Anda di halaman 1dari 3

Stakeholder Inclusivity In Social And Environmental Report Assurance

PENDAHULUAN
Pada artikel ini peneliti ingin bertujuan untuk meneliti proses Social And Environmental Report
Assurance (SERA) dalam mengevaluasi manfaat, tingkat inklusivitas Stakeholder dan/menjelaskan proses
manajerial SERA dan dinamika SERA karena jatuh tempo. Dimana penelitian ini bermula dari Inggris
yang dilakukan dengan sukarela dan beroperasi pada suatu lingkungan hidup yang tidak diatur. SERA
berperan dalam inklusivitas stakeholder, yang menggambarkan kebutuhan untuk menggabungkan dampak
perusahaan pada masyarakat dan lingkungan. Tanpa keterlibatan pemangku kepentingan, manajemen
tidak bisa memastikan bahwa SER relevan, responsif dan lengkap dalam pemangku kepentingan material
memuaskan kebutuhan informasi, berurusan dengan semua masalah yang signifikan dalam cara yang
kredibel dan bermakna. Pada artikel ini peneliti menggambarkan bahwa kualitas dari pelaporan,
berhubungan erat dengan kualitas dari keterlibatan Stakeholder, yang terlebih dahulu dan termasuk bagian
dari pelaporan. Hal ini menggambarkan bahwa antara SER dan SERA akan mendapat manfaat dari
inklusivitas pemangku kepentingan yang lebih besar
TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian utama peneliti adalah untuk memberikan bukti wawancara ekstensif pada
proses SERA. Peneliti menanggapi panggilan dalam literatur untuk mengeksplorasi isu-isu ini melalui
keterlibatan langsung dengan penyedia jaminan.
Penelitian ini dilengkapi data yang sangat banyak dan rinci pada tingkat inklusivitas pemangku
kepentingan dan akuntabilitas dalam proses jaminan dan melengkapi penelitian sebelumnya ke dalam
analisis isi dari laporan jaminan. Serta penelitian ini terdapat kerangka dialog teoritis sebelum diterapkan
SER yang digunakan untuk menanyai data hasil wawancara.
Terdapat empat tujuan yang lebih spesifik dalam penelitian ini, yakni;

Pertama, peneliti bertujuan untuk menyelidiki manfaat SERA untuk manajemen dan pemangku

kepentingan.
Kedua, kita berusaha untuk menilai tingkat inklusivitas stakeholder seluruh proses SERA dan

menyelidiki muncul langsung dan mekanisme tidak langsung inklusivitas stakeholder.


Ketiga, peneliti bertujuan untuk menilai sejauh apa yang telah ditangkap SERA oleh manajemen,
bukan bertindak sebagai mekanisme untuk "mencerahkan, menginformasikan, dan kritik yang
memungkinkan dan perubahan substantif" (Power, 1997a, p. 124).

Keempat, kita berusaha untuk menemukan bagaimana perubahan SERA karena jatuh tempo,
capture Views SER assurors 'pada lebih keterlibatan perusahaan-stakeholder dan mengidentifikasi
hambatan menghambat kemajuan inklusivitas stakeholder.

LITERATUR PENDUKUNG
Penelitian ini juga didukung dengan beberapa penelitian yang mendukung dan mengkritik
penggunaan SERA. Dimana beberapa penelitian tersebut menjelaskan beberapa elemen penting termasuk
kebutuhan untuk SERA. tingkat penangkapan manajerial dalam SERA, kualitas dan nilai laporan SERA
dan sifat anti-dialogis dari SERA. Ada konsensus umum pada kebutuhan untuk SERA. Adams dan Evans
(2004) mempertimbangkan jaminan elemen kunci dalam memastikan kredibilitas di kedua pelaporan
keuangan dan SER.
Ada juga penelitan terdahulu yang mengkritik kualitas dan nilai laporan SERA di literatur
sebelumnya. Kekurangan utama diidentifikasi dalam standar dan pelaporan kriteria yang tercakup dalam
proses keterlibatan jaminan. Deegan et al. (2006a, b) menemukan ambiguitas besar dan variasi isi jaminan
triple bottom line (TBL) melaporkan di Inggris, Eropa, Australia dan Jepang dengan sedikit indikasi
Negara pada keterlibatan manajemen, untuk menunjukkan kegagalan kriteria penilaian pelaporan dan
kurangnya informasi tentang yang, jika ada, standar telah digunakan.
METODE PENELITIAN
Pada jurnal ini, peneliti melakukan proses wawancara 20 konsultan dan Assurors akuntan sosial
dan lingkungan yang terlibat dalam SERA. Dalam wawancara, diberikan pertanyaan yang menjebak
untuk meperoleh hasil yang lebih luas dan terbuka wawancara ini dilakukan pada Oktober 2005 dan Juli
2007. Dimana Wawancara dilakukan, sampai tidak ada tema baru yang dikeluarkan dari data. Sebagai
penelitian

berlangsung,

peneliti

menggunakan

temuan

dari

wawancara

sebelumnya

untuk

mengembangkan model diagram. Data didasarkan dalam data empiris dan diagaram yang peneliti telah
buat akan ditunjukkan terakhir saat wawancara untuk mengumpulkan pandangan mereka tentang diagram
tersebut. Sehingga peneliti akan menemukan data baru yang akan dimasukkan dalam penelitiannya dari
hasil tanggapan responden tersebut.
Bentuk pertanyaan setiap wawancara sekitar umum berikut

. Bagaimana SERA menambah nilai dan untuk siapa?


. Siapa peserta untuk SERA?
. Harus stakeholder terlibat dalam SERA?
. Mekanisme apa yang meningkatkan inklusivitas stakeholder di SERA?

Responden didorong untuk mendiskusikan keterlibatan stakeholder dalam pemilihan assuror,


untuk menentukan jaminan dan mekanisme dan inklusivitas stakeholder secara langsung dalam
SERA.