Anda di halaman 1dari 2

Finishing dan Polishing

Finishing merupakan proses untuk menghilangkan defek permukaan atau


goresan yang terjadi saat proses membuat kontur) dengan alat cutting atau grinding.
Polishing adalah proses untuk menghasilkan permukaan bahan yang mengilap.
Manfaat dari finishing dan polising yaitu untuk kesehatan mulut, finishing dan
polishing menolak dan mengurangi akumulasi debris makanan dan bakteri patogen
dapat dilakukan dengan pengurangan luas permukaan dan mengurangi kekasaran dari
permukaan restorasi. Korosi dan noda dapat dikurangi dengan restorasi yang sudah
dipoles. Makanan bergerak lebih bebas pada permukaan oklusal ketika mastikasi
sehingga fungsi oral dapat lebih baik. Finishing dan polishing dapat menaikkan
kekuatan restorasi terutama pada bagian di bawah tekanan. Estetikanya juga akan
lebih baik.
Prinsip dari Cutting, Grinding, Finishing, and Polishing, yaitu semakin cepat
handpiece maka pelepasan permukaan bahanjuga akan lebih cepat. Semakin tinggi
tekanan juga mempertinggi kecepatan pelepasan bahan. Konsentrasi, ukuran, dan
jenis partikel abrasif memberikan efek kecepatan dari pelepasan bahan. Tujuan dari
finishin dan polishing adalah untuk mendapatkan anatomi dan oklusi yang baik serta
reduksi kekasaran dan goresan yang dihasilkan oleh proses konturing. Permukaan
yang dipoles harus cukup halus untuk ditoleransi oleh jaringan lunak dan menolak
adhesi bakteri dan akumulasi plak yang berlebihan. Bahan abrasif harus memiliki
gaya tekan dan gaya sobek yang cukup untuk membuka ikatan atomik dan melepas
partikel dari sbustrat.
Prinsip dari cutting sendiri adalah biasanya menggunakan instrumen pisau.
Substrat bisa dibagi menjadi segmen-segmen atau mungkin mempertahankan grooves
dengan cutting ini. Tungsten karbida memiliki banyak pisau yang akan melepas
cukuran dari substrat saat bur berotasi. Bur 30-fluted finishin akan digunakan agar
jejak pisau pemotong hanya dapat dilihat dengan kaca pembesar
Prinsip dari grinding yaitu grinding bertujuan untuk melepaskan partikel kecil dari
substrat melalui aksi dari bonded or coated abrasive instrumen. Contohnya adalah
diamond-coated rotary mungkin mengandung partikel diamon yang tajam yang
melewati gigi selamarevolusi intrumen tersebut. Cutting dan grinding menghasilkan
permukaan dengan jejak gunting dan goresan yang berarti

Prinsip dari polisihing yaitu merupakan proses finishing dan perbaikan dan
melepaskan partikel yang paling kecil. Polishing memprogres dari bahan abrasif yang
paling baik yang dapat melepaskan goresan dari prosedur yang sebelymnya dan
selesai apabila kehalusan permukaan sudah tercapai. Contohnya adalah karet pemoles,
disk dan stip, serta pasta pemoles. Polishing dapat dikatakan sebagai multidireksi
dimana permukaan dengan goresan dari bahan abrasif diorientasikan ke berbagai arah
Prinsip dari finisihing yaitu proses ini mungkin membutuhkan beberapa tahap
untuk mencapai kehalusan permukaan internal. finishing menghasilkan permukaan
yang blemish-free dan halus. Aksi finishing dapat dilakukan dengan menggunakan 1830 bur flute-karbida, bur diamond fine dan superfine, atau bahan abrasif antara 8-20
mikron. Dapat menyebabkan silikosis (grinders disease) yang merupakan aerosol
mayor yang sangat membahayakan pada kedokteran gigi karena jumlah bahan silica
yang digunakan pada proses dan penyelesaian restorasi. Aerosol dapat dikontrol
dengan cara prosedur kontrol infeksi, water-spray, dan personal protection dan
ventilasi ruangan yang baik.