Anda di halaman 1dari 27

Pendekatan Saintifik

Firman Oktora
Tim Pengembang Kurikulum
Provinsi Jawa Barat

Welcome to the Getting Started with Projects Course

Practice
The practice activities for this lesson can be found at the end of this
section.

Bismillaahirrahmaanirrahiim

11
2008, Oracle Education Foundation All Rights Reserved.

If we teach today as we taught


yesterday, then we rob our children
of tomorrow.
~John Dewey

So, teachers must be charged with


changing how they guide students in
learning the new curriculum (the
pedagogy).

Perkenalan

Latar Belakang
- Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik
modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan
pendekatan ilmiah.
- Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam
pembelajaran sebagaimana dimaksud meliputi
mengamati, menanya, menalar, mencoba,
membentuk jejaring untuk semua mata pelajaran.
- Membangun keaktifan dan kreativitas siswa, sehingga
kompetensi peserta didik akan lebih tergali
Tujuan :
- Mampu menjelaskan konsep dasar pendekatan
saintifik
- Merancang langkah-langkah pendekatan saintifik
dalam pembelajaran

Alur Kegiatan
Keterkaitan 10
Mengamati tayangan (ilustrasi
gambar
Membahas tayangan gambar.

Penguatan 5

Refleksi 5

Menyarankan
agar senatiasa
membaca
kurikulum dan
referensinya.

Menilai sejauh
mana kegiatan sesi
telah mencapai
tujuan.

Aplikasi 60
Memahami makna
perubahan
Memahami Pend. Saintifik
Mendesain skenario
pembelajaran/Keg. Inti.

Kegiatan 1

Amati video yang akan ditayangkan


Silakan tuliskan kegiatan yang berkaitan dengan
Pendekatan Saintifik

Check This Out !!!

Silakan tulis kegiatan apa saja dari tayangan tersebut yang berkaitan dengan
kegiatan saintifik

Pendekatan Saintifik
Mengamati :
Menanya :
Mencoba :

Mengasosiasi
Mengomunikasikan

Kegiatan 2

Silakan berkelompok : 1 kelompok 2 orang


Buat Skenario Pembelajaran yang menggunakan
pendekatan saintifik
Cukup 1 KD saja

Tema Kurikulum 2013


Kurikulum yang
dapat menghasilkan
insan indonesia
yang:

Produkt
if
Kreatif
Inovatif
Afektif

Produktif,
Kreatif,
Inovatif,
Afektif
melalui penguatan

Sikap,
Keterampilan,
dan
Pengetahuan
yang terintegrasi
10

THE LEARNING REVOLUTION

We learn

10% of what we read


20% of what we hear
30% of what we see
50 % of what we see and hear
70 % of what we say
90% of what we say and do
Dr. Vernon A. Magnesen, 1983

95% of what we teach


Chris Biffle, 1999

11

PEMBELAJARAN DENGAN
PENDEKATAN SAINTIFIK
Proses pembelajaran yang dirancang
sedemikian rupa agar peserta didik secara
aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip
melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk
mengidentifikasi atau menemukan masalah),
merumuskan masalah, mengajukan atau
merumuskan hipotesis, mengumpulkan data
dengan berbagai teknik, menganalisis data,
menarik kesimpulan dan mengomunikasikan
konsep, hukum atau prinsip yang
ditemukan.

Langkah-Langkah Pembelajaran

Observing
(mengamati)

Questioning
(menanya)

Associating
(menalar)

Experimenting
(mencoba)

Networking
(membentuk
Jejaring)

Pendekatan Ilmiah dalam Pembelajaran


13

Langkah Pendekatan Saintifik


Proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman
belajar pokok yaitu:

a. mengamati;
b. menanya;
c. mengumpulkan informasi;
d. mengasosiasi; dan
e. mengomunikasikan.

MENGAMATI

KEGIATAN BELAJAR:
Membaca, mendengar,
menyimak, melihat (tanpa atau
dengan alat)
KOMPETENSI YANG
DIKEMBANGKAN:
Melatih kesungguhan, ketelitian,
mencari informasi

MENANYA
KEGIATAN BELAJAR:
Mengajukan pertanyaan tentang informasi
yang tidak dipahami dari apa yang diamati
atau pertanyaan untuk mendapatkan
informasi tambahan tentang apa yang diamati
(dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat hipotetik)
KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN:

Mengembangkan kreativitas, rasa


ingin tahu, kemampuan merumuskan
pertanyaan untuk membentuk pikiran
kritis yang perlu untuk hidup cerdas
dan belajar sepanjang hayat

MENGUMPULKAN INFORMASI
KEGIATAN BELAJAR
melakukan eksperimen
membaca sumber lain selain buku teks
mengamati objek/ kejadian/
aktivitas
wawancara dengan nara sumber
KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN:
Mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan
berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai
cara yang dipelajari, mengembangkan
kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

MENGASOSIASI/MENALAR

KEGIATAN BELAJAR:
1. mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik
terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen
mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi.
2. Pengolahan informasi yang dikumpulkan dari yang
bersifat menambah keluasan dan kedalaman sampai
kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari
solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat
yang berbeda sampai kepada yang bertentangan

Lanjutan:
KOMPETENSI YANG
DIKEMBANGKAN:
Mengembangkan sikap
jujur, teliti, disiplin, taat
aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan
prosedur dan kemampuan
berpikir induktif serta
deduktif dalam
menyimpulkan

MENGOMUNIKASIKAN
KEGIATAN BELAJAR:
Menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis,
atau media lainnya

KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN:


Mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan singkat dan jelas, dan
mengembangkan kemampuan
berbahasa yang baik dan benar.

Silabus

Struktur Silabus dan RPP

KD

Pembelajaran

Penilaian

KD1
KD2
KD3
KD4

Mengamati
Menanya
Mengeksplorasi
Mengasosiasi
Mengomunikasikan

...
...
...

Penilaian otentik

RPP

Pendekatan saintik

Langkah-langkah Pembelajaran
[bersifat operasional]

Menerima + Menjalankan + Menghargai + Menghayati + Mengamalkan


BERIMAN, BERAKHLAK MULIA (JUJUR, DISIPLIN, TANGGUNG JAWAB,
PEDULI, SANTUN), RASA INGIN TAHU, ESTETIKA, PERCAYA DIRI,
MOTIVASI INTERNAL
TOLERANSI, GOTONG ROYONG, KERJASAMA, DAN MUSYAWARAH
POLA HIDUP SEHAT, RAMAH LINGKUNGAN, PATRIOTIK, DAN CINTA
PERDAMAIAN
Mengamati + Menanya + Mencoba + Mengolah + Menyaji + Menalar + Mencipta

MEMBACA, MENULIS, MENGHITUNG, MENGGAMBAR, MENGARANG


MENGGUNAKAN, MENGURAI, MERANGKAI, MEMODIFIKASI, MEMBUAT,
MENCIPTA
Mengetahui + Memahami + Menerapkan + Menganalisa + Mengevaluasi
ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI, SENI, DAN BUDAYA
MANUSIA, BANGSA, NEGARA, TANAH AIR, DAN DUNIA

Implementasi pendekatan
saintifik dalam pembelajaran
Menetapkan unit pembelajaran
observasi --- bertanya --- eksperimen/ eksplorasi
--- asosiasi --- mengomunikasikan
menyiapkan materi yang diobservasi,
memberi waktu dan kondisi yang nyaman kepada
siswa untuk bertanya
menyiapkan penugasan dan memberi waktu yang
cukup agar siswa melakukan eksplorasi,
mengasosiasi, dan mengomunikasikan
pengalaman belajar
menyiapkan strategi agar langkah-langkah
kegiatan diatas dapat terlaksana dengan baik

Proses pembelajaran
observasi: cermati masalah dan bagaimana
penyelesaiannya?
mempertanyakan: mendorong siswa bertanya
Apa, Mengapa, Bagaimana?
eksplorasi: tentukan konteks masalah, garis besar
pengerjaan penyelesaian masalah di atas, dan
diskusikan strategi penyelesaian masalah-masalah
tersebut!
Asosiasi: menghubungkan masalah dengan
alternatif penyelesaian masalah
menyaji: jelaskan proses pemecahan masalah
secara kontekstual

Proses yang Mendukung Kreativitas


PROSES
PEMBELAJARAN

Dyers (2011). Kemampuan kreativitas


diperoleh melalui:
Observing [mengamati];
Questioning [menanya];
Associating [menalar];
Experimenting [mencoba]; dan
Networking [Membentuk jejaring].

Simpulan
Pendekatan saintifik menjadi penting untuk
membangun keaktifan dan kreativitas peserta didik
Untuk memahami lebih lanjut tentang pendekatan
saintifik, silakan baca referensi : permendikbud no 65
tahun 2013 tentang Standar Proses dan Permendikbud
no 81a tentang Implementasi Kurikulum 2013
Selamat Bekerja !

Terima kasih

Tweeter
: @firo_leluasa
Email
: firmanoktora@gmail.com
Mobile
: 08122269026
tetap optimis bahwa kita adalah aset bangsa
yang sangat berharga