Anda di halaman 1dari 14

AKUISISI DATA PADA DIAPHRAGM

PRESSURE GAUGE

Oleh:
Muhammad Irsyad Mukhtar
EC-2B
1314010034

AKUISISI DATA
Sistim akuisisi data dapat didefinisikan sebagai suatu
sistem yang berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan
dan menyiapkan data, hingga memprosesnya untuk
menghasilkan data yang dikehendaki. Jenis serta metode
yang di pilih pada umumnya bertujuan untuk
menyederhanakan setiap langkah yang dilaksanakan
pada keseluruhan proses. Suatu sistem akuisisi data pada
umumnya dibentuk sedemikian rupa sehingga sistem
tersebut berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan dan
menyimpan data dalam bentuk yang siap untuk diproses
lebih lanjut.

Jika dari gambar diatas Sistem Akuisisi Data dapat


didefinisikan sebagai proses saat input memasuki sensor
sampai keluar dari ADC (Analog to Digital Converter)

DIAPHRAGM PRESSURE GAUGE


Diaphragm Pressure Gauge adalah sebuah sensor
yang digunakan untuk mengukur Tekanan yang
memanfaatkan deformasi sebuah ruang
Diafragma. Sensor ini adalah sensor mekanis
sehingga jika harus dihubungkan ke sensor lain
agar menjadi sensor elektronik. Saya
menggunakan strain gauge untuk disambungkan
ke Diafragm pressure gauge agar output
sensornya menjadi perubahan resistansi.

STRAIN GAUGE
Strain Gauge (strain sensing)
Strain adalah rasio antara perubahan panjang benda dengan panjang
benda mula2 dengan dimensi [mm/mm]

ada 2 macam yaitu:


1. Bonded strain gauge
2. semikonduktor strain gauge.
Resistance strain gauge
pada konduktor uniform dengan luas penampang A dan panjang L yang
terbuat dari material dengan resistivitas . Resistansi dari konduktor
tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:

.L
R
A
Jika kemudian konduktor tersebut ditarik hingga bertambah panjang
ataupun ditekan sehingga menysut panjangnya, maka resistansinya
akan berubah.

D I A P H R A G M P R E SS U R E G AU G E
DIGABUNG DENGAN
S T R A I N G AU G E

Keterangan:
Hijau adalah Strain Gauge
Jingga adalah ruang Diafragma

OPERASIONAL AMPLIFIER (OP AMP


Penguat operasional (bahasa Inggris:
operational amplifier) atau yang biasa disebut
op-amp merupakan suatu jenis penguat
elektronika dengan sambatan (bahasa Inggris:
coupling) arus searah yang memiliki bati (faktor
penguatan atau dalam bahasa Inggris: gain)
sangat besar dengan dua masukan dan satu
keluaran
Op Amp ini adalah Pengkondisi Sinyal yang saya
gunakan Op amp Inverting

PROSES AKUISISI DATA PADA


DIAPHRAGM PRESSURE GAUGE
Pada saat tekanan masuk ke tabung, Ruang diafragma
akan berubah bentuk, hal ini akan menarik metal dalam
strain gauge sehingga bertambah panjang namun dengan
luas yang tetap, perubahan panjang ini yang akan
mengubah resistansi pada resitor strain gauge. Setelah
Resistansi berubah makan akan terjadi perubahan
tegangan pada rangkaian sensor. Perubahan Tegangan ini
akan masuk ke Op Amp dan setelah keluar dari op amp
akan dimasukkan ke ADC. Resistansi yang berubah:

RANGKAIAN OP AMP S/D


ADC

Resistansi
strain
gauge

Vout Pada saat Kondisi


minimum

Diketahui:
R1 = 1k
R2 = 1k
R3 = 1k
R4 = 1k
R5 = 1k
RF-1
= 3k
R-IN2 = 1k
RF-2
= 1k
Vin1
= = ) X Vcc
=
= 2.5V
Vin2
= ) X Vcc
=
= 2.5V

Vout
= Vin X
=0X3
= 0V

Rangkaian Op Amp pada saat


keadaan maksimum (5V)

R4

SW1

1K

5V

SW-SPST-MOM

U3

R5
1K

VCC
5V

C1
RF-1

1k
3K

3
3

R3

1
2

1
2

R12

LM324

10k

6
7

CS
RD
WR
CLK IN
INTR
A GND
D GND
VREF/2
CLK R
VIN+
VINADC0804

11
11

5k

R-IN 2
1k

1k

R2

U4:A

1k

U1:A

R1

10uF

RF-2

1
2
3
4
5
8
10
9
19

LM324

VCC
DB0(LSB)
DB1
DB2
DB3
DB4
DB5
DB6
DB7(MSB)

20
18
17
16
15
14
13
12
11

Vout Pada saat masuk tekanan


maksimum
Diketahui pada rangkaian:
R1 = 1K
Konstanta l = 4ppi/m
R2 = P.l/A
misal tekanan 200ppi maka
L = 200/4 = 50m
P = 290
A = 2,9 x 10^-4m2
R2 = 5 K
R3 = 1k
R4 = 1k
R5 = 1k
RF-1
= 3k
R-IN2 = 1k
RF-2
= 1k

RF1 = 3K
RF2 = 1K
Vcc = 5 V
Rin2= 1 K

Vin1

=
=
= 4.16 V
Vin2= ) X Vcc
=
= 2.5V
Vout1
= Vin X
= (2.5 4.16) X 3.
= -5 Volt
Vout2
= 5 Volt

OUTPUT PADA ADC AKAN


DIJELASKAN DI PAPAN TULIS