Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL

Pengaruh Ekstrak Aditif Daun Manihot Esculenta C. Pada Electroplating Zinc Pada Baja
Ringan Dalam Larutan Asam Klorida
C.A. Loto, A. Olofinjana, R.T Loto.

TUGAS MATA KULIAH


KOROSI DAN ELEKTROPLATING
OLEH:
AHMAD SULISTYONO

(4311413082)

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015

ANALISIS JURNAL INTERNASIONAL


Pengaruh Ekstrak Aditif Daun Manihot Esculenta C. Pada Electroplating Zinc Pada Baja
Ringan Dalam Larutan Asam Klorida

Judul

Effect of Manihot Esculenta C. Leaf Extract Additive on the Zinc Electroplating


on Mild Steel In Acid Chloride

Penulis

1. C.A. Loto,
2. A. Olofinjana,
3. R.T Loto.

Tanggal Terbit Online

14 april 2014

Penerbit

internasional journal of electrochemical science

Spesifikasi

Int. J. Electrochem. . Sci, 9 (2014) 3746 - 3759

Sumber

www.electrochem.org

SISTEMATIKA JURNAL :
1. Judul
2. Penulis
3. Nama Lembaga
4. Abstract (abstrak)
5. Introduction (pendahuluan)
6. Experiment (Metode Penelitian)
7. Result (Hasil)
8. Discussion (pembahasan)
9. Conclusions (Kesimpulan)
10. References (Daftar Pustaka)

JUDUL DAN SISTEMTIKA PENULISAN JURNAL


Dari penulisan jurnal ini sudah sesuai dengan ketentuan umum penulisan jurnal, susunan dari
judul sampai daftar pustaka sudah urut.

ABSTRAK
Abstrak pada jurnal ini sudah bisa memberi gambaran kepada pembaca tentang apa yang ada
pada jurnal ini. Pada abstrak disampaikan alat yang akan digunakan yaitu menggunakan
(scanning electron Microscope ) SEM yang dilengkapi dengan Energy Dispensive Spectroscopy
( EDS), konsentrasi dan metode yang akan digunakan juga sudah disampaikan, tapi pada
abstrak tidak dicantumkan tujuan penelitian dan hasil dari penelitian.
PENDAHULUAN
Pada bagian pendahuluan paragraph pertama menyampaikan tentang pentingnya atau kegunaan
drri electroplating seng pada baja secara umum, pada paragraph kedua disini disinggung tentang
penggunaan bath plating tapi belum dijelskan secara luas lagi pada pendahuluan. Pada paragraph
yang ketiga disampaikan tentang penggunaan ekstrak daun manihot, dipragraf ini juga dijelaskan
bahwa dulu ekstrak tumbuhan digunakan untuk inhibitor korosi logam tapi panggunaan ekstrak
daun singkong ke electroplating seng pada paduan logam seperti baja ringan merupakan hal
yang baru.selain itu dibagian pendahuluan juga dijelaskan kandungan dari daun singkong.
BAHAN DAN METODE
Disini dijelaskan bahwa bahan diperoleh dari ekstrak daun singkong yang dikeringkan dengan
sinar matahari selama 10 hari dan diubah menjadi bentuk bubuk dalam rangka meningkatkan
luas permukaan untuk ekstraksi. Dua bagian daun singkong dengan berat 165 g masing-masing
direndam dalam 450 ml etanol selama 5 hari. Etanol itu kemudian direbus pada lapisan pemanas
menggunakan distilasi sederhana ditetapkan untuk mengumpulkan etanol yang digunakan. 45 g
ekstrak daun singkong terkonsentrasi diperoleh setelah proses penyulingan. Ekstrak filtrat
kemudian dilarutkan dalam 300 ml air suling untuk mendapatkan konsentrasi 0.18g / ml (180mg
/ l). Larutan diaduk dengan terus menerus untuk memastikan bahwa ekstrak daun benar benar
larut.
Experimental set-up
Pada eksperimental set up dijelaskan mengenai komposisi dari bahan bahan dan alat
alat yang akan digunakan untuk penelitian, misalnya pada bagian ini dijelaskan tentang
pembuatan atau perlakuan specimen uji. Pada jurnal ini sudah cukup jelas mengenai pembuatan
suspense, komposisi dari larutan asam klorida yang akan ter elektrodiposisi. Ekstraksi larutan
manihot esculenta (ubi kayu) dilakukan dengan konsentrasi yang berbeda-beda yaitu: 5, 10 dan
15 ml / 50ml larutan asam klorida yang digunakan secara bergiliran sebagai zat tambahan.disini

waktu plating yang digunakan adalah pada menit ke 15 dan 18, sehingga dibuat tabel
Tabel 1. sampel berlapis identifikasi
A

Nil (15mins)

5ml Ekstrak Daun Singkong (15mins)

5ml Ekstrak Daun Singkong (18mins)

10ml Ekstrak Daun Singkong (15mins)

10ml Singkong Daun Ekstrak (18mins)

15ml Ekstrak Daun Singkong (15mins)

15ml Ekstrak Daun Singkong (18mins)

2.2. Karakterisasi SEM / EDS


Pada metode ini, Morfologi permukaan dari masing-masing benda uji berlapis diperiksa
dengan mikroskop elektron scanning (SEM) yang dilengkapi dengan spektroskopi dispersi energi
(EDS). Sebagian kecil dari masing-masing spesimen dipotong dan dipasang pada sebuah
potongan. Spesimen diperiksa pada gilirannya dengan SEM, Analisis EDS juga dilakukan pada
bagian permukaan yang dipilih untuk menentukan komposisi permukaan unsur logam berlapis.
2.3. Uji Adhesi
Adhesi dari plating seng dengan substrat baja diuji dengan menggunakan cellotape diikat
ke permukaan dan kemudian melepas. Cellotape itu secara visual diamati untuk setiap
pengupasan dari permukaan baja berlapis itu. Juga, permukaan berlapis selanjutnya digores
dengan pisau bedah untuk menguji adhesi seng.
2.4. Pengujian ketahanan korosi specimen dgn Disadur
Resistensi Korosi dari baja ringan yang dilapisi diuji gravimetri dan dengan pengukuran
potensial dan arus. Setiap benda uji baja ringan yang berlapis sebagian direndam dalam
lingkungan pengujian 0,5 M HCl. Asam klorida adalah puncak untuk menggantikan jumlah yang
hilang karena penguapan. Pengukuran Berat diambil setiap dua hari selama 24 hari. Sesuai nilai
laju korosi ditentukan dari nilai-nilai berat ini dengan perhitungan menggunakan rumus ini:
CR = 87.6W / DAT ..... (1)
di mana W adalah berat dalam miligram, D adalah densitas dalam g / cm2, A adalah luas dalam
cm2, dan T adalah waktu paparan dalam jam.
2.5. Potensi dan saat pengukuran
sampel baja ringan dipotong menjadi potongan kecil dan dilas / disolder dengan kawat
tembaga untuk masing-masing. Mereka kemudian dipasang dalam resin (araldite); untuk
mengekspos hanya luas permukaan sampel berlapis dengan media uji asam. Pengukuran

dilakukan dengan multimeter (untuk tegangan) dan pengukuran nol hambatan ammeter (untuk
saat ini). Semua percobaan dilakukan dengan menggunakan 75 ml masing-masing dalam gelas
dari 0,5 M HCl. Dalam semua tes korosi, hanya beberapa spesimen yang dipilih untuk
digunakan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian pada jurnal ini menggunakan beberapa variabel untuk membandingkan hasil
electroplating, selain itu pada hasil dan pembahasan disertai dengan tabel dan grafik sehingga
pembaca lebih mudah memahami pembahasan jurnal ini. Pada pembahasan ada 2 sub
pembahasan yaitu :
1. Elektrodeposisi seng
2. Ketahanan korosi seng berlapis baja ringan
Pada sub bab yang pertama menggunakan beberapa variasi / perbandingan antara konsentrasi dan
waktu plating. Dengan perbandingan ini lebih memudahkan untuk memperoleh hasil yang paling
cocok atau sesuai berdasarkan konsentrasi dan waktu plating. Kemudian di sub bab yang kedua
dijelaskan ketahanan korosi seng berlapis baja ringan. Pembahasan cukup jelas, tidak bertele-tele,
langsung pada point penting. Pada sub bab kedua ini juga disertakan grafik yang cukup jelas
sehingga lebih meudahkan pembaca untuk memahaminya.

KESIMPULAN
Ekstraksi daun singkong digunakan sebagai zat tambahan untuk electroplating pada lapisan baja
agar hasil yang diperoleh lebih baik lagi. Pada jurnal ini digunakan variabel perbandingan yaitu
antara konsentrasi ekstraksi aditif dan waktu electroplating dan membandingkan hasil yang
diperoleh dari perbandingan variabelnya.
DAFTAR PUSTAKA
Jurnal mencantumkan berbagai sumber dan rujukan , tetapi penulisan jurnal tidak sesuai dengan
kaidah penulisan terbaru. Penulisan daftar pustaka masih menggunakan gaya lama, tahun ditulis
dibelakang dan tidak diurutkan sesuai abjad.
ANALISIS KELEBIHAN
Dari analisis jurnal ini terdapat beberapa kelebihan sebagai berikut:
1. Penelitian ini sangat dibutuhkan untuk perkembangan teknologi. Penelitian ini merupakan
peneelitian terbaru untuk pelapisan untuk pencegahan korosi
2. Pembahasan dan hasil penelitian dijelaskan secara detail, mulai dari tabel, grafik yang
digambarkan diikuti dengan penjelasan yang rinci, teori-teori yang dicantumkan juga relevan
dan mendukung hasil penelitian.
3. Penelitian yang dilakukan memberikan pengetahuan baru tentang nanoteknologi dalam dunia
korosi dan electroplating. Metode yang digunakan juga mengacu pada nano-partikulat
termokimia yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Walaupun sekarag sudah banyak
pengembangan dan aplikasinya dalam kehidupan.

4. Penelitian ini menggunakan perbandingan beberapa variabel sehhingga bias lebih


mempermudah atau mengakuratkan data hasil penelitian dan diperoleh hasil terbaik dari
masing masing variabel.

ANALISIS KEKURANGAN
Dari analisis jurnal ini terdapat beberapa kelemahan sebagai berikut:
1. Metode penelitian yang dipaparkan terlalu banyak dan tidak mudah untuk dipahami karena
banyak istilah yang asing.
2. Pada bagian abstrak isi dari jurnal belum seluruhnya tersampaikan karena pada abstrak hanya
disampaikan metode dan alat yang digunakan, sedangkan tujuan atau beberapa hasil
penelitian belum disampaikan
3. pembahasan kurang mendetail tentang hasil ekstraksi aditif elektroplating , tidak dijelaskan
lebih lanjut sehingga pembaca kesulitan memahami maksud dari penulis.
4. Pada pembahasan tidak disertakan proses plating sehinggu pembaca masih bingung dan sulit
untuk memahami