Anda di halaman 1dari 19

FAKULTAS KEPERAWATAN

KERANGKA KONSEP DAN


HIPOTESIS
NELWATI, S.Kp MN

KERANGKA KONSEP
A framework is the abstract, logic
structure of meaning that guides the
development of the study and
enables the researcher to link the
findings to nursings body of
knowledge (Burn and Grove, 2009)

TAHAPAN DALAM
MENGEMBANGKAN
KERANGKA KONSEP
Memilih dan mendefinisikan konsep
Mengembangkan hubungan antar konsep

(relational statement)
Mengembangkan hirarkhi Statement sets
Menyusun peta konsep (Conceptual Map)

KERANGKA KONSEP
Contd
Suatu skema dalam penelitian yang
menggambarkan hubungan antar
konsep/variabel yang diteliti yang
diturunkan dari kerangka teori
(Polit & Hungler, 1999)

Kerangka Konsep
Contd

Hubungan dua atau lebih konsep atau


pernyataan (statement)

Pernyataan hubungan antar konsep

(relational statement) yang digambarkan


pada kerangka konsep akan menentukan
independen dan dependen variabel,
hipotesis yang akan dirumuskan, disain yang
dipilih, metode statistik yg akan digunakan,
serta hasil penelitian yang diharapkan.

CONTOH :
Independen variabel
Komitmen Organisasi:
1. Afektif
2. Normatif
Dependen

Variabel

Kepuasan Kerja
perawat
Karakteristik perawat
1. Usia
2. Pendidikan
3. Masa kerja
4. Pelatihan
perancu
5. dll

Insentif
jenjang karir

Variabel

HIPOTESIS
Hakikatnya jawaban dari pertanyaan

penelitian yang dirumuskan dalam


perencanaan penelitian
Jawaban sementara tentang hubungan
dua atau lebih variabel, atau dalil
sementara yang kebenarannya akan
dibuktikan dalam penelitian .
(Burn & Grove, 2009; Notoatmodjo,
2010)

TIPE HIPOTESIS
1. Simple versus Complex:
Prediksi hubungan satu variabel
independen dengan satu variabel
dependen (simple hypothesis)
Prediksi hubungan dua atau lebih

independen dan dua atau lebih variable


dependen (complex hypothesis)
(Polit dan Beck, 2008)

1. Hipotesis sederhana:

X Y
2. Hipotesis kompleks
X1
Y
X
X2
Y1
X1
Y2

Y1
Y2
X2

SPECIFY RELATIONSHIP
BY
TYPE:
1.
2.
3.
4.
5.

Causal
Probabilistic
Concurrent
Conditional
Time order

SIGN: determine sign the relationships

1. Positive : all concepts increase or decrease


2. Negative : one concept increase and other
decrease
3. Unknown: there is no information about the
way of concept relationship si unknown
the sign also unknow
SYMMETRY
1. Symmetrical: Two way relationship
2. Asymmetrical: One way relationship

2. Directional Versus Non


Directional Hypothesis
1. Directional hypothesis:

Suatu pernyataan mengarahkan


hubungan antar variabel
2. Non Directional hypotesis

Suatu pernyataan yang tdk


mengarahkan hubungan antar variabel

Contoh:
1. Klien lansia lebih berisiko mengalami jatuh
2.
3.
4.
5.
6.

dibandingkan klien dewasa muda


Ada hubungan antara umur klien dengan
risiko jatuh
Klien lansia memiliki risiko yang lebih besar
untuk jatuh
Lansia berbeda dengan dewasa muda terkait
risiko jatuh pada mereka
Dewasa muda memiliki kecenderungan yang
lebih kecil utk jatuh daripada lansia
Risiko jatuh meningkat sejalan dengan
bertambahnya usia
ND: 2,4

3. Associative vs Causal
Hypothesis
Assosiative: Hubungan satu arah
Causal: Sebab-akibat

4. Research Vs Null Hypothesis


Research : pernyataan terkait hubungan antar

variabel yang diharapkan (H1)


Null/statistical: Pernyataan ttg tdk ada
hubungan antar variable (independen dan
dependen).

Null & ALTERNATE


HYPOTHESIS
Null hypothesis (Ho):

Tidak terdapat hubungan antara


independen variabel dan dependen
variabel
Alternate hypothesis (H1)

Ada/terdapat hubungan antara


independen dan dependen
variabel

UJI HIPOTESIS
Melalui prosedur statistik dengan batasan

nilai P 0,05 (two tails) dan 0,01 (one tails)


Untuk menyimpulkan hasil analisis uji

hipotesis tersebut meyakinkan perlu


didukung dengan hasil penelitian sebelumnya
atau fakta klinis hasilobservasi mendukung

DEFINISI OPERASIONAL
N Variabel
o

Definisi
Operasional

Cara
ukur

Pendidikan

Jenjang pendidikan Kuesioner


formal yang telah
diselesaikan

2
.

Sehat/
kesehatan

Kondisi kesehatan
responden pada
saat penelitian
dilakukan yang
mencakup
(indikator) atau *)

Hasil
ukur

skala

1.
2.
3.
4.

Nominal

SD
SMP
SMA
PT

Catatan: *)Indikator diletakkan setelah DO, diperlukan


untuk
variabel yg akan diteliti utk mengarahkan
penyusunan
kuesioner.
Variabel : sehat-> *) indikator: tanda vital, kes fisik dan

SIMPULAN
Tujuan penelitian perlu dirumuskan secara

singkat dan jelas untuk mengarahkan penelitian


yang akan dilakukan terkait hubungan dua atau
lebih variabel

Memberi gambaran yang jelas terkait hubungan

antar variabel perlu disusun kerangka konsep


yang dilandasi oleh kerangka teori terutama
middle range atau operasional teori.

Untuk mengukur hubungan 2 atau lebih variabel

perlu dirumuskan hipotesis, hipotesis yang lazim


dirumuskan dlm penelitian keperawatan adalah
hipotesis alternatif (H1).

RUJUKAN
Burn, N dan Grove, S.K.(2009). The practice of

nursing research: Appraisal,synthesis, and


generation of evidence, 6th. Edn, St.Louis:
Saunders,an Imprint of Elsavier, Inc
LoBiondo-Wood, G, dan Haber, J. (2010). Nursing
research: Methods and critical appraisal for
evidence based practice, St.Louis: Mosby an
Imprint of Elsavier, Inc
Polit, D.F, dan Beck, ,C.T.(2008). Nursing research:
Generating and assessing evidence for nursing
practice, Philadelphia: Lippincott, Williams & Wilkins