Anda di halaman 1dari 15

Hordeolum

Oleh :
Gladiar Ayu Pawintri
Pembimbing :
Dr. Iqbal Hilmi, Sp.M

Anatomi palpebra

Kelenjar Meibom

PALPEBRA
Fungsi :

Melindungi bola mata


- Fisik
- Kimia

Pembilasan dan pelicinan


- Air mata
- Sekresi kelj.

Jalan masuk sinar

Kedip menyingkirkan debu / kotoran yang


masuk

Infeksi dan Radang Kelopak Mata


1. Hordeolum
Infeksi stafilokokus
Tanda tanda infeksi +
Interna

: kelenjar meibom Relatif besar

Eksterna : Kelenjar Zeiss dan moll.

Gejala Klinis
Bengkak pada

Gatal

kelopak atas atau


bawah
Rasa sakit
Merah
Lunak
Keropeng pada tepi
kelopak
Rasa panas

Rasa silau
Mata berair
Berkedip tidak

enak
Rasa kelilipan
Penglihatan
terganggu

11

Terapi
Kompres hangat selama 3 kali sehari

selama 10 menit sampai keluar nanah


Antibiotik :
Topikal : neomicin, Polimisin B, Gentamicin,

chloramphenicol, ciprofloxacin diberikan


selama 7-10 hari pada fase inflamasi
Sistemik : - Ciprofloksaxim 250-500mg 3 x
sehari

- Amoksilsilin 500 mg 3x
sehari

Terapi
Insisi dan drainage : bila nanah tidak dapat keluar
Cara :
Anestesia topikal (pantokain tetes mata)
Anestesia filtrasi (prokain atau lidokain) di daerah hordeolum
Dilakukan insisi :
Hordeolum internum :
dibuat insisi pada daerah fluktuasi pus, tegak lurus pada
margo palpebra
Hordeulum eksternum :
dibuat insisi sejajar dengan margo palpebra
Ekskoleasi atau kuretase seluruh isi jaringan yang meradang di
dalam kantongnya
Diberi salep + antibiotik

Komplikasi
Selulitis palpebra

Terima Kasih