Anda di halaman 1dari 74

Flipchart Pasien

Perawatan HIV dan ART

Flipchart Pasien - Perawatan HIV dan ART


Sebagai alat bantu:
Berisi informasi penting dilengkapi gambar illustrasi menarik untuk mempermudah penyampaian
kepada pasien.
Berisi tips cara berkomunikasi interaktif dengan pasien.
Membuat informasi lebih jelas dengan illustrasi.
Semakin sering mengunakan flipchart pasien ini, akan semakin terbiasa menggunakannya.
Lembar berisi info lengkap untuk petugas, lembar berisi gambar illustrasi dan info singkat untuk pasien.
Kotak gambar llustrasi pada lembar untuk petugas memudahkan penyampaian info kepada pasien.
Setiap topik hanya berisi info singkat.
Dapat dikembangkan dengan info tambahan disesuaikan dengan situasi pasien.
Gunakan bahasa sehari-hari, sehingga pasien mudah mengerti.
Jangan membaca teks pada lembar untuk petugas.
Gunakan kata kunci sebagai petunjuk dalam memberikan informasi.
Kalau pasien tidak dapat membaca, jelaskan dengan menggunakan illustrasi.

Ingat!!
Gunakan keterampilan berkomunikasi efektif yang telah diperoleh di pelatihan.
Berikan beberapa pertanyaan pancingan pada pasien untuk memastikan
bahwa dia telah mengerti info yang telah disampaikan.

Bagaimana cara mengunakan


Flipchart Pasien - Perawatan HIV dan ARV
Letakkan flipchart ini, agak menyamping, di antara kita dan pasien, supaya pasien dan kita
dapat melihat setiap gambar illustrasi dan info dengan jelas.
Beri penjelasan kepada pasien tentang manfaat flipchart ini sebagai alat bantu
untuk memberikan informasi dengan lebih jelas dan menyenangkan.
Setiap halaman berisi pertanyaan dan topik penting untuk pasien.
Tanyakan kepada pasien untuk memastikan bahwa topik yang disampaikan berguna untuknya.
Tidak perlu menjelaskan semua info dalam flipchart ini, disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
Gunakan keterampilan berkomunikasi efektif yang telah dipelajari di pelatihan.
Cari cara yang menarik dalam memberikan informasi sehingga pasien memperhatikan
dan memahami semua informasi yang disampaikan.

Pencegahan

Lembar pasien

HIV dapat menular melalui:


Hubungan seks yang tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV.
Dari ibu yang terinfeksi HIV menularkan ke bayinya,
pada proses kehamilan, melahirkan dan menyusui.
Melalui alat suntik yang terkontaminasi darah dari
orang yang telah terinfeksi HIV.

Bagaimana HIV menular?

Alat suntik
yang tercemar

Hubungan seks
tidak aman

Kehamilan

Menyusui

Melahirkan

Pasien

Pencegahan

Lembar pasien
Cara menggunakan
kondom

Penularan melalui hubungan seksual


Beritahu pasien bahwa:
HIV (sama dengan IMS lainnya) dapat menular melalui hubungan seks, bila ada
kontak langsung dengan darah, sperma, atau cairan vagina
dari orang yang telah terinfeksi HIV.
HIV menular melalui hubungan seksual baik vagina, oral ataupun anal.
Walau sudah minum ART, pasien dapat menularkan dan tertular HIV kembali
dengan tipe virus yang berbeda melalui hubungan seks yang tidak aman
akibatnya kondisi menjadi lebih parah.
Berikan pengetahuan tentang perilaku seks yang aman
(banyak prilaku seks yang dapat mengurangi resiko tertular HIV atau IMS lainnya)
Selalu gunakan kondom (tunjukkan cara menggunakan kondom secara benar melalui illustrasi
pada halaman berikutnya, atau gunakan dildo sebagai alat bantu demo pemasangan kondom).
Tetap setia pada satu pasangan.
Kurangi jumlah pasangan seks.
Terangkan hubungan seks yang aman (jangan membiarkan sperma, cairan vagina atau darah
masuk ke mulut, anus, atau vagina pasangan seks). Jangan lupa untuk menanyakan
kemungkinan ini pada mereka.
Berikan kondom

Beri pertanyaan pancingan kepada pasien untuk memastikan


bahwa pasien telah memahami informasi yang telah disampaikan.

Cara menggunakan kondom


Walaupun minum ART,
kita masih dapat
menularkan HIV dan
tertular HIV kembali
1. Buka kondom,
periksa tanggal
kadaluwarsa.

2. Pencet ujung kondom


untuk mengeluarkan
udara, supaya tidak
robek saat digunakan.

3. Dorong gulungan
kondom ke bawah
hingga pangkal penis,
menyarungi penis
yang telah ereksi.

4. Setelah selesai
digunakan, tahan
pangkal kondom dan
tarik penis dari
vagina/anus.

Kurangi jumlah
pasangan seks

Tetap setia
pada pasangan

5. Lepaskan kondom dari penis.


Ikat supaya cairan sperma
tidak tumpah. Buang kondom
ditempat sampah.

Selalu gunakan kondom


sebelum berhubungan seks,
bukan sebelum ejakulasi.

Pasien

Pencegahan

Lembar pasien

Penularan melalui hubungan seksual (untuk pasien remaja)


Anjurkan remaja untuk:
Menunda kegiatan seks.
Lakukan kegiatan seks bila benar-benar siap dengan risikonya; infeksi IMS dan HIV,
terinfeksi HIV kembali dengan tipe virus yang berbeda atau kehamilan yang tidak diinginkan.
Bila melakukan seks:
Pilih kegiatan seks yang lebih aman (masturbasi, pijatan, sentuhan, pelukan).
Hindari kontak langsung dengan sperma dan cairan vagina melalui dan seks penetratif
yang tidak aman (vagina, anal ataupun oral).
Bila melakukan seks penetratif, gunakan kondom dan kontrasepsi lain (perlindungan ganda).
Kurangi jumlah pasangan seks.
Tetap setia pada satu pasangan.
Berikan kondom.
Tunjukkan cara pemakaian kondom secara benar (gunakan gambar illustrasi dan dildo sebagai
alat peraga demo pemasangan kondom).
Penting untuk remaja putri:
Beritahu cara berani menolak seks.
Tingkatkan rasa percaya diri untuk katakan tidak pada seks yang tidak diinginkan.
Beritahu cara negosiasi pemakaian kondom.
Diskusikan bagaimana cara merayu pasangan untuk mau pakai kondom.
Ingat! Laki-laki dewasa dan berpengalaman dalam hubungan seks berisiko lebih besar
untuk menularkan HIV dan IMS.
Peringatkan bahaya alkohol dalam mempengaruhi pengambilan keputusan sehingga melakukan
seks yang tidak aman.

Menunda kegiatan seksual


Kurangi jumlah
pasangan seks

Menunda
kegiatan seks

Melakukan seks
alternatif yang lebih aman
(masturbasi, pijatan,
sentuhan, pelukan)

Tetap setia
pada pasangan

...dan memakai
kontrasepsi lain
(perlindungan ganda)
Gunakan selalu kondom...

Pasien

Pencegahan

Lembar pasien

Konseling pasangan
Sampaikan pesan yang sama, tanpa membedakan salah satu atau keduanya
berstatus HIV+.
Jika hanya salah satu yang berstatus HIV+, ingatkan untuk lebih peduli
kepada pasangannya.
Minum ART
Walaupun pasien sudah minum ART, HIV masih dapat menular ke pasangannya.
Pasangan kita bisa tertular HIV kembali dengan tipe virus yang lain
dan memperburuk kesehatannya.
Ingin punya anak?
Jika belum menginginkan anak, selalu gunakan perlindungan ganda yaitu
kondom dan alat kontrasepsi lain (IUD, pil, suntik, susuk, dll).
Jika sudah menginginkan anak, konsultasi ke Klinik Keluarga Berencana dan PMTCT
untuk mencegah penularan dari ibu ke anak.
Konseling
Kedua pasangan harus mendiskusikan tentang dampak dari status HIV+ ini.
Bila perlu, buat janji untuk berdiskusi dengan petugas konseling.

Pasanganku
HIV+

Rujuk ke
Keluarga Berencana

Gunakan selalu
kondom...

Walaupun sudah
minum ART,
HIV masih dapat
ditularkan

...dan pemakaian kontrasepsi


yang lain untuk menghindari
kehamilan yang tidak diinginkan
(perlindungan ganda)

Pasien

Pencegahan

Lembar pasien

Penularan ibu ke bayinya


Beritahu pasien (baik laki-laki atau perempuan) bahwa ibu dapat menularkan HIV
ke bayinya melalui:
Kehamilan.
Proses melahirkan.
Saat menyusui.
Tingkatkan pengetahuan orang tua mengenai pilihan mereka dan akibatnya bagi
kesehatan ibu dan bayi.
Menegaskan tentang pencegahan utama; menghindari kehamilan yang tidak diinginkan
pada wanita yang terinfeksi HIV. Kalau klinik kita tidak mempunyai Layanan Keluarga Berencana,
berikan rujukan sehingga mereka mendapatkan dukungan dan pelayanan kehamilan
yang tidak diinginkan.
Kalau hanya pasangan laki-laki yang HIV+, beritahu bagaiman pentingnya untuk
menggunakan kondom guna mencegah penularan ke pasangannya.
Ingatkan bahwa selama kehamilan dan menyusui resiko bayi tertular HIV lebih tinggi.
Pencegahan HIV harus ditujukan bagi ibu hamil dan menyusui, terutama pada
daerah yang berisiko tinggi.

Penularan ibu ke bayinya


Melahirkan

Kehamilan

Menyusui
Pasien

Pencegahan

Lembar pasien

Wanita usia subur, lihat keadaannya


Tes Kehamilan

Kehamilan

Tanyakan tentang metode KB yang dipakai.


Tanyakan kapan tanggal terakhir
menstruasi.

Beritahukan:
Resiko bayi terinfeksi.
ARV dapat mengurangi resiko bayi
tertular HIV. ARV harus diberikan sebelum
dan pada saat melahirkan, dan juga
pada bayi.
Melanjutkan untuk menggunakan kondom
kembali.
Mengandung dan melahirkan lebih aman.

Keluarga Berencana
Berikan rujukan ke jasa konseling KB.
Menganjurkan selalu penggunaan kondom
untuk mencegah IMS dan terinfeksi HIV
kembali dan untuk mencegah penularan
ke pasangan seksnya.
Tunjukan cara mengunakan kondom.
Berikan kondom.
Anjurkan untuk menggunakan kontrasepsi
yang kedua (perlindungan ganda).

Mempertimbangkan kehamilannya
Membicarakan kemungkinan rujukan.
Berikan pengetahuan agar menggunakan
kondom kembali ketika hamil

Menyusui
Beritahukan:
Resiko bayi tertular melalui menyusui/ASI.
Beberapa kemungkinan cara memberikan
makanan bayi - anjurkan untuk
membicarakannya dengan
tenaga kesehatan.

Dimana kita?
Jika memerlukan KB

Keluarga Berencana

Kunjungi klinik
Keluarga Berencana

Gunakan selalu kondom sebagai


tambahan kontrasepsi yang lain
untuk menghindari kehamilan
yang tidak diinginkan
(pelindungan ganda)

+
Kehamilan

Mempertimbangkan
kehamilan

Kunjungi
layanan PMTCT

Melahirkan

Menyusui

Mengandung dan melahirkan


lebih aman

Kunjungi
layanan PMTCT

Kunjungi
layanan PMTCT

Pasien

Pencegahan

Lembar pasien

Penularan non-seksual: melalui kontak langsung


dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang
terinfeksi HIV
Pesan Utama yang harus disampaikan

Jangan mengunakan benda tajam secara bergantian.


Bersihkan dengan hati-hati percikan darah atau cairan tubuh.
Membuang kotoran yang telah tercemar dengan cairan tubuh.

Resiko penularan HIV melalui kontak non-seksual adalah rendah,


tetapi tetap penting untuk berhati-hati.
Anjurkan untuk:
Jangan mengunakan alat cukur bergantian.
Tutup semua luka pada pasien, pasangan atau perawat.
Bersihkan semua darah atau cairan tubuh dengan antiseptik, dan gunakan
sarung tangan atau kantong plastik untuk melindungi tangan.
Cuci pakaian atau kain yang telah tercemar cairan tubuh secara terpisah.
Buang pada tempat yang aman semua kotoran yang telah tercemar cairan tubuh.

Resiko penularan HIV melalui kontak non-seksual adalah rendah,


tetapi tetap penting untuk berhati-hati

Pasien

Pencegahan

Bagaimana cara hidup


yang sehat dengan HIV
Beberapa cara yang dapat kita sampaikan pada pasien
mengenai hidup yang sehat
Anjurkan bagaimana cara pencegahan infeksi yang lain.
Berolah raga.
Anjurkan untuk menghindari pengobatan mahal yang tidak jelas
manfaatnya.
Menganjurkan pola makan yang benar.
Ajari bagaimana cara menyiapkan makanan yang benar.
Menjaga kwalitas makanan.

Hidup Yang Sehat

Lembar pasien

Pencegahan terhadap infeksi yang lain


Anjurkan untuk:
Menggunakan kondom untuk menghindari tertular kembali dengan tipe HIV yang berbeda
Gunakan air bersih: minum air matang atau teh bila mugkin.
Simpan air dengan benar agar tidak tercemar (jangan memasukkan tangan, gunakan
gayung untuk mengambil air).
Air yang kotor dapat menyebabkan diare dan penyakit lainnya.
Memasak makan dengan benar. Masak makanan sampai matang dan panaskan air
sampai mendidih untuk membunuh kuman.
Simpan makanan dengan baik sehingga terhindar dari serangga atau binatang.
Jangan menyimpan masakan lebih dari 24 jam.
Cuci buah-buahan dan sayuran. Terdapat banyak kuman pada kulit buah-buahan
dan sayuran, cuci hingga bersih.
Cuci tangan dengan benar. Pasien dan perawat harus mencuci tangan lebih sering
setelah kekamar kecil sebelum menyiapkan makanan atau sebelum makan,
setelah bersin atau batuk, setelah membuang sampah atau memegang binatang,
setelah menyentuh darah, sperma atau cairan tubuh lainnya.
Gunakan antiseptik. Sediakan antiseptik dirumah, bersihkan luka terlebih dahulu
sebelum diberikan antiseptik
Gunakan kelambu untuk menghindari malaria.

Mencuci tangan
dengan benar

Gunakan antiseptik
pada luka ringan
Gunakan kondom untuk
menghindari tertular kembali

Minum air
matang

Bagaimana cara
mencegah penularan
yang lain

Gunakan kelambu

Menutup
makanan

Memasak
dengan benar
Mencuci buah-buahan
dan sayur-sayuran
dengan air bersih

Menyimpan air
dengan benar

Pasien

Hidup Sehat

Lembar pasien

Latihan-latihan yang benar


Membantu pasien dengan programnya sendiri mulai dari:
Berolah raga dapat membuat tubuh lebih sehat dan menjaga kesehatan otot.
Sangat penting untuk tetap aktif agar kita lebih sehat. Kita dapat melakukan
jalan-jalan, berkebun, dan melakukan pekerjaan rumah lainnya.

Dapat mencegah turunnya berat badan karena:


Mendorong nafsu makan.
Mengurangi rasa mual.
Meningkatkan fungsi dari sistem pencernaan.
Menguatkan otot.

Ingatkan bahwa:
setiap orang mempunyai kekuatan yang beda-beda dalam berolah raga dan
setiap orang melakukannya dengan cara yang berbeda.

Berolah raga... bergerak seaktif mungkin


Berolah raga membuat kita lebih sehat dan
menjaga kesehatan otot.
Dapat mencegah kehilangan berat badan, karena:
Mendorong nafsu makan.
Mengurangi rasa mual.
Meningkatkan fungsi dari sistem pencernaan.
Menguatkan otot
Menjadi lebih sehat akan membuat kita merasa
tubuh kita lebih kuat.

Pasien

Hidup Sehat

Lembar pasien

Pola makan
Anjurkan untuk:
Mengkonsumsi makanan yang dapat menambah berat badan.
Makanan yang berprotein tinggi, mengandung karbohidrat dan lemak.
Seperti: alpukat, kelapa, susu bubuk, yoghurt, susu kedelai, keju, telur, daging,
ikan, ayam, mentega, kacang-kacangan dan biji-bijian, buahan kering, kentang,
ubi-ubian, pisang, zaitun, singkong, gandum dan jagung.
Hindari gula dan makanan yang manis, karena dapat membahayakan
kesehatan gigi dan mulut.

Apa yang harus kita makan?


Pisang
Telur

Alpukat

Buncis

Makanan yang
dapat menambah
berat badan

Nasi

Daging

Kacang-kacangan
Pasien

Hidup Sehat

Bagaimana HIV menyerang tubuh

Cd4
Tubuh

Sel CD4 merupakan bagian dari sel darah putih


Sel CD4 adalah teman dari tubuh kita.

CD4
Penyakit

Tubuh

Semua penyakit seperti batuk berusaha untuk


menyerang tubuh kita, tapi sel CD4 melawan mereka
untuk melindungi temannya yaitu tubuh kita.

CD4
Penyakit

Tubuh

Penyakit seperti diare mencoba untuk


menyerang tubuh kita,
tapi sel Cd4 melawan mereka untuk melindungi tubuh.

HIV masuk dan mulai menyerang tubuh kita

HIV

CD4

Tubuh

CD4 mengetahuinya tetapi tidak dapat


mempertahankan dirinya untuk melawan HIV.

HIV

Tubuh

CD4

Dengan cepat, CD4 kehilangan


kekuatannya untuk melawan HIV

Tubuh
HIV

CD4

Dalam pertarungan melawan HIV, CD4 kalah.


Sehingga tubuh tanpa perlindungan.

HIV
Tubuh

CD4

Penyakit

Tubuh

Tubuh tinggal sendirian tanpa perlindungan.


Semua penyakit, seperti batuk dan diare mengambil
kesempatan dan mulai menyerang tubuh kita.

Penyakit

Tubuh

Akhirnya tubuh kita menjadi lemah,


semua jenis penyakit dengan mudah dapat menyerang.

Info Dasar
Antiretroviral therapy
(ART)
Pada bagian ini akan memberikan informasi
dasar Antiretroviral Therapy (ART) dan
bagaimana cara hidup yang sehat walaupun
kita sudah minum ART

Lembar pasien
Terapi Anti-Retroviral
Jika kekebalan tubuh kita sangat lemah, mungkin kita harus minum obat ARV.
ARV = Anti Retro Viral
ART = Anti Retroviral Therapy
Jika kekebalan tubuh kita masih kuat, mungkin kita tidak memerlukan ART tetapi
kita tetap memerlukannya untuk melindungi kita dari infeksi yang akan timbul.

Bagaimana ART bekerja


ART tidak mengobati HIV, ART memperlambat berkembangnya virus HIV sehingga
hanya sedikit virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh.
Dengan ART sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat dan dapat menghindari infeksi
oporunistik.
Ketika minum ART, kita akan jarang jatuh sakit dan akan merasa lebih sehat untuk
waktu yang lama.

Ketika minum ART, ingatlah untuk selalu hidup yang sehat.


Ikuti petunjuk cara pencegahan dan hidup yang sehat.
Jangan menunggu hingga jatuh sakit untuk memberitahu petugas kesehatan.
Kunjungi klinik secara teratur.

Info Dasar ART

Pasien

Info Dasar ART

Info Dasar ART


Lembar pasien
Minum ART adalah keputusan yang penting
Petugas kesehatan akan membantu kita untuk mempelajari tentang ART, tapi kita sendiri yang
harus memutuskan kapan kita siap untuk memulainya.
Kita harus minum obat pada waktu yang sama, dua kali sehari untuk sepanjang hidup kita.
Ketika minum ART, sangat penting memberitahu status kita pada orang terdekat sehingga
mereka dapat membantu mengingatkan kapan kita harus minum obat.

Ingat!!
Minum ART adalah keputusan yang penting, memerlukan
bantuan dari orang terdekat dan petunjuk dari petugas kesehatan.

ART tidak menyembuhkan HIV


ART tidak memyembuhkan HIV, tapi memperlambat replikasi virus.
Kita harus minum obat setiap hari pada waktu yang sama dua kali sehari
Kalau kita lupa minum obat, virus HIV menjadi kuat kembali dan ART tidak dapat
menekan replikasi virus lagi sehingga ART tidak akan bekerja.

Info Dasar ART

ART bekerja
sebagai kelompok
(3 macam obat)

ART tidak
menyembuhkan HIV

Kalau kita lupa untuk


minum obat,
HIV akan berkembang

Pasien

Info Dasar ART

Info Dasar ART


Lembar pasien
Tanggung jawab pada ART
Mulai minum ART kalau kita benar-benar telah siap membuat komitmen seumur hidup.
Berhenti dan mulai lagi, lupa minum obat, akan membuat ART tidak bekerja.
Hanya minum sebagian obat, ART juga tidak akan bekerja.

Mintalah seseorang untuk mengingatkan kita


Petugas kesehatan dapat membantu bagaimana cara kita untuk minum obat.
Sangat membantu bila kita mempunyai seseorang yang kita percayai untuk mengingatkan
kapan kita harus minum obat ART.

Ingat!!
Mengambil obat ART adalah tanggung jawab yang besar. Petugas kesehatan
dan orang terdekat dapat mengingatkan kapan kita harus minum obat.

Info Dasar ART - Tanggung Jawab ART

Keputusan untuk mulai mengunakan ART adalah tanggung jawab yang besar.
Kita memerlukan bantuan seseorang untuk mengingat apa yang dianjurkan
oleh tenaga kesehatan.

Pasien

Info Dasar ART

Info Dasar ART


Lembar pasien
Efek samping ART
Ketika memulai ART, kita mungkin merasa tidak nyaman dengan efek samping obat.
Untuk sebagaian orang, ART dapat menyebabkan efek samping yang serius.
Kalau kita mendapatkan efek samping ART, perhatikan kembali kartu petunjuk pengobatan yang
diberikan oleh petugas kesehatan. Sehingga kita dapat mengerti apakah kita harus ke klinik atau
kita dapat mengatasinya sendiri.
Bagaimanapun juga, ketika kita mengunjungi klinik beritahu petugas kesehatan semua
efek samping yang terjadi, walaupun yang tidak penting.
Semua ini akan membantu pengobatan kita lebih mudah dan untuk menghindari masalah
kesehatan yang serius.

Ingat!!
Kadang-kadang efek samping dari ART sangat tidak menyenangkan.
Ketika kita mengalaminya, tanyakan dan ikuti petunjuk dari tenaga kesehatan.

Info Dasar ART

Efek Samping ART

Pasien

Info Dasar ART

Info Dasar ART


Lembar pasien
ART tidak menyembuhkan HIV
Walaupun kita minum ART, kita masih dapat menularkan HIV pada orang lain.

ART tidak melindungi dari tertular HIV kembali


Walaupun kita minum ART, kita masih dapat tertular HIV kembali. (Jenis virus HIV lebih dari satu).
Membuat kekebalan tubuh kita semakin lemah.

ART tidak melindungi penularan ke orang lain dengan HIV


Walaupun kita minum ART, tetap gunakan kondom ketika berhubungan seks untuk melindungi
diri kita dan pasangan kita.

+
Ingat!!
ART tidak menyembuhkan HIV, gunakan kondom agar tidak tertular HIV kembali.
Anjurkan untuk datang ke klinik dengan pasangannya, beritahu mengenai
status diri, seks aman, bagaimana cara bernegosiasi pemakaian kondom dan
melakukan test HIV.

Info Dasar ART - ART tidak menyembuhkan HIV

+
Pasien

Info Dasar ART

Lembar pasien

ART dan kehamilan


Sangat penting untuk memberitahu tenaga kesehatan kalau kita sedang hamil atau
kita menginginkan anak. Pada saat kita memulai ART atau sedang menjalani pengobatan ART.
Kita boleh hamil walaupun kita sedang minum ART.

Tidak semua obat ART aman untuk kehamilan


Segera beritahu petugas kesehatan bila kita hamil atau menginginkan anak, tenaga kesehatan
akan membantu kita untuk membuat keputusan mengenai hal tersebut.
Beberapa obat ART sangat aman utuk masa kehamilan.
Diskusikan dengan tenaga kesehatan obat ART mana saja yang dapat kita pergunakan.

Klinik
Keluarga Berencana

Ingat!!
Kalau kita menginginkan anak atau sedang hamil,
diskusikan masalah ini dengan tenaga kesehatan.

Info Dasar ART - ART dan Kehamilan

Klinik
Keluarga Berencana

Pasien

Info Dasar ART

Lembar pasien
Minum ART
Sangat membantu bila kita mempunyai seseorang dari keluarga atau teman yang kita percayai,
untuk membantu mengingatkan kapan kita harus minum obat. Mereka adalah orang yang
membantu perawatan kita.
Kita memerlukan latihan untuk mengingat kapan harus meminum obat ART.

Beberapa cara untuk membantu kita mengingatnya


Letakkan obat ART pada tempat yang sama.
Minum obat ART pada waktu yang sama setiap hari, seperti setiap setelah makan.

Ingat!!
Sangat penting untuk minum obat ART secara rutin.
Letakkan obat ART pada tempat yang mudah diingat dan ditemukan.

Info Dasar ART


Minum ART - Apa yang harus dilakukan

Pasien

Info Dasar ART

Lembar pasien
Bagaimana cara agar selalu ingat minum ART?
Buat pesan kecil, gunakan stiker dan tempelkan pada jam atau kalender agar
kita selalu ingat untuk mimum ART.

Liburan
Beberapa cara agar kita selalu ingat minum ART
Selalu bawa ART dengan kita.
Pikirkan bagaimana cara minum ART ketika kita sedang bekerja.
Kalau kita dalam perjalanan jauh, bawa persedianan obat yang lebih untuk berjaga-jaga.
Mungkin kita pergi lebih lama dari yang telah direncanakan.

Info Dasar ART


Minum ART - Apa yang harus dilakukan

Liburan

Bawa obat-obatan ketika kita sedang bekerja atau bepergian.


Sangat penting untuk selalu membawa obat-obatan kemana saja kita pergi.
Pasien

Info Dasar ART

Lembar pasien
kalau kita lupa minum obat
Kalau hanya terlambat 4 jam dari jadwal yang telah ditentukan, tetap minum obatnya.
Lebih dari 4 jam lewatkan dosis obatnya dan lanjutkan dengan minum obat sesuai dengan
jadwal biasa tapi jangan minum 2 dosis sekaligus.

Kalau kita bermasalah dalam minum obat


Beritahu tenaga kesehatan bahwa kita telah melewatkan dosis obatnya.

Kalau kita ingin berhenti minum ART


Beritahu petugas kesehatan sebelum kita mulai berhenti.
Tenaga kesehatan akan membantu mengatasi masalah ART yang akan timbul.

Ingat!!
ART

Kalau kita mempunyai masalah dengan ART,


beritahu tenaga kesehatan.

Info Dasar ART


Minum ART - Apa yang harus dilakukan

ART

Tetaplah minum obat walaupun terlambat 4 jam dari jadwal yang telah ditentukan,
atau lewatkan dosisnya dan lanjutkan minum obat sesuai dengan jadwal yang biasa.
Jangan minum 2 dosis obat pada saat yang bersamaan.
Kalau kita lupa 1 dosis jangan minum 2 dosis obat sekaligus
Pasien

Info Dasar ART

Lembar pasien

Jangan berbagi obat ART


Kalau kita berbagi obat dengan orang lain, obat tersebut tidak akan
berfungsi terhadap kita maupun pada orang lain.

Simpanlah ART pada tempat yang aman


Seperti obat yang lainnya, simpanlah ART pada tempat yang aman dan jauhkan
dari jangkauan anak-anak.

Ingat!!
Jangan berbagi obat ART dengan orang lain.
Kalau kita mengunakan obat ART bersama orang lain, obat ART
tidak akan berfungsi terhadap kita maupun pada orang lain.

Info Dasar ART


Minum ART - Apa yang harus dilakukan

Pasien

Info Dasar ART

10

Info Dasar ART


Minum ART - Kita tidak sendirian

Kita Tidak Sendirian!


Ingatlah...ada banyak orang yang juga minum ART setiap hari,
kita juga dapat melakukannya.
Pasien

Info Dasar ART

11

A L DE V

EL

BA

TI

ON

DA

AT
I

RN

PM

IN T E

ENT

UN
I

CY
N

TATES AG
DS
E
TE

H US

FROM THE AMERICAN PEOPLE