Anda di halaman 1dari 12

Tugas Bahasa Indonesia

Timbangan Buku & Ringkasan

Tugas Bahasa Indonesia Timbangan Buku & Ringkasan Disusun Oleh: 2IA18 Dimas Setya Aji (52413522) Hafes Ibrahim

Disusun Oleh:

2IA18

Dimas Setya Aji

(52413522)

Hafes Ibrahim

(53413824)

Ryan Andrian Putra

(58413144)

Universitas Gunadarma

2015

Timbangan Buku (Resensi Buku)

1.1 Pengertian

Timbangan buku atau yang lebih dikenal dengan resensi buku adalah suatu kegiatan untuk menilai isi buku apakah layak dibaca atau tidak. Resensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku, ulasan buku. Sedangkan kata “mengulas” itu sendiri mempunyai arti memberikan penjelasan dan komentar; menafsirkan (penerangan lanjut, pendapat, dsb); mempelajari (menyelidiki) dan kata “ulasan” mempunyai arti kupasan, tafsiran, komentar. Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review. Tiga istilah itu mengacu pada hal yang sama, yakni mengulas buku. Tindakan meresensi dapat berarti memberikan penilaian, mengungkap kembali isi buku, membahas, atau mengkritik buku. Dengan pengertian yang cukup luas itu, maksud ditulisnya resensi buku tentu menginformasikan isi buku kepada masyarakat luas

1.2 Tujuan Timbangan Buku

Membantu pembaca mengetahui gambaran dan penilaian umum dari sebuah buku atau hasil karya lainnya secara ringkas.isi buku kepada masyarakat luas 1.2 Tujuan Timbangan Buku Mengetahui kelebihan dan kelemahan buku yang diresensi.

Mengetahui kelebihan dan kelemahan buku yang diresensi.dari sebuah buku atau hasil karya lainnya secara ringkas. Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut

Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.Mengetahui kelebihan dan kelemahan buku yang diresensi. Menguji kualitas buku dengan membandingkan terhadap karya

Menguji kualitas buku dengan membandingkan terhadap karya dari penulis yang sama atau penulis lainnya.latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan. Memberi masukan kepada penulis buku berupa kritik dan saran

Memberi masukan kepada penulis buku berupa kritik dan saran terhadap cara penulisan, isi, dan substansi bukuterhadap karya dari penulis yang sama atau penulis lainnya. 1.3 Unsur-Unsur Resensi a. Judul resensi Judul

1.3 Unsur-Unsur Resensi

a. Judul resensi Judul resensi harus memiliki keselarasan dengan isi resensi yang dibuat. Judul yang menarik juga akan memberi nilai lebih pada sebuah resensi.

b. Menyusun data buku Penyusunan data buku dapat dilakukan sebagai berikut:

Judul bukubuku Penyusunan data buku dapat dilakukan sebagai berikut: Pengarang Penerbit Tahun terbit beserta cetakannya Dimensi

Pengarangdata buku dapat dilakukan sebagai berikut: Judul buku Penerbit Tahun terbit beserta cetakannya Dimensi buku Harga

Penerbitbuku dapat dilakukan sebagai berikut: Judul buku Pengarang Tahun terbit beserta cetakannya Dimensi buku Harga buku

Tahun terbit beserta cetakannyadilakukan sebagai berikut: Judul buku Pengarang Penerbit Dimensi buku Harga buku c. Pembukaan Pada bagian ini

Dimensi bukubuku Pengarang Penerbit Tahun terbit beserta cetakannya Harga buku c. Pembukaan Pada bagian ini memuat tentang

Harga bukuPenerbit Tahun terbit beserta cetakannya Dimensi buku c. Pembukaan Pada bagian ini memuat tentang siapa

c. Pembukaan Pada bagian ini memuat tentang siapa pengarangnya, karyanya berbentuk apa saja, dan prestasi apa saja yang diperoleh. Kemudian membandingan buku sejenis serta memaparkan kekhasan atau sosok pengarang.

d. Isi resensi buku Isi resensi buku memuat tentang sinopsis, ulasan singkat buku dengan kutipan secukupnya, keunggulan dan kelemahan buku, rumusan kerangka buku dan penggunan bahasa.

e. Penutup resensi buku Pada bagian penutup biasanya berisi alasan kenapa buku tersebut ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan.

Judul
Judul
ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan. Judul Identitas Buku Pembukaan Isi/Tubuh Resensi Penutup Resensi 3
ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan. Judul Identitas Buku Pembukaan Isi/Tubuh Resensi Penutup Resensi 3

Identitas Buku

Pembukaan

Isi/Tubuh Resensi

Penutup Resensi

3

1.4

Cara Menulis Resensi Buku

Cara menulis resensi buku dibagi dalam tiga tahap, yaitu persiapan, penulisan, dan publikasi.

a. Tahap Persiapan

Menentukan atau memilih buku yang akan diresensipersiapan, penulisan, dan publikasi. a. Tahap Persiapan Membaca bukunya Menilai tampilan fisik buku Menilai konten

Membaca bukunyaPersiapan Menentukan atau memilih buku yang akan diresensi Menilai tampilan fisik buku Menilai konten buku dari

Menilai tampilan fisik bukuatau memilih buku yang akan diresensi Membaca bukunya Menilai konten buku dari sisi redaksinal dan substansial

Menilai konten buku dari sisi redaksinal dan substansialakan diresensi Membaca bukunya Menilai tampilan fisik buku b. Tahap Penulisan Menulis judul resensi Menulis anatomi

b. Tahap Penulisan Menulis judul resensi Menulis anatomi buku

Tahap Penulisan Menulis judul resensi Menulis anatomi buku o Judul buku o Penulis o Penerbit o
Tahap Penulisan Menulis judul resensi Menulis anatomi buku o Judul buku o Penulis o Penerbit o

o

Judul buku

o

Penulis

o

Penerbit

o

Harga

o

Tebal/jumlah halaman

Menulis naskah resensio Penerbit o Harga o Tebal/jumlah halaman c. Tahap Publikasi Menyesuaikan ruang media yang akan

c. Tahap Publikasi

Menyesuaikan ruang media yang akan dikirimi resensihalaman Menulis naskah resensi c. Tahap Publikasi Mengikuti syarat yang diberikan media dalam meresensi

Mengikuti syarat yang diberikan media dalam meresensi seperti jumlah halaman.o Tebal/jumlah halaman Menulis naskah resensi c. Tahap Publikasi Menyesuaikan ruang media yang akan dikirimi resensi

1.5

Contoh Resensi Buku

Resensi Buku Young on Top Meraih Sukses di Usia Muda

Judul Pengarang Penerbit Tahun Terbit Kota terbit Jumlah Halaman

: Young on Top : Billy Boen : Gagas Media : 2009 : Jakarta : 245

on Top : Billy Boen : Gagas Media : 2009 : Jakarta : 245 Billy Boen

Billy Boen merupakan pria kelahiran 13 Agustus 1978. Di usianya yang masih muda saat ini, dia sudah menjadi pemilik dari beberapa perusahaan seperti PT. Jakarta Internatinal Management, PT. YOT Nusantara, PT. Ampera Sixteen, PT. Generasi Digital International, PT. Jakarta International Ekeskutif. Billy merupakan lulusan S1 dari Utah State University, Amerika dan melanjutkan pendidikan S2 di University of West Georgia, Amerika. Pengusaha muda ini menjalankan pendidikan S1 dengan hanya kurun waktu 2 tahun 8 bulan, sedangkan pendidikan S2 hanya diselesaikan dalam waktu setahun dengan predikat kelulursan cum laude di usia 22 tahun. Seusai lulus, ia memutuskan untuk pulang kembali ke Indonesia dan memulai meniti karier secara bertahap. Billy mulai menulis buku ini pada bulan Desember 2006, dan diluncurkan pada bulan April 2009. Buku ini menjadi Best Seller selama bertahun-tahun, dan pernah diangkat menjadi tema di Kick Andy Show, 22 Mei 2009. Buku ini berisikan 30 kiat-kiat untuk meraih sukses di usia muda yang masing-masing tips dibahas secara terperinci oleh penulis. Tiap akhir bahasan penulis menyisipkan beberapa kalimat motivasi dari orang-orang sukses di seluruh dunia. Target dari buku ini secara umum ialah para pemuda baik pelajar, mahasiswa, karyawan muda agar dapat mencari kesuksesan secara cepat dan tepat sasaran.

Pada buku ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi fisik maupun isi buku.

kelebihan dan kekurangan dari segi fisik maupun isi buku. Kelebihan  Terdapat ilustrasi atau contoh dari

Kelebihan

Terdapat ilustrasi atau contoh dari masing-masing bahasan sehingga pembaca mempunyai bayangan terhadap apa yang penulis sampaikan.

Penulis menyertakan kalimat motivasi dari orang-orang sukses di seluruh dunia pada akhir bahasan.

Buku ini terbuat dari kertas yang ringan, lain dari kertas biasanya. Tidak berat walaupun terdapat lebih dari 200 halaman.

Pendidikan dan pengalaman penulis yang mumpuni, sehingga pembaca yakin terhadap apa yang disampaikan oleh penulis.

Bahasa yang digunakan mudah dimengerti sehingga pembaca dapat menangkap materi secara tepat.

Materi yang dibahas memiliki pesan yang kuat dan cocok untuk direalisasikan.

memiliki pesan yang kuat dan cocok untuk direalisasikan. Kekurangan  Terdapat beberapa kalimat bahasa inggris

Kekurangan

Terdapat beberapa kalimat bahasa inggris yang tidak diterjemahkan, sehingga bagi pembaca yang kurang mampu berbahasa inggris akan tidak dapat memahami kalimat tersebut.

Desain buku yang sangat sederhana.

Kurangnya pengalaman langsung yang diceritakan dari orang-orang sukses.

Terdapat lembar iklan di bagian akhir buku.

Pada buku ini banyak penjabaran untuk sukses dalam dunia pekerjaan. Semua tips yang diberikan saling berhubungan satu sama lain sehingga pembaca harus membaca lengkap apa yang disampaikan penulis. Walaupun buku ini memiliki kekurangan namun kekurangan tersebut tertutupi oleh kualitas dari isi buku. Buku ini sangat layak dibaca khususnya untuk mahasiswa, karyawan muda, maupun pengusaha muda.

Judul buku Pengarang Penerbit Terbit Dimensi buku Harga buku Jumlah Halaman Kategori Teks

Resensi Buku Motivasi Untuk Sukses

: Action: Latihan Diri Untuk Mencapai Kesuksesan : Nyoman Sukadana : PT. Jawa Mediasiondo Lestari : I. Bogor, Juni 2013 : 19 cm x 13 cm : Rp 45.000,00 : 157 : Motivasi : Bahasa Indonesia

x 13 cm : Rp 45.000,00 : 157 : Motivasi : Bahasa Indonesia Nyoman Sukadana adalah

Nyoman Sukadana adalah penulis dari buku yang berjudul Action: Latihan Diri Untuk Mencapai Kesuksesan, dia adalah seorang pelatih sukses yang telah berbicara tentang pengembangan diri, kepemimpinan, bisnis, impian dan menebarkan semangat didepan ribuan orang di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Nyoman Sukadana di kenal sebagai sosok muda yang enerjik, smart dengan segudang ide dan gagasan briliannya. Di usianya yang baru menginjak 31 tahun segudang prestasi telah diukir dan diraihnya. Salah satu dari sekian pencapaiannya adalah mendirikan kampus perhotelan berbasis entrepreneurship satusatunya di Indonesia tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Hebatnya kampus tersebut didirikan saat Ia berusia 27 tahun. Oleh karenanya Nyoman Sukadana dikenal sebagai pendiri kampus hospitality and Business Management termuda di Indonesia. Nyoman Sukadana juga saat ini tercatat sebagai Vice President Thousand Hands Community dan sebagai International coordinator Golden Youth International Network yang jaringannya sudah ada diberbagai negara seperti Amerika, Eropa, Asia dan Timur Tengah. Dalam cara menuliskan buku ini dia sangat terampil dan mampu membangkitkan motivasi bagi para pembacanya oleh setiap apa yang ia ceritakan dan berbagai macam kebiasaan yang bermanfaat. Kemudian pada buku ini menjelaskan tentang motivasi hidup sukses bahwa setiap orang sebenarnya memiliki potensi untuk meraih impian & kesuksesan namun perlu dilakukannya usaha dari diri sendiri dan menerapkan berbagai kebiasaaan yang bermanfaat. Kebiasaan bermanfaat itu pun akan membawa dampak positif dan membawa kita menuju kesuksesan. Pada buku ini terdapat 9 bab yang merupakan kebiasaan bermanfaat

dijelaskan oleh penulis untuk meraih impian & kesuksesan. Berikut ini penjelasan dari masing- masing bab:

Bab #1 Saya dan Masa Lalu Saya

Pasti setiap manusia memiliki masa lalu dan pernah mengalami kegagalan atau hal yang tidak menyenangkan tetapi hal itu sebenarnya adalah hal yang tidak membatasi kita untuk

meraih kesuksesan. Jadi, Hilangkan pikiran karena masa lalu gagal masa depan pun akan gagal. Karena kesuksesan itu tidak memandang masa lalu dan kesalahan yang pernah dilakukan. Tetapi jadikan masa lalu dan kesalahan itu sebagai pengalaman untuk membuka masa depan dan menjadikannya sebagai pelajaran berharga yang dapat membuat kita lebih baik juga beroptimis mencapai masa depan & impian.

Bab #2 Saya dan Kekinian

Langkah dan tindakan kita saat ini adalah cermin masa depan kita. Jika kita banyak melakukan langkah tindakan yang tidak berguna dan banyak menghabiskan waktu hanya

dengan berpikir tanpa tindakan maka akan membawa kita jauh dari kesuksesan. Untuk bisa menjadi orang yang sukses kita harus memanfaatkan waktu untuk melakukan hal-hal yang produktif yang dimulai dari hal kecil saat ini dan juga melakukan tindakan nyata jangan hanya berangan-angan saja dalam mencapai kesuksesan.

Bab #3 Saya dan Mimpi Saya

Impian itu ibarat kompas dan arah sebagai penuntun kita menjalani kehidupan. Tanpa impian, kita masih akan tetap hidup, tetapi yakinlah kualitas hidup tanpa impian itu sangat

rendah sekali. Impian itu dapat membuat kita bergairah penuh motivasi. Dalam hidup selain impian juga sangat diperlukan visi. Karena visi berkaitan dengan cita-cita atau target yang ingin diraih. Orang sukses adalah orang yang tahu apa yang menjadi sasarannya. Suatu keberhasilan atau kesuksesan tidak hanya mengandalkan pengetahuan, skill, dan kerja keras. Tetapi yang paling penting juga adalah visi agar kita tahu untuk apa kita melakukan hal-hal yang kita yakini pada kehidupan ini.

Bab #4 Saya dan Kesalahan

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan namun pada prinsipnya ketika kita melakukan kesalahan kita dapat mendapatkan banyak pelajaran baru. Dalam hal ini kita patut bersyukur kepada Tuhan karena dikaruniai sebuah otak untuk dapat berpikir dan bertindak secara sadar. Ketika kita melakukan kesalahan maka sesunggunya kita dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bahkan, tanpa melakukan sebuah evaluasi secara rasinal, otak kita juga

melakukan pembelajaran tanpa disadari. Untuk menjadi orang sukses terima kegagalan itu kemudian lakukan evaluasi dan rubah tindakan untuk mencapai kesuksesan.

Bab #5 Saya dan Langkah-Langkah Kecil Saya

Langkah-langkah kecil sama halnya melewati satu demi satu tangga menuju tangga ke seribu. Langkah-langkah itu bagaikan keuletan, kesabaran, dan kerja keras. Sukses besar itu berawal dari sukses kecil. Yang terpenting, lakukan hal-hal yang bisa kita lakukan saat ini juga untuk meraih kesuksesan & impian, jangan menunggu merasa siap dan buat lah rencana untuk meraih hal-hal yang diinginkan agar sukses itu dapat tercapai walaupun dimulai dari hal yang paling sederhana.

Bab #6 Saya dan Komunitas Saya

Tidak ada kesuksesan yang bisa diraih tanpa adanya bantuan orang lain. Itu sebabnya, kebanyakan orang yang memahami bagaimana ia berhasil karena tidak hanya mengandalkan kemampuannya sendiri, tetapi sukses itu juga atas campur tangan orang lain. Maka dari itu untuk meraihnya kita kembangkan kemampuan kita dengan bergabung dengan komunitas dan bangun hubungan yang erat. Dari komunitas itu kita akan mendapatkan banyak sekali manfaatnya dibanding kita berusaha sendirian.

Bab #7 Saya dan Belajar

Orang-orang yang meraih kesuksesan luar biasa adalah para pembelajar, tetapi benar adanya orang sukses itu tidak tergantung juga tingkat pendidikannya. Karena tingkat pendidikan bukanlah faktor penentu seseorang untuk mencapai kesuksesan. Namun jika ingin menjadi orang sukses ketika kita memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan,

setidaknya sarjana, jangan pernah lepaskan kesempatan tersebut. Yakini hidup untuk belajar dan terus menggali ilmu pengetahuan juga merupakan kunci sebuah keberhasilan.

Bab #8 Anda Perlu Satu Koin

Jika ingin meraih kesuksesan, kita hanya membutuhkan sebuah koin untuk memacu

setiap hal dalam diri kita sendiri menjadi terarah kepada satu tujuan, yakni berbagai hal yang praktis yang bisa dikerjakan saat ini dan sesuatu hal sederhana yang dapat membawa kita mencapai keberhasilan dengan melakukannya sekarang juga, bukan nanti.

Bab #9 Coach Nyoman Sukanda

Coach Nyoman Sukadana adalah seorang pelatih sukses yang telah berbicara tentang pengembangan diri, kepemimpinan, bisnis, impian dan menebarkan semangat didepan ribuan orang di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Kelebihan Buku Buku ini sangat bagus dalam kategori motivasi bagi pembaca karena menjelaskan berbagai hal pelajaran

Buku ini sangat bagus dalam kategori motivasi bagi pembaca karena menjelaskan berbagai hal pelajaran hidup dan kebiasaan yang bermanfaat untuk dapat membangkitkan rasa keinginan untuk menjadi seorang yang sukses dan berhasil.

Bentuk kalimat yang tidak begitu rumit sehingga mudah untuk diipahami oleh pembacanya. Walaupun banyak sekali berbagai macam cerita orang sukses dalam mencapai kesuksesan itu sendiri.

Buku ini juga sangat menarik untuk dibaca karena tulisannya terdapat pewarnaan warna orange sebagai warna khas dari buku ini. Penempatan warna pada kalimat-kalimat inti juga sangat cocok untuk dilihat.

Pada buku ini memberikan gambar yang sesuai dengan bahasan motivasinya dan ini memberikan hal yang sangat menarik bagi pembacanya untuk memacu motivasi menjadi orang sukses kelak.

Kelemahan Bukupembacanya untuk memacu motivasi menjadi orang sukses kelak.  Terdapat kesalahan pada daftar isi buku yang

Terdapat kesalahan pada daftar isi buku yang tidak sesuai dalam isi buku yaitu tidak adanya bab “Saya dan Masa Lalu Saya” pada daftar isinya. Seharusnya judul dari bab itu dituliskan pada daftar isinya.

Penggunaan bahasa pada buku ini banyak sekali yang formal sehingga dapat membuat bosan bagi pembacanya. Walaupun bentuk kalimat yang tidak begitu rumit tetapi ada juga beberapa kalimat sulit untuk dipahami yang harus dimaknai dan dibaca berulang- ulang.

Buku ini ditulis karena keyakinan penulis pada potensi manusia untuk bisa meraih hal-

hal yang luar biasa yang batas-batasnya masih sebuah misteri. Penulis juga yakin setiap orang

sukses adalah mereka yang mampu menaklukan dirinya sendiri dan menerapkan berbagai

kebiasaan yang bermanfaat. Buku ini ditujukan untuk orang-orang yang ingin meraih

kesuksesan dengan memahami apa itu kebiasaan bermanfaat itu sendiri.

Ringkasan

2.1 Pengertian

Rangkuman atau ringkasan merupakan bentuk ringkas dari karangan yang masih memperlihatkan sosok dasar dari aslinya. Inti tidak meninggalkan urutan dasar yang melandasinya. Dengan kata lain memangkas hal-hal yang lebih kecil yang meliputi gagasan utama bacaan, kerangka dasar masih tampak jelas. Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami atau mengetahui sebuah buku atau karangan. Dengan membuat ringkasan, kita mempelajari cara seseorang menyusun pikirannya dalam gagasan-gagasan yang diatur dari gagasan yang besar menuju gagasan penunjang, melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran dan tujuan penulis.

2.2 Perbedaan Ringkasan dan Ikhtisar

Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan. Ringkasan itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami atau mengetahui sebuah buku atau karangan. Dengan membuat ringkasan, kita mempelajari cara seseorang menyusun pikirannya dalam gagasan-gagasan yang diatur dari gagasan yang besar menuju gagasan penunjang, melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran dan tujuan penulis. Ciri-ciri ringkasan:

Inti tidak meninggalkan urutan dasar karangan.

Inti tidak meninggalkan urutan dasar karangan.

Kerangka dasar masih tampak jelas.

Kerangka dasar masih tampak jelas.

Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas.

Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas.

Tujuannya untuk memangkas gagasan. Ikhtisar pada dasarnya sama dengan ringkasan dilihat dari tujuannya, keduanya mengambil betuk kecil dari suatu karangan panjang. Perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan urutan gagasan yang membangun karangan itu, terserah pada pembuat ikhtisar. Untuk mengambil inti dia bebas mengambil kata-kata, asal tetap menunjukan inti dari bacaan tersebut. Ciri- ciri ikhtisar: Ciri- ciri ikhtisar:

Tidak mempertahnkan urutan gagasan

Tidak mempertahnkan urutan gagasan

Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.

Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.

Tujuannya untuk mengambil inti. 2.3 Langkah-langkah Menulis Rangkuman langkah-langkah yang harus ditempuh bagi seorang

Tujuannya untuk mengambil inti.

2.3 Langkah-langkah Menulis Rangkuman

langkah-langkah yang harus ditempuh bagi seorang penulis rangkuman adalah sebagai

berikut

a. Perangkum harus membaca uraian asli pengarang sampai tuntas agar memperoleh gambaran atau kesan umum dan sudut pandang pengarang. Pembacaan hendaklah dilakukan secara saksama dan diulang sampai dua atau tiga kali untuk dapat memahami isi bacaan secara utuh.

b. Perangkum membaca kembali bacaan yang akan dirangkum dengan membuat catatan pikiran utama atau menandai pikiran utama setiap uraian untuk setiap bagian atau setiap paragraf.

c. Dengan berpedoman hasil catatan, perangkum mulai membuat rangkuman dan menyusun kalimat-kalimat yang bertolak dari hasil catatan dengan menggunakan bahasa perangkum sendiri. Hanya saja, apabila perangkum merasa ada yang kurang enak, perangkum dapat membuka kembali bacaan yang akan dirangkum.

d. Perangkum perlu membaca kembali hasil rangkuman dan mengadakan perbaikan

apabila dirasa ada kalimat yang kurang koheren.

e. Perangkum perlu menulis kembali hasil rangkumannya berdasarkan hasil perbaikan dan memastikan bahwa rangkuman yang dihasilkan lebih pendek dibanding dengan bacaan yang dirangkum. Hal yang juga harus mendapat perhatian dari penulis rangkuman adalah tidak memberikan penafsiran baru terhadap suatu pengertian yang diuraikan oleh pengarang asli. Selain itu, perangkum tidak boleh memasukkan hasil pemikirannya sendiri ke dalam rangkuman sebab akan mengaburkan pengertian gagasan yang diungkapkan oleh pengarang asli.

Sumber:

http://www.info-asik.com/2012/11/contoh.resensi.buku.html

http://imtaq.com/unsur-unsur-resensi/

http://putriekaayu.blogspot.com/2014/11/tugas-softskill-bahasa-indonesia-2-bab-6.html

https://hafidzdotorg.wordpress.com/2013/10/11/pengertian-resensi-dan-contoh-resensi-novel/

http://www.komunikasipraktis.com/2014/10/cara-menulis-resensi-buku.html