Anda di halaman 1dari 2

Nama : Adhitia Bumi Pratama

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Umur

: 4 tahun

BB

: 11,5 KG

Suhu Badan : 36,7C (normal)


Keluhan

: Batuk , Pilek , Panas

Kunjungan

: ulang

Penilaian :
a.Tidak ditemuan tanda bahaya umum.
b.Ditemukan batuk selama 7 hari. Hitung napas 25x/Menit (normal). Tidak
ditemukan adanya tarikan dada dan tidak ditemukan adanya stridor.
c. Anak tidak diare dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda fisik diare.
d.. Anak tidak demam karena suhu tubuh per axilla 36,7C. Dilakukan pengambilan
sediaan darah untuk uji laboratorium dengan hasil :
1.
2.
3.
4.

Hb : 11 gr %
Leukosit : 5400
Trombosit 312.000
Hematokrit 33 %

e.Tidak mempunyai masalah telinga karena tidak didapatkan adanya nyeri telinga,
cairan/nanah yang keluar dari telinga, dan tidak didapatkan adanya pembenkakan
yang nyeri di belakang telinga.
f.Anak tidak tampak kurus dan tidak pucat. Tidak ditemukan adanya pembengkakan
di kaki. Berdasarkan criteria berat badan menurut umur pasien tidak termasuk BGM.
g.Evaluasi intake makanan : Anak mendapat ASI eksklusif. Pola makan pada anak
sekarang sangat sedikit dan susah makan.
h.Imunisasi anak sudah lengkap.
i.Anak sudah diberikan vitamin A 1x dan tidak diberika vitamin A saat kunjungan.
j.Tidak ditemukan anemia.
k.Tidak ada masalah atau keluhan lain.

Klasifikasi :

Adanya gejala tifus


Adanya anemia ringan karena kadar hemoglobinnya kurang dari 12 gr %
yaitu 11 gr %

Tindakan yang sesuai dengan buku MTBS untuk anak dengan kasus ini adalah
1. Edukasi orang tua pasien untuk memberi makan anak dengan gizi yang
seimbang 4 sehat 5 sempurna , pemberian dilakukan secara variatif agar
napsu makan anak meningkat. Asupan zat besi harus ditingkatkan dengan
mengonsumsi makanan dengan kadar fe yang tinggi seperti telur, daging
sapi, ikan bayam , kentang, kangkung, dll. Asupan minum juga harus cukup
agar anak tidak dehidrasi.
2. Medikamentosa yang diberikan adalah paracetamol , cholarampenicol, dan
GG dalam wujud puyer .
3. Edukasi kapan harus kembali segera yaitu apabila anak tidak bisa minum ,
bertambah parah , timbul demam , timbul nyeri ulu hati , gelisah , telapak
tangan dingin , perdarahan di hidung , sukar bernapas , dan napas cepat.