Anda di halaman 1dari 1

BAB II

METODOLOGI

2.1 Peralatan
Dalam melakukan Praktikum Fisika Dasar ini kali ini dibutuhkan alat alat yang
menunjang dalam penentuan koefisien muai panjang. Seperti alat untuk mengukur suhu,
yaitu termometer, selang karet sebagai penghubung, seperangkat alat pemuaian, cawan
petri, generator uap, dan pipa yang akan diukur muai panjangnya, yaitu kuningan, besi,
dan tembaga.
2.2 Tata Laksana Percobaan
Seperangkat alat pemuaian disusun, kemudian dikalibrasi ke sudut, dilakukan pada
setup peralatan untuk dipastikan jarum penunjuk berada pada posisi nol. Ujung terbuka
pipa diletakkan di bagian sandaran tetap dan ujung tertutup di sandaran pengarah. Lalu
pipa pada sandaran tetap dijepitkan dengan mengencangkan sekrup, sehingga menjepit
pada tepat pada lekukan cincin katup. Ujung terbuka pipa disambungkan ke selang karet
yang terhubung ke generator uap. Kemudian tempat generator uap diisi dengan air
bagian dan penutup ditutup rapat dengan sekrup. Temperatur awal (T 0) dicatat. Panjang
pipa diukur sebelum dipanaskan (L0). Lalu pipa dipanaskan dengan menghubungkan
generator uap ke stop kontak. Panjang batang pipa (diwakili besarnya sudut) dicatat,
untuk setiap perubahan 50C sampai tidak terjadi perubahan panjang lagi. Dan cara di atas
dilakukan kembali untuk pipa yang lain.
2.3 Gambar