Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN EKSPERIMEN DEDUKTIF

ELASTISITAS

NAMA KELOMPOK:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

PRAMAYSHELLA A.P
DICKY ERWIN
NOVIA ANGGRAINI
NUR ROHMATUL IZZA
SITI NOR MEGAWARNI
TRI WAHYU P

(30)
(12)
(28)
(29)
(35)
(36)

XII-IPA 2
SMA NEGERI 1 KOTA MOJOKERTO

LAPORAN EKSPERIMEN DEDUKTIF


ELASTISITAS
A. TUJUAN PERCOBAAN
1. Menentukan besar konstanta gaya pada pegas, karet gelang dan pentil
2. Mengetahui sifat keelastisitasan suatu benda
B. DASAR TEORI
Elastisitas adalah sifat bahan yang dapat kembali ke bentuknya semula, setelah
gaya yang dikenai padanya dihilangkan. misalnya karet ditarik sampai memanjang
setelah gaya tarik dihilangkan ukuran panjang karet tidak mengalami perubahan.
Apabila karet yang ditarik memanjang dan setelah gaya dihilangkan pemanjangan ini
tetap terjadi dengan panjang awal karet sebelum percobaan menjadi tidak sama dengan
panjang karet setelah percobaan, maka sifat elastis karet tersebut dapat dinyatakan telah
berubah. Benda-benda yang memiliki elastisitas disebut benda elastis. Sedangkan bendabenda yang tidak memiliki elastisitas disebut benda plastis.
Hubungan linier antara gaya dengan pertambahan panjang , menurut Hooke tidak
hanya berlaku untuk batang benda padat saja, tetapi berlaku juga untuk
benda benda elastis. contohnya seperti yang akan kita jadikan objek praktikum kita ini
seperti : pegas, karet pentil dan karet gelang. Hukum Hooke adalah perbandingan antara
gaya yang diberikan dengan pertambahan panjang benda adalah konstan.
F = k . x

k = F/x

Keterangan :
F = gaya (N)
k = konstanta (N/m)
x = perubahan panjang (m)

C. RUMUSAN MASALAH
Bagaimana pertambahan panjang pada pegas,karet gelang dan karet pentil ?
D. HIPOTESIS

semakin kecil beban yang diberikan maka pertambahan panjangnya semakin kecil dan
sebaliknya semakin besar beban yang diberikan maka pertambahan panjangnya semakin
besar.
E. IDENTIFIKASI VARIABEL
1. Variabel Manipulasi: Massa beban
2. Variabel Respon: perubahan panjang pegas,karet gelang dan karet pentil
3. Variabel Kontrol: panjang mula-mula pegas, karet gelang dan karet pentil.
F. DEFINISI OPERASIONAL
1. Definisi Operasional Variabel Manipulasi:
Massa beban adalah sebuah benda yang dijadikan sebagai bahan untuk
menentukkan pertambahan panjang pada pegas,karet gelang dan karet pentil.
2. Definisi Operasional Variabel Respon:
Perubahan panjang pegas adalah berubahnya suatu benda dari panjang awal
menjadi panjang akhir
3. Definisi Operasi Variable Kontrol:
Panjang mula-mula adalah panjang suatu benda sebelum di kasih beban
G. RANCANGAN PERCOBAAN
Membuat Statif:
1. Potonglah kayu menjadi 2 bagian, lalu sambungkan kedua kayu membentuk
huruf L tersebut menggunakan paku
2. Kayu yang berbentuk huruf L di sambungkan dengan kayu lagi yang agak tebal
sebagai alasnya dengan menggunakan paku.
3. Pasangkan 3 buah pengait pada statif

H. ALAT DAN BAHAN


ALAT:

1.
2.
3.
4.
5.
6.

ALAT
Palu
Penggaris
Gergaji
Amplas
benang
paku

JUMLAH
1
1
1
1
2m
5

1.

2.

3.

4.

5.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

6.

BAHAN:

BAHAN
Kayu
Pengait
Pegas
Karet gelang
Karet pentil
Beban
(50g,100g,120g)

JUMLAH
1
3
1
1
1
3

1.

3.

2.

4.

5.

6.

I. PROSEDUR
1. Siapkan alat dan bahan
2. Ukur panjang awal pegas,karet gelang dan pentil. lalu kaitkan pada statif
3. Setelah statif terpasang dengan baik dan benar kaitkan media percobaan
(karet pentil, karet gelang , dan pegas) pada statif seperti pada gambar di
bawah ini

4.
5.
6.
7.

Pasangkan beban 50gr pada karet gelang,karet pentil dan pegas


Lalu ukur panjang pegas setelah diberi beban dengan menggunakan benang
Ulangi langkah tersebut untuk beban 100 gr dan 120gr
Catatlah setiap hasil pertambahan panjang pada masing masing benda (karet
pentil, karet gelang , dan pegas).

Tulislah pada tabel di bawah ini


Pegas Xo = 0,175 m
NO.
1.
2.

Massa (kg)
50 gr = 0,05 kg
100 gr = 0,1 kg

Xt(m)
0,285 m
0,345 m

3.

120 gr = 0,12 kg

0,4 m

x=Xt-Xo (m)
0,285-0,175 = 0,11m
0,345-0,175 =

F=W (N)
0,5 N
1N

0,17m
0,4-0,175 = 0,225

1,2 N

K=F/x (N/m)
4,54
5,88
5,33
k = 5,25 N/m

Karet gelang Xo = 0,055m


NO.
1.
2.
3.

Massa (kg)
50 gr = 0,05 kg
100 gr = 0,1 kg
120 gr = 0,12 kg

Xt(m)
0,07 m
0,075 m
0,08m

x=Xt-Xo (m)
0,07-0,055=0,015m
0,075-0,055=0,02m
0,08-0,055=0,025m

F=W (N)
0,5 N
1N
1,2 N

K=F/x (N/m)
33,33
50
48
k= 43,7

Xt(m)
0,16 m
0,17 m
0,175m

x=Xt-Xo (m)
0,16-0,15=0,1m
0,17-0,15=0,2m
0.175-0,15=0,025m

F=W (N)
0,5 N
1N
1,2 N

K=F/x (N/m)
5
5
48
k= 19,33

Karet pentil Xo = 0,15 m


NO.
1.
2.
3.

Massa (kg)
50 gr = 0,05 kg
100 gr = 0,1 kg
120 gr = 0,12 kg

Grafik

pegas (x)
25
20
15

pegas (x)

10
5
0
0.5

1.2

karet gelang (x)


2.5
2
1.5

karet gelang (x)

1
0.5
0
0.5

1.2

karet pentil
2.5
2
karet pentil

1.5
1
0.5
0
0.5

1.2

J. Tugas dan Pertanyaan


1. Gambar grafik dari data hasil percobaan, Bagaimana kesesuaianya terhadap
hukum hooke?

2. Suatu pegas,karet gelang dan pentil diberi gaya, apa yang akan terjadi? Dan
jika gaya tersebut dihilangkan, bagaimana panjang benda-benda tersebut
sekarang?
3. Jika gaya tersebut diperbesar, bandingkan panjang sekarang dengan keadaan
1? Jelaskan hubungan tersebut.?
Jawaban
1. Sesuai dengan hukum hooke, karena gaya berbanding lurus dengan
pertambahan panjang.
2. Jika pegas, karet gelang dan pentil diberi gaya, maka akan terjadi
perubahan panjang. Jika gaya tersebut dihilangkan maka panjang pegas
akan kembali seperti semula.
3. Jika gaya di perbesar maka perubahan panjang dari pegas, karet gelang
dan pentil semakin besar. Karena pertambahan perubahan panjang pegas
berbanding lurus terhadap per tambahan gaya yang diberikan
K. Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa beban yang diberikan akan mempengaruhi
perubahan panjang, semakin kecil beban yang diberikan maka pertambahan
panjangnya semakin kecil dan sebaliknya semakin besar beban yang diberikan
maka pertambahan panjangnya semakin besar. Gaya yang diberikan sebanding
dengan perubahan panjang.
L. Daftar Pustaka
1. Praktikum Fisika Elastisitas(online) (http://himaaridhay.blogspot.com/)
di akses 15 januari 2015
2. Laporan Praktikum Elastisitas Fisika(online)
(http://fajar18februari.blogspot.com/) di akses 15 januari 2015
3.Foster, Bob. 2004. Fisika SMA jilid 2A untuk kelas XI. Jakarta:Penerbit
Erlangga