Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK DIGITAL

JOB NO : 7
JUDUL : REGISTER

NAMA : ...
NIM
SEM

: ...
: ...

TEKNIK INFORMATIKA
STT DUMAI
2013

1.

TUJUAN
Memahami Penjelasan tentang Register
Memahami operasi dasar/cara kerja Register
Memahami Kegunaan dan Fungsi adanya Register
Mengetahui Jenis-jenis Register dan membuat rangkaian Register.

2.

TEORI PENDUKUNG / LANDASAN TEORI


REGISTER
Register merupakan sekelompok flip flop yang dapat menyimpan informasi biner
yang terdiri dari bit majemuk. Register dengan n flip flop mampu menyimpan sebesar n bit
data. Ada dua cara menyimpan dan membaca data ke dalam register, yaitu seri dan paralel.
Dalam operasi paralel, penyimpanan maupun pembacaan dilakukan secara serentak oleh
semua tingkat register. Sedangkan untuk operasi seri, diterapkan secara sekuensial bit demi
bit sampai semua tingkat register terpenuhi.
Register prosesor berdiri pada tingkat tertinggi dalam hierarki memori: ini berarti
bahwa kecepatannya adalah yang paling cepat; kapasitasnya adalah paling kecil; dan harga
tiap bitnya adalah paling tinggi. Register juga digunakan sebagai cara yang paling cepat
dalam sistem komputer untuk melakukan manipulasi data. Register umumnya diukur
dengan satuan bit yang dapat ditampung olehnya, seperti "register 8-bit", "register 16-bit",
"register 32-bit", atau "register 64-bit" dan lain-lain.
Register merupakan sebagian memori dari mikroprosesor yang dapat diakses
dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dalam melakukan pekerjaannya mikroprosesor selalu
menggunakan register-register sebagai perantaranya, jadi register dapat diibaratkan sebagai
kaki dan tangannya mikroprosesor
Register terbentuk oleh flip-flop.1 buah flip-flop = 1 bit Register .
Register 8 bit = data 0 s.d 255 desimal

Untuk menyimpan data dapat dilakukan dengan 2 cara:


1. Dimasukkan secara Jajar (Parallel In):
Pada cara ini semua bagian register atau masing-masing flip-flop diisi
(Loaded:dimuati) pada saat yang bersamaan. Atau output masing-masing flip-flop akan
respon sesuai data pada saat yang sama setelah diberikan sinyal input kontrol.
2. Dimasukkan secara Deret (Serial In):
Pada cara ini data dimasukkan bit demi bit mulai dari flip-flop yang paling ujung
(dapat dari kiri atau dari kanan), dan digeser sampai semuanya terisi. Penggeseran data
diatur oleh sinyal Clock tiap kali data dimasukkan satu-persatu.
Pada (serial in), bila data digeser dari kanan ke kiri disebut Register bergeser ke
kiri (Shift-Left Register), sebaliknya bila data digeser dari kiri ke kanan disebut
Register bergeser ke kanan (Shift-Right Register).

Ada 4 tipe register yang dapat dirancang dengan kombinasi masukan dan keluaran dari
kombinasi serial atau paralel :
1. Serial Input Serial Output (SISO)
2. Serial Input Paralel Output (SIPO)
3. Paralel Input Serial Output (PISO)
4. Paralel Input Paralel Output (PIPO)

1.

Serial Input Serial Out (SISO)


Pada register SISO, jalur masuk data berjumlah satu dan jalur keluaran juga

berjumlah satu. Pada jenis register ini data mengalami pergeseran, flip flop pertama
menerima masukan dari input, sedangkan flip flop kedua menerima masukan dari flip
flop pertama dan seterusnya.

Rangkaian Register Serial In Serial Out

2. Serial In Paralel Out (SIPO)


Register SIPO, mempunyai satu saluran masukan saluran keluaran sejumlah flip
flop yang menyusunnya. Data masuk satu per satu (secara serial) dan dikeluarkan secara
serentak. Pengeluaran data dikendalikan oleh sebuah sinyal kontrol. Selama sinyal
kontrol tidak diberikan, data akan tetap tersimpan dalam register.

Rangkaian Register Serial In Paralel Out

3. Paralel In serial Out (PISO)


Register PISO, mempunyai jalur masukan sejumlah flip flop yang menyusunnya,
dan hanya mempunyai satu jalur keluaran. Data masuk ke dalam register secara serentak
dengan di kendalikan sinyal kontrol, sedangkan data keluar satu per satu (secara serial).

Rangkaian Register Paralel In Serial Out

4.

Paralel In Paralel Out (PIPO)


Register PIPO, mempunyai jalur masukan dan keluaran sesuai dengan jumlah flip

flop yang menyusunnya. Pada jenis ini data masuk dan keluar secara serentak.

Rangkaian Register Paralel In Paralel Out

3. GAMBAR KERJA / RANGKAIAN


1. Rangkaian Register dengan 4 Bit Biner

i1 = 1

sesudah diolah

A1 =1

i2 = 0

sesudah diolah

A2 = 0

i3 = 0

sesudah diolah

A3 = 0

i4 = 1

sesudah diolah

A4 = 1

2. Rangkaian Shift Register (Shifter)

3. Rangkaian Fead Back Register

Tabel Kebenaran Fead Back Register

4.Rangkaian Serial Input Serial Output (SISO)

5.Rangkaian Serial Input Paralel Output (SIPO)

6. Rangkaian Paralel Input Serial Output (PISO)

7.Rangkaian Paralel Input Paralel Output (PIPO)

TABULASI DATA

4.

4.1 Tabel Kebenaran Shift Register (Shifter)

4.2 Tabel Kebenaran Fead Back Register

5.

ANALISA DATA

Register merupakan sekelompok flip flop yang dapat menyimpan informasi biner
yang terdiri dari bit majemuk

Register juga digunakan sebagai cara yang paling cepat dalam sistem komputer
untuk melakukan manipulasi data.

Register merupakan sebagian memori dari mikroprosesor yang dapat diakses


dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Pada (serial in), bila data digeser dari kanan ke kiri disebut Register bergeser ke
kiri (Shift-Left Register), sebaliknya bila data digeser dari kiri ke kanan disebut
Register bergeser ke kanan (Shift-Right Register).

Register juga digunakan sebagai cara yang paling cepat dalam sistem komputer
untuk melakukan manipulasi data.

Banyaknya flip-flop menentukan panjang register dan panjang kata biner yang
dapat disimpan di dalam register.

6.

KESIMPULAN.
Ada 2 cara menyimpan dan membaca data ke dalam register: yaitu seri dan paralel
Ada 4 tipe register yang dapat dirancang dengan kombinasi masukan dan keluaran
dari kombinasi serial atau paralel :
1. Serial Input Serial Output (SISO)
Pada register SISO, jalur masuk data berjumlah satu dan jalur keluaran
juga berjumlah satu.
2. Serial Input Paralel Output (SIPO)
Register SIPO, mempunyai satu saluran masukan dan saluran keluaran
sejumlah flip flop yang menyusunnya.
3. Paralel Input Serial Output (PISO)
Register PISO, mempunyai jalur masukan sejumlah flip flop yang
menyusunnya, dan hanya mempunyai satu jalur keluaran.
4. Paralel Input Paralel Output (PIPO)
Register PIPO, mempunyai jalur masukan dan keluaran sesuai dengan
jumlah flip flop yang menyusunnya. Pada jenis ini data masuk dan keluar
secara serentak.

Dalam

maupun

operasi

PARALEL

pembacaan

penyimpanan

dilakukan

secara

serentak oleh semua tingkat register.


Dalam operasi SERI Penyimpanan maupun

pembacaan diterapkan secara sekuensial bit demi bit


sampai semu tingkat register

7.

REFERENSI
www.google.com

terpenuhi.

www.Teknik Digital.com