Anda di halaman 1dari 15

Buah Delima

(Punica granatum)

A. SEJARAH PUNICA GRANATUM

Tanaman

buah-buahan

yang

berasal

dari

Iran.

Namun, sudah menyebar di daerah Mediterania.

Mudah tumbuh hampir di semua iklim.

Menyebar

di

daratan

rendah

sampai

ketinggian

1000m dari permukaan laut.

Berbagai bagian dari tanaman ini telah digunakan


dalam

pengobatan

tradisional

dan

juga

telah

dinyatakan dalam Papyrus Ebers Mesir.

Dalam 2000
delima
diantara

UK Millennial

terpilih menjadi
berbagai

dengan kedokteran.

Festival

logo

pilihan

of

perayaan
yang

Medicine,
tersebut

berhubungan

Dikenal tiga macam delima :

Delima putih
Delima merah
Delima ungu

B. KLASIFIKASI BUAH DELIMA ( Punica


granatum)

Kingdom

Sub Kingdom

: Plantae (Tumbuhan)
: Tracheobionta (Tumbuhan

berpembuluh)

Super Divisi

Divisi

: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Kelas

: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub Kelas

: Rosidae

Ordo

: Myrtales

Famili

: Punicaceae

Genus

: Punica

Spesies : Punica Granatum L

Nama umum

: Spermatophyta (Menghasilkan biji)

: Delima

C. KHASIAT TRADISIONAL BUAH DELIMA (Punica


granatum)
1.

Kulit buah delima dapat mengobati :


Sakit perut karena cacing,
Buang air besar mengandung darah dan lendir (disentri
amuba),
Diare kronis,
Perdarahan seperti wasir berdarah, muntah darah, batuk
darah, perdarahan rahim, perdarahan rektum,
Prolaps rektum,
Radang tenggorok,
Radang telinga,
Keputihan (leukorea)
Nyeri lambung

2. Kulit akar dan kulit kayu delima dapat mengobati:


Cacingan terutama cacing pita (taeniasis)
Batuk
Diare

3. Bunga delima dapa t mengobati :


Radang gusi
Pendarahan
Bronkhitis
4. Daging buah delima dapat mengobati:
Menurunkan berat badan
Cacingan
Sariawan, tenggorokan sakit, suara parau
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Sering kencing
Rematik (artritis)
Perut kembung

5. Biji delima dapat mengobati :


Menurunkan demam, batuk,
Keracunan
Cacingan.

D. KANDUNGAN KIMIA
1. Kulit buah delima mengandung :
Alkaloid pelletierene
Granatin
Betulic acid
Ursolic acid
Isoquercitrin
Elligatanin
Resin
Triterpenoid
Kalsium oksalat
Pati

2. Kulit Akar dan Kulit Kayu mengandung 20% elligatanin dan


0,5-1%
senyawa alkaloid :
Akaloid pelletierine (C 8H14)
Pseudopelletierine (C9H15N0)
Metilpelletierine (C8H14NO.CH3)
Isopelletierine (C 8H15N0)
Metilisopellettierine (C 9H1,N0)

3. Daun Punica Granatummengandung :


Alkaloid
Tanin
Kalsium oksalat
Lemak
Sulfur
Peroksidase

4. Jus buah Punica Granatummengandung :


Asam sitrat
Asam malat
Glukosa
Fruktosa
Maltosa
Vitamin (A, C)
Mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium,
dan kalium)
Tanin

E. KANDUNGAN GIZI

Niacin (Vit. B3) 0,29 mg (2%)


Delima, hanya arils nilai gizi per 100 g (3.5 oz)
Energi 346 kJ (83 kcal)
Karbohidrat 18,7 g
Gula 13.7 g
Diet serat 4,0 g
Lemak 1,2 g
Protein 1,7 g
Thiamine (Vit. B1) 0.07 mg (5%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,05 mg (3%)

Asam pantotenat (B5) 0,38 mg (8%)


Vitamin B6 0,08 mg (6%)
Folat (Vit. B9) 38 mg (10%)
Vitamin C 10 mg (17%)
Kalsium 10 mg (1%)
Besi 0,30 mg (2%)
Magnesium 12 mg (3%)
Fosfor 36 mg (5%)
Kalium 236 mg (5%)
Seng 0,35 mg (3%)

F. UJI AKTIVITAS BIOLOGIS

Delima diyakini mempunyai efek antioksidan, antiinflamasi, anti-infeksi dan antikarsinogenik.

Manfaat delima telah diteliti lebih dalam yang


menfokuskan pada terapi dan pencegahan kanker,
penyakit kardiovaskuler, diabetes, penyakit dental,
disfungsi ereksi, infeksi bakteri dan resistensi antibiotik,
ultraviolet radiation-induced skin damage dan
penyembuhan luka.

Ekstrak aqueous kulit delima peroral dapat mempengaruhi


proses penyembuhan luka insisi yaitu terdapat
peningkatan kekuatan sobekan (breaking strength),
peningkatan kandungan hidroksilprolin, percepatan
epitelisasi, peningkatan persentase kontraksi luka.

Ekstrak kulit delima topikal efektif dalam menyembuhkan


luka bakar dan efeknya sebanding dengan perak
sulfadiazin yang merupakan obat topikal standar luka bakar.

G.
CARA PEMBUATAN EKSTRAK ATAU
SIMPLISIA YANG
BAIK PADA TUMBUHAN
DELIMA ( Punica granatum)
1. Ekstrak aqueous kulit delima perora

Hasil ekstraksi kulit delima (Punica granatum) dalam


bentuk serbuk dan telah terstandarisasi
Mengandung 40% asam ellagik.
Serbuk tersebut ditakar dengan dosis 50mg/kgBB tikus
dan dicampur pelarut sodium carboxy methyl cellulose
(CMC) 0,3%.
Agen pelarut dibuat dengan cara merebus sodium CMC
0,3 gram ke 100 ml aquades dan diaduk dengan
bantuan magnet stirrer sampai larut.
Tiap kali pemberian sebanyak 3 cc setiap hari.

2. Pembuatan ekstrak etanol buah delima

Buah delima dikeringkan dalam


almari
pengering
suhu 45 C selama 48 jam sampai kadar air 5%.

Buah

Redam serbuk Simplisia


24 jam.

Cairan
penyari akan menembus dinding sel dan masuk ke
dalam rongga sel yang mengandung bahan zat aktif.

Zat aktif larut karena


adanya perbedaan konsentrasi antara
zat aktif dalam sel dengan di luar sel, maka larutan yang terpekat
akan didesak ke luar.

Kemudian disaring dan diulang 3 kali sehingga terjadi


keseimbangan kosentrasi antara larutan di luar dan di dalam

delima yang sudah

Ampas

Filtrat diuapkan dengan


water bath suhu 70 C.

Proses ini untuk


yang
kental,

Etanol
karena
kapang

kering

buah

pada

dijadikan serbuk.

delima

dalam

etanol 70 % selama

sel.

dan filtrat dipisahkan.


Vacuum

rotary

evaporator pemanas

menguapkan
etanol sehingga diperoleh ekstrak
dan buat dalam beberapa konsentrasi.

dipergunakan sebagai
bahan
pengekstrak
memiliki
beberapa kelebihan, yaitu lebih selektif,
dan kuman sulit tumbuh dalam Etanol 20 %.

3. Pembuatan Simplisia Kulit Buah Delima

Kulit buah delima dikumpulkan lalu dicuci bersih


ditiriskan

Diangin-anginkan ditempat terbuka yang terlindung


dari cahaya matahari langsung.

Selanjutnya dikeringkan dalam oven dengan suhu


50oC.

H. STANDARISASI SIMPLISIA ATAU


EKSTRAK DARI Punica granatum
1. Parameter Spesifik
. Identitas Simplisia
Nama Tanaman
Bagian Tanaman
Nama Indonesia

: Punica Granatum
: Buah
: Delima

. Organoleptis Simplisia
Bentuk
: Buah buni berbentuk bulat
Warna
: Merah
Bau
: Tidak berbau
Rasa
: Manis

TERIMA KASIH