Anda di halaman 1dari 4

Ketahanan nasional sebagai geostrategi

Setiap bangsa mempunyai cita-cita luhur yang ingin di capai,dan cita0cita


tersebut mempunyai fungsi sebagai penentu dari tujuan nasinalnya.Dalam usaha
mencapai tujuan nasional bangsa yang bersangkutan menghadapi
ancaman,tantangan,hambatann serta gangguan yang senantiasa perlu d hadapi
ataupun di tanggulangi.Oleh karena itu,suatu bangsa harus mempenyai
kemampuan,kekuatan,ketangguhan,dan keuletan dalam menghadapinya demi
untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Dalam mempertahankan kelangsungan hidup ini bagi bangsa indonesia sebagai
bangsa yang merdejka dan berdaulat harus mempunyai unsur-unsur tersebut
sebagai kesatuan yang di sebut dengan ketahanan nasional.ketahanan nasional
sebagai geostrategi indonesia di susun dan di kembangkan berdasarkan geoplitik
indonesia untuk mewujudkan keadilan sosial sebagai tujuan jangka menengah
dan jangka panjang.
KONSEP KETAHANAN NASIONAL
Ketahanan nasional merupakan kndisi dinamis yang di miliki suatu bangsa ,di
dalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan
kekuatan nasional.kekuatan nasional ini di perlukan untuk mengatasi segala
macm ancaman,tantangan,hambatan,dan gangguan,yang datang baik secara
langsung atu tidak langsung yang akan membahayakan
kesatuan,keberadaan,serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.ancamanancaman ini mungkin datang dari dalam atau dari luar.jadi secara legkap istilah
ketahanan nasional atau geostrategi nasional dapat di rumuskan sebagai
berikut:
Kondisi dinamis suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan,yang
mampu mengembangkan kekuatan nasional,di dalam menghadapi dan
mengatasi segala tantamgan,ancaman,hambatan,serta gangguan,baik yang
datang dari luar maupun dari dalam,langsung maupun tidak langsung
membahayakan integritas,identitas,serta kelangsugan hidup bangsa dan
negara.
Kemampuan mengembangkan kekuatan nasional adalah untuk mengatasi
ancaman,tantangan,hambatan dan gangguan.Kondisi suatu bangsa selalu
berubah-ubah,tidak statis.ancaman yang di hadapi tidak selalu sama,baik jenis
maupun besarnya.karena itu,ketahanan nasional harus selalu di bina dan di
tingkatkan sesuai dengan kndidsi serta ancaman yang di hadapi.hal inilah yang
di maksud dengan sifat dinamis pada ketahanan nasional.
Ketahanan nasional pada hakikatnya secara singkat dapat di
simpulakan;kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin
kelangsungan hidupny menuju kejayaan bangsa dan negara.
KONSEP GEOSTRATEGI INDONESIA

Keadaan dan letak negara indonesia pada posisi silang memberikan pengaruh
terhadap segenap kehidupan bangsa Indonesia.pengaruh-pengaruh tersebut
pada satu pihak memang menguntungkan ,tetapi pada ppihak lain dapat
mengundang berbagai bentuk ancaman atau bahaya dari luar,lebih-lebih posisi
silang ini jika di hubungkan dengan kekayaan alamnya,maka bahaya ancaman
dari luar itu akan lebih besar,leh karena itu harus di perhitungkan.Dalam
menyusun strategi untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan
bernegara,suatu keharusan bagi bangsa indonesia untuk lebih memperhatikan
dan memperhitungkan faktor faktor yang tidak menguntungkan dan lebih-lebih
jugafaktor-faktor yang membahayakan yang akan menghalang-halangi
terwujudnya tujuan nasional.
Dasar penyusunan strategi ini harus berlandaskan pada ajaran pancasila sebagai
pedoman dan aksioma hidup bangsa dalam bermasyarakat dan bernegara yang
berkaitan dengan posisi silang sebagai tempat kelangsungan hidup bangsa,yang
kemudian di sebut dengan geostrategi indonesia.geostrategi yang ebrlandaskan
ajaran pancasila dapat di rumuskan sebagai berikut.
Geostrategi adalah kebijaksanaan pelaksanaan dalam mementukan tujuan dan
sarana-sarana serta cara penggunaan sarana-sarana tersebut guna mencapai
tujuan nasional dengan memanfaatkan konstelasi geografis negara.
Geostrategi merupakan pelaksanaan geopolitik dalam kebijaksanaan untuk
mencapai tujuan nasinal atau tujuan negara yang di gariskan dalam Pembukaan
UUD 1945.Geopolitik bagi bangsa indonesia di kembangkan sesuai ajaran
pancasila yang sebagai landasan ideal geopolitik dan geostrategi
indonesia,sehingga tidak mengandung unsur-unsur ekspansionisme maupun
kekerasan.Geopolitik dan geostrategi hanya akan berdaya guna dan berhasil
guna,jika bangsa yang melaksanakannya memiliki kemampuan-kemampuan baik
statis maupun dinamis di bidang kesejahteraan dan keamanan .Sedang
ketahanan nasional pendekatannya di lakukan melalui kesejahteraan dan
keamanan.Dengan demikian ketahanan nasional merupakan geostrategi
Indonesia.
Posisi silang negara indonesia sebgai landasan geopolitik dan geostrategi tidak
hanya segi fisik geografisnya saja,melainkan posisi silang juaga mengenai aspekaspek kehidupan ssial,antara lain:

Demografi :Penduduk Indonesia antara daerah berpenduduk padat di


utara dan daerah berpendudukan jarang di selatan.
Ideologi:ideologi Indonesia terletak antara komunisme di utara dan
liberalisme di selatan.
Politik :Demokrasi pancasila antara demokrasi rakyat di utara(Asia daratan
bagian utara) dan demokrasi liberal di selatan.
Ekonomi :Ekonomi indonesia antara sisten ekonomi sosialis di utara dan
sistem ekonomi kapitalis di selatan.
Sosial:Masyarakat Indonesia antara masyarakat sosialisme di utara dan
masyarakat individualisme di selatan.

Budaya :Kebudayaan Indonesia antara kebudayaan timur di utara dan


kebudayaan barat di selatan.
Hankam :Antara sistem pemerintahan kntinental di utara dan sistem
pemerintahan maritim di barat ,selatan dan timur.
Posisi silang jika di lihat secara situasinal-dinamisdan secara
historiskulturalmerupakan posisi yang menimbulkan proses
akulturasi,yng menjadikan bangsa Indonesia sebagaimana deasa ini,baik
rasial,religi,budaya,maupun bahasa,yang serba bhinekka di
manunggalkan.
Posisi silang dengan segala akibatnya,memaksa bangsa Indonesia memilih
satu di antara dua alternatif,yaitu:
Membiarkan diri teru-menerus menjadi bjek lalu lintas kekuatankekuatan dan pengaruh-pengaruh luar,dengan setiap kali
menyandarkan dan menggantngkan diri kepada kekuatan yang
terbesar pada suatu waktu.
Turut serta mengatur lalu lintas kekuatan-kekuatan atau pengaruhpengaruh luar tersebut dengan ikut berperan aktif sebagai subjek
ikut mengatur.

Dari dua alternatif ini,bangsa indonesia menentukan sikap memilih yang


kedua,sehingga menuntut kemampuan bangsa indonesia menciptakan kekuatan
sentrifugal.
Kuncinya ialah:
Kemampuan untuk mengubah pengaruh dan kekuatan dari luar menjadi
kekuatan nasional yang di kendalikan dan di gunakan sebgai kekuatan
sentrifugal.
Kekuatan yang di maksud di sini ialah kekuatan yang berisikan sifat-sifat fisik
ydan mental yang tidak ekspansif.
Pengaruh-pengaruh buruk akibat posisi silang dapat segera menimbulkan
bentuk-bentuk ancaman,tantangan,hambatan,dan gangguan yang mungkin
membahayakan kesatuan dan persatuan serta kelangsungan hidup bangsa
indonesia.Pengaruh tersebut dapat berasal dari dalam maupun luar,secara
langsung maupun tidak langsung.
Untuk menghadapi,mengatasi,dan menguasai semua ancaman,tantangan
,hambatan,dan gangguan tersebut,maka mutlak diperlukan adanya suatu
konsepsi ketahanan nasional sebgai geostrategi indonesia dengan dasar
geopolitik Indonesia,yang berlandaskan pada sifat-sifat khas dan kepribadian
bangsa sebagai perwujudan jiwa bangsa.
Sifat-sifat khas dan kepribadian bangsa ,di rumuskan dalam bentuk cara
pandang bangsa Indonesia tentang diri dalam bentuk cara pandang bangsa
Indonesia tentang diri dan lingkungannya sebagai geopolitik berdasarkan
ideologi Pancasila,sebagai aspirasi bangsa Indnesia yang merdeka,berdaulat dan

bermartabat di tengah-tengah lingkungannya yang menjiwai segenap tindak


kebijaksanaannya dalam daya upaya mencapai tujuan nasional dan tujuan
negara.
Cara pandang berdasarkan hal-hal yang tidak menguntungkan pada posisi silang
atas dasar sifat-sifat khas dan kepribadian bangsa Indonesia di sebut dengan
wawasan nusantara atau wawasan nasional yang merupakan geopolitik
Indonesia.
Berdasarkan pemikiran geostrategi Indonesia sebagai landasan konsepsional
dalam emncapai tujuan nasional,yang di landasi geografi dan gepolitik ini dapat
di simpulkan bahwa konsep geostrategi Indonesia ,mutlak perlu di rumuskan
secara jelas strategi bangsa bangsa indonesia untuk menghadapi segala
ancaman,tantangan dan hambatan,baik langsung maupun tidak langsung,dari
dalam maupun dari luar,akibat dari posisi silang Indonesia.