Anda di halaman 1dari 28

5/24/15

1. Masa Awal
Kemerdekaan

2. Masa Orde
Lama

3. Masa Orde
Baru

4. Masa
Reformasi

5/24/15

1. Masa Awal Kemerdekaan


Ditetapkannya Pancasila dan PPKI
merupakan modal berharga bagi bangsa
Indonesia.
Kehadiran tentara sekutu dan NICA pada
tanggal 29 September 1945 dengan
mengatasnamakan Palang Merah
Internasional mendarat di Surabaya
Tujuannya yaitu untuk mengurus orangorang Belanda bekas tawanan tentara
Belanda.

5/24/15

Dalam

perkembangannya, NICA
berusaha menguasai wilayah Indonesia
secara de facto
Wolhof, dalam bkunya Pengantar Ilmu
Hukum Tatanegara mengatakan
bahwa, wilayah Hindia Belanda
berkembang dua macam pemerintahan,
Pemerintahan Sentral dan Pemerintahan
Lokal

5/24/15

Dua macam pemerintahan


dalamPengantar Ilmu Hukum
Tatanegara
1.

2.

Pemerintah Indonesia
mempertahankan hak kedaulatannya
atas seluruh bekas wilayah Hindia
Belanda, baik terhadap dunia
Internasional berdasarkan hak mutlak
setiap bangsa untuk menentukan
nasibya endiri
Pemerintah Nederlanshe, suatu
persekutuan hukum otonom dalam
ikatan negara

5/24/15

Muhammad

Hatta mengeluarkan
maklumat Maklumat Wakil Presiden No.
X pada tanggal 16 Oktober 1945
Berisi perubahan kedudukan Komite
Nasional Indonesia sebagai pembantu
presiden menjadi lembaga legislatif.

5/24/15

November 1945, Pemerintah


mengeluarkan Maklumat Pemerintah
mengenai pembentukan partai-partai
politik.
Dikeluarkan maklumat ini atas dasar
desakan dari masyarakat aar
masyarakat diberikan kebebasan untuk
membentuk partai politik.

5/24/15

Sejak

saat itu lahir partai politik dalam


jumlah yang sangat besar.
Maka, memunculkan suatu desakan lagi,
agar sistem Presidensiil kabinet diganti
dengan sistem Parlemen kabinet.
Maklumat pemerintah tanggal 14
November 1945 tentang perubahan
sistem kabinet Presidensiil menjadi
kabinet parlementer
Perubahan ini berdasarkan usul KNIP.

5/24/15

Maka,

di Indonesia berlangsung sistem


pertanggung jawaban menteri-menteri
kepada parlemen.
Kepala pemerintah dipegang oleh
Perdana Menteri sebagai pimpinan
kabinet.

5/24/15

Pengusiran orang-orang NICA belum juga berhasil

Pertempuran

terjadi dimana-mana

Pertempuran di Ambarawa

5/24/15

Pertempuran di Surabaya

5/24/15

Pertempuran di Bandung

5/24/15

Karena

muncul perlawanan yang sangat


sengit dari bangsa Indonesia, memaksa
Belanda untuk mengadakan
perundingan denan Indonesia.
Setelah melalui perjuangan yang
panjang, akhirnya Belanda mengakui
kedaulatan Indonesia
Salah satu keputusan KMB di Den Haag
Belanda adalah Indonesia menjadi
negara serikat dengan nama Republik
Indonesia serikat.

5/24/15

2. Masa Orde Lama


Kegagalan konstituante dalam merumuskan
Undang-Undan Baru, dan ketidakmampuan
untuk kembali ke UUD dasar 1945,
mendorong Soekarno pada tanggal 5 Juli
1959mengeluarkan Dekrit Presiden
Dekrit Presiden:
1. Pembentukan MPRS dan DPAS dalam waktu
yang sesingkat-singkatnya
2. Pemberlakuan kembali UUD '45 dan tidak
berlakunya UUDS 1950
3. Pembubaran Konstituante

5/24/15

Pada

periode 1959-1965. diterapkan


konsepsi demokrasi terpimpin, lain apa
yag di kehendaki oleh UUD 1945, aitu
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan.
Kebijaksanaan ini disusun atas dasar
pemikiran bahwa sebagian rakyat
Indonesia masih terbatas
pengetahuannya, namun dalam
prakteknya bukan dipimpin hati nurani
masyarakat, melainkan oleh pimpinan
nasional.

5/24/15

Tindak

lanjut dari dekrit presiden adalah


pembentukkan kabinet karya.
Dalam prakteknya, lembaga-lembaga
negara yang ada belum terbentuk
berdasarkan UUD 1945 sehingga
sifatnya masih sementara.
Dalam masa ini, Presiden selaku
pemegang kekuasaan legislatif dan
eksekutif telah menggunakan
kekuasaanya dengan tidak semestinaya.

5/24/15

Keanggotaan

MPRS diangkat
berdasarkan Penetapan Presiden
Anggota pimpinan MPRS diangkat
menjadi menteri
Ketua MPRS dirangkap oleh wakil
Perdana Menteri
Hak budget DPR tidak berjalan, karena
pemerintah tidak mengajukan RUU
APBN untuk mendapat persetujuan DPR
Presiden pada waktu itu membubarkan
DPR, karena ketidaksetujuan DPR
RAPBN yang diajukan pemerintah.

5/24/15

Penyimpangan

terhadap Pancasila dan


UUD 1945 terus berlangsung. Ketetapan
MPRS No. III/MPRS/1963 tentang
pengangkatan presiden seumur hidup
jelas bertentangan dengan UUD 1945.
Menyamakan Pancasila engan Naskom,
secara substansial keduanya sangat
berbea

5/24/15

Sejak

tahun 1964 dan berjalan selama


tahun 1965 sikap dan tindakan PKI
semakin agresif, ditandai dengan aksiaksinya melalui rapat-rapat umu, pers,
radio, kampanye dsb
Puncak dari semua kegiatan PKI adalah
pemberontakan G30S/PKI

5/24/15

Rakyat

menghendaki agar PKI


dinyatakan sebagai partai terlarang di
Indonesia, namun ternyata kurang
mendapat tanggapan yang memuaskan
ari pemerintah
Dari itu, dicetuskan Tritura
1. Pembubaran PKI beserta ormasormasnya
2. Perombakan kabinet Dwikora
3. Turunkan harga sandang-pangan

5/24/15

Gerakan

untuk memperjuangkan Tritura


semakin hari semakin meningkat,
sehingga pemerintah sudah tidak dapat
mengendalikan keadaan lagi.
Maka, tanggal 11 Maret 1966 Presiden
Soekarno mengeluarkan SUPERSEMAR
kepada Letnan Jenderal TNI Soeharto.
Dengan berlandaskan Supersemar,
pengemban Supersemar membubarkan
PKI dan ormas-ormasnya

5/24/15

Dengan

Supersemar itu, orde baru


mengambil langkah-langkah
koreksidengan cara-cara yang
konstitusional, terutaa dalam
menegakkan, mengamankan, dan
mengamalkan Pancasila dan UUD 1945
secara murni dan konsekuensi.

5/24/15

3. Masa Orde Baru


Orde

baru lahir sebagai jawaaban atas


krisis yang dialami bangsa Indonesia
yang bertekad untuk:
1. Menegakkan atau tidak mengubah
pancasila dan UUD 1945
2. Melaksanakan pancasila dan UUD 1945
secara murni dan konsekuen
3. Mengisi kemerdekaan dengan
pembangunan

5/24/15

4. Masa Reformasi
Cita-cita refornasi diantaranya menata
hubungan tata kerja antar lembaga
Tertinggi dan lembaga tinggi negara
1. Mengembalikan kedudukan MPR sebagai
lembaga Tertinggi negara dan sebagai
pelaksana kedaulatan rakkyat.
2. Mengoptimalkan fungsi DPR sesuai
dengan UUD 1945
3. Kekuasaan presiden, baik sebagai Kepala
Ngara maupun Kepala Pemerintahan
perlu diatur secara tegas.

5/24/15

4. Kedudukan MA sebagai lembaga


Yudikatif perlu ditegakkan agar supremasi
hukum dapat dilaksanakan.
5. Lembaga-lembaga lain seperti DPA dan
BPK harus dikembalikan fungsinya.

5/24/15

Apabila

seluruh komponen bangsa


menyadari, maka perbaikan-perbaikan
tersebut tidak merugikan siapapun
Dalam perkembangannya, UUD 1945
telah mengalami perubahan sesuai
dengan perkembangan zaman dan
tuntunan aspirasi masyarakat

5/24/15

Penataan peraturan
perundang-undangan
Tap MPR RI No. III/MPR/2000 jo. UU Nomor 12
Tahun 2011 tentang pembentukan Peraturan
perundang-undangan yang menegaskan dalam
pasal 7
1. UUD 1945
2. Ketetapan MPR RI
3. UU/Peraturan Pemerintah pengganti UU
4. Peraturan Pemerintah
5. Peraturan Daerah Provinsi
6. Peraturan Daera Kabupaten/Kota.

5/24/15

Ketetapan MPR
Tap.

VI/MPR/2001 tentang Etika


Kehidupan Berbangsa
Tap. VII/MPR/2001 tentang Visi Indonesia
masa depan

5/24/15