Anda di halaman 1dari 6

1

Soal dan Pembahasan


BIOLOGI
SIMAK UI Kode Soal 618 Tahun
Tanggal Ujian : 3 Juli 2011

Penjawab Soal
SRI RAHAYU S.Farm., apt
Putri R.A.I.P.Y.I., SST

Editor
NOER FADLINA ANTRA S.Si., M.Si dan RATIH GITA ASTARI S.T

Web : http//sarjanapertama.blogspot.com
Email : sarjanapertama@gmail.com
Founder : Noer Fadlina Antra S.Si, M.Si and Ratih Gita Astari S.T

BIOLOGI
13. Pada proses pembentukan urine, reabsorbsi terjadi di tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle dan
tubulus kontortus distal. Di tubulus kontortus distal terjadi ....
(A) reabsorbsi glukosa dan asam amino dengan bantuan hormon
(B) reabsorbsi air dan Ca2+ yang dikontrol paratormon
(C) reabsobsi glukosa dan ion Na+ dengan bantuan hormon
(D) reabsorbsi Na+ dan sekresi K+ yang dikontrol hormon aldosteron
(E) reabsorbsi air dan ion Cl- secara pasif

Dalam proses pembentukan urin, terdapat 3 tahapan yaitu proses filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
Dalam proses filtrasi, akan terjadi perpindahan cairan dari glomerulus ke kapsula bowman melalui
membran filtrasi, dan hasil dari proses ini adalah urin primer. Urin primer mengandung glukosa, garamgaram, natrium, kalium, dan asam amino. Proses yang kedua ialah proses reabsorbsi, proses ini dibagi
jadi 3 macam yakni reabsorbsi air, reabsorpsi zat tertentu, dan reabsorpsi zat yang diperlukan tubuh.
a) Reabsorpsi air dibagi jadi 2 macam, reabsorpsi air yang terjadi di tubulus kontortus proksimal
dengan cara osmosis disebut dengan reabsorpsi obligat, sedangkan yang terjadi di tubulus kontortus
distal disebut dengan reabsorpsi fakultatif, yaitu reabsorpsi yang terjadi tergantung kebutuhan.
b) Reabsorpsi zat tertentu dapat terjadi secara transpor aktif dan difusi. Pada umunya zat yang penting
direabsorpsi secara transpor aktif.
c)

Reabsorpsi zat yang penting bagi tubuh dilakukan secara aktif. Zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh
adalah protein, asam amino, glukosa, asetoasetat, dan vitamin. Zat-zat diatas akan direabsorpsi
secara aktif di tubulus kontortus proksimal sehingga tidak ada lagi di lengkung henle.

14. Semua hal di bawah ini berhubungan dengan pertumbuhan sekunder, kecuali ....
(A) terjadi di semua tumbuhan angiosperma
(B) terjadi karena aktivitas prokambium
(C) akibat dari aktivitas (paling tidak sebagian) kambium vaskular
(D) mengakibatkan pertambahan tinggi tanaman
(E) menghasilkan sel-sel endodermis
Pertumbuhan primer meliputi pertumbuhan atau pembentukan epidermis, korteks, floem primer, xilem
primer, dan empulur. Pertumbuhan primer menyebabkan perpanjangan batang dan pelebaran daun. Hal
ini terjadi, karena pembelahan sel parenkim, pembentukan cabang, dan pembentukan daun.
Pertumbuhan sekunder menyebabkan pelebaran batang, pembentukan lingkar tahun, dan jari-jari
empulur. Jari-jari empulur adalah jaringan parenkim yang menghubungkan kulit kayu dengan empulur.

Web : http//sarjanapertama.blogspot.com
Email : sarjanapertama@gmail.com
Founder : Noer Fadlina Antra S.Si, M.Si and Ratih Gita Astari S.T

3
15. Di bawah ini adalah sebuah grafik batang yang menggambarkan pemaparan periode gelap dan terang.
Bagian yang berwarna hitam menunjukkan periode gelap dan bagian yang tidak berwarna (putih)
menunjukkan periode terang. Berdasarkan grafik di bawah ini, tanaman yang tergolong short-day plant
(tanaman hari pendek) akan
berbunga jika ....
(A)
(B)
(C)
(D)
(E)
Tumbuhan Hari Pendek (Short Day Plant)
Yaitu Tumbuhan yang akan berbunga jika panjang hari kurang dari periode kritis tertentu (11-15 jam).
Pada umumnya tumbuhan ini berbunga pada akhir musim panas, musim gugur, atau musim dingin.
Kelompok lain yang bergantung pada fotoperiode ini hanya akan berbunga ketika periode terang lebih
lama beberapa jam.
Contoh: Kasluba (Euphorbia pulcherrima), ketela rambat (Ipomoea batatas), Nanas (Ananas
comosus),dan padi (Oryza saliva), Krisan, poinsettia, dan beberapa varietas kacang kedelai

16. Proses fotosintesis yang optimal di kloroplas memerlukan cahaya dengan warna ....
(A) putih
(B) biru
(C) merah
(D) hijau
(E) ungu
Dari semua radiasi Matahari yang dipancarkan, hanya panjang gelombang tertentu yang
dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis, yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran
cahaya tampak (380-700 nm). Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 - 700 nm), hijau kuning
(510 - 600 nm), biru (410 - 500 nm), dan violet (< 400 nm).

17. Proses inisiasi pada sintesis protein dilakukan melalui beberapa protein dan tahapan katalisis.
Katalisator yang digunakan dalam reaksi tersebut adalah ....
(A) ligase
(B) peptidil transferase
(C) topoisomerase
(D) aminoasil-tRNA sintase
(E) helicase

Translasi memilik tiga proses, yaitu inisiasi protein, perpanjangan rantai polipeptida, dan proses akhir
translasi. Peptidil transferase adalah enzim yang berperan dalam merangkaikan satu asam amino
dengan asam amino yang lain.
Web : http//sarjanapertama.blogspot.com
Email : sarjanapertama@gmail.com
Founder : Noer Fadlina Antra S.Si, M.Si and Ratih Gita Astari S.T

18. Pada sitoplasma Protozoa air tawar terdapat organel yang berfungsi sebagai osmoregulasi, yaitu....
(A) plasmasol
(B) plasmagel
(C) vakuola kontratil
(D) selaput plasma
(E) plasmodesma

Pada protozoa yang hidup di air tawar, yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan air dan mengatur
kesetimbangan tekanan osmosis (osmoregulator).dalam tubuhnya adalah vakuola kontraktil.

19. Fungsi dari neuroglia adalah ....

(A) membantu neuron dalam mempercepat hantaran impuls


(B) membantu neuron menyampaikan rangsang kemis
(C) memperkuat integritas struktur sistem saraf dan fungsi metabolis neuron
(D) membantu neuron dalam pembukaan gerbang Na+
(E) membantu neuron dalam transport kalium, eksresi, dan regenerasi

Neuroglia adalah sel-sel yang paling banyak ditemukan dalam sistem saraf. Sel-sel tersebut
tidak berperan secara langsung dalam pengolahan informasi dan transmisi dan berfungsi
untuk menyokong kebutuhan dari sel neuron. Secara umum terdapat tiga macam Neuoroglia
yakni
1. Astroglia/Astrosit, berperan dalam memelihara homeostasis internal pembuluh darah
otak melalui pembentukan sawar darah otak
2. oligodendroglia/ oligodendrocytes berperan sebagai pembentuk selubung myelin dari
sel-sel neuron di sistem saraf pusat
3. mikroglia berperan dalam proses fagositosis di otak.

20. Hubungan langsung antarsel seperti halnya gap junction pada sel hewan dan plasmodesmata pada sel
tumbuhan memungkinkan ....
(A) sel-sel di sekitarnya untuk melekat kuat satu dengan lainnya
(B) second messenger yang diproduksi oleh satu sel akan berdifusi dengan cepat dan merangsang
sel-sel di sekitarnya
(C) sel-sel di sekitarnya membentuk penghalang air yang sangat kuat di antara membran
(D) protein kinase mengalir di antara sel, mengkoordinasi respon seluler dalam suatu jaringan
(E) pertukaran informasi genetik yang sangat cepat antara sel-sel di sekitarnya

Web : http//sarjanapertama.blogspot.com
Email : sarjanapertama@gmail.com
Founder : Noer Fadlina Antra S.Si, M.Si and Ratih Gita Astari S.T

5
21. Ketika dalam perjalanan mendaki gunung, seorang remaja digigit oleh seekor ular berbisa. Dia hampir
saja tewas akibat hemolisis atau sebagian besar sel darah merahnya lisis. Dprotein. Enzim yang
menyebabkan hemolisis (hampir saja berakibat fatal) adalah ....
(A) fosfolipase yang akan mendegradasi fosfolipid yang merupakan komponen membran yang
membentuk suatu pembatas sel
(B) neuraminidase yang menghancurkan karbohidrat pada membran sel dan selanjutnya menyebabkan
sel lisis
(C) protease yang akan mendegradasi protein transmembran yang akan mengakibatkan sel lisis
(D) neuraminidase yang menghancurkan karbohidrat karena karbohidrat merupakan bagian dari
glikokaliks
(E) bukan salah satu jawaban di atas

dari hasil analisis terhadap bisa ular tersebut ditemukan tiga buah enzim:
fosfolipase yang mendegradasi fosfolipid;
neuraminidase yang melepaskan karbohidrat pada
permukaan sel; dan protease yang mendegradasi

22. Berdasarkan perbedaan perkembangan embrionya, hewan dapat dikelompokkan menjadi kelompok
hewan Protostoma dan Deterostoma. Hewan-hewan yang termasuk ke dalam kelompok (superfilum)
Deterostome adalah ....

(A) ikan, kucing, dan bulu babi


(B) netmatoda, cacing gilig, dan cacing pita
(C) siput, kerang, dan keong
(D) trematoda, cestoda, dan turbelaria
(E) semut, laba-laba, dan kupu-kupu

Hewan bertubuh simetri bilateral (bilateria) terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu Deuterostomia dan
Protostomia.
Pada hewan deuterostom, lubang tempat masuk dan migrasinya sel-sel ini disebut blastopore.
Blastopore selanjutnya berkembang dan berfungsi menjadi anus (dan rongganya menjadi rongga
dalam tubuh/saluran pencernaan). Mulut akan terbentuk belakangan, yaitu ketika pembentukan
rongga berlanjut hingga terbentuklah lubang kedua di sisi lawan dari lubang blastopore ini. Itulah
sebabnya hewan-hewan yang memiliki pola perkembangan embrio awal seperti ini, dinamakan mulut
belakangan, karena pertama-tama yang terbentuk adalah anus, dan mulut terbentuk kemudian atau
belakangan. Sebaliknya, pada hewan Protostomia, lubang blastopore justru akan menjadi mulut,
dan lubang di sisi berlawanan yang terbentuk belakangan akan menjadi anus.

Web : http//sarjanapertama.blogspot.com
Email : sarjanapertama@gmail.com
Founder : Noer Fadlina Antra S.Si, M.Si and Ratih Gita Astari S.T

6
Saat ini, kelompok hewan yang dikelompokan sebagai deuterostomia adalah: Xenoturbellida,
Echinodermata, Hemichordata, Urochordata, Cephalochordata, dan Vertebrata (Craniata) sebagaimana
ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

23. Pneumatofor merupakan struktur akar yang ditemukan pada mangrove. (benar)
SEBAB
Pneumatofor merupakan alat pertukaran gas yang sering ditemukan pada tanaman dengan akar yang
terendam air. (benar)
jawaban : A
Mangrove mempunyai bentuk khusus yang menyebabkan mereka dapat hidup di perairan yang dangkal
yaitu mempunyai akar pendek, menyebar luas dengan akar penyangga atau tundung akarnya yang
khas tumbuh dari batang dan atau dahan. Akar-akar dangkal sering memanjang yang disebut
pneumatofor ke permukaan subtrat yang memungkinkan mereka mendapatkan oksigen dalam
lumpur yang anoksik dimana pohon-pohon ini tumbuh.

24. Pengecatan negatif dapat dipergunakan untuk melihat bentuk dan ukuran sel bakteri. (benar)

SEBAB
Pada pengecatan negatif, sel bakteri tidak dilakukan fiksasi. (salah)
Jawaban C
Pewarnaan ini bukan untuk mewarnai bakteri, tetapi mewarnai latar belakangnya menjadi gelap.
Caranya secara umum dengan mencampur mikroba dalam setetes tinta bak/ tinta cina/ tinta india
(negrosin) lalu meyebarkan diatas kace objek yang bersih. Pewarnaan negatif menyebabkan mikroba
kelihatan transparan (tembus pandang) dan tampak jelas pisah diatara medan yang gelap
karenapewarnaan ini berguna untuk menentukan morfologi dan ukuran sel..
Fiksasi adalah proses pengawetan dan pelekatan atau penempelan struktur sel mikroorganisme pada
suatu posisi. Selain itu fiksasi juga berfungsi untuk menonaktifkan enzim lytic sehingga bakteri tidak
mengalami lisis dan berubah bentuk pada saat diamati. Fiksasi dilakukan setelah olesan pada kaca
preparat sudah kering. Jika olesan belum kering akan menyebabkan sel-sel mikroorganisme yang
bersangkutan menjadi tidak beraturan bentuknya. Tujuan dari fiksasi adalah pelekatan bakteri supaya
pada saat pencucian, bakteri tersebut tidak ikut hilang tercuci.

Web : http//sarjanapertama.blogspot.com
Email : sarjanapertama@gmail.com
Founder : Noer Fadlina Antra S.Si, M.Si and Ratih Gita Astari S.T