Anda di halaman 1dari 3

1.

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kerajinan ukir kayu yang dulu banyak diproduksi oleh industri rumah
tangga atau perorangan saat ini mulai jarang ditemui, kerajinan ukir kayu ini
tersaingi oleh produk produk kerajinan ukir kayu dari industri besar dengan
kapasitas produksi yang lebih besar dan peralatan yang digunakan lebih modern.
Dalam kerajinan ukir banyak sekali motif motif rumit dalam proses
pembentukan ukir kayu tersebut, sehingga pembuatan karya ukir membutuhkan
sebuah keterampilan yang khusus, kesabaran, ketelitian, dan konsentrasi yang
penuh agar tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan ukiran. Oleh sebab itu dalam
satu buah karya akan terselesaikan dalam kurun waktu yang lama. Mengapa
demikian, hal ini disebabkan saat ini para pekerja ukiran kayu menggunakan
peralatan yang masih sederhana atau secara manual.
Melihat dari cara pekerja ukir kayu tentunya untuk meningkatkan
produktifitas kerja manusia dipengaruhi pula oleh sikap, gerakan, aktivitas,
struktur fisik manusia, sikap yang tidak tepat akan menyebabkan gangguan,
strees, rasa malas bekerja, ketidaknyamanan, dan kelelahan sebagai penyebab rasa
sakit pada struktur tubuh manusia.
Dalam perkembangan teknologi saat ini pembuatan kerajinan ukir kayu
dengan menggunakan mesin ukir CNC (Computer Numeric Control ), mulai
menggeser peran pengerajin ukir tradisional yang saat ini mulai jarang ditemui,
dikarenakan hasil dari mesin ukir CNC lebih baik dan teliti dalam pengerjaannya,
karena yang bekerja adalah mesin yang di oprasikan secara koputerisasi jadi
seorang oprator hanya memasukan kode kode tertentu ke dalam sistem
computer mesin tersebut, dalam pengoprasiannya seorang oprator harus memiliki
keahlian yang khusus. Tak heran dalam satu unit mesin CNC bias di bandrol
dengan harga puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, oleh sebab itu hanya orang
bermodal besar saja yang bisa membelinya.

1
Fakultas Teknik Unjani

Dalam hal ini penulis mencoba dan mengkaji untuk merancang dan
memodifikasi mesin ukir dengan pendekatan ergonomik, yang mudah dioprasikan
tanpa harus ada keahlian khusus, yang mana mesin tersebut tidak harus
memerlukan mata pahat yang banyak, serta dalam pebuatan alat tersebut tidak
menghabisakan biaya yang mahal dan sangat terjangkau, bagi para pengerajin
ukir, produktifitas yang tinggi dan menghasilkan ukiran yang baik akan
menunjang omset penjualan yang tinggi serta meningkatkan perekonomian
mereka.
Maka dari hal tersebut penulis mengambil judul skripsi tentang
PERANCANGAN MESIN DUPLIKAT PENGUKIR KAYU
1.2 Perumusan Masalah
Dari uraian diatas maka timbul suatu permasalahan antara lain sebagai
berikut:
1. Mulai melemahnya sektor industri ukir rumahan dikarenakan ketatnya
persaingan pasar yang dominan terisi dari industri besar yang rata rata
menggunakan mesin ukir dengan teknologi modern.
2. Pemakaian peralatan manual yang digunakan, serta posisi kerja ukir oleh para
pengrajin rumahan kurang menunjang produktivitas.
3. Perlunya perancangan mesin ukir yang ergonomik dengan memodifikasi
mesin harga mahal menjadi mesin ukir dengan harga murah yang akan
membantu meningkatkan produktivitas, dengan kualitas yang hampir sama.
1.3 Tujuan Perancangan
Tujuan yang ingin dicapai, yaitu dapat membuat mesin duplikat pengukir
kayu yang dikhususkan untuk industri ukir kayu rumahan untuk menunjang
produktivitas pengguna.
1.4 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam membahas perancangan mesin duplikat pengukir
kayu, sebagai berikut : perhitungan dibatasi hanya pada komponen mesin yang
meliputi perhitungan tekanan, kekuatan rangka, dan kekuatan lasan
1.5 Sistematika Penulisan
2
Fakultas Teknik Unjani

BAB I PENDAHULUAN, dalam bab ini menguraikan latar belakang


masalah, perumusan masalah, tujuan penyusunan tugas akhir, batasan masalah,
dan sistematika penulisan laporan.
BAB II LANDASAN TEORI, berisikan tentang tinjauan pustaka yang
terdiri dari teori-teori yang berhubungan dengan alat dan komponen yang akan
digunakan dalam proses perancangan, sehingga dapat digunakan sebagai
penunjang pembuatna tugas akhir.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN, pada metodologi penelitian
ini diuraikan secara rinci tentang langkah-langkah dan metoda penyelesaian
masalah, bahan atau materi tugas akhir, alat yang akan digunakan dalam proses
pembuatan tugas akhir, metoda pengambilan data atau metoda analisis, dan
masalah yang dihadapi, disertai dengan cara penyelesaiannya.
BAB IV PROSES, pada bab ini berisikan tentang proses perancangan,
perhitungan, dan analisa pembahasan mengenai hasil dari alat yang telah
dirancang.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN, pada bab ini berisikan
kesimpulan mengenai hasil akhir dari pembuatan tugas akhir yang diikuti dengan
saran yang diperlukan unutk lebih menyempurnakan tugas akhir ini jika inign
dijadikan tugas akhir yang baru.

3
Fakultas Teknik Unjani