Anda di halaman 1dari 2

Bagaimana Cara Kerja Mesin Pompa Spbu - Mesin pompa Bbm adalah wadah

penyaluran cairan Bbm yang berada di tangki pendam. Ketika Operator mulai menekan tombol
nominal angka/harga pembelian Bbm Anda, selenoid valve menerima perintah permintaan
melalui tombol harga, kemudian tuas dudukan Nozzle naik ke atas sedang tongkak dan plat
penghubung melepaskan pegas on/off di dalam mesin pompa, cara kerjanya mirip pedal alat
musik Drum. Cairan Bbm masuk melewati saringan kasar dan halus pompa lalu naik melalui
pipa di dalam pompa menuju gelas pompa dan turun ke selang kemudian cairan dikeluarkan
melalui nozzle.

Yang ditandai dengan angka 1 (satu), inilah mesin yang menghisap cairan BBM dari tangki
pendam. Di bawah mesin ada pipa spiral yang dihubungkan dengan pipa dari tangki pendam.
Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa saat operator mengangkat nozzle, roda mesin
akan berputar (bunyi) yang dibantu oleh dinamo pompa.
Kemudian cairan bbm naik ke selenoid valve (nomor 4) untuk menerima perintah pembelian.
Lalu masuk melewati flowmeter (nomor 3). Setelah itu, cairan BBM naik ke gelas pemantau
cairan lalu turun ke selang dan dikeluarkan melalui moncong nozzle. Saat handle nozzle
dipencet, maka tongkat totalisator yang berada di atas Flowmeter bergerak bersamaan dengan
angka nominal harga, totalisator penghitung penjualan sesuai kecepatan cairan yang keluar di
nozzle.
Anda pasti sering menemui Spbu dalam keadaan stok Bbmnya lagi kosong. Mesin pompa
jika benar-benar dalam keadaan kosong, untuk mengisi kembali pipa-pipa penghubung dari
tangki pendam ke mesin pompa dibutuhkan banyak waktu. Dikarenakan cairan Bbm harus
mengisi semua ruang kosong pada mesin pompa, sebaiknya Anda jangan memaksa operator

agar segera melayani Anda. Begitupun sebaliknya ketika operator mengatakan ke Anda bahwa
stok Bbm sudah habis. Jika Anda berkeras dan Operator melayani, maka Anda harus siap
menerima konsekuensinya yakni pada saat operator menarik handle nozzle, yang keluar kali
pertama adalah angin hasil dorongan mesin pompa lalu diikuti cairan Bbm yang tidak lagi keluar
sesuai takaran dan digit angka penunjukan harga pada display pompa. Itupun jika ada cairan
Bbm yang keluar adalah sisa-sisa yang berada di wadah saringan, gelas, selang dan nozzle
pompa.
Jika Anda berkeras dan Operator melayani, maka Anda harus siap menerima
konsekuensinya yakni pada saat operator menarik handle nozzle, yang keluar kali pertama
adalah angin hasil dorongan mesin pompa lalu diikuti cairan Bbm yang tidak lagi keluar sesuai
takaran dan digit angka penunjukan harga pada display pompa. Itupun jika ada cairan Bbm
yang keluar adalah sisa-sisa yang berada di wadah saringan, gelas, selang dan nozzle pompa.
Gambar di bawah merupakan salah satu contoh kerja mesin pompa. Yakni yang ditandai
dengan lingkaran merupakan tempat tongkat pemutar totalisator penghitung nominal harga di
mesin pompa