Anda di halaman 1dari 3

PERTANYAAN dan JAWABAN

1. Mengapa titrasi nitrimetri harus dilakukan pada suhu 15oC ? Awal (kel 1) Radea
Jawab : Prinsip dari titrasi nitrimetri adalah reaksi diazotasi. Reaksi ini tidak stabil dalam
suhu kamar, karena garam diazonium yang terbentuk mudah tergedradasi membentuk
senyawa fenol dan gas nitrogen. Sehingga reaksi dilakukan pada suhu dibawah 15oC.
2. Apa tujuan ditambahkannya HCl dalam air (1:2 ) pada larutan paracetamol ? Anggi (kel 1)
Rika
Jawab : Parasetamol dilarutkan dengan larutan HCl dalam air (1:2) untuk membentuk
suasana asam dan sebagai penghidrolisis amina sekunder menjadi amina primer, karena
paracetamol adalah amina sekunder, dengan penambahan HCl akan menghidrolisis menjadi
amina primer.
3. Kan tadi dalam titrasi nitrimetri harus dilakukan dalam suasana asam ? Bagaimana apabila
asamnya kurang ? Hatimah (kel 2) Ria O
Jawab : pH harus asam karena apabila keasaman kurang maka titik akhir titrasi tidak jelas
dan garam diazonium yang terbentuk tidak sempurna karena garam diazonium tidak stabil
pada suasana netral atau basa
4. Mengapa dalam nitrimetri berat ekivalen suatu senyawa sama dengan berat molekulnya ?
Dhea (kel 2) Retno
Jawab : Dalam nitrimetri, berat ekivalen suatu senyawa sama dengan berat molekulnya
karena 1 mol senyawa bereaksi dengan 1 mol asam nitrit dan menghasilkan 1 mol garam
diazonium. Dengan alasan ini pula, untuk titrasi nitrimetri konsentrasi larutan baku sering
dinyatakan dengan molaritas, karena molaritasnya sama dengan normalitasnya.
5. Apa tujuan merefluks pada larutan paracetamol ? Nikken (kel 3) Peti
Jawab : Untuk memisahkan gugus amin pada paracetamol dan karboksil sehingga
paracetamol dapat ditetapkan kadarnya menggunakan titrasi nitrimetri
Adapun strukturnya :
Terlampir
6. Apa kelebihan dan kekurangan dari indicator luar dan indikator dalam ? Krisna (kel 3)
Ria Anisa
Jawab :
Indikator dalam :
Kelebihan : cara kerja cepat dan praktis ,dapat dilakukan pada suhu kamar
Kekurangan : penggunaan terbatas hanya untuk beberapa zat saja, untuk beberapa zat
lainnya perubahannya tidak jelas
Indikator luar :
Kelebihan : untuk beberapa zat lebih tepat dipakai karena perubahan warna lebih jelas
Kekurangan : cara kerja tidak praktis, terlalu sering menotol menyebabkan adanya
kemungkinan zat terbuang, titrasi harus dilakukan pada suhu dibawah 15oC

7. Dalam pembakuan NaNO2 maupun pada penetapan kadar, ada penambahan kalium bromide.
Nah apa tujuan penambahan KBr tersebut ? Yulia Nurbaeti (kel 5) Risa Zahara
1. Katalisator, yaitu untuk mempercepat reaksi karena KBr dapat mengikat NO 2
membentuk nitrosobromid, yang akan meniadakan teaksi tautomerasi dari bentuk keto
dan langsung membentukfenol.
2. Stabilisator, yaitu untuk mengikat NO2 agar asam nitrit tidak terurai atau menguap.
8. Mengapa amilum tidak ditambahkan sebagaia indicator dalam ? Rizky (kel 5) Rani
Jawab : karena amilum akan terhidrolisis menjadi senyawa-senyawa penyusunnya. Kan
amilum itu polisakarida nah dia akan berubah menjadi monosakarida apabila dia bereaksi
dengan asam. Jadi dia tidak bisa diajdikan indicator dalam.
Pertanyaan tambahan
9. Bagaimana perubahan warna dari pasta kanji iodide atau kertas iodida sebagai indicator
luar ?

Jawab : Kelebihan asam nitrit terjadi karena senyawa fenil sudah bereaksi seluruhnya,
kelebihan ini dapat berekasi dengan yodida yang ada dalam pasta kanji atas kertas, reaksi ini
akan mengubah yodida menjadi iodine diikuti dengan perubahan warna menjadi biru.
Kejadian ini dapat ditunjukkan setelah larutan didiamkan selama beberapa menit.
10.
Selain dengan indicator dalam atau luar , ada juga penentuan titik akhir dengan
metode potensiometri . bagaimana prinsipnya ?
Jawab : Titik akhir titrasi juga dapat ditentukan dengan teknik potensiometri yaitu
menggunakan platina sebagai indikator elektroda dan saturated calomel elektroda sebagai
elektroda acuan. Elektroode kalomel platina dicelupkan ke dalam titratnya. Pada saat titik
akhir titrasi akan terjadi depolarisasi elektroda sehingga akan terjadi perubahan arus yang
sangat tajam sekitar +0,80 Volt sampai +0,90 Volt.
11.
Menyinggung pertanyaan tadi tentang merefluks larutan pct, bagaiman apabila
larutan yang akan dititrasi tidak di refluks dulu ? (pertanyaan jaga-jaga)
Jawab : kalau tidak di refluks dulu, kemungkinan tidak akan tercapai titik akhir titrasi,
karena menyinggung pertanyaan tujuan merefluks setiap sampel yang diuji dengan titrasi
nitrimetri mengandung gugus amin atau aromatic, dengan dilakukannya refluks, maka si NH
akan berubah menjadi NH2 yang akan dititrasi

12.
Mengapa pada indicator dalam harus digunakan campuran indicator metilen blue dan
tropeolin OO ? kenapa tidak salah satunya saja ?

Jawab : karena perubahan warna tropeolin OO dari warna merah menjadi kuning. Karena
warna kuning tidak jelas, maka untuk memperoleh titik akhir diperlukan metilen blue agar
pada titik akhir terlihat warna biru. Sehingga dengan mencampur kedua indikator ini akan
terjadi perubahan warna dari violet menjadi biru.

Kelompok 1 :
-

anggi (diajawab oleh Radea)


awal (dijawab oleh Rika )

Kelompok 2 :
-

dhea (diajawab oleh Retno )


hatimah (diajawab oleh Ria Oktaviani )

Kelompok 3 :
-

Krisna (diajawab oleh Ria Anisa)


Nikken (diajawab oleh Peti )

Kelompok 5 :
-

Rizky (diajawab oleh Rani)


Yulia N (diajawab oleh Risa)