Anda di halaman 1dari 8

TUGAS KOMUNIKASI BISNIS

PROPOSAL USAHA

DISUSUN OLEH:
Andry Nainggolan / E / 35130515
Catharine Tamara / E / 35130191
Navia Pelu / E / 36130301
Oscar Bryan Widjaja / E / 34130244
Tania Wijaya Rusli / E / 31130098

A. Uraian Usaha
1. Latar Belakang Usaha
Dijaman modern seperti ini, munculnya berbagai jenis makanan
tradisional yang mulai berkembang semakin marak di daerah perkotaan.
Contohnya kota Jakarta. Banyak makanan tradisional yang mulai hadir
mengisi menu-menu yang ada di restoran. Salah satu makanan tradisional
yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi makanan konsumsi
untuk malam hari dan cukup istimewa adalah MARTABAK MANIS MINI
dengan nama HEART MARTABAK . Pengolahan makanan tradisonal yang
khas berasal dari Indonesia ini dilakukan dengan cara yang sangat
sederhana dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Faktanya dapat kita
lihat di sepanjang jalan besar di berbagai kota di luar Jakarta.
Perkembangan ini disebabkan mulai dari tingginya kegemaran mengemil
dan keinginan masyarakat untuk menikmati rasa yang unique dan
penampilan menarik yang ditawarkan oleh produsen.
Keberadaan Martabak Manis sebagai salah satu makanan tradisonal
khas Indonesia memiliki rasa yang enak, nikmat, mengandung protein dan
juga lezat memang telah dikenal dari masa kemasa, sehingga usaha ini
memang layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif
di Indonesia. Selain itu, harga yang ditawarkan sangat terjangkau
sehingga akan menarik minat masyarakat untuk membelinya. Kelebihan
lainnya ialah martabak kami berbentuk hati yang jarang ditemukan.

Dengan melihat begitu baiknya pertumbuhan bisnis wirausaha ini,


mulai dari perencanaan usaha sampai dengan realisasi usaha ini. Kami
ingin memulai bisnis makanan ringan ini dengan proyeksi menguntungkan
kedepannya. Bisnis MARTABAK MANIS MINI mempunyai potensi untuk
dikembangkan menjadi usaha besar. Bisnis makanan ringan ini mampu
memberikan persente konsumen yang cukup tinggi setiap bulannya.
Tentunya dengan memerhatikan cita rasa dan kualitas maka permintaan

akan martabak ini akan terus meningkat. Adapun modal usaha ini berasal
dari modal kelompok.

2. Prospek Perusahaan
Peluang usaha martabak ini cukup menjanjikan, karena dari
namanya saja sudah cukup familiar dan cukup membuat orang tertarik
untuk mencicipi kudapan yang satu ini. Cita rasa dari kudapan ini pun
cukup khas sehingga banyak diminati masyarakat mulai dari kalangan
bawah sampai kalangan atas. Untuk memulai usaha ini pun tidaklah
terlalu sulit karena semua bahan dan perlengkapannya cukup mudah
untuk didapatkan dengan harga murah. Hanya diperlukan sedikit inovasi
untuk menciptakan cita rasa yang unik dan berbeda sehingga dapat lebih
dinikmati oleh pelangan.
3. Hambatan yang Dihadapi
Dalam setiap rencana pasti ada hambatan yang akan dihadapi
dalam mencapai kesuksesan. Adapun risiko dan hambatan yang dihadapi
adalah pesaing. Pada saat ini, telah banyak kita jumpai penjual martabak
ala gerobak yang mendirikan bisnis martabak ini dengan sistem waralaba.
4. Pemecahan Masalah Usaha
Tindakan yang kami lakukan dengan melakukan inovasi terhadap
produk tersebut dan menentukan rencana efektif sehingga mempersempit
risiko kegagalan. Selain itu, kita harus melakukan pengamatan dan
analisis untuk menghindari terjadinya kesalahan yang sama . Sistem
pemasaran dam manajemen merupakan hal penting yang harus
direncanakan untuk memastikan keberlangsungan suatu usaha.
Cara lainnya ialah kami membuat produk martabak kami dengan
bentuk yang berbeda dari martabak biasanya serta dengan rasa yang
beragam seperti rasa Green Tea, Cokelat Toblerone, Keju Susu, Martabak
KitKat, Martabak Ovomaltine, Martabak Keju Strawberry, Martabak Durian,
Martabak Cookies and Cream, Martabak Ice Cream dan rasa tradisional
seperti martabak keju, keju meises, cokelat meises, cokelat kacang, dan
lainnya.

B. Produk
1. Bentuk
Bentuk usaha ini bergerak di bidang makanan ringan. Terdapat 2
jenis yang disediakan yaitu martabak garing dan martabak basah.
2. Jenis
Jenis produk kami adalah makanan ringan tradisional berupa martabak
manis.
3. Kegunaan
Penyajiannya untuk dijadikan sebagai cemilan, penganjal perut, pengganti
sarapan, dan memenuhi keinginan para pecinta martabak.

C. Lokasi
1. Backward linkage
Merupakan pertalian kebelakang, yaitu bagaimana sumber daya
(resources) yang akan digunakan termasuk bahan baku, tenaga kerja,
suasana dan kondisi masyarakat setempat. Bahan baku yang digunakan
adalah tepung terigu dan telur yang utama. Tenaga kerja sekitar 3-4
orang. Suasana seperti cafe namun tidak terlalu banyak kursi karena
kebanyakan orang memilih untuk dibawa pulang.
Untuk bahan baku, kami akan bekerja sama dengan produsen
keju Kraft dan untuk tepung kami akan bekerjasama dengan Indofood.
Sedangkan untuk produk makanan seperti KitKat, Ovomaltine, dan
SilverQuenn
2. Forward linkage
berarti pertalian ke depan, yaitu daerah pemasaran hasil
produksi. Apakah tersedia konsumen yang cukup untuk meyerap hasil
produksi. Daerah pemasarannya tentu ialah jalan yang ramai dilewati

orang dan banyak orang berjualan makanan lainnya. Kami berencana


untuk membukanya di daerah Kelapa Gading.

D. Pasar dan Segmen Pasar


1.Segmen pasar untuk pemasaran hasil produksi
Segmen pasar produk kami adalah masyarakat menengah ke bawah
maupun atas. Hal ini dikarenakan harga produk kami yang relative
terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh semua golongan.
2.Jenis pasar yang dimasuki
Kami memasuki pasar kedai lesehan di Jakarta. Kedai lesehan adalah
tempat yang cara menikmatinya dengan duduk santai dialasi sebuah tikar
yang dimaksudkan untuk lebih santai dalam menikmati martabak
tersebut.

E. Persaingan
1. Jumlah pesaing menurut kami cukup banyak. Dalam satu wilayah
saja, penjual martabak bisa sebanyak kira-kira 10 orang. Baik yang
berjualan menggunakan gerobak ata yang menetap dalam suatu toko.
2.Strategi kami dalam menghadapi persaingan ialah menggunakan
promo-promo menarik dan juga meningkatkan kualitas produk kami agar
selalu dipilih konsumen.

F. Laporan Keuangan
1. Arus Kas (Cash Flow)
KETERANGAN

BULAN I

Penerimaan :
Modal

BULAN II
Rp 7.200.000,00

Rp 5.000.000,00

Penjualan :
1 bulan : 3.600 x Rp 2.000

Rp 7.200.000,00

Rp 7.200.000,00

Rp 12.200.000,00

Rp 14.400.000,00

Pembelian Bahan

Rp 4.700.000,00

Rp 4.700.000,00

Biaya-biaya

Rp

Rp

Jumlah
Pengeluaran :

Jumlah
Saldo akhir

300.000,00

300.000,00

(Rp 5.000.000,00)

(Rp 5.000.000,00)

Rp 7.200.000,00

Rp 9.400.000,00

2. Perhitungan Laba Rugi


Pendapatan 1 bulan

Rp 2.000 x 3.60

= Rp 7.200.000,00

Biaya Produksi 1 bulan

Biaya Bahan Baku

Rp 1.800.000

Biaya bahan Penolong

Rp 2.000.000

Biaya Operasional

Rp

900.000
Rp 4.700.000,00

Biaya-biaya 1 bulan

Rp

300.000,00

Jumlah pengeluaran

(Rp 5.000.000,00)

Laba 1 bulan

Rp 2.200.000,00

3. Analisis Break Event Point


Biaya Variable :
Biaya Bahan Baku

Rp 300.000,00

Biaya Bahan Penolong

Biaya Operasional

Rp

100.000,00

Biaya biaya

Rp

200.000,00

Jumlah Biaya Produksi

Rp

400.000,00

Rp 5.000.000,00

Jadi untuk mencapai BEP usaha ini harus menjual produk sebanyak 3.600 buah
per 1 bulan, dengan perhitungan

4. Sumber Permodalan
Sumber modal kami didapat dari modal pribadi masing-masing anggota.
G. Sumber Daya Manusia
1. jumlah karyawan kami terdiri dari 5 orang yaitu anggota kami sendiri.
Dimana:
Yang menjadi kasir : Catharine Tamara
Yang mencatat pesanan dan melayan pelanggan: Navia Pelu dan
Tania Wijaya

Yang membuat martabak : Oscar Bryan dan Andry Nainggolan


2. Latar belakang pendidikan karyawan adalah Mahasiswa dan Mahasiswi
Kwik Kian Gie

H. Proposal Kredit
1. Alokasi Kebutuhan Dana
Bahan baku:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Tepung terigu
Rp 1245.000
Susu kental manis
Rp 350.000
Telur
Rp 800.000
Minyak sayur
Rp 240.000
Keju
Rp 650.000
Ovomaltine
Rp 275.000
Kitkat
Rp 260.000
Ice cream ( Stroberi, Cokelat, Vanilla, Blueberry)
Rp
250.000
9. Cookies
Rp 655.000
10.Cokelat Toblerone
Rp 850.000
11.Durian
Rp 784.000
12.Meises
Rp 685.000
13.Kacang
Rp 633.000
Peralatan :
1. Kompor gas

Rp 352.000

2. Cetakan martabak

Rp 55.000

3. Sendok dan garpu

Rp 65.000

4. Box pendingin

Rp 250.000

2. Total kebutuhan dana


Total kebutuhan dana yang perlu di bantu kredit adalah Rp 10.000.000