Anda di halaman 1dari 4

TUGAS TERSTRUKTUR EPIDEMOLOGI GIZI

TOPIK : RAKHITIS

ANGGOTA KELOMPOK :
1

Yati Suwityoningrum
2 Camelia Ijaya
3 Risqi Setio Wati
4 Novilla Anindya Permata
5 Novalia Intan Kusuma
6 Safir Mirahantini

145070300111004
145070300111026
145070300111031
145070301111005
145070301111050
145070301111058

Program Studi Gizi Kesehatan


Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Tahun Ajaran 2014

Kata Pengantar
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat
dan hidayah-nya kami dapat menyelesaikan tugas makalah pembahasan artikel dengan topik
rakitis dalam penerapan konsep epidemiologi.
Adapun makalah pembahasan artikel tentang rakhitis ini telah kami usahakan
semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat
memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadar sepenuhnya bahwa ada kekurangan
baik dari segi penyusun bahasanya maupun segi lainnya. Oleh karena itu kami mengharapkan
saran dan kritik dari pembaca demi sempurnanya makalah ini.
Akhirnya kami mengharapkan semoga dari makalah pembahasan artikel tentang
rakitis ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inpirasi
terhadap pembaca.

Malang, 20 Oktober 2014

Penulis

RAKHITIS
A. Pengertian
Rakhitis adalah pelunakan tulang pada anak-anak berpotensi menyebabkan
patah tulang dan kelainan bentuk. Rakhitis adalah salah satu penyakit anak yang
paling sering di banyak negara berkembang.
Rakhitis adalah pelunakan dan melemahnya tulang pada anak-anak, biasanya
karena kekurangan vitamin D yang ekstrim dan berkepanjangan. Vitamin D sangat
penting dalam penyerapan kalsium dan fosfor dari saluran pencernaan, yang
dibutuhkan anak untuk membangun tulang yang kuat. Kekurangan vitamin D
membuat sulit untuk mempertahankan dengan tepat tingkat kalsium dan fosfor pada
tulang.
Asal dari "kata" rakhitis mungkin dari dialek kata 'wrickken' Lama bahasa
Inggris, untuk memutar. Kecenderungan "Yunani kata" rachitis (berarti "peradangan
tulang belakang") kemudian diadopsi sebagai istilah ilmiah untuk rakhitis.
B. Penyebab
Penyebab dominan adalah vitamin D kekurangan, tetapi kekurangan kalsium
yang cukup dalam makanan juga dapat menyebabkan rakhitis. Meskipun dapat
terjadi pada orang dewasa, sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak menderita
gizi buruk, biasanya akibat dari kelaparan. Hal ini juga dapat disebabkan paparan
sinar matahari cukup.
C. Gejala
Kekurangan vitamin D dimulai perlahan-lahan sebelum tanda-tanda fisik dan
gejala rakhitis muncul. Ketika tanda-tanda dan gejala rakhitis berkembang, tanda itu
mencakup:
1. Kerangka cacat
Ini termasuk kaki bengkok, lengkungan abnormal pada tulang belakang, panggul
dan tulang dada.
2.

Tulang rapuh tulang


Anak-anak rakhitis lebih rentan terhadap patah tulang.

3.

Gangguan pertumbuhan
Pertumbuhan tertunda akibat rakhitis.

4.

Masalah gigi

Termasuk cacat pada struktur gigi, peningkatan kesempatan rongga, miskin dan
menunda pembentukan enamel gigi.
5.

Nyeri tulang
Mencakup nyeri di tulang belakang, panggul dan kaki.

6.

Kelemahan otot
Penurunan otot dapat membuat gerakan tidak nyaman.

D. Pencegahan
Pencegahan sangat penting dalam mencegah gangguan ini pada anak-anak kita
dan diri kita sendiri, dan makanan yang merupakan hal penting, karena kita
memberikan dosis tubuh tinggi vitamin, kalsium D dan fosfor yang dapat ditemukan
dalam makanan seperti ikan produk susu biru (tuna dan salmon khususnya), dan
turunannya, sereal, buah-buahan kaya di tiga nutrisi yang kita tidak boleh
mengabaikan diet seimbang.
Sementara itu harus benar terkena cahaya alami bagi tubuh untuk melakukan
penyerapan yang tepat vitamin D. Dengan sepuluh menit sehari sudah cukup, jadi
keluar sangat penting untuk benar menyerap vitamin D dan dengan itu kalsium dan
fosfor. Memang benar bahwa ada masalah ginjal yang mencegah penyerapan tepat
vitamin D. Dalam kasus ini adalah perlu bahwa mereka yang terkena dampak
diperlakukan dan dipantau oleh para profesional, karena mereka pasti harus
mengambil suplemen untuk mempertahankan tingkat yang tepat dari kalsium dan
fosfor, dan dengan demikian mencegah melemahnya tulang.
E. Perawatan
Tujuan pengobatan untuk rakhitis adalah untuk mengatasi gangguan yang
mendasari. Jika kekurangan vitamin D, dokter mungkin akan meresepkan suplemen
vitamin D atau meminta untuk meningkatkan asupan vitamin D diperkaya makanan,
termasuk sarapan bersereal, jus jeruk, ikan dan susu olahan.