Anda di halaman 1dari 9

ASPEK PASAR

Diah Kurniasih
Dian Rustiana
Diwi Dwizayati
Ferdiansyah

Pengertian Pasar
Pasar, menurut para ahli , merupakan tempat
pertemuan antara penjual dan pembeli, atau
saling bertemunya antara kekuatan permintaan
dan penawaran untuk membentuk suatu harga.
Tiga faktor utama yang menunjang terjadinya
pasar, yaitu orang dengan segala keinginannya,
daya belinya, serta tingkah laku dalam
pembeliannya.

Pengertian Permintaan dan Penawaran


Analisis permintaan yang menghasilkan
prakiraan permintaan terhadap suatu produk
merupakan salah satu alat penting bagi
manajemen perusahaan.
Permintaan dapat diartikan sebagai jumlah
barang yang dibutuhkan konsumen yang
mempunyai kemampuan untuk membeli pada
berbagai tingkat harga.

Hukum permintaan mengatakan bila harga suatu


barang meningkat, maka kuantitas barang yang diminta
akan berkurang, begitu pula sebaliknya, bila harga
barang yang diminta menurun, maka kuantitas barang
yang diminta menaik (asumsi ceteris paribus).
Penawaran diartikan sebagai berbagai kuantitas
barang yang ditawarkan di pasar pada berbagai tingkat
harga.
Keinginan para penjual dalam menawarkan
barangnya pada berbagai tingkat harga ditentukan oleh
beberapa faktor yang terpenting adalah : Harga barang
itu sendiri, Harga barang lain, Biaya produksi, Tingkat
teknologi, dan Tujuan-tujuan perusahaan.

Bentuk Pasar
Bentuk pasar dapat dilihat dari sisi produsen/penjual, pasar dapat
dibedakan atas :
1. Pasar Persaingan Sempurna.
2. Persaingan Monopolistis
3. Oligopoli
4. Monopoli.
Dari sisi konsumen, pasar dapat dibedakan atas empat bentuk,
yaitu :
5. Pasar Konsumen
6. Pasar Industri
7. Pasar Penjual Kembali (reseller), dan
8. Pasar Pemerintah.

Mengukur dan Meramal Permintaan


1. Mengukur Permintaan Pasar Saat Ini
Manajemen perlu mengestimasi tiga aspek dari permintaan
pasar sekarang. Ada tiga metode praktis untuk mengestimasi
permintaan ini, yaitu :
a. Total permintaan pasar
b. Wilayah permintaan pasar
c. Penjualan aktual dan pangsa pasar (market-share).
2. Meramal Permintaan Mendatang
a. Survei niat pembeli
b. Pendapat para tenaga penjual (wiraniaga)
c. Pendapat ahli

Implikasi Pada SKB


Berkenaan dengan permasalahan permintaan konsumen dan penawaran
produsen, serta bentuk-bentuk pasar di atas, maka tugas analis dalam
melakukan study kelayakan bisnis (SKB) dari aspek pasar hendaknya :
1. Mampu menentukan produk atau jasa yang akan dijadikan
benchmark bagi rancangan produk/jasa yang akan dijual.
2. Mampu menentukan jenis pasar yang akan dipilih, baik dari sisi
produsen maupun sisi konsumen.
3. Mampu melakukan analisis untuk dapat menentukan pergerakan
permintaan konsumen akan produk yang akan dijual serta
pergerakan kemampuan para produsen dalam penawaran di pasar,
baik untuk masa sekarang maupun untuk masa ke depan.
4. Selain PLC-nya, analisis hendaknya mampu memberikan informasi
tentang pangsa pasar (market-share) produk-produk sejenis yang
dianggap sebagai pesaing baik untuk saat ini maupun prakiraan ke
depan.

Peramalan Pangsa Pasar dengan Teknik Rantai


Markov (Markov Chains)
Rantai Markov (Markov Chains) adalah salah satu
model riset operasi yang banyak dipakai dalam
manajemen
operasional.
Model
ini
dapat
dikembangkan untuk aplikasi dalam pemasaran.
Teknik ini juga dapat digunakan untuk menganalisis
kejadian-kejadian di waktu yang akan datang secara
matematis.

Kesimpulan
Pasar merupakan kumpulan orang-orang yang mempunyai
keinginan untuk puas, uang untuk belanja, dan kemauan
untuk membelanjakannya. Jadi ada tiga faktor utama yang
menunjang terjadinya pasar, yaitu :
orang dengan segala keinginannya,
daya belinya, serta
tingkah laku dalam pembeliannya
Bentuk pasar dapat dilihat dari sisi produsen/penjual dan sisi
konsumen. Dari sisi produsen/penjual, pasar dapat dibedakan
atas
Pasar persaingan sempurna
Pasar persaingan monopolistis
Pasar oligopoli, dan
Pasar monopoli.