Anda di halaman 1dari 120

Kolaka, 31 Maret 2015

Nomor

: 01 /Penawaran/CV.SKP/DPU-KLK/2015

Lampiran

: 1

(Satu) Berkas

Kepada Yth,
Pokja Konstruksi I ULP Pemerintah kab. Kolaka
di
Kolaka
Perihal

: Penawaran Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kel. Lamokato (DAU Sharing APBN)

Sehubungan dengan Pengumuman Pemilihan Langsung dengan Pascakualifikasi dan Dokumen Pengadaan Nomor :
03/DOK/POKJA-KONST/DPU-CK/III/2015, Tanggal 24 Maret 2015 dan setelah kami pelajari dengan seksama
Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan serta adendum Dokumen Pengadaan, dengan ini kami
mengajukan penawaran untuk pekerjaan Peningkatan Kualitas Pemukiman Kel. Lamokato (DAU Sharing APBN)
Sebesar Rp. 546.770.000,- ( Lima Ratus Empat Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah).
Rupiah).
Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk
melaksanakan pekerjaan tersebut.
Penawaran ini berlaku sejak batas akhir pemasukan dokumen penawaran sampai dengan tanggal 04 Mei 2015
Sesuai dengan persyaratan, bersama surat penawaran ini kami lampirkan :
1.

Daftar Kuantitas dan Harga;

2.

Dokumen Penawaran Teknis Terdiri dari :


a. Metode Pelaksanaan;
b. Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Sampai dengan Serah Terima Pertama Pekerjaan (PHO);
c. Daftar Personil Inti;
d. Jenis, kapasitas, Komposisi dan Jumlah Peralatan utama Minimal Yang Dibutuhkan;

3.

e. Spesifikasi Teknis;
(Formulir Rekapitulasi Perhitungan Tingkat Komponen dalam Negeri (TKDN), apabila Memenuhi
Syarat untuk diberikan Preferensi Harga); dan

3.

Dokumen Kualifikasi;
Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini, maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada
semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA


Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

REKAPITULASI
PROGRAM
KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI
TAHUN

: PENGEMBANGAN PERUMAHAN
: PEMBANGUNAN/PENINGKATAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
: PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH KEL. LAMOKATO
: KABUPATEN KOLAKA
: 2015
URAIAN PEKERJAAN

NO

SUB TOTAL

PEKERJAAN PENDAHULUAN

Rp

19,145,623.55

II

PEKERJAAN SALURAN

Rp

417,340,470.99

III PEKERJAAN DUIKER

Rp

60,580,531.34

TOTAL

Rp

497,066,625.88

PPN 10%

Rp

49,706,662.59

JUMLAH

Rp
Rp

546,773,288.46
546,770,000.00
546,770,000.00

DIBULATKAN
DIBULATKAN

TERBILANG "Lima
Rupiah"
"Lima Ratus
Ratus Empat
EmpatPuluh
PuluhEnam
EnamJuta
JutaTujuh
TujuhRatus
RatusTujuh
TujuhPuluh
PuluhRibu
Ribu
Rupiah"
Kolaka, 31 Maret 2015
Dibuat Oleh :
Kontraktor Penawar
CV. SUMBER KOLAKA PUTRA
Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)


PROGRAM
KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI
TAHUN

: PENGEMBANGAN PERUMAHAN
: PEMBANGUNAN/PENINGKATAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
: PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH KEL. LAMOKATO
: KABUPATEN KOLAKA
: 2015

NO

URAIAN PEKERJAAN

01

02

VOLUME SAT
03

04

HARGA
SATUAN
(RP)
05

PEKERJAAN PENDAHULUAN
1

Pembersihan Lokasi

1.00

Ls

Pembongkaran Beton Bertulang

18.90

Pembuatan Papan Nama Proyek

1.00

500,000.00

500,000.00

M3

968,022.41

Ls

350,000.00

18,295,623.55
350,000.00

SUB TOTAL
II

19,145,623.55

PEKERJAAN SALURAN
1

Galian Tanah Biasa

133.88

M3

53,392.50

7,147,920.94

Urugan Tanah

10.80

M3

89,157.00

962,895.60

Urugan Pasir

17.85

M3

188,145.00

3,358,388.25

Beton Tumbuk 1 : 3 : 5

12.75

M3

814,136.75

10,380,243.56

Plat Beton Bertulang

38.27

M3

5,796,730.50

221,827,369.85

Pasangan Batu Gunung 1SP : 4PP

143.82

M3

884,818.25

127,254,560.72

Plesteran 1SP : 3PP, Tebal 20 mm

428.40

M2

61,440.59

Acian

683.40

M2

29,394.13

26,321,147.04
20,087,945.03

SUB TOTAL
III

JUMLAH
HARGA
(RP)
06

417,340,470.99

PEKERJAAN DUIKER
1

Galian Tanah Biasa

41.76

M3

53,392.50

2,229,670.80

Urugan Tanah

10.80

M3

89,157.00

962,895.60

Pasanga Batu kosong (Aanstamping)

6.48

M3

188,145.00

1,219,179.60

Beton Tumbuk 1 : 3 : 5

0.90

M3

814,136.75

732,723.08

Plat Beton Bertulang

4.68

M3

5,796,730.50

27,128,698.74

Pasangan Batu Gunung 1SP : 4PP

26.02

M3

884,818.25

23,019,431.59

Plesteran 1SP : 3PP, Tebal 20 mm

54.72

M2

61,440.59

Acian

65.52

M2

29,394.13

3,362,028.87
1,925,903.07

SUB TOTAL

60,580,531.34

ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN


KABUPATEN KOLAKA
PROGRAM
KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI
TAHUN

: PENGEMBANGAN PERUMAHAN
: PEMBANGUNAN/PENINGKATAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
: PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH KEL. LAMOKATO
: KABUPATEN KOLAKA
: 2015

A.2.2.1 HARGA SATUAN PEKERJAAN PERSIAPAN


A.2.2.1.1 Pembongkaran 1 M3 Beton Bertulang

No.

Uraian

A.
1
2

TENAGA
Pekerja
Mandor

B.

BAHAN

C.

PERALATAN

Kode

Satuan

OH
OH

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

13.334
60,500.00
0.666
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

Jumlah
Harga
(Rp)
806,707.00
49,950.00
856,657.00

JUMLAH HARGA BAHAN

JUMLAH HARGA PERALATAN


D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

856,657.00
111,365.41
968,022.41

%xD

A.2.3.1.1 Menggali 1 M3 tanah biasa sedalam 1 meter

No.

Uraian

A.
1
2

TENAGA
Pekerja
Mandor

B.

BAHAN

C.

PERALATAN

Kode

Satuan

OH
OH

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

0.750
60,500.00
0.025
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

Jumlah
Harga
(Rp)
45,375.00
1,875.00
47,250.00

JUMLAH HARGA BAHAN

JUMLAH HARGA PERALATAN


D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

%xD

47,250.00
6,142.50
53,392.50

A.2.3.1.11 Pengurugan 1 M3 pasir dengan pasir urug

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2

TENAGA
Pekerja
Mandor

OH
OH

0.300
60,500.00
0.010
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

18,150.00
750.00
18,900.00

B.
1

BAHAN
Pasir Urug

M3

1.200
123,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

147,600.00
147,600.00

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

166,500.00
21,645.00
188,145.00

%xD

A.2.3.1.12 Pengurugan 1 M3 tanah

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2

TENAGA
Pekerja
Mandor

OH
OH

0.300
60,500.00
0.010
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

18,150.00
750.00
18,900.00

B.
1

BAHAN
Tanah Urug

M3`

1.200
50,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

60,000.00
60,000.00

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

%xD

78,900.00
10,257.00
89,157.00

A.3.2.1 HARGA SATUAN PEKERJAAN PONDASI


A.3.2.1.2 Pemasangan 1 M3 pondasi batu belah camp. 1SP : 4PP

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2
3
4

TENAGA
Pekerja
Tukang Batu
Kepala Tukang
Mandor

OH
OH
OH
OH

1.500
60,500.00
0.750
70,000.00
0.075
80,000.00
0.075
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

90,750.00
52,500.00
6,000.00
5,625.00
154,875.00

B.
1
2
3

BAHAN
Batu Belah
Semen Portland
Pasir Pasang

M3
KG
M3

1.200
230,000.00
163.000
1,650.00
0.520
160,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

276,000.00
268,950.00
83,200.00
628,150.00

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

783,025.00
101,793.25
884,818.25

%xD

A.4.1.1 HARGA SATUAN PEKERJAAN BETON


A.4.1.1.6 Membuat 1 M3 beton tumbuk 1SP : 3PB : 5KR

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2
3
4

TENAGA
Pekerja
Tukang Batu
Kepala Tukang
Mandor

OH
OH
OH
OH

1.650
60,500.00
0.250
70,000.00
0.025
80,000.00
0.080
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

99,825.00
17,500.00
2,000.00
6,000.00
125,325.00

B.
1
2
3

BAHAN
Semen Portland
Pasir Beton
Kerikil (Maks 30mm)

KG
M3
M3

218.000
1,650.00
0.520
160,000.00
0.870
175,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

359,700.00
83,200.00
152,250.00
595,150.00

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

%xD

720,475.00
93,661.75
814,136.75

A.4.1.1.34 Membuat 1 M3 plat beton bertulang (150 kg besi)

No.

Uraian

A.
1
2
3
4
5
6

TENAGA
Pekerja
Tukang Batu
Tukang Kayu
Tukang Besi
Kepala Tukang
Mandor

B.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

BAHAN
Kayu Kelas III
Paku 5 - 12 cm
Minyak Bekisting
Besi Beton Polos
Kawat Beton
Semen Portland
Pasir Beton
Kerikil (Maks 30mm)
Kayu Balok Kelas III
Tripleks 4 mm

C.

PERALATAN

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

OH
OH
OH
OH
OH
OH

5.200
60,500.00
0.350
70,000.00
3.300
70,000.00
1.050
70,000.00
0.365
80,000.00
1.060
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

314,600.00
24,500.00
231,000.00
73,500.00
29,200.00
79,500.00
752,300.00

M3
KG
LITER
KG
KG
KG
M3
M3
M3
LBR

0.400
#########
3.200
22,000.00
2.000
7,000.00
148.000
13,000.00
3.000
22,000.00
323.000
1,650.00
0.520
160,000.00
0.780
175,000.00
0.205
#########
3.500
80,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

840,000.00
70,400.00
14,000.00
1,924,000.00
66,000.00
532,950.00
83,200.00
136,500.00
430,500.00
280,000.00
4,377,550.00

JUMLAH HARGA PERALATAN


D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

5,129,850.00
666,880.50
5,796,730.50

%xD

A.4.4.2 HARGA SATUAN PEKERJAAN PLESTERAN


A.4.4.2.14 Pemasangan 1 M2 plesteran camp. 1SP : 3PP tebal 20 mm

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2
3
4

TENAGA
Pekerja
Tukang Batu
Kepala Tukang
Mandor

OH
OH
OH
OH

0.260
60,500.00
0.200
70,000.00
0.020
80,000.00
0.013
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

15,730.00
14,000.00
1,600.00
975.00
32,305.00

B.
1
2

BAHAN
Semen Portland
Pasir Pasang

KG
M3

10.368
1,650.00
0.031
160,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

17,107.20
4,960.00
22,067.20

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

%xD

54,372.20
7,068.39
61,440.59

A.4.4.2.15 Pemasangan 1 M2 plesteran camp. 1SP : 4PP tebal 20 mm

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2
3
4

TENAGA
Pekerja
Tukang Batu
Kepala Tukang
Mandor

OH
OH
OH
OH

0.400
60,500.00
0.200
70,000.00
0.020
80,000.00
0.022
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

24,200.00
14,000.00
1,600.00
1,650.00
41,450.00

B.
1
2

BAHAN
Semen Portland
Pasir Pasang

KG
M3

8.320
1,650.00
0.032
160,000.00
JUMLAH HARGA BAHAN

13,728.00
5,120.00
18,848.00

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

60,298.00
7,838.74
68,136.74

%xD

A.4.4.2.27 Pemasangan 1 M2 acian

No.

Uraian

Kode

Satuan

Koefisien

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
Harga
(Rp)

A.
1
2
3
4

TENAGA
Pekerja
Tukang Batu
Kepala Tukang
Mandor

OH
OH
OH
OH

0.200
60,500.00
0.100
70,000.00
0.010
80,000.00
0.010
75,000.00
JUMLAH TENAGA KERJA

12,100.00
7,000.00
800.00
750.00
20,650.00

B.
1

BAHAN
Semen Portland

KG

3.250
1,650.00
JUMLAH HARGA BAHAN

5,362.50
5,362.50

C.

PERALATAN
JUMLAH HARGA PERALATAN

D.
E.
F.

Jumlah harga tenaga, bahan dan peralatan (A+B+C)


Overhead dan Profit
13
Harga Satuan Pekerjaan (D+E)

%xD

26,012.50
3,381.63
29,394.13

HARGA DASAR SATUAN UPAH


PROGRAM
KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI
TAHUN

No

: PENGEMBANGAN PERUMAHAN
: PEMBANGUNAN/PENINGKATAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
: PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH KEL. LAMOKATO
: KABUPATEN KOLAKA
: 2015

URAIAN

SATUAN

HARI

1
2
3
4
5
6
7
8
9

Pekerja
Tukang
Kepala Tukang
Mandor
Operator
Driver
Pembantu Sopir
Mekanik
Pembantu Mekanik

Jam
Jam
Jam
Jam
Jam
Jam
Jam
Jam
Jam

8,642.86
10,000.00
11,428.57
10,714.29
11,428.57
10,714.29
8,571.43
11,428.57
8,571.43

1
2
3
4
5
6
7
8
9

Pekerja
Tukang
Kepala Tukang
Mandor
Operator
Driver
Pembantu Sopir
Mekanik
Pembantu Mekanik

/Hari
/Hari
/Hari
/Hari
/Hari
/Hari
/Hari
/Hari
/Hari

60,500.00
70,000.00
80,000.00
75,000.00
80,000.00
75,000.00
60,000.00
80,000.00
60,000.00

KET
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam
/Hari 7 jam

HARGA SATUAN BAHAN


PROGRAM
KEGIATAN
PEKERJAAN
LOKASI
TAHUN

: PENGEMBANGAN PERUMAHAN
: PEMBANGUNAN/PENINGKATAN PERUMAHAN DAN PEMUKIMAN
: PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH KEL. LAMOKATO
: KABUPATEN KOLAKA
: 2015

NO.

NAMA/JENIS BARANG

MERK/TYPE

SATUAN

Quarry
Lokasi
Lokasi
Lokasi
Lokasi
Lokasi
Lokasi
Lokasi
Lokasi

M3
M3
M3
M3
M3
M3
M3
M3
50 Kg
kg
M3
kg
Liter
Lembar
Kg
Kg

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

Tanah Urugan Biasa


Tanah Urug
Pasir Urug
Pasir Pasang
Pasir Beton
Batu gunung
Kerikil Sungai disaring
kayu perancah (bekisting)
Semen portland
Semen portland
Balok/ Papan kayu Kelas III
Baja Tulangan Polos U-24
Minyak Bekisting
Triplex 4 mm
Kawat beton
Paku Biasa /campur

Lokasi
Lokasi

HARGA
SATUAN
(Rp)
5
15,000
50,000
123,000
160,000
160,000
230,000
175,000
1,400,000
82,500
1,650
2,100,000
13,000
7,000
80,000
22,000
22,000

KET.
6

DAFTAR ISI
USULAN TEKNIS

BAB I

PENDAHULUAN

BAB II

PENDEKATAN TEKNIS DAN METODOLOGI PELAKSANAAN PEKERJAAN

BAB III

PROSEDUR PELAKSANAAN PEKERJAAN (METODE KERJA)

BAB IV

JADWAL WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN

BAB V

JENIS, KAPASITAS, KOMPOSISI DAN JUMLAH PERALATAN

BAB VI

DAFTAR PERSONIL INTI

BAB VII

SPESIFIKASI TEKNIS

LAMPIRAN-LAMPIRAN :
a. Tabel 4.1 Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan / Time Schedule (Curve "S")
b. Tabel 5.1 Daftar Peralatan Yang Akan Dipergunakan Dalam Pekerjaan ini
c. Tabel 6.1 Daftar Personil Inti Yang Akan Ditugaskan Dilapangan

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Umum
Mengacu kepada Dokumen Lelang pada

Kegiatan Peningkatan Kualitas

Permukiman Kumuh Kelurahan Lamokato (DAU SHARING APBN) Kabupaten


Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2015, serta telah mengikuti
rapat penjelasan pekerjaan (Aanwijzing) untuk pekerjaan Peningkatan Kualitas
Permukiman Kumuh Kelurahan Lamokato (DAU SHARING APBN).

Berdasarkan hasil dari tahapan tersebut diatas, kami telah memahami akan esensi
pekerjaan yang dimaksud sehingga memudahkan dalam penyampaian proposal
teknis ini sebagai salah satu persyaratan mutlak dalam proses pelelangan.

1.2

Latar Belakang Mengikuti Pelelangan


CV. SUMBER KOLAKA PUTRA sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang
jasa konstruksi dan berkantor pusat di Kolaka memiliki keinginan untuk ikut
berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan yang gencar dilaksanakan di
Kabupaten Kolaka dewasa ini yang mungkin dapat diwujudkan melalui pelayanan
jasa dengan bidang sesuai keahlian.
Untuk memenuhi keinginan tersebut, salah satu partisipasi nyata yang dapat
dilaksanakan adalah dengan mengikuti pelelangan umum pengadaan barang dan
jasa pemborongan / jasa lainnya (Pasca Kualifikasi) paket Pekerjaan Peningkatan
Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan Lamokato (DAU SHARING APBN)
Tahun Anggaran 2015 dengan harapan apabila perusahaan ini ditunjuk sebagai
pelaksana pekerjaan, maka kami bersedia untuk melakukan segala upaya dengan

daya dan kemampuan yang dimiliki untuk memberikan hasil yang terbaik
nantinya.

1.3

Maksud dan Tujuan


Dalam dokumen lelang, dijelaskan bahwa pekerjaan ini adalah melakukan pekerjaan
Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan Lamokato (DAU SHARING
APBN) Kabupaten Kolaka.

1.4

Lingkup Pekerjaan
Berdasarkan uraian diatas, setelah mempelajari dengan seksama dokumen yang ada
dan berdasarkan pengalaman kami dalam menangani pekerjaan sejenis, dapat
disimpulkan bahwa

Pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh

Kelurahan Lamokato (DAU SHARING APBN) Kabupaten Kolaka meliputi


penyediaan material dan peralatan yang akan digunakan serta personil kerja
lapangan.

1.5

Sasaran dan Lokasi Pekerjaan


a.

Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dari penyusunan Usulan Teknis ini adalah
melaksanakan setiap tahapan atau jenis pekerjaan sesuai dengan alokasi waktu
dan biaya yang tersedia, demikian pula halnya dengan kwalitas pekerjaan
harus dapat dipertanggung jawabkan baik secara administrasi maupun secara
teknis sesuai dengan kualifikasi tenaga ahli yang terlibat dalam rangkaian
sistem pekerjaan yang dimaksud disini.

b.

Lokasi
Lokasi Pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan
Lamokato (DAU SHARING APBN) Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi
Tenggara, berada di Kelurahan Lamokato Kabupaten Kolaka.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB II
PENDEKATAN TEKNIS DAN METODOLOGI
PELAKSANAAN PEKERJAAN

Metodologi dan pendekatan teknis yang diterapkan pada kegiatan ini dilaksanakan dengan
mengacu terhadap beberapa hal, meliputi :
o Dokumen Lelang,
o Aanwijzing dan risalah penjelasan pekerjaan,
o Pengalaman team dalam melaksanakan kegiatan sejenis khususnya yang berkaitan
dengan pembangunan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan
Lamokato (DAU SHARING APBN),
o Apresiasi team dalam memahami pekerjaan,
o Tinjauan lapangan tentang kondisi secara umum dan permasalahan serta pemecahan
yang akan dilakukan.
Dari butir-butir diatas, team yang dibentuk untuk menyusun usulan teknis ini akan
menguraikan secara ringkas, jelas dan mencapai/memenuhi sasaran.
Sebagai upaya untuk memudahkan panitia dalam memahami maksud dari metodologi
pelaksanaan yang ditawarkan oleh CV. SUMBER KOLAKA PUTRA maka pentahapan
pekerjaan secara mutlak harus disusun sehingga diharapkan proses pelaksanaan nantinya
dapat berlangsung secara simultan. Tahapan kegiatan yang dimaksud, meliputi :

a. Tahap Persiapan
1.

Koordinasi dengan instansi terkait,

2.

Mobilisasi personil dan peralatan,

3.

Membuat barak kerja dan direksikeet,

4.

Membuat papan nama proyek dan menyediakan air kerja,

5.

Melakukan pengukuran,

6.

Menyiapkan kelengkapan administrasi dan dokumentasi yang diperlukan.

b. Tahap Pelaksanaan Fisik Konstruksi


1.

Pekerjaan Saluran

2.

Pekerjaan Deuiker

c. Tahap Pembersihan Akhir Dan Demobilisasi


1.

Pembersihan sisa bahan/kotoran,

2.

Demobilisasi peralatan dan personil.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB III
PROSEDUR PELAKSANAAN PEKERJAAN
(METODE KERJA)

Berdasarkan tahapan / urutan kerja yang telah disusun pada bab sebelumnya, maka untuk
memberikan pandangan sejauh mana tingkat penguasaan CV. SUMBER KOLAKA PUTRA
terhadap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan, berikut ini akan diuraikan mengenai
metode kerja yang digunakan demi penyelesaian pekerjaan secara baik dan memenuhi
standart/spesifikasi. Metode tersebut adalah sebagai berikut :

A.

Tahap Persiapan
1.

Koordinasi dengan instansi terkait


Pada tahap ini, kontraktor akan menugaskan personil yang akan ditugaskan
dilapangan untuk melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan pihak direksi
dan konsultan pengawas dalam upaya memperoleh data-data pendukung
pelaksanaan fisik konstruksi. Data-data tersebut meliputi:
Dokumen Kontrak,
Gambar Kerja,
Data pendukung lainnya.

2.

Mobilisasi personil dan peralatan


Pada tahap ini kontraktor akan mengerahkan personil dan peralatan sesuai
dengan usulan daftar personil dan peralatan lapangan. Sebelum mobilisasi team,
pimpinan

perusahaan

cq.

Direktur

Teknik

akan

mengarahkan

dan

mempersiapkan surat tugas untuk masing-masing personil. Mobilisasi akan


dilakukan dari kantor pusat kelokasi kegiatan pekerjaan. Untuk memudahkan

pelaksanaan koordinasi antar team, perusahaan akan mendukung segala fasilitas


dan keperluan untuk kegiatan.
3.

Membuat barak kerja dan direksikeet,

4.

Membuat papan nama proyek dan menyediakan air kerja,

5.

Mengadakan pemeriksaan keadaan eksisting dan membuat dokumentasi 0%


serta mengadakan penilaian atas ketepatan rancangan yang ada untuk
disesuaikan dengan keadaan/kebutuhan lapangan yang sebenarnya (rekayasa
lapangan),

6.

Atas dasar diatas, membuat satu program terperinci untuk kepentingan


pemeriksaan/pengambilan data lapangan tambahan yang masih diperlukan
dalam menangani pelaksanaan fisik,

7.

Menyiapkan bahan-bahan, alat-alat serta tenaga kerja yang sehubungan


dengan besarnya tingkat kemajuan yang ditargetkan dan bilamana perlu dapat
mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan laju pekerjaan,

B.

8.

Melakukan pengukuran bersama 3 (tiga)

9.

Menyiapkan kelengkapan administrasi yang diperlukan.

Tahap Pelaksanaan Pembangunan Fisik Konstruksi


Untuk memberikan kemudahan dalam memberikan pemahaman, tahap ini
kemudian dibagi kedalam beberapa urutan pelaksanaan yang dalam penilaian CV.
SUMBER KOLAKA PUTRA dianggap sebagai urutan pelaksanaan yang terbukti
efektif dan efisien berdasarkan pengalaman sebelumnya. Urutan tersebut meliputi :

1. Pekerjaan Saluran
1.1 Galian tanah Biasa
Sebelum dilakukan penggalian, pelaksana harus mengecek ketersediaan
personil dan alat yang akan digunakan dalam pekerjaan tersebut. Pekerjaan
galian dilaksanakan dengan cara manual, dengan menggunakan peralatan
tukang batu dan melakukan penggalian dititik- titik yang ditentukan sesuai
arahan konsultan pengawas dan mengacu pada gambar rencana yang
tersedia. Elevasi galian ditunjukkan dalam gambar atau diberitahukan oleh Direksi.
Sebelum melaksanakan pekerjaan ini, patok tanda galian (bouwplank) dipasang
dengan teliti dan elevasinya diukur serta disetujui oleh Direksi. Pada bouwplank ini
dituliskan elevasi-elevasi yang perlu serta titik as galian. Jarak bouwplank untuk
struktur tidak boleh lebih dari 2 m.
Tanah hasil galian yang tidak memenuhi syarat sebagai tanah urug, maka segera
disingkirkan dari lokasinya. Kami sama sekali tidak diperkenankan menimbun
tanah galian di jalan. Apabila galian itu memenuhi syarat sebagai tanah urug, maka
penempatannya sementara menunggu digunakan harus diusahakan agar tidak
mengganggu lalu lintas maupun lingkungan.

1.2 Urugan Tanah


pengurugan dilakukan dengan memakai tanah galian yang baik.
Setiap lapis tidak melebih dari 20 cm dan tidak ada batu yang lebih besar dari
2,5

cm.

Tanah

urug

juga

bersih

dari

bahan

organik

dan

sisa

tumbuh-tumbuhan. untuk pemadatan digunakan stamper, timbris seberat 5


kg atau alat mekanik lainnya. Untuk menambah kepadatan.

1) Cara Mengurug Tanah


Pengurugan tanah

dilakukan selapis demi selapis, dengan alat

pemadatan pada setiap pemadatannya. Tebal maximal setiap pemadatan


20 cm.
2) Kwalitas Tanah Urug
Tanah urug yang digunakan bersih dari bahan-bahan organik dan
kotoran-kotoran lainnya.
1.3 Urugan Pasir
Pekerjaan ini dilakukan setelah semua rangkaian galian tanah sesuai,
pekerja melakukan pengurugan sepanjang galian dengan menggunakan pasir
urug yang telah disediakan sebelumnya Urugan pasir dilakukan selapis demi
selapis dan pemadatannya juga dilakukan selapis demi selapis, dimana tebal
lapisan maksimal 20 cm. Setiap urugan pasir disiram dengan air hingga padat.
Setiap tanah gembur yang dibuang diisi kembali dengan pasir hingga rata dan
padat.adapun tebal urugan pasir disesuaikan dengan gambar kerja.
1) Kwalitas Pasir Urug
pasir yang digunakan untuk pengurugan berkwalitas kadar lumpur tidak
lebih dari 10%, tidak terkotori oleh benda-benda organik. Petunjuk ini
tidak mengurangi tanggungjawab kami atas semua hasil pengurugan
yang dilakukan.
2) Kelebihan Pasir Urug
Kelebihan pasir setelah pengurugan selesai akan diangkat dari tempat-tempat pekerjaan, dengan segala biaya ditanggung oleh kami .

1.4 Beton Tumbuk


Pekerjaan ini dilakukan setelah pekerjaan Pasangan batu gunung
dilaksanakan dan dilaksanakan setebal 5 cm sesuai dengan gambar kerja.
Adapun bahan-bahan yang digunakan terdiri dari:
a. Semen
1) Semen dari jenis Portland Cement sesuai persyaratan ASTM E-150 type
1 atau yang untuk pekerjaan khusus.
2) Dalam pengangkutan semen

terlindungi dari hujan, dan kantong

semen dalam keadaan tertutup rapat dan disimpan digudang dan dalam
penempatan semen ditempatkan pada tempat yang ditinggikan paling
sedikit 30 cm dari lantai.
b. Pasir (Agregat Halus)
Pasir yang digunakan bersih, keras, awet dan tersusun dalam gradasi yang
baik, bebas dari bahan-bahan organik, lumpur serta kotoran-kotoran
lain.
c. Kerikil/Batu Pecah (Agregat Kasar)
Kerikil/Batu Pecah keras, awet dan tersusun dalam gradasi yang baik,
bebas dari bahan-bahan organik lumpur serta kotoran - kotoran lain.
d. Air untuk adukan bersih dan bebas dari bahan-bahan yang merusak, atau
yang mempengaruhi daya lekat semen dan air. Untuk memakai
pembuatan dan perawatan beton adalah air yang dapat diminum, bebas
minyak, asam alkali, garam-garam dan bahan organik.

pekerjaan ini dilakukan dengan menggunakan material yang telah


disiapkan sebelumnya, yaitu material semen Portland, pasir beton, air, serta
batu pecah yang sesuai standard. Semua material untuk beton disatukan

dan dicampur menggunakan Alat Bantu tukang dan sebauh beton molen
yang disiapkan sebelumnya. Campuran yang digunakan adalah 1 : 3 : 5
dengan komposisi, 1 Semen, 3 Pasir, dan 5 Kerikil/ Split.
1.5 Plat Beton Bertulang
a. Pekerjaan ini diawali dengan pembuatan bekisting yang dilaksanakan atas
petunjuk direksi dan konsultan pengawas;
b. Material besi dipotong dan dibentuk sesuai pola, kemudian dirangkai dan
ditempatkan sesuai dengan dimensi dan perletakan pada gambar atau
sesuai arahan pelaksana dan direksi;
c. Setelah rangkaian besi terpasang sempurna, selanjutnya atas arahan
pelaksana dan direksi, rangkaian besi diletakkan kedalam bekisting yang
telah dibuat sebelumnya;
d. Pengecoran akan dilaksanakan setelah rangkaian besi dan bekisting telah
terpasang pada posisi yang benar;
e. Sebelum pengecoran, adukan beton

terlebih dahulu disiapkan.

Pembuatan adukan beton dilaksanakan oleh pekerja dengan perbandingan


campuran untuk adukan beton sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam
spesifikasi, gambar dan dokumen lelang;
f. Pelaksanaan pengecoran dilakukan oleh tukang batu yang dibantu oleh
sekelompok pekerja;
g. Pada saat pengecoran dan beton masih dalam kondisi basah, sekelompok
pekerja akan melakukan penggetaran dengan menggunakan concrette
vibrator dan dibiarkan selama batas waktu tertentu sampai umur beton
dianggap cukup untuk memikul beban;
h. Setelah umur beton dianggap cukup, bekisting kemudian dibuka dan
selanjutnya diukur ketepatan dimensinya.

1.6 Pasangan Batu Gunung


a.

Seluruh bahan dan material yang dibutuhkan terlebih dahulu dihadirkan


kelapangan;

b.

Atas arahan pelaksana, kepala tukang bersama-sama dengan tukang batu


melaksanakan penentuan alur pondasi yang akan dibuat dengan cara
merentangkan tali yang diikatkan pada papan bouwplank yang telah
dipasang sebelumnya;

c.

Sekelompok pekerja akan melaksanakan pembuatan adukan yang akan


digunakan dengan perbandingan sesuai yang dipersyaratkan dan atas
monitoring pengawas dan direksi pekerjaan;

d.

Setelah adukan siap, tukang batu dibantu oleh pekerja Ialu menyusun
batu-batu tersebut lapis perlapis dengan ketentuan setiap sisi pertemuan
batu harus dilapisi dengan adukan pasta semen yang berfungsi sebagai
perekat batu-batu tersebut;

e.

Pemasangan batu terus dilaksanakan secara simultan hingga penampang


pasangan telah dicapai atau telah sesuai dengan batas-batas rentangan tali
yang telah dipasang sebelumnya;

f.

Pengukuran dimensi pasangan selanjutnya akan dilaksanakan oleh 3 (tiga)


pihak untuk mengecek kembali. Hal ini akan dilaksanakan apabila seluruh
pekerjaan pasangan batu telah selesai sepenuhnya.

1.7 Plesteran
Plasteran dilakukan pada permukaan tembok untuk menutupi
susunan batu yang Nampak dari dalam atau luar diplester dengan campuran
1 Pc : 3 Psr dengan ketebalan 20 mm sesuai dengan gambar dimana
sebelum dilakukan terlebih dahulu permukaaan yang akan diplester dibasahi
agar memudahkan ikatan mortal (campuran) dengan permukaan tersebut

menghindari kerusakan serta tidak terjadi penguapan yang terlalu banyak.


Agar untuk mendapatkan hasil plesteran yang rata dan tegak lurus, maka
pada saat pelaksanaannya menggunakan waterpass atau Mistar perata Yang
kemudian diaci dengan menggunakan campuran semen dan air.
1.8 Acian
Acian dilakukan pada permukaan tembok untuk menutupi plesteran
yang masih kasar dengan campuran semen dan air. sebelum dilakukan
terlebih dahulu permukaaan yang akan diaci dibersihkan dari kotorankotoran dan material organik agar memudahkan ikatan mortal (campuran)
dengan permukaan tersebut menghindari kerusakan serta tidak terjadi
penguapan yang terlalu banyak.

2. Pekerjaan Duiker
2.1 Galian tanah Biasa
Sebelum dilakukan penggalian, pelaksana harus mengecek ketersediaan
personil dan alat yang akan digunakan dalam pekerjaan tersebut. Pekerjaan
galian dilaksanakan dengan cara manual, dengan menggunakan peralatan
tukang batu dan melakukan penggalian dititik- titik yang ditentukan sesuai
arahan konsultan pengawas dan mengacu pada gambar rencana yang
tersedia. Elevasi galian ditunjukkan dalam gambar atau diberitahukan oleh Direksi.
Sebelum melaksanakan pekerjaan ini, patok tanda galian (bouwplank) dipasang
dengan teliti dan elevasinya diukur serta disetujui oleh Direksi. Pada bouwplank ini
dituliskan elevasi-elevasi yang perlu serta titik as galian. Jarak bouwplank untuk
struktur tidak boleh lebih dari 2 m.
Tanah hasil galian yang tidak memenuhi syarat sebagai tanah urug, maka segera
disingkirkan dari lokasinya. Kami sama sekali tidak diperkenankan menimbun

tanah galian di jalan. Apabila galian itu memenuhi syarat sebagai tanah urug, maka
penempatannya sementara menunggu digunakan harus diusahakan agar tidak
mengganggu lalu lintas maupun lingkungan.

2.2 Urugan Tanah


pengurugan dilakukan dengan memakai tanah galian yang baik.
Setiap lapis tidak melebih dari 20 cm dan tidak ada batu yang lebih besar dari
2,5

cm.

Tanah

urug

juga

bersih

dari

bahan

organik

dan

sisa

tumbuh-tumbuhan. untuk pemadatan digunakan stamper, timbris seberat 5


kg atau alat mekanik lainnya. Untuk menambah kepadatan.
3) Cara Mengurug Tanah
Pengurugan tanah

dilakukan selapis demi selapis, dengan alat

pemadatan pada setiap pemadatannya. Tebal maximal setiap pemadatan


20 cm.
4) Kwalitas Tanah Urug
Tanah urug yang digunakan bersih dari bahan-bahan organik dan
kotoran-kotoran lainnya.
2.3 Urugan Pasir
Pekerjaan ini dilakukan setelah semua rangkaian galian tanah sesuai,
pekerja melakukan pengurugan sepanjang galian dengan menggunakan pasir
urug yang telah disediakan sebelumnya Urugan pasir dilakukan selapis demi
selapis dan pemadatannya juga dilakukan selapis demi selapis, dimana tebal
lapisan maksimal 20 cm. Setiap urugan pasir disiram dengan air hingga padat.
Setiap tanah gembur yang dibuang diisi kembali dengan pasir hingga rata dan
padat.adapun tebal urugan pasir disesuaikan dengan gambar kerja.

3) Kwalitas Pasir Urug


pasir yang digunakan untuk pengurugan berkwalitas kadar lumpur tidak
lebih dari 10%, tidak terkotori oleh benda-benda organik. Petunjuk ini
tidak mengurangi tanggungjawab kami atas semua hasil pengurugan
yang dilakukan.
4) Kelebihan Pasir Urug
Kelebihan pasir setelah pengurugan selesai akan diangkat dari tempat-tempat pekerjaan, dengan segala biaya ditanggung oleh kami .
2.4 Beton Tumbuk
Pekerjaan ini dilakukan setelah pekerjaan Pasangan batu gunung
dilaksanakan dan dilaksanakan setebal 5 cm sesuai dengan gambar kerja.
Adapun bahan-bahan yang digunakan terdiri dari:
e. Semen
3) Semen dari jenis Portland Cement sesuai persyaratan ASTM E-150 type
1 atau yang untuk pekerjaan khusus.
4) Dalam pengangkutan semen

terlindungi dari hujan, dan kantong

semen dalam keadaan tertutup rapat dan disimpan digudang dan dalam
penempatan semen ditempatkan pada tempat yang ditinggikan paling
sedikit 30 cm dari lantai.
f. Pasir (Agregat Halus)
Pasir yang digunakan bersih, keras, awet dan tersusun dalam gradasi yang
baik, bebas dari bahan-bahan organik, lumpur serta kotoran-kotoran
lain.
g. Kerikil/Batu Pecah (Agregat Kasar)
Kerikil/Batu Pecah keras, awet dan tersusun dalam gradasi yang baik,
bebas dari bahan-bahan organik lumpur serta kotoran - kotoran lain.

h. Air untuk adukan bersih dan bebas dari bahan-bahan yang merusak, atau
yang mempengaruhi daya lekat semen dan air. Untuk memakai
pembuatan dan perawatan beton adalah air yang dapat diminum, bebas
minyak, asam alkali, garam-garam dan bahan organik.

pekerjaan ini dilakukan dengan menggunakan material yang telah


disiapkan sebelumnya, yaitu material semen Portland, pasir beton, air, serta
batu pecah yang sesuai standard. Semua material untuk beton disatukan
dan dicampur menggunakan Alat Bantu tukang dan sebauh beton molen
yang disiapkan sebelumnya. Campuran yang digunakan adalah 1 : 3 : 5
dengan komposisi, 1 Semen, 3 Pasir, dan 5 Kerikil/ Split.
2.5 Plat Beton Bertulang
i. Pekerjaan ini diawali dengan pembuatan bekisting yang dilaksanakan atas
petunjuk direksi dan konsultan pengawas;
j. Material besi dipotong dan dibentuk sesuai pola, kemudian dirangkai dan
ditempatkan sesuai dengan dimensi dan perletakan pada gambar atau
sesuai arahan pelaksana dan direksi;
k. Setelah rangkaian besi terpasang sempurna, selanjutnya atas arahan
pelaksana dan direksi, rangkaian besi diletakkan kedalam bekisting yang
telah dibuat sebelumnya;
l. Pengecoran akan dilaksanakan setelah rangkaian besi dan bekisting telah
terpasang pada posisi yang benar;
m. Sebelum pengecoran, adukan beton

terlebih dahulu disiapkan.

Pembuatan adukan beton dilaksanakan oleh pekerja dengan perbandingan


campuran untuk adukan beton sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam
spesifikasi, gambar dan dokumen lelang;

n. Pelaksanaan pengecoran dilakukan oleh tukang batu yang dibantu oleh


sekelompok pekerja;
o. Pada saat pengecoran dan beton masih dalam kondisi basah, sekelompok
pekerja akan melakukan penggetaran dengan menggunakan concrette
vibrator dan dibiarkan selama batas waktu tertentu sampai umur beton
dianggap cukup untuk memikul beban;
p. Setelah umur beton dianggap cukup, bekisting kemudian dibuka dan
selanjutnya diukur ketepatan dimensinya.
2.6 Pasangan Batu Gunung
g.

Seluruh bahan dan material yang dibutuhkan terlebih dahulu dihadirkan


kelapangan;

h.

Atas arahan pelaksana, kepala tukang bersama-sama dengan tukang batu


melaksanakan penentuan alur pondasi yang akan dibuat dengan cara
merentangkan tali yang diikatkan pada papan bouwplank yang telah
dipasang sebelumnya;

i.

Sekelompok pekerja akan melaksanakan pembuatan adukan yang akan


digunakan dengan perbandingan sesuai yang dipersyaratkan dan atas
monitoring pengawas dan direksi pekerjaan;

j.

Setelah adukan siap, tukang batu dibantu oleh pekerja Ialu menyusun
batu-batu tersebut lapis perlapis dengan ketentuan setiap sisi pertemuan
batu harus dilapisi dengan adukan pasta semen yang berfungsi sebagai
perekat batu-batu tersebut;

k.

Pemasangan batu terus dilaksanakan secara simultan hingga penampang


pasangan telah dicapai atau telah sesuai dengan batas-batas rentangan tali
yang telah dipasang sebelumnya;

l.

Pengukuran dimensi pasangan selanjutnya akan dilaksanakan oleh 3 (tiga)


pihak untuk mengecek kembali. Hal ini akan dilaksanakan apabila seluruh
pekerjaan pasangan batu telah selesai sepenuhnya.

2.7 Plesteran
Plasteran dilakukan pada permukaan tembok untuk menutupi
susunan batu yang Nampak dari dalam atau luar diplester dengan campuran
1 Pc : 3 Psr dengan ketebalan 20 mm sesuai dengan gambar dimana
sebelum dilakukan terlebih dahulu permukaaan yang akan diplester dibasahi
agar memudahkan ikatan mortal (campuran) dengan permukaan tersebut
menghindari kerusakan serta tidak terjadi penguapan yang terlalu banyak.
Agar untuk mendapatkan hasil plesteran yang rata dan tegak lurus, maka
pada saat pelaksanaannya menggunakan waterpass atau Mistar perata Yang
kemudian diaci dengan menggunakan campuran semen dan air.
2.8 Acian
Acian dilakukan pada permukaan tembok untuk menutupi plesteran
yang masih kasar dengan campuran semen dan air. sebelum dilakukan
terlebih dahulu permukaaan yang akan diaci dibersihkan dari kotorankotoran dan material organik agar memudahkan ikatan mortal (campuran)
dengan permukaan tersebut menghindari kerusakan serta tidak terjadi
penguapan yang terlalu banyak.

C.

Tahap Pembersihan Akhir dan Demobilisasi


Pelaksanaan

pembersihan

akhir

dan

demobilisasi

termasuk

didalamnya

menyingkirkan kotoran-kotoran sisa material, puing-puing serta demobilisasi


personil dan peralatan.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB IV
JADWAL WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN

Guna melaksanakan Pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan


Lamokato (DAU SHARING APBN)

pada SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten

Kolaka Tahun Anggaran 2015 yang efektif dan efisien sesuai dengan tujuan dari
penyelenggaraan pembangunan. Berdasarkan urutan kegiatan yang telah dibuat
sebelumnya selanjutnya CV. SUMBER KOLAKA PUTRA membuat suatu program
pelaksanaan kegiatan yang diharapkan dapat mengakomodir seluruh tahapan kegiatan
secara sempurna dan menciptakan hasil pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan dengan
jangka waktu seperti yang telah ditentukan.

Kebutuhan waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan setiap urutan pekerjaan secara
jelas akan diuraikan pada dalam bentuk CURVE S sebagaimana tercantum pada tabel 4.1

Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan pada lembar lampiran, namun untuk memberikan


gambaran umum, CV. SUMBER KOLAKA PUTRA akan menguraikannya sebagai berikut:

A.

Tahap Persiapan
Total waktu efektif yang diperlukan untuk tahap persiapan mencapai 14 (empat
belas) hari kalender, mengingat adanya beberapa scope pekerjaan yang dilaksanakan
secara beriringan.

B.

Tahap Pelaksanaan Pembangunan Fisik Konstruksi


Total waktu efektif yang diperlukan untuk tahap pembangunan fisik konstruksi
adalah 100 (Seratus) hari kalender, mengingat adanya beberapa scope pekerjaan
yang dilaksanakan secara beriringan.

C.

Tahap Pembersihan Akhir dan Demobilisasi


Total waktu efektif yang diperlukan untuk tahap Pembersihan akhhir dan
demobilisasi dijadwalkan selama 6 (enam) hari kalender, mengingat jarak antara
basecamp kantor dan lokasi proyek yang cenderung jauh.

Demikian sekilas uraian singkat mengenai alokasi waktu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan Lamokato
(DAU SHARING APBN) yang berlokasi di Kolaka dengan total waktu seluruhnya yaitu
selama 120 (Seratus Dua Puluh) hari kalender.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB V
JENIS, KAPASITAS, KOMPOSISI DAN JUMLAH PERALATAN

Peralatan merupakan hal yang sangat penting artinya dalam menunjang seluruh kegiatan
untuk pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kelurahan
Lamokato (DAU SHARING APBN) pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kolaka
Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2015.

Adapun jenis dan kapasitas peralatan yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan ini,
diuraikan dalam table 5.1 Daftar Peralatan Yang Dibutuhkan Untuk Menyelesaikan

Pekerjaan ini tersaji pada lembar lampiran.


Dalam daftar peralatan tersebut, juga telah memperhitungkan komposisi dan jumlah yang
paling sesuai dalam upaya melaksanakan pekerjaan yang efektif dan efisien serta tepat
waktu dan tepat guna.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB VI
DAFTAR PERSONIL INTI

6.1

KEBUTUHAN PERSONIL INTI


Personil yang akan ditugaskan untuk pekerjaan tersebut adalah tenaga-tenaga yang
sudah berpengalaman pada bidangnya masing-masing dengan kualifikasi pendidikan
sesuai dengan ketetapan didalam Dokumen Pemilihan. Sedangkan persyaratan
lainnya yang akan dipenuhi oleh personil inti adalah sebagai berikut:

Personil yang professional dan mempunyai kemampuan untuk bekerja keras.

Sehat jasmani dan rohani untuk bekerja baik di kantor maupun di lapangan dan
mempunyai mental yang baik sesuai dengan bidang masing-masing.

Bisa bekerjasama dengan sesama anggota tim dan seluruh instansi/lembaga


yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam kegiatan ini.

Mampu berkomunikasi dan beradaptasi didaerah tugasnya.

Mampu menyusun laporan dengan sistematik.

Mampu menjelaskan disiplin ilmunya sesuai bidang tugas yang diembannya.

Komunikasi atau hubungan yang bersifat terbuka dan konstruktif antar tim
konsultan dan pemberi pekerjaan, akan menjamin kelancaran penyelesaian tugas,
dan pada gilirannya akan memperoleh pencapaian tugas yang optimal. Setiap
pemecahan masalah yang mungkin timbul akan diselesaikan dengan prinsip kerja
sama positif dan konstruktif antar tim pelaksana dengan tim direksi dan konsultan
pengawas. Sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam dokumen pemilihan dan
hasil analisis teknis CV. SUMBER KOLAKA PUTRA.,

6.2 KUALIFIKASI TENAGA INTI


Untuk mendapatkan hasil yang diharapkan, perlu didukung oleh tim terpadu yang
terdiri dari tenaga-tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
Adapun kualifikasi dari masing-masing tenaga inti yang diharapkan dalam Dokumen
Pemilihan adalah sebagai berikut :
a.

General Manager (GM) 1 Orang : Lulusan perguruan tinggi negeri atau Sekolah
Menengah Atas yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau
perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi kualifikasi pendidikan
minimal Diploma III/SMA dengan pengalaman jabatan minimal 2 tahun dan
pekerjaan 5 tahun.

b.

Pelaksana 1 Orang : Mempunyai sertifikat keahlian diterbitkan oleh Lembaga


yang berwenang untuk itu, Lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan
tinggi swasta yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau
perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi kualifikasi pendidikan
minimal Diploma III (DIII) Teknik Sipil/SMK Bangunan, dengan pengalaman
kerja dibidang Pelaksana Pekerjaan Sipil minimal 5 (Lima) Tahun dan
pengalaman jabatan selama 2 (Dua) Tahun .

c.

Pengawas Lapangan 1 Orang : lulusan sekolah menengah kejuruan jurusan


bangunan (STM Sipil) dengan pengalaman kerja dibidang Pekerjaan Sipil
minimal 5 (Lima) Tahun, dan pengalaman jabatan 2 (Dua) Tahun.

d.

Tenaga Administrasi 1 Orang : Kualifikasi pendidikan minimal lulusan sekolah


menengah umum/sederajat jurusan administrasi dengan pengalaman kerja
dibidang administrasi minimal 5 (Lima) Tahun dan pengalaman jabatan selama
2 (Dua) Tahun.

Uraian lengkap mengenai kualifikasi tenaga inti yang dipergunakan dalam pekerjaan ini
dapat dilihat pada tabel 6.1 Daftar Personil Yang Akan Ditugaskan Dilapangan pada lembar
lampiran.

6.3

LINGKUP TUGAS MASING-MASING PERSONIL INTI


Masing-masing personil dalam melaksanakan tugasnya harus mengetahui dengan
jelas dan pasti hal yang menjadi tanggung jawabnya, maka untuk menghindari miss
understanding dan menyamakan persepsi antar personil, berikut ini akan diuraikan
tugas dan tanggung jawab masing-masing personil:
a. General Manager/GM
Bertanggung jawab kepada Project Manager maupun Pengguna Jasa atas
kelancaran dan seluruh hasil pelaksanaan pekerjaan. General Manager akan
mengatur secara menyeluruh aktivitas proyek, baik yang bersifat teknis maupun
administrasi secara profesional.
Lingkup tugas General Manager adalah sebagai berikut :
1)

Melakukan fungsi koordinasi dan supervisor/pengawas internal tim kerja


untuk seluruh rangkaian pekerjaan, baik pekerjaan lapangan maupun
pekerjaan pengurusan administrasi dan kantor.

2)

Memberi petunjuk dan pengarahan kepada masing-masing anggota tim


sesuai dengan bidang tugasnya.

3)

Meneliti kembali kondisi lapangan dengan melakukan rekayasa lapangan


dan selanjutnya menyusun program kerja lapangan berdasarkan kondisi
tersebut.

4)

Melakukan mekanisasi kerja eksternal yang menyangkut tindakan diskusi


atau rapat dengan pihak konsultan supervisi dan pengguna jasa untuk
kemudian diteruskan sebagai bahan arahan kerja semua tim.

5)

Membuat Laporan Kemajuan Fisik Bulanan berdasarkan laporan mingguan


dan harian yang telah dibuat sebelumnya oleh pelaksana.

6)

Menjalankan tugas keseluruhan secara terus menerus (day-to-day) dan


koordinatif.

b. Pelaksana
Bertanggung jawab secara teknis dan administratif kepada General manager atas
seluruh kegiatan yang tekait dengan aspek teknis kerja lapangan dan kualitas hasil
pekerjaan.
Lingkup tugas Pelaksana adalah sebagai berikut :
1)

Melakukan analisis dan menetapkan metode pelaksanaan yang akan


digunakan, kemudian menyiapkan requet sheet/lembar kerja untuk
mendapatkan persetujuan dari direksi dan konsultan pengawasa;

2)

Melakukan pemeriksaan bahan/material dilaboratorium dan memberikan


jaminan kualitas terhadap bahan yang dipakai;

3)

Membantu General Manager saat melakukan mekanisasi kerja eksternal


yang menyangkut tindakan diskusi atau rapat dengan pihak pengguna jasa
dalam kaitannya dengan aspek teknik kerja lapangan dan kualitas bahan /
hasil pekerjaan;

4)

Melakukan koordinasi dan konfirmasi kepada direksi teknis konsultan


supervisi dilapangan;

5)

Memantau aktivitas kinerja dilapangan setiap saat serta memberikan


pengarahan kepada tim kerja lapangan mengenai mekanisme/prosedur
kerja dan bentuk/dimensi bangunan yang benar dengan mengacu terhadap
gambar

kerja,

spesifikasi

lapangan/konsultan supervisi.

teknis

dan

petunjuk/arahan

direksi

6)

Memerintahkan pengawas dan tim kerja lapangan lainnya untuk melakukan


hal-hal teknis tertentu demi terciptanya hasil pekerjaan yang sesuai
spesifikasi.

7)

Menghentikan sementara aktivitas kerja lapangan pada kondisi tertentu


yang memang mengahruskan untuk penghentian tersebut karena dinilai
dapat mengakibatkan kecelakaan kerja atau terjadi penyimpangan terhadap
prosedur kerja atau pekerjaan yang dilaksanakan tidaak sesuai dengan
gambar dan spesifikasi teknis.

8)

Memerintahkan kepada tim kerja lapangan untuk membongkar dan/atau


memperbaiki hasil kerja yang tidak sesuai serta membuat laporan mengenai
perbaikan tersebut kepada General Manager guna pengambilan kebijakan
selanjutnya.

9)

Membuat laporan kemajuan pekerjaan fisik periode harian dan mingguan


berdasarkan realisasi lapangan.

10) Menjalankan tugas keseluruhan secara terus menerus (day-to-day) dan


koordinatif.
c. Pengawas
Bertanggung jawab secara teknis dan administratif kepada Pelaksana atas seluruh
aspek yang tekait dengan persediaan material / stok logistic yang akan digunakan
dilapangan.
Lingkup tugas Pengawas adalah sebagai berikut :
1)

Membuat daftar permintaan bahan/material yang akan digunakan


dilapangan sesuai petunjuk dari pelaksana;

2)

Mencatat jenis dan kuantitas material/bahan yang masuk dan keluar


ataupun material yang diterima atau ditolak oleh direksi lapangan dan
konsultan supervisi dalam setiap hari;

3)

Membantu pelaksana memantau aktivitas kerja lapangan ataupun memberi


petunjuk kepada pekerja mengenai teknis kerja lapangan berdasarkan
spesifikasi teknis dan gambar kerja.

4)

Menjalankan tugas keseluruhan secara terus menerus (day-to-day) dan


koordinatif.

d. Tenaga Administrasi
Bertanggung jawab kepada General Manager atas seluruh pekerjaan yang terkait
dengan aspek pengurusan adminitrasi dan keuangan.
Lingkup tugas Tenaga Administrasi adalah sebagai berikut :
1)

Membantu General manager dalam melakukan pengurusan administrasi


perusahaan meliputi : pengurusan administrasi untuk penerbitan SPMK, SPL
dan lain-lain.

2)

Membantu General Manager membuat administrasi untuk keperluan


pencairan keuangan;

3)

Menjalankan tugas keseluruhan secara terus menerus (day-to-day) dan


koordinatif.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

BAB VII
SPESIFIKASI TEKNIS

Spesifikasi teknis yang digunakan dalam pekerjaan ini meliputi semua standar yang telah
ditetapkan dalam dokumen lelang. Meskipun demikian, ada baiknya apabila pada bab ini
perusahaan kami menguraikan beberapa hal penting terkait spesifikasi teknis yang dipakai
sebagai gambaran tingkat pemahaman mengenai substansi pekerjaan yang akan
dilaksanakan.
Hal-hal penting yang terkait dengan spesifikasi teknis pelaksanaan yang akan diterapkan
dalam pekerjaan ini mencakup garis besar item pekerjaan, meliputi :

A. Galian Tanah
1. Elevasi galian sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau diberitahukan oleh
Direksi;
2. Sebelum melaksanakan pekerjaan ini, patok tanda galian (bouwplank) harus
dipasang dengan teliti dan elevasinya diukur serta disetujui oleh Direksi;
3. Pada bouwplank ini dituliskan elevasi elevasi yang perlu serta titik as galian. Jarak
bouwplank untuk struktur tidak boleh lebih dari 2 m;
4. Tanah hasil galian yang tidak memenuhi syarat sebagai tanah urug, maka harus
segera disingkirkan dari lokasi pekerjaan;
5. Kontraktor sama sekali tidak diperkenankan menimbun tanah galian di jalan;
6. Apabila galian itu memenuhi syarat sebagai tanah urug, maka penempatannya
sementara menunggu digunakan harus diusahakan agar tidak mengganggu lalu
lintas maupun lingkungan.

B. Urugan Tanah
1. Kwalitas Tanah Urug
Tanah urug yang digunakan harus bersih dari bahan bahan organik dan kotoran
kotoran lainnya.
2. Cara Mengurug Galian
a. Pengurugan tanah harus dilakukan selapis demi selapis, dengan alat
pemadatan pada setiap pemadatannya;
b. Tebal maximal setiap pemadatan 20 cm;
c. Pekerjaan urug tanah yang dilakukan tidak memenuhi persyaratan sehingga
mengakibatkan permukaan tanah turun kembali, harus diulang segera, dan
jika diperlukan urugan harus diulang berkali kali, sampai dengan permukaan
yang diminta pada gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Direksi.

C. Urugan Pasir
1. Urugan pasir dilakukan selapis demi selapis dan pemadatannya juga dilakukan
selapis demi selapis, dimana tebal lapisan maksimal 20 cm;
2. Setiap urugan pasir disiram dengan air hingga padat;
3. Setiap tanah gembur yang dibuang diisi kembali dengan pasir hingga rata dan
padat.

D. Pekerjaan Beton Tumbuk


Semua bahan yang akan dipakai harus disetujui oleh Direksi. Bahan-bahan yang
tidak disetujui Direksi harus disingkirkan dari lapangan.

i. Semen
1) Semen yang dipakai harus semen Portland dari jenis yang disetujui dan
yang dalam segala hal memenuhi syarat yang ditetapkan dalam
Peraturan Beton Indonesia.
2) Semen harus dari jenis Portland Cement sesuai persyaratan ASTM E-150
type 1 atau yang untuk pekerjaan khusus. Agregat semen harus
memenuhi persyaratan ASTM E - 33 (spesifikasi untuk agregat beton).
3) Dalam pengangkutan semen harus terlindungi dari hujan, dan kantong
semen dalam keadaan tertutup rapat dan harus disimpan digudang dan
dalam penempatan semen sedapat mungkin ditempatkan pada tempat
yang ditinggikan paling sedikit 30 cm dari lantai.
4) Semen harus bersifat kekal bersih, tidak mengandung bahan-bahan
yang merusakkan kwalitas dan kuantitasnya.

j. Agregat
Agregat, harus keras, bersifat kekal bersih, tidak mengandung bahan-bahan
yang merusakan kualitasnya. Agregat dalam segala hal harus memenuhi
syarat yang ditentukan dalam PBI 1971 / SKSNI 2002.
Sehubungan dengan ketentuan tersebut, maka Kontraktor diwajibkan
menyediakan saringan sehingga agregat campuran dihasilkan oleh saringan
sesuai dengan peraturan, petunjuk selanjutnya akan diberikan pada saat
pelaksanaan.
1) Pasir (Agregat Halus)
Pasir harus bersih, keras, awet dan tersusun dalam gradasi yang baik,
bebas dari bahan-bahan organik, lumpur serta kotoran-kotoran lain
dan sesuai dengan persyaratan PBI - 71.
Gradasi Agregat Halus yang di syaratkan adalah sebagai berikut:

Ukuran Saringan

Prosentase Sisa di atas


Saringan

4. mm

Minimum 2 %

1. mm

Minimum 10 %

0,25 mm

(80-95)%

2) Kerikil/Batu Pecah (Agregat Kasar)


Kerikil/Batu Pecah harus keras, awet dan tersusun dalam gradasi yang
baik, bebas dari bahan-bahan organik lumpur serta kotoran - kotoran
lain sesuai persyaratan P131 - 71.
Gradasi Agregat Kasar yang disyaratkan adalah sebagai berikut :

Ukuran Saringan

Prosentase Sisi di atas Saringan

31,5 mm

0%

4 mm

(90-98)%

Selisih antara sisa - sisa

Maks 60 %

Kumulatif
di atas 2 ayakan yang berurutan

Min 10 %

k. Cetakan Beton
1) Direksi harus menunjukkan jenis kayu yang akan dipergunakan untuk
Cetakan beton.
2) Semua Cetakan beton harus menggunakan kayu-kayu atau papan yang
berkwalitas baik. Untuk menghendaki ketebalan cetakan yang sama dan
rapi dianjurkan untuk memakai multipleks dengan rangka penguat
kayu/perancah kelas III yang disesuaikan penggunaannya.
3) Cetakan harus dibuat dan disanggah sedemikian rupa sehingga dapat
dicegah

dari

kerusakan-kerusakan

dan

dapat

mempermudah

penumbukan pada waktu pemadatan adukan mortal beton tanpa


merusak konstruksi.
4) Cetakan harus dengan berbagai bentuk, bidang-bidang batas dan
ukuran dari hasil beton yang diinginkan sebagaimana pada gambar atau
seperti ditetapkan oleh direksi. Rencana cetakan harus mendapat
persetujuan dari Direksi sebelum pembuatan cetakan dimulai, tetapi
persetujuan yang demikian tidak akan mengurangi tanggung jawab
kontraktor terhadap keserasiannya pada bentuk maupun terhadap
perlunya perbaikan kerusakan-kerusakan, yang mungkin dapat timbul
pada waktu pemakaian.
5) Sewaktu-waktu direksi dapat menolak sesuatu bagian dari bentuk yang
tidak dapat diterima dan dalam segi apapun kontraktor harus dengan
segera membongkar bentuk yang ditolak dan menggantinya atas
bebannya sendiri.

l. A i r
1) Air untuk adukan dan merawat beton harus bersih dan bebas dari
bahan-bahan yang merusak, atau yang mempengaruhi daya lekat semen
dan air. Untuk memakai pembuatan dan perawatan beton adalah air
yang dapat diminum, bebas minyak, asam alkali, garam-garam dan
bahan organik.
2) Apabila terdapat keragu-raguan mengenai kwalitas air, Kontraktor
diharuskan untuk mengirimkan contoh air itu kelaboratorium sampai
seberapa jauh air mengandung zat - zat yang dapat merusak beton atau
baja tulangan. Dalam hal yang demikian pekerjaan beton harus
dihentikan sampai didapat keputusan yang pasti mengenai air yang
dapat dipakai untuk Konstruksi Beton, dan bagaimanapun juga

penghentian pekerjaan ini tidak membebaskan Kontraktor dari waktu


pelaksanaan seluruh pekerjaan yang telah ditetapkan.
3) Apabila

pemeriksaan

contoh

air

tidak

dilakukan,

maka

hal

keraguan-raguan mengenai air harus diadakan percobaan perbandingan


antara kekuatan tekan mortar dengan memakai air pada umur 7 dan 28
hari paling sedikit 90 % dari kekuatan yang dipersyaratkan dalam PBI
1971 sesuai dengan mutu beton yang bersangkutan.

E. Plat Beton Bertulang


1. Semua bahan yang akan dipakai meliputi semen, pasir beton, kerikil/batu pecah
dan besi tulangan harus sesuai spesifikasi teknis yang telah disyaratkan dalam
dokumen pengadaan dan harus mendapat persetujuan dari direksi;
2. Anyaman besi harus kokoh sehingga tidak berubah tempat selama pengecoran;
3. Cetakan beton harus dibuat sesuai persyaratan yang tercantum dalam dokumen
pengadaan;
4. Selimut beton harus tebal, dan untuk itu harus dibuat ganjal ganjal (bahu beton)
dari semen pasir campuran 1 : 2 dengan ukuran ukuran tertentu yang diinginkan
dan sesuai dengan petunjuk Direksi;
5. Besi tulangan harus disatukan satu sama lain dengan menggunakan kawat kecuali
jika Direksi menginstruksikan menggunakan las;
6. Semua tulangan harus dipasang pada posisi yang tepat hingga tidak dapat berubah
atau bergeser pada waktu digetarkan dan

bilamana diperlukan maka perlu

pengukuran beton terhadap ukuran yang ditentukan;


7. Hubungan pada setiap bangunan konstruksi harus dipasang stek beton pada setiap
jarak 75 cm digunakan sebagai pengikat antara sloof dan pondasi, kolom yang
tertanam pada pondasi dan stek antara kolom dan pasangan kusen atau batu bata

atau antara ringbalk dengan pasangan batu bata dalam hal ini dapat dilihat
detailnya sesuai gambar;
8. Sebelum

melaksanakan

pengecoran,

maka

Kontraktor

harus

meminta

persetujuan Direksi dibuktikan dengan Berita acara persetujuan pengecoran;


9. Sebelum pengecoran dilaksanakan sisi dalam papan bekisting harus dicek terhadap
kelurusan baik secara vetikal maupun secara horisontal, harus bebas dari kotoran
serta harus disiram dengan air sampai merata;
10. Bilamana pengecoran tidak menggunakan mesin penggetar yang dapat diperlukan
pada waktu pengecoran secara manual adalah bambu /kayu bulat dan pemadatan
secara manual adalah bambu/kayu bulat dan pemadatan secara perlahan pada
campuran beton;
11. Pengadukan harus rata dan sama kentalnya untuk setiap kali pembuatan adukan
sisa adukan yang mengeras tidak diperkenankan dipakai;
12. Pembongkaran bekisting baru dapat diperbolehkan setelah beton mengalami
periode pengerasan sesuai dengan PBI 1971 atau dengan izin direksi.

F. Pasangan Batu Gunung


1. Batu yang digunakan adalah batu belah, batu kali atau batu gunung
berdiameter besar maksimal 30 cm dengan 3 bidang pecah (kecuali gambar
rencana menyatakan lain), bersifat keras, tidak menunjukkan gejala lapuk
karena cuaca, berukuran seragam, bersih dari sampah sampah yang dapat
mengurangi daya ikat semen;
2. Sebelum pelaksanaan pekerjaan terlebih dahulu harus dibuat profil profil dari
kayu bambu dengan bentuk ukuran dan peil sebagaimana yang ditentukan
dalam gambar;
3. Adukan semen menggunakan campuran 1 Pc : 4 Psr;

4. Pada pemasangan pondasi yang terpaksa dihentikan harus diusahakan ujung


perhentiannya bergigi, sehingga pada penyambungan berikutnya terdapat
ikatan yang kuat dan sempurna;
5. Tidak diperbolehkan adanya rongga/celah yang kosong dalam pasangan
pondasi;
6. Bentuk pasangan pondasi batu harus sesuai dengan gambar rencana dengan
diberi adukan pengikat minimum 1 Pc : 4 Psr, kecuali untuk pondasi yang
dalam gambar diberi tanda trasram.
G. Pasangan Plesteran dan Acian
1. Seluruh bahan yang digunakan harus sesuai dengan persyaratan bahan yang
tercantum dalam dokumen pengadaan;
2. Sebelum diplester, pasangan harus dibasahi terlebih dahulu supaya plesteran
dapat melekat dengan sempurna;
3. Sebelum plesteran kering betul, dapat dilakukan Pengacian tembok
bagian dalam dengan campuran : 1Pc : 8Pc putih atau A Plus. Di aci dan
digosok hingga per- mukaannya licin dan rata, untuk tembok bagian
luar diaci dengan adonan Portland Cemen.

Kolaka, 31 Maret 2015


Mengetahui / Menyetujui,

Dibuat Oleh,

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

Pusat Kolaka

Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

HESTY HAJRAWATI IDRIS ABBAS, ST


Staff Teknik

TIME SCHEDULE PELAKSANAAN


Pekerjaan
Lokasi
Tahun

No.

: PENINGKATAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH KEL. LAMOKATO


: KABUPATEN KOLAKA
: 2015

URAIAN PEKERJAAN

PEKERJAAN PENDAHULUAN

II

PEKERJAAN SALURAN

III

PEKERJAAN DUIKER

BOBOT
(%)

3.85

II

0.96

BULAN I
III

IV

II

BULAN II
III

0.96

0.96

0.96

83.96

1.07

1.12

1.23

3.12

5.23

4.98

12.19

1.27

1.12

1.12

4.00

2.01

2.67

IV

II

BULAN III
III

IV

II

BULAN IV
III

KET.

IV

100

7.98

8.45

8.67

8.98

9.02

9.50

9.60

3.78

1.23

50

0
PLANE
KOMULATIF PLANE

100.00
-

0.96
0.96

3.30
4.27

3.20
7.47

3.31
10.78

7.12
17.90

7.24
25.14

7.65
32.79

7.98
40.77

8.45
49.22

8.67
57.89

8.98
66.87

9.02
75.89

9.50
85.39

9.60
94.99

3.78
98.77

1.23
100.00

Kolaka, 31 Maret 2015


Dibuat Oleh :
Kontraktor Penawar
CV. SUMBER KOLAKA PUTRA
Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

Mengetahui / Menyetujui,
KEPALA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
KABUPATEN KOLAKA
selaku PENGGUNA ANGGARAN (PA)

Drs.H.ABDULLAH H.M.SI
NIP. 19591231 198503 1 196

120 Hari
Kalender

Personil Inti pada Pekerjaan Ini


Pengalaman Kerja

Nama

Tgl/Bln thn lahir

Tingkat Pendidikan

Jabatan Dalam Proyek

1.

HERYANTO, S.Sos

24 Oktober 1983

Strata Satu (S1)

Manager

Terlampir

Ilmu Administrasi

Terlampir

2.

HESTI HAJRAWATI IDRIS


ABBAS, ST

6 Juli 1990

Strata Satu (S1)

Pelaksana

Terlampir

Ahli Teknik Sungai dan


Drainase

Terlampir

3.

DESTI AYU WULANDARI,


A.Md

11 September 1990

Diploma Tiga (D3)

Pengawas

Terlampir

Teknik Sipil

Terlampir

4.

ITA SUHARYATI

18 Juli 1980

SMK

Administrasi/Keuangan

Terlampir

Manajemen

Terlampir

(tahun)

Profesi/Keahlian

Tahun Sertifikat/

No

Ijazah

Peralatan Yang Digunakan

No.

Jenis Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan

Jumlah

Kapasitas atau Output Pada


Saat Ini

Merk dan Type

Tahun Pembuatan

Kondisi

Status
Lokasi Sekarang Kepemilikan/Duk
ungan Sewa

DUMP TRUCK

1 Unit

Toyata

2010

Baik

Kolaka

Milik

DUMP TRUCK

1 Unit

Toyata

2012

Baik

Kolaka

Milik

MOLEN

1 Unit

Hercules

2014

Baik

Kolaka

Milik

LORI-LORI

3 Unit

Artco

2014

Baik

Kolaka

Milik

Alat Pertukangan

2 Set

2014

Baik

Kolaka

Milik

SURAT PERYATAAN TIDAK MASUK DALAM DAFTAR HITAM

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama

SUHARJO

Jabatan

Direktur

Alamat

Perumnas Blok A/4 Kel. Lalombaa Kec. Kolaka

Sehubungan dengan Jasa Pengadaan Konstruksi :


SKPD

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kolaka

Tahun Anggaran

2015

Pekerjaan

Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kel. Lamokato


(DAU Sharing APBN)

Lokasi

Kabupaten Kolaka

Maka dengan ini kami menyatakan Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk
dalam daftar hitam
Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.

Kolaka, 31 Maret 2015


CV. SUMBER KOLAKA PUTRA
Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI


Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama

: SUHARJO

Jabatan

: Direktur

Bertindak Untuk

: CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

dan atas nama


Alamat

: Perumnas Blok A/4 Kel. Lalombaa Kec. Kolaka

Telepon/Fax

: (0405) -

Email

: andangparsan@Yahoo.com

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :


1.

saya secara hukum bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Pendirian Perusahaan No. 38 tanggal
18 Desember 2013 oleh ZAINUDDIN TAHIR, SH., M.Kn dan Akta Perubahan No. 34 tanggal 11 Februari 2014 oleh
ZAINUDDIN TAHIR, SH., M.Kn;

2.

saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I (bagai pegawai K/L/D/I


K/L/D/I yang
yang sedang
sedang cuti
cuti diluar
diluar tanggungan
tanggungan K/L/D/I
K/L/D/I ditulis
ditulis
sebagai berikut : "Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar
diluar tanggungan
tanggungan K/L/D/I");
K/L/D/I");

3.

saya tidak sedang menjalani sanksi pidana;

4.

saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait, langsung maupun
tidak langsung dalam proses pengadaan ini;

5.

badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam, tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, dan
kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan;

6.

salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam;

7.

data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut :

A. Data Administrasi
1.

Nama Badan Usaha

: CV. SUMBER KOLAKA PUTRA

2.

Status

3.

Alamat Kantor Pusat


No. Telepon

: Perumnas Blok A/4 Kel. Lalombaa Kec. Kolaka


: (0405) -

No. Fax

E-Mail
Alamat Kantor Cabang

: andangparsan@Yahoo.com
:

No. Telepon

No. Fax

E-Mail

4.

Pusat

Cabang

B. Landasan Hukum Pendirian Perusahaan


1.

Akta Pendirian Perusahaan / Anggaran Dasar Koperasi


a.

: 38
: 18 Desember 2013

Nomor
Tanggal
Nomor Pengesahan Kementerian

: ZAINUDDIN TAHIR, SH., M.Kn


:

Hukum dan HAM.

Nama Notaris

2. Perubahan Terakhir Akta Pendirian Perusahaan / Anggaran Dasar Koperasi


: 34
a. Nomor
Nama Notaris

: 11 februari 2014
: ZAINUDDIN TAHIR, SH., M.Kn

Nomor Pengesahan Kementerian

Hukum dan HAM.

Tanggal

C. Pengurus Badan Usaha


No.

Nama

No. Identitas

Jabatan dalam Badan


Usaha

1.

SUHARJO

7401042704810003

Direktur

2.

HERYANTO

740102410830001

Wakil Direktur

D. Izin Usaha
Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)
1.

No. Surat Izin Usaha

: 503.5/00054/7404.2/SIUJK/B/KPPT/KLK/2014
Tanggal, 17 Maret 2014

2.

Masa berlaku izin usaha

3.

Instansi pemberi izin usaha

: s/d 17 Maret 2017


: Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

E. Izin Lainnya
Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
1.

No. Surat Izin Usaha

: 210334500090 Tanggal, 17 Februari 2014

2.

Masa berlaku izin usaha

: s/d 17 Februari 2019


: Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

3.

Instansi pemberi izin usaha


Surat Izin Tempat Usaha (SITU)
1.

No. Surat Izin Usaha

: 503.1/KPPT/PM/697/SITU/B/II/2014
Tanggal, 17 Februari 2014

2.

Masa berlaku izin usaha

3.

Instansi pemberi izin usaha


Sertifikat Badan Usaha (SBU)

: s/d 17 Februari 2017


: Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

No. Surat Izin Usaha

: 0 - 7404 - 07 - 014 - 1 - 21 - 006019

2.

Masa berlaku izin usaha

3.

Instansi pemberi izin usaha

Tanggal, 19 April 2014


: s/d 18 April 2017
: LPJK Nasional

1.

F. Data Keuangan
1.

Susunan Kepemilikan Saham

No.

Nama

No. Identitas

Alamat

Persentase

1.

SUHARJO

7401042704810003

Perumnas Blok A/4 Kel.


Lalombaa Kec. Kolaka

80%

2.

HERYANTO

740102410830001

Kel. Sabilambo Kec. Kolaka


Kab. Kolaka

20%

2. Pajak
: 66.078.190.7-815.000

a. Nomor Pokok Wajib Pajak


b. Bukti laporan Pajak Tahunan

: 815 01 00003391, Tanggal 27 Maret 2015

terakhir
c. Bukti Laporan bulanan
(tiga bulan terakhir)
Februari
SPT Masa PPh Pasal 25

: S-01005468/PPH25/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 10-03-2015

SPT Masa PPN dan PPnBM

: S-01005643/PPN1111/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 10-03-2015

SPT Masa PPh Pasal 21/26

: S-01006161/PPH2114/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 10-03-2015

Januari
SPT Masa PPh Pasal 25

: S-01004749/PPH25/WPJ.15/KP.1403/2015

SPT Masa PPN dan PPnBM

: S-01004777/PPN1111/WPJ.15/KP.1403/2015

Tanggal, 02-03-2015
Tanggal, 02-03-2015
SPT Masa PPh Pasal 21/26

: S-01004754/PPH2114/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 02-03-2015

Desember
SPT Masa PPh Pasal 25

: S-01004753/PPH25/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 02-03-2015

SPT Masa PPN dan PPnBM

: S-01004779/PPN1111/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 02-03-2015

SPT Masa PPh Pasal 21/26

: S-01004755/PPH2114/WPJ.15/KP.1403/2015
Tanggal, 02-03-2015

d. Surat Keterangan Fiskal


(sebagai pengganti huruf b dan c)

:
:

G. Data Personalia
Pengalaman Kerja

Nama

Tgl/Bln thn lahir

Tingkat Pendidikan

Jabatan Dalam Proyek

1.

SUHARJO

27 April 1981

SMK

Direktur

Terlampir

Pertanian Pembangunan

Terlampir

2.

HERYANTO, S.Sos

24 Oktober 1983

Strata Satu (S1)

Manager

Terlampir

Ilmu Administrasi

Terlampir

3.

HESTI HAJRAWATI IDRIS


ABBAS, ST

6 Juli 1990

Strata Satu (S1)

Pelaksana

Terlampir

Ahli Teknik Sungai dan


Drainase

Terlampir

4.

DESTI AYU WULANDARI,


A.Md

11 September 1990

Diploma Tiga (D3)

Pengawas

Terlampir

Teknik Sipil

Terlampir

5.

ITA SUHARYATI

18 Juli 1980

SMK

Administrasi/Keuangan

Terlampir

Manajemen

Terlampir

(tahun)

Profesi/Keahlian

Tahun Sertifikat/

No

Ijazah

H.

No.

Data Peralatan

Jenis Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan

Jumlah

Kapasitas atau Output Pada


Saat Ini

Merk dan Type

Tahun Pembuatan

Kondisi

Status
Lokasi Sekarang Kepemilikan/Duk
ungan Sewa

DUMP TRUCK

1 Unit

Toyata

2010

Baik

Kolaka

Milik

DUMP TRUCK

1 Unit

Toyata

2012

Baik

Kolaka

Milik

MOLEN

1 Unit

Hercules

2014

Baik

Kolaka

Milik

LORI-LORI

3 Unit

Artco

2014

Baik

Kolaka

Milik

Alat Pertukangan

2 Set

2014

Baik

Kolaka

Milik

I. Data Pengalaman Perusahaan dalam kurun waktu 10 (Sepuluh) tahun terakhir

No.

Nama Paket Pekerjaan

Ringkasan Lingkup
Pekerjaan

Lokasi

Peningkatan, Pelebaran Jalan


Perkerasan Kerikil LPB KLS.C
Poros/Ruas Simbalai-Kampung
Tua

Sipil

Pembangunan Balai
Penyuluhan KB Kec.
Polinggona

Kabupaten kolaka
Timur

Kec. Polinggona

Tanggal Selesai Pekerjaan


Berdasarkan

Kontrak

Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen

Sub Bidang
Pekerjaan

Nama

Alamat/Telepon

No/Tanggal

Nilai (Rp)

Kontrak

BA Serah Terima

10

11

27 Desember
2014

27 Desember
2014

Dinas Pekerjaan Umum


21.056.3/KTRK/JLN/PPKdan Perhubungan
Jl. Poros Kolaka-Kendari
BMSDA/PU/X/2014, Tgl
Kabupaten Kolaka
Desa Orawa Kec. Tirawuta
09 Oktober 2014
Timur

299,500,000

Jl. Pendidikan No. 2 Kel.


Laloeha Tlp. (0405)
2322552 kolaka 93517

213,821,000

Badan KB dan PP Kab.


Kolaka

11/SP-BKBPP/VII/2014,
Tgl 02 Juli 2014

29 Oktober 2014 29 Oktober 2014

J. Data Pengalaman Perusahaan yang Sama/Sejenis 4 (Empat) Tahun Terakhir

Nama Paket
Pekerjaan

Ringkasan Lingkup
Pekerjaan

Lokasi

Peningkatan,
Pelebaran Jalan
Perkerasan Kerikil
LPB KLS.C
Poros/Ruas
Simbalai-Kampung

No.

Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat


Komitmen

Kontrak

Tanggal Selesai Pekerjaan Berdasarkan

Nama

Alamat/Telepon

No/Tanggal

Nilai (Rp)

Kontrak

BA Serah Terima

10

Kabupaten kolaka
Timur

Dinas Pekerjaan
Umum dan
Perhubungan
Kabupaten Kolaka
Timur

27 Desember 2014

27 Desember 2014

21.056.3/KTRK/JL
Jl. Poros KolakaN/PPKKendari Desa Orawa BMSDA/PU/X/201
Kec. Tirawuta
4, Tgl 09 Oktober
2014

299,500,000

K. Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan

No.

Nama Paket Pekerjaan

Bidang
Pekerjaan

Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen

Kontrak

Progres Terakhir

Lokasi

Nama

Alamat/Telepon

No/Tanggal

Nilai (Rp)

Kontrak
(Rencana) %

Prestasi Kerja %

10

TIDAK ADA

L. MODAL KERJA
Surat dukungan keuangan dari Bank :
Nomor

: 012/BPD.KLK/Ops/III/2015.

Tanggal

: 30 Maret 2015

Nama Bank

: BPD Selawesi Tenggara Cabang Kolaka

Nilai

: Rp. 55.000.000

Demikian Formulir Isian Kualifikasi ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika
kemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka saya
dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif, saksi pencantuman
dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan ataupun pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kolaka, 31 Maret 2015


CV. SUMBER KOLAKA PUTRA
Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur

3. Neraca Perusahaan Terakhir Per 31 Bulan Desember 2014


(Dalam Ribuan Rupiah)
AKTIVA

PASIVA

A. Aktiva Lancar

D. Utang Lancar

1. Kas

Rp.

20,883,333

1. Hutang Barang

Rp.

2. Bank

Rp.

4,950,000

2. Hutang Pajak

Rp.

3. Piutang

Rp.

3. Hutang Lainnya

Rp.

4. Persediaan Barang

Rp.

5. Pekerjaan Dalam Proses

Rp.

Jumlah (a) Rp.

25,833,333.00

B. Aktiva Tetap

Jumlah (d) Rp.

E. MODAL

1. Peralatan dan Mesin

Rp.

2. Inventaris

Rp.

3,500,000.00

3. Gedung-Gedung

Rp.

79,000,000.00

Jumlah (b) Rp.

82,500,000.00

C. Aktiva Lainnya

Rp.

Jumlah (e) Rp.

32,500,000

32,500,000.00

F. KEKAYAAN BERSIH
Jumlah (c) Rp.

Jumlah Total Aktiva

Modal Usaha

Rp.

0.00

Jumlah (f) Rp.

75,833,333.00

Rp.

108,333,333.00

108,333,333.00 Jumlah Total Pasiva

Kolaka, 31 Maret 2015


CV. SUMBER KOLAKA PUTRA
Pusat Kolaka

SUHARJO
Direktur