Anda di halaman 1dari 2

Pertama timbang semua bahan sesuai takaran dan ayak, ternyata pengaruh juga

dengan hasilnya. Bisa menyebabkan retak saat pengeringan atau saat adonan di
uleni akan lembek atau malah jadi kering dan tidak lentur. Jadi sebisa mungkin
sesuai takaran yang pas yaa. Dan ingat tempatnya harus bersih tidak ada kotoran
atau debu yang berlebih masuk ke adonan karna kemungkinan imbulnya jamur
lebih besar.
Nah berikut bahan-bahan yang sudah di ayak dan sesuai takaran, sementara lem
putihnya di pisah dari adonan dulu ya, jangan di campur dengan tepung di awal
Oya sebelum di aduk-aduk semua bahan tepunya di ayak lagi yah, ini bertujuan
agar semua tepung tercampur merata. Dan pastinya hasilnya lebih oke nantinya
saat siap pakai.
Setelah itu baru di aduk semua bahan tepunnya biar tercampur lebih baik lagi,
harus sabar yah proses adonan clay ini tahap awal yang sangat menentukan di
akhir.
Setelah adonan tepung tercampur dengan baik baru deh campur dengan lem
putihnya. Tipsnya, lem putih ini tuang di atas tumpukan tepung dan terus di tutupi
dengan tepung tekan dikit-dikit agar lemnya tidak menempel langsung ke tangan,
begitu terus sampai adonan tercampur.
Saat adonan tercampur mau gak mau memang lengket semua ke tangan tapi
dengan sendirinya adonan yang menpel di tangan akan kembali ke adonan dengan
terus ulenin.
Benarkan adonan yang menempel di tangan akan kembali lengket ke adonan ini
berarti adonan sudah mulai kalis dan menyatu. Terusa saja uleni sampai kenyal dan
tidak lengket.
Setelah itu sisihkan adonan ke tempat lain yang bersih. Sekarnag tugas kita
bersihkan tempat dan tangan kita. Jangan simpan adonan ke tempat yang pertama
karna akan lengket dan kotor. Wajib cuci tangan dan ganti wadah yang bersih. Pakai
alas seperti di gambar sudah cukup untuk uleni tahap ke II.

Nah agar tidak lengket dan adonan tidak menempel kemana-mana sebelumnya bisa
tangan dan alas kita oleasi dengan minyak atau baby oil. Jangan banyak-banyak
yah karna clay akan mudah retak saat pengeringan. Jadi secukupnya saja dalam
penggunaan minyak atau baby oilnya.
Tekan-tekan terus uleni sampai benar-benar kali dan siap pakai. Hasilnya nanti akan
seperti permen karet 80%. Bener-bener kenyal dan halus. Dalam hal ini tempat dan
tangan wajib bersih dari kotoran dan debu agar tidak tercampur di adonan yang
bisa menyebabkan jamuran.
Saat adonan siap pakai bisa di bagi berbagai bagian untuk di warna sesuai
kebutuhan, yang perlu disiapkan adalah tusuk gigi untuk takaran warna yang di
ambil.
Oya sebelum ke warna bermacam-macam, diusahakan pakai warna putih dulu
(semua adonan). Hal ini agar adonan benar-benar putih dan saat pewarnaan bisa
menghasilkan warna yang cerah. Karna bahan dasar tepung ini saat kering akan
berubah warna menjadi putih tulang. Nah dengan pewarnaan dasar putih dahulu di
awal sangat membantu untuk mencegak berubah warna adonan nanti.
Untuk pewarnaan cukup sdikit saja warna bisa menghasilkan warna soft, kalau ingin
warna yang pekat (primer) bisa menambahkan sampai warna gelap sesuai
keinginan. Sebenernya warna clay itu saat pengeringan warnanya akan semakin
kuat jd tidak perlu banyak-banyak.
Terkadang karna warna yang dihasilkan soft, untuk menghasilkan warna pekat dan
primer itu butuh formula campuran warna. Misalnya merah,seperti disamping ini
warna merah hasilnya jadi pink (gambar kiri),untuk menghasilkan warna merah itu
ada campurannya yaitu merah,orange dan coklat (komposisi disesuaikan) baru deh
hasilnya jadi merah (gambar kanan).
Nah seperti di samping ini (kiri=pakai pewarna merah) dan (kanan=pakai pewarna
merah,orange dan coklat di campur). Jadi pintar-pintar kita saja untuk mencampur
warna agar sesuai keinginan. Nah adoana siap pakai untuk berbagai macam
kerajinan. ()( )