin AR
(kanan).@ATJEHPOSTcom/Jauhari Samalanga

- See more at: http://atjeh.co/read/2013/04/23/49178/5/5/Minum-kopi-budaya-impor-diAceh#sthash.QC3DuqHD.dpuf


BUDAYA ngopi orang Aceh diperkirakan budaya impor dari bangsa luar. Hal tersebut
disampaikan oleh sejarawan dan arkeolog Aceh pada acara diskusi memperingati Kerajaan
Aceh Darussalam ke 402 yang digelar Pusat Kebudayaan Aceh Turki (PuKAT) di Gedung
Sultan Selim Banda Aceh, Selasa, 23 April 2013.
Menurut Kepala Museum Aceh Nurdin AR, budaya minum kopi kemungkinan dibawa oleh
Cina pendatang dari Malaka ke Peunayong, Banda Aceh. Budaya ini kemudian
mempengaruhi orang Aceh.
"Minum kopi bukan budaya Aceh tapi budaya Cina yang hijrah ke Aceh dari Malaka," kata
Nurdin AR.
Namun Arkeolog Islam, Dr Husaini Ibrahim menyebutkan, dulu kopi pertama kali dibawa
oleh Belanda ke Aceh. Budaya ini dibawa untuk merubah kebiasaan orang Aceh minum air
mentah dari sumur sehingga mudah diserang penyakit kolera.
"Minum kopi adalah metode Belanda untuk merubah kebiasaan orang Aceh minum air
mentah. Belanda ingin menunjukan minum air harus dimasak dulu," kata Antropolog Unsyiah
tersebut.[](bna)
- See more at: http://atjeh.co/read/2013/04/23/49178/5/5/Minum-kopi-budaya-impor-diAceh#sthash.QC3DuqHD.dpuf
http://atjeh.co/read/2013/04/23/49178/5/5/Minum-kopi-budaya-impor-di-Aceh