Anda di halaman 1dari 3

UNIT RAWAT INAP (Ruang Anak)

Malaria
No Dokumen
No. revisi : 01
Halaman
Tgl Revisi :
STANDAR

Tanggal Terbit

Ditetapkan:
Direktur

PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Rohana
NIP 19601118 198910 2 001
Kriteria Diagnosis
1. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit malaria (plasmodium)
2. Demam tinggi intermiten. Pada kasus non imun infeksi tunggal,
demam berlangsung 2- 12 jam pada tiap kali sporolasi, dan
berkambuh tiap 24 48 jam pada Falsiparum (Tropika), 48 jam pada
Vivax (Tertiana) dan Ovale,72 jam pada Malariae (Kuartana)
3. Menggigil-dingin, berkeringat, lemah, pucat, nyeri kepala
4. Mual, muntah-muntah, mulut terasa pahit, diare, dehidrasi, kencing
warna merah tua
5. Gangguan kesadaran apatis sampai koma, bingung dan kacau
6. Pembesaran limpa dan hati, anemia

Pengertian

Pemeriksaan Penunjang :
1. Hapusan darah tepi tipis dengan pewarnaan Giemza, Hitung parasit
2. Darah Rutin, Urinalisa
3. KGD
4. AGD, Elektrolit, Cross Match sesuai keperluan
5. Uji Serologi Widal
6. Biakan Darah, Tinja, Urin
Perawatan:
Rawat Inap terutama pada kasus Malaria Berat dengan :
1. Hiperparasitemia >5% eritrosit dihinggapi parasit
2. Kesadaran menurun (Malaria Serebral)
3. Anemia berat ( Hb <7,1 g/dl), Kecenderungan Perdarahan
4. Ikterus (Malaria Biliosa)
5. Hipoglikemia
6. Dehidrasi, Gangguan Asam Basa, dan Elektrolit
7. Hemoglobinuria, Hemolisis, Gagal Ginjal (Black Water Fever)
8. Hipertermia (suhu badan >390C)
9. Syok, Hipotensi (Algid malaria)
10. Sesak (Edema Paru)

UNIT RAWAT INAP (Ruang Anak)


Malaria
No Dokumen
No. revisi : 01
Halaman
Tgl Revisi :
STANDAR

Tanggal Terbit

Ditetapkan:
Direktur

PROSEDUR
OPERASIONAL

Prosedur

dr. Rohana
NIP 19601118 198910 2 001
Terapi :
1. Pengobatan pada malaria tanpa komplikasi:
a. Klorokuin base 25 mg/KgBB/3hari, dibagi hari I 10 mg/KgBB,
hari II 10 mg/KgBB dan hari III 5 mg/KgBB (baik untuk semua
jenis malaria,hanya persoalan resistensi harus diperhatikan)
b. Kina sulfat dosis 10 mg/KgBB/kali 3 kali sehari selama 7 hari
(baik untuk semua jenis malaria)
c. Pirimetamin-Sulfadoksin (Fansidar/Suldox) dengan dasar dosis
Pirimetamin 1-1,5 mg/KgBB atau Sulfadoksin 20-30 mg/KgBB,
single dose (hanya baik terhadap malaria tropika, namun
persoalan resistensi harus diperhatikan)
d. Primakuin base 0,5-1mg/KgBB terutama untuk membunuh
gametosid, untuk falsiparum 1 hari cukup (sekali pemberian),
untuk vivax diberikan selama 5 hari
e. Bilamana ada masalah resistensi terhadap 1 macam obat malaria
tersebut di atas, dapat dilanjutkan dengan obat lain/kombinasi.
2. Malaria Serebral : Kina HCl intravena drips dengan dosis 10
mg/KgBB/kali dalam 2-4 jam, diulangi tiap 8 jam (3x sehari)
sampai penderita sadar atau maksimal 3 hari, kemudian dilanjutkan
dengan kina sulfat oral/melalui sonde sampai total 7 hari.
3. Malaria Biliosa : Dosis obat anti malaria diturunkan menjadi
dosis dengan waktu pemberian 2x lebih panjang
4. Anemia (Hb < 7gr%) : transfusi darah
5. Perbaiki keadaan umum : koreksi elektrolit, atasi dehidrasi,
hipoglikemi
Penyulit :
Malaria Berat
Informed Consent :
Perlu (tertulis)

UNIT RAWAT INAP (Ruang Anak)


Malaria
No Dokumen
No. revisi : 01
Halaman
Tgl Revisi :
STANDAR

Ditetapkan:
Direktur

Tanggal Terbit

PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Rohana
NIP 19601118 198910 2 001
Lama perawatan :
1. 10 - 14 hari
2. Tergantung penyulit yang menyertai
Masa Pemulihan :
3 4 minggu
Out Put :
1. Sembuh Total
2. Gejala Gangguan Mental ( Malaria Serebral)
3. Pengidap
4. Kematian

Unit terkait

Unit Gawat Darurat


Ruang Rawat Inap Anak
Poli Anak