Anda di halaman 1dari 7

Kesheatan Lingkungan Untuk Mencegah Demam Berdarah

Fridolyn Edgar
102014063
Fakultas Kedokteran
Universitas Kristen Krida Wacana
Jl. Arjuna Utara No. 6 Jakarta 11510
No.Telp (021)56942061
Sekenario D
Desa Pancawarga pada laporan tahun lalu terjadi insiden penyakit demam berdarah
sebanyak 30 kasus. Terdapat 3 orang kematian anak balita (case fatality rate). Dokter kepala
puskesmas ingin mencegah agar krjadian serupa tidak terulang lagi pada tahun ini. Upaya yang
dilakukan dengan intervensi pada lingkungan hidup.
Abstrak
Dewasa ini kita banyak sekali menghadapai penyakit menular berbahaya seperti demam
berdarah dengue (DBD). Kita perlu memperhatikan lingkungan kita karna penyakit ini belum
ditemukan obatnya dan berkembang di lingkungan sekitar kita. Salah satu pencegahan yang kita
dapat lakukan adalah melakukan menaburkan bubuk abate ke penampungan air kita sehingga
jentik nyamuk tidak dapat berkembang biak. Sealin itu juga kita perlu mendatangi posyandu agar
mendapatkan penyluhan dan cara yang tepat untuk mencegah penyakit demam berdarah ini.
Kata Kunci: Demam Bedarah, Posyandu, Memperhatikan lingkungan.
Today we face a lot of dangerous infectious diseases such as dengue fever ( DF ) . We need to
pay attention to our environment because the disease is not found a cure and thrive in the
environment around us . one of prevention that we can do is to sow abate powder into water
reservoirs to us so that mosquito larvae can not breed . That we also need to go to neighborhood
health center in order to get counseling and the proper way to prevent dengue fever
.
Keywords : Fever Bedarah , IHC , Environment

Pendahuluan
Penyakit demam berdarah adalah penyakit yang berbahaya dan belum ada obatnya, salah
satu cara kita untuk mengurangki terjadinya kasus penyakit ini adalah pencegahan. Pencegahan
yang dapat kita lakukan adalah mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan hidup kita, setelah itu
barulah kita dapat mengajak orang lain untuk melakukan ppencegahan agar tidak terkena
penyakit ini. Posayndu akan menolong orang lain untuk memberikan penyuluan agar kita dapat
mengerti bagaimana cara pencegahan yang baik.
Pembahasan
Terdapat kematian 3 balita dalam kasus demam berdarah di desa Pancawarga.
Kesehatan lingkungan
Pengertian Kesehatan Lingkungan Menurut World Health Organisation (WHO)
pengertian Kesehatan Lingkungan : Those aspects of human health and disease that are
determined by factors in the environment. It also refers to the theory and practice of assessing
and controlling factors in the environment that can potentially affect health. Atau bila
disimpulkan Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar
dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.
Primary Health Care
Pelayanan Kesehatan Primer / PHC adalah strategi yang dapat dipakai untuk menjamin
tingkat minimal dari pelayanan kesehatan untuk semua penduduk. PHC menekankan pada
perkembangan yang bisa diterima, terjangkau, pelayanan kesehatan yang diberikan adalah
essensial bisa diraih, yang essensial dan mengutamakan pada peningkatan serta kelestarian yang
disertai percaya pada diri sendiri disertai partisipasi masyakarat dalam menentukan sesuatu
tentang kesehatan.
Adalah Pelayanan kesehatan pokok yang berdasarkan kepada metoda dan tehnologi
praktis, ilmiah dan sosial yang dapat diterima secara umum baik oleh individu maupun keluarga
dalam masyarakat, melalui partisipasi mereka sepenuhnya, serta deengan biaya yang dapat
terjangkau oleh masyarakat dan negara untuk memelihara setiap tingkat perkembangan mereka

dalam semanggat untuk hidup mandiri ( Self reliance ) dan menntukan nasib sendiri ( self
Determination ).
Mencapai Indonesia Sehat 2010
Indonesia Sehat 2010 adalah gambaran masyarakat Indonesia di masa depan yang
penduduknya hidup dalam: lingkungan sehat, perilaku sehat, mampu menjangkau pelayanan
kesehatan yang bermutu, adil dan merata, memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tinggi nya.
Untuk keberhasilan pembangunan kesehatan, penyelenggaraan berbagai upaya kesehatan
harus berangkat dari masalah dan potensi spesifik masing-masing daerah. Untuk itu wewenang
yang lebih besar didelegasikan kepada daerah untuk mengatur sistem pemerintahan dan. rumah
tangga sendiri, termasuk di bidang kesehatan seperti: kebijakan kesehatan, pembiayaan
kesehatan dan hukum kesehatan, perbaikan gizi, pencegahan penyakit menular termasuk
imunisasi, peningkatan perilaku hidup sehat dan kesehatan mental, lingkungan pemukiman, air
dan udara sehat, kesehatan keluarga, kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, keselamatan
dan kesehatan kerja, anti tembakau, alkohol dan madat, pengawasan obat, bahan berbahaya,
makanan dan minuman, pencegahan kecelakaan dan rudapaksa, dan keselamatan lalu lintas.
Paradigma Sehat
Paradima sehat adalah cara pandang atau pola pikir pembangunan kesehatan yang
bersifat holistik, proaktif antisipatif, dengan melihat masalah kesehatan sebagai masalah yang
dipengaruhi oleh banyak faktor secara dinamis dan lintas sektoral, dalam suatu wilayah yang
berorientasi kepada peningkatan pemeliharaan dan perlindungan terhadap penduduk agar tetap
sehat dan bukan hanya penyembuhan penduduk yang sakit. Pada intinya paradigma sehat
memberikan perhatian utama terhadap kebijakan yang bersifat pencegahan dan promosi
kesehatan, memberikan dukungan dan alokasi sumber daya untuk menjaga agar yang sehat tetap
sehat namun tetap mengupayakan yang sakit segera sehat. Pada prinsipnya kebijakan tersebut
menekankan pada masyarakat untuk mengutamakan kegiatan kesehatan dari pada mengobati
penyakit. Telah dikembangkan pengertian tentang penyakit yang mempunyai konotasi biomedik
dan sosio cultural.
Promosi Kesehatan

Konsep promosi kesehatqan adalah pengembangan dari konsep pendidikan kesehatan


dimana kita mengubah paradigma kesehatan masyarakat seperti: perubahan pola penyakit, gaya
hidup, kondisi kehidupan, dan demografi. Dalam kasus ini diperlukan adanya peningkatan
kesehatan lingkungan agar kita dapat mencegah perkembangbiakannya dan mengurangi
penularannya. Kita dapat memulai dari kesehatan lingkungan dengan melakukan 3M
(mengurat,Menutup, dan Mengubur). Dengan hal ini kita dapat mencegah dan meutus rantai
penularan penyakit demam berdarah dan memberantasnya, sealin itu diperlukan jugaperan serta
masyarakat untuk melakukan pencegahan ini, model peran serta mmasyarakat yang digunakan
adalah dari luar individu atau dari lingkungan, hal ini dikarenakan penyakit demam berdarah
belum ditermukan obatnya sehingga kita hanya dapat melakukan pencegahan dari lingkungan.
Setelah itu baru tercapailah upaya pencegahan & pemberantasan penyakit menular (P3M)
Posyandu
Posyandu adalah pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan
keluarga berencana. Tujuan posyandu antara lain:

Menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan
dan nifas.

Membudayakan NKBS

Meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB


serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera.

Berfungsi sebagai wahana gerakan reproduksi keluarga sejahtera, gerakan ketahanan


keluarga dan gerakan ekonomi keluarga sejahtera.

Kegiatan Pokok Posyandu

KIA

KB

Imunisasi

Gizi

Penanggulangan diare

KIA-KB
KIA adalah kegiatan kelompok belajar kesehatan ibu dan anak yanganggotanya meliputi
ibu hamil dan menyusui. Tujuannya adalah agar ibu hamil dan menyusui tahu cara yang baik
untuk menjagakesehatan sendiri dan anaknya, tahu pentingnya pemeriksaan kepuskesmas dan
posyandu atau tenaga kesehatan lain pada masahamil dan menyusui serta adanya keinginan
untuk ikutmenggunakan kontrasepsi yang efektif dan tepat.
KB adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Untuk dapat
mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah
ataupunmenunda kehamilan. Cara-cara tersebut termasuk kontrasepsi ataupencegahan kehamilan
dan perencanaan keluarga. Berdasarkanpenelitian, terdapat 3.6 juta kehamilan tidak
direncanakan setiaptahunnya di Amerika Serikat, separuh dari kehamilan yang
tidak direncanakan ini terjadi karena pasangan tersebut tidak menggunakanalat pencegah
kehamilan, dan setengahnya lagi menggunakan alatkontrasepsi tetapi tidak benar cara
penggunaannya.Metode kontrasepsi bekerja dengan dasar mencegah spermalaki-laki mencapai
dan membuahi telur wanita (fertilisasi) ataumencegah telur yang sudah dibuahi untuk
berimplantasi (melekat) danberkembang di dalam rahim. Kontrasepsi dapat reversible
(kembali)atau permanen (tetap). Kontrasepsi yang reversible adalah metodekontrasepsi yang
dapat dihentikan setiap saat tanpa efek lama didalam mengembalikan kesuburan atau
kemampuan untuk punya anak lagi.
Konsep Sehat Sakit
Kesehatan adalah merupakan suatu pandangan akan kondisi yang fleksibel antara
kesehatan badan jasmani dengan kesehatan mental rohani yang dibedakan dalam sebuah rentang
yang selalu berfluktuasi atau berayun mendekati dan menjauhi puncak kebahagiaan hidup dari
keadaan sehat yang sempurna. Sehat tidak dapat diartikan sesuatu yang statis, menetap pada
kondisi tertentu, tetapi sehat harus dipandang sesuatu fenomena yang dinamis.
Pengertian konsep sehat menurut WHO adalah merupakan suatu keadaan yang sempurna
baik fisik, mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Sehingga makna
kesehatan secara umum adalah merupakan keadaan sehat baik dalam hal fisik mental serta sosial.
Maka bila saja ada kekurangan dalam satu hal saja, misal ada gangguan mental, maka seseorang
tidak dapat dikatakan sebagai manusia individu yang sehat. Untuk itulah penting juga akan arti

sehat mental psikologis bagi kita semuanya.

Berikut beberapa hal yang berkaitan dengan arti makna dan definisi sehat sakit dari beberapa
ahli kesehatan.
Pengertian sehat antara lain dikemukakan oleh :

Menurut Undang-Undang Kesehatan N0. 23/1992 yang dimaksud dengan kesehatan


adalah suatu keadaan sejahtera dari badan (jasmani), jiwa (rohani) dan sosial yang
memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Menurut pengertian sehat dari Pender, 1982 yang dimaksud dengan pengertian kesehatan
adalah

Sehat adalah perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam berhubungan
dengan orang lain (aktualisasi). Perilaku yang sesuai dengan tujuan, perawatan diri yang
kompeten sedangkan penyesuaian diperlukan untuk mempertahankan stabilitas dan
integritas struktural.

Sedangkan menurut Paune tahun 1983 pengertian makna sehat adalah fungsi efektif dari
sumber-sumber perawatan diri (self care Resouces) yang menjamin tindakan untuk
perawatan diri ( self care actions) secara adekuat. Self care Resouces : mencakup
pengetahuan, keterampilan dan sikap. Self care Actions merupakan perilaku yang sesuai
dengan tujuan diperlukan untuk memperoleh, mempertahankan dan meningkatkan fungsi
psikososial dan spiritual.

Pencegahan
Dalam kasus ini kita dapat melakukan pencegahan dengan memutus rantai hubungan
atara Agent, Enviroment, Dan Host dengan cara:
Host adalah pembawa jadi orang yag kelihatannya sehat dan baik-baik saja belum tentu sehat
bisa jadi ia membawa penyakit dalam tubuhnya. Untuk mencegah hal ini kita dapat melakukan
PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat)
Untuk mencegah daris sisi lingkungan atau enviromet kita dapat melakukan 3M (Menguras,
Menutup, dan Mengubur)

Dalam kasus ini agetnya adalah nyamuk untuk memberantas nyamuk yang membawa penyakit
ini kita dapat melakukan penaburan bubuk Abate ke dalam penampungan air kita dan Fogging
atau pengasapan agar nyamuk yang mebawa penyakit mati dan tidak dapat berkembang biak
Dengan melakukan pencegahan kita dapat menekan angka timbulnya kasus penyakit dan angka
kematian yang akan terjadi.
Kesimpulan
Jadi kita harus peka akan lingkungan sekitar kita karna hal tersebut berkaitan erat dengan
kesehatan jasmani kita, dan kita juga perlu mendatangi posyandu yang ada di sekitar kita agar
dapat menerima solusi yang kita perlukan untuk menanggulangi masalah kesehatan di sekitar
kita.
Daftar Pustaka
1. Departemen kesehatan RI. 2006 Buku Kader Posyandu Dalam Usaha Perbaikan

Gizi Keluarga. Jakarta. Departemen Kesehatan RI.


2. Effendy, Nasrul. 1998. Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat.
Jakarta: EGC
3. Notoatmodjo, Soekidjo. Ilmu Kesehatan Masyarakat.. Jakarta: PT. Rineka Cipta