Anda di halaman 1dari 2

Tinjauan Studi

Penelitian yang dilakukan oleh (Navarro, Meln, Martn, dan Dutra, 2009)
membahas mengenai Evaluasi Proposal Pembangunan Perkotaan dengan
menggunakan pendekatan ANP. Tujuan dari penelitian ini adalah memilih
proposal proyek pembangunan perkotaan yang telah diajukan kepada
pemerintah Venezuela yang mana lokasi pelaksanaan proyek tersebut terletak
di sekitar wilayah bandara La Carlota, Kota Caracas, Venezuela. Proposal yang
diajukan antara lain wilayah pemukiman, klub kesehatan dan taman. Ketiga
proposal tersebut melibatkan pengaruh lingkungan yang masih belum
ditaksirkan karena tidak satupun ketiga proposal tersebut melengkapi analisa
Environmental Impact Assessment (EIA) yang ditetapkan dalam Konstitusi Republik
Bolivia, Venezuela.
Meskipun tehnik EIA sebagai alat pembuat keputusan berdasarkan estimasi dan
asumsi untuk menentukan pengaruh-pengaruh yang relevan, beberapa
dasawarsa menjadi sulit untuk menaksirkan nilainya. EIA mempunyai
kekurangan yang lain yaitu ketika membuat keputusan dalam proyek
perencanaan perkotaan yang berbeda, hasil yang didapatkan dari proses
penilaian beberapa proyek tidak sebanding. Meskipun tim penilai memilih
pengaruh yang sama untuk semua alternatif, permasalahan kedua adalah
bagaimana membandingkan alternatif yang menonjol dalam analisa pengaruhpengaruh lingkungan yang berbeda. Karena itu, metode yang digunakan untuk
memprioritaskan lingkungan dari proyek pembangunan perkotaan dilakukan
dengan Multicriteria Decision Analysis (MCDA) yaitu Analytical Network Process (ANP)
yang mengizinkan menganalisa pemilihan variabel yang berbeda, dengan tujuan
membuat keputusan yang efisien dan diandalkan berdasarkan pendapat
kelompok ahli.
Menurut (Navarro, Meln, Martn, dan Dutra, 2009), beberapa penulis lain
memperkenalkan penggunaan tehnik MCDA untuk penaksiran lingkungan.
Beberapa memfokuskan penggunaan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan yang
lain menggunakan tehnik peninggian pangkat seperti Electre dan Promethee yang
digunakan untuk menghindari masalah kepuasan dari metode tradisional.
Permasalahan kepuasan yang melekat pada semua metode yang berdasarkan
atas penjumlahan, perbedaan nilai yang besar dalam kriteria yang
menyeimbangi nilai kriteria yang lain dan memberikan hasil global yang
mungkin tidak cocok dengan pendapat para ahli. Semua tehnik MCDA bekerja
dengan baik pada asumsi kriteria bebas (independent). Bagaimanapun juga,
asumsi tersebut tidak selalu realistis dan tidak dalam penaksiran lingkungan.
Karena itu, ANP dipilih untuk
menghitung keadaan yang saling tergantung (interdependence) diantara criteria
dan menghindari masalah kepuasan yang luas.
Meskipun penggunaan ANP tidak bebas dikeritik. Kenyataannya, pengamatan
studi kasus sulit untuk diikuti dengan menggunakan aplikasi ANP. Pertama, ANP
menentukan perbandingan yang kadang-kadang menjadi sulit untuk dimengerti
oleh para ahli yang tidak mengenal dengan metode tersebut.

Karena itu, banyak memperhatikan penyediaan perluasan kuesioner dan


memudahkan proses perbandingan. Selain itu, ANP mendapatkan banyak
kesulitan dalam penambahan jumlah alternatif atau kriteria. Meskipun terdapat
kesulitan, ANP merupakan alat yang tepat untuk penaksiran lingkungan, karena
menghasilkan indek untuk beberapa alternatif