Anda di halaman 1dari 21

LOGO

ONTOLOGI ILMU
EKONOMI

Growing With character

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

KELOMPO 4 :
MARISA DITASARI

128 304 048

IRWAN ADIMAS GANDA SAPUTRA

128 304 201

FARIDA ESTI NADARINI

128 304 219

NANDA BAYU PRASETYA

128 304 210

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Latar Belakang

Ontologi ialah hakikat apa yang dikaji atau ilmunya itu


sendiri. Ontologi adalah pembahasan tentang hakekat
pengetahuan. Ontologi membahas pertanyaanpertanyaan seperti objek apa yang ditelaah
pengetahuan? adakah objek tersebut? bagaimana wujud
hakikinya? dapatkah objek tersebut diketahui oleh
manusia, dan bagaimana caranya?

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan memunculkan adanya ilmu


ekonomi, kemudian menimbulkan pertanyaan. Apa Ilmu Ekonomi itu?
Bagaimana Sejarah Ilmu Ekonomi itu? Serta bagaimana keterkaitannya
dengan filsafat itu sendiri dan kelemahan kekuatan dari Ilmu Ekonomi itu.
Menemukan cara memperbaiki keilmuan ekonomi dan mempelajari lebih
rinci dalam memahami filsafat dan ilmu ekonomi dan masalah-masalah
yang ada di dalamnya.

www.unesa.ac.id

Sejarah Ilmu Ekonomi

Growing With
Character

Definisi ekonomi
Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih
dan menciptakan kemakmuran.
Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidak-seimbangan antara
kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan
yang jumlahnya terbatas.
Kata ekonomi sendiri berasal dari kata Yunani, oikos yang berarti
keluarga, rumah tangga dan nomos, atau peraturan, aturan, hukum,
dan secara garis besar diartikan sebagai aturan rumah tangga atau
manajemen rumah tangga.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Tokoh-Tokoh Ilmu Ekonomi


a. Adam Smith (1723-1790)
b. David Richardo (1772-1823)
c. John Maynard Keynes (1883 1946)

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Adam Smith (1723-1790)

Seorang ahli ekonomi terkenal dari Skotlandia yang hidup


sekitar abad 18, pernah menulis sebuah buku yang sangat
terkenal dalam dunia ekonomi yang berjudul The Wealth Of
Nation (1776). Dalam buku ini ia menyatakan bahwa
kemajuan manusia dan tatanan sosial suatu masyarakat akan
tercipta apabila setiap individu yang ada di dalamnya
mengejar kepentingannya sendiri-sendiri.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

David Richardo (1772-1823)


Buku yang dikarangnya berjudul Principles of Political Economy and

Taxation (1817). David yakin bahwa dengan bertambahnya modal adalah


kunci dari pertumbuhan ekonomi bangsa, dan satu-satunya cara untuk
mewujudkan hal itu dengan mendorong sektor produksi untuk mendapatkan
keuntungan sebesar-besarnya. David Richardo percaya bahwa faktor
tenaga kerja adalah hal yang paling penting dalam pencapaian
kemakmuran suatu Negara. Ia juga melihat bahwa dengan bertambahnya
penduduk maka tingkat penghasilan atau upah yang diperoleh mereka akan
turun sampai pada tingkat dimana upah itu tidak cukup lagi menyokong
pemenuhan kebutuhan mereka.

www.unesa.ac.id

John Maynard Keynes ( 1883 1946 )

Growing With
Character

Keynes menunjukkan bahwa jika penawaran lebih besar dari permintaan,


maka roda perekonomian atau seluruh kegiatan produksi harus
diperlambat atau diturunkan agar system ekonomi dapat kembali seimbang
pada suatu tingkatan yang berada dibawah penggunaan tenaga kerja yang
optimum. Dan perekonomian suatu negara hanya dapat berlangsung
apabila tingkat permintaan rakyat, tingkat permintaan dari sector produksi,
juga tingkat pengeluaran pemerintah ikut tinggi.

www.unesa.ac.id

Objek Ilmu Ekonomi

Growing With
Character

Objek Material Ilmu Ekonomi


Objek material adalah sesuatu yang dijadikan sasaran
penyelidikan.
Objek Formal Ilmu Ekonomi
Objek Formal Ilmu Ekonomi ialah aspek kebutuhan material
manusia dalam konteks sosialnya.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Kedudukan Ilmu Ekonomi Dalam


Filsafat dengan Pohon Ilmu

Ilmu ekonomi memiliki kedudukan di dalam kelompok ilmu


sosial atau filsafat sosial. Dimana kelompok ilmu sosial
memiliki objek materiil berupa manusia sebagai causa
efisiensi dan objek formal normatif ( ilmu hukum dan ilmu
admiistrasi), deskritif, efisiensif (sosiologi, ilmu ekonomi).
Ilmu ekonomi juga termasuk ke dalam filsafat keilmuan.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Interaksi Ilmu Ekonomi dengan


Ilmu Lainnya
Ilmu ekonomi berkaitan erat dengan ilmu sosial lainnya,
bahkan seringkali bertumpang tindih dengan apa yang
dipelajari oleh ilmu ekonomi.

Kaitan erat antara pelajaran ilmu ekonomi sebagai ilmu sosial


dengan cabang-cabang ilmu sosial lain seperti ilmu sosiologi,
ilmu politik, ilmu hukum, ilmu bumi (geografi), dan ilmu
sejarah.

www.unesa.ac.id

Metode ilmu ekonomi

Growing With
Character

a. Metode induktif
b. Metode deduktif
c. Metode Matematika
d. Metode statistika

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Metode induktif
Metode dimana suatu keputusan dilakukan dengan
mengumpulkan semua data informasi yang ada dalam
realitas kehidupan
Metode deduktif
Metode ilmu ekonomi yang bekerja atas dasar hukum,
ketentuan, atau prinsip umum yang sudah di uji
kebenarannya
www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Metode Matematika
Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah
masalah ekonomi dengan cara pemecahan soal soal secara
matematis
Metode statistika
Suatu metode pemecahan masalah ekonomi dengan cara
pengumpulan, pengolahan, analisis, penafsiran dan penyajian
data dalam bentuk angka angka secara statistik

www.unesa.ac.id

Kekuatan dan Kelemahan


Ilmu Ekonomi

Growing With
Character

Kelebihan Ilmu Ekonomi


Kelebihan ilmu ekonomi adalah ilmu ekonomi merupakan dasar dari
kegiatan pengelolaan sistem ekonomi sehingga kegiatan ekonomi bisa
diatur dan dimanajemanin sesusai dengan ketersediaan anggaran/modal
untuk mencapai tujuan.
Kelemahan Ilmu Ekonomi
Kelemahan ilmu ekonomi adalah para ekonom (pelaku ekonomi) bisa
mengetahui peluang atau bidang-bidang yang bisa dimanipulatif untuk
suatu kepentingan tertentu.

www.unesa.ac.id

Cara Memperbaiki Kelemahan Ilmu Ekonomi

Growing With
Character

Perbaikan Kelemahan Keilmuan Ekonomi


Pada intinya, ilmu ekonomi adalah ilmu yang mengakui realitas
kelangkaan lalu memikirkan cara mengorganisasikan masyarakat dalam
suatu acara yang menghasilkan pemanfaatan sumber daya ekonomi yang
paling efisien. Disinilah ilmu ekonomi memberikan kontribusinya
(sumbangan) yang unik. Pengkajian ilmu ekonomi dilakukan dalam dua
tingkatan.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Pertama, pengkajian berdasarkan keputusan rumah tangga individual dan


perusahaan. Dapat dikaji interaksi rumah tangga individual dan
perusahaan di pasar untuk barang dan jasa tertentu. Kedua, dapat dikaji
operasi perekonomian secara menyeluruh yang merupakan kumpulan dari
semua pengambil keputusan di semua pasar.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Kesimpulan

Ilmu ekonomi sangat berperan penting dalam ruang lingkup


filsafat dan ilmu ekonomi memiliki kelemahan dan kekuatan
serta merupakan cabang dari disiplin ilmu sosial. Selain itu
ilmu ekonomi sangat erat kaitannya dengan ilmu-ilmu lain
seperti hukum, politik, dan ilmu-ilmu sosial lainnya.

www.unesa.ac.id

Growing With
Character

Antara filsafat dan bidang ilmu yang lain akan memberikan kemampuan
ketelitian yang mendekati akurat disamping juga pertimbanganpertimbangan yang lain. Tetapi filsafat yang digunakan haruslah filsafat
yang baik dan benar, karena yang baik dan benar itulah yang disebut
berfilsafat. Sedangkan hal yang tidak baik dan benar bukanlah suatu
filsafat, karena tujuan dari filsafat sendiri adalah menjadikan hal sesuatu
benar dan baik untuk dilakukan.

www.unesa.ac.id

LOGO

Thank You !

Growing With character

www.unesa.ac.id