Anda di halaman 1dari 12

BAB 3

TINJUAN KASUS

3.1.IDENTITAS PASIEN
Klien adalah seorang anak bernama An.I,berumur 2,9 tahun dengan jenis
kelamin laki-laki,suku Jawa beragama Islam,belum bersekolah dan tinggal
bersama kedua orang tuanya di Surabaya.
3.2. RIWAYAT KEPERAWATAN
1.Keluhan utama
Klien mengalami panas dan kejang
2.Riwayat penyakit sekarang(RPS)
Ibu klien mengatakan anaknya demam sejak hari Jumat tanggal 26 Maret
2015 dengan suhu ???.Klien dibawa oleh keluarga ke IGD RSUD
dr.M.Soewandhie pada hari Senin 30 Maret 2015 pukul 15.00 WIB, disana
dilakukan tindakan pemeriksaan darah lengkap dengan Hb 3,5 g/dl, trombosit
41.000/mm3 dengan diagnose medis DHF+S.Enchepalitis,klien mengalami
syok,kejang selama 3 menit,cardiac arrest dan dilakukan tindakan RJP selama 3
menit hingga klien tertolong,klien juga terpasang alat bantu nafas yaitu MNR 6
lpm.
3.Riwayat penyakit dahulu(RPD)
Ibu klien mengatakan anaknya pernah mengalami kejang saat usia 1 tahun
lalu dibawa ke Rumah Sakit terdekat,klien tidak pernah mengalami penyakit DHF
sebelumnya.
4. Riwayat kesehatan keluarga
Ibu klien mengatakan keluarganya tidak ada yang menderita penyakit DHF
dan penyakit keturuna seperti Asma,HT dan DM

5.Genogram

2,9 tahun

Keterangan
:laki-laki
:perempuan

:meninggal
:klien
:tinggal serumah

3.3.PENGKAJIAN PERSISTEM
A.Keadaan umum
Pada saat pengkajian klien terlihat lemah,tidak sadarkakan diri dengan BP 150/70
mmHg,HR 190x/menit,RR 40x/menit,suhu 37.6C.
1.Breath (B1)
Didapatkan pergerakan dada simetris,tidak ada otot bantu napas,suara napas
vesikuler,tidak terdapat batuk dan tidak ada sputum,terdapat alat bantu napas yaitu
MNR 6 lpm dengan RR:40x/menit dengan SPO2 97%.
2. Blood(B2)
Didapatkan suara jantung S1 S2 tunggal dengan irama jantung ireguler,CRT 2
detik,JVP normal,tidak ada edema,terdapat sianosis di bagian ekstermitas atas dan
bawah,klien mengalami cardiac arrest selama 3 menit sejak pukul 15.30 WIB

3. Brain(B3)
Klien dengan tingkat kesadaran koma,GCS E:1 V:1 M:2 total, pada pemeriksaan
pupil didapatkan diameter antara pupil kanan dan kiri yaitu 3mm,terdapat reflek
fisiologis????tidak terdapat reflrk patologis
4.Bladder(B4)
Produksi urin sejumlah 115cc/3jam dengan warna kuning jernih,klien terpasang
kateter jenis folley kateter dan tidak mempunyai kesulitan BAK
5. Bowel(B5)
Mukosa bibir pasien kering,lidah bersih,gigi lengkap,psien tidak sadar,abdomen
distensi,peristaltic usus meningkat 32x/menit,klien tidak mual dan tidak muntah tetapi
diare jumlah kurang lebih 100cc/3jam pertama,karakteristik feses?????tidak
mengalami konstipasi,terdapat acites,nafsu makan menurun,terpasang NGT,dengan
BB 14,3 kg,TB 89 cm
6. Bone(B6)
Turgor kulit jelek,tidak ada perdarahan di kulit,tidak ada ikterus,akral
dingin,pucat,basah, pergerakn sendi bebas,tidak ada fraktur dan tidak terdapat luka.
3.4 PEMERIKSAAN PENUNJANG
No

Jenis Pemeriksaan

Hasil

Nilai Normal

Satuan

.
1.

Darah Lengkap
3,5

10,8-12.8

g/dl

Leukosit

6,470

4.300-10.300

/mm3

Trombosit

41.000

40-47

/mm3

Eritrosit

6,5

3,6-5,2

/mm3

Natrium

123

132-145

???

Kalium

5,4

3,1-5,1

???

30/03/2015
Hb

2.

BGA
30/03/2015
PO2

351

80-100

mmHg

PCO2

28,5

35-45

mmHg

FiO2

99

???

pH

???

???

???

3.5 TERAPI
Nama Obat
Ceftriaxone

Rute
IV

Dosis
2x200 mg

Antalgin

IV

3x150 mg

Phenitoin

Drip IV

200 mg dalam PZ

Fungsi
Untuk mecegah infeksi

100cc
Dexametason

IV

3x2mg

Ondansentron

IV

3x1,5mg

Ranitidine

IV

2x15mg

Diazepam

IV

10mg

Miloz

???

Infuse apa????

Surabaya,30 Maret 2015


(B1)

ANALISA DATA

N
O.
1.

DATA

DS:
Ibu klien mengatakan anaknya

PENYEBA
B

MASALAH

Penurunan
kadar Hb

Gangguan perfusi
jaringan perifer

Ketidaksei
mbangaan
perfusi
ventrikel

Gangguan

mengalam penurunan kesadaran


sejak di IGD
DO:
Kulit kien terlihat pucat/sianosis,
akral dingin, basah, hasil lab
Hb:3,5gr/dl ,klien post cardiac
arrest, GCS 112,TD:150/70mmHg,
nadi:190x/menit
DS:
Ibu klien mengatakan anaknya
mengalami kejang selama 5-10
menit saat di IGD
DO:
Hasil BGA tanggal 30/3/15
PO2:351 (N:80-100mmHg)
PCO2:28,5(N:35-45mmHg)
PH: 7,25 , klien terpasang MNR 6
lpm,SPO2 97%, RR:40x/menit
Sianosis,CRT2 detik, GCS 112

pertukaran gas

PRIORITAS MASALAH
NO. MASALAH KEPERAWATAN
1.

Gangguan perfusi jaringan

DITEMUKAN

TERATASI

30/03/2015

Teratasi
sebagian

perifer b.d penurunan kadar Hb


???????
2.

30/03/2015

30/03/2015
3.

Teratasi
sebagian

Teratasi
sebagian

PARAF
(NAMA
PERAWAT)
B1

B1

B1

PERENCANAAN

NO
.
1.

DIAGNOSA
KEPERAWATAN

TUJUAN DAN
KRITERIA HASIL

Gangguan perfusi

Tujuan:

jaringan perifer b.d

Setelah dilakukan

penurunan kadar Hb tindakan asuhan


keperawatan selama

INTERVENSI

RASIONAL

.Bina hubungan saling percaya

dengankeluarga px.

Observasi

TTV,nadi

perifer,warna kulit, CPR


3

Observasi intake dan output


cairan

Beri posisi syok(ekstremitas


20 dari kepala jika tidak ada
kontraindikasi)

Berikan latihan ROM pasif

Kolaborasi

dengan

dokter

pemberian tranfusi darah


7

Kolaborasi

dengan

dokter

pemberian

obat-obatan

anti

koagulan
8

Kolaborasi

dengan

dokter

dalam pemberian terapi cairan

2.

Gangguan

Tujuan:

pertukaran gas b.d

Setelah dilakukan

penurunan perifer

tindakan asuhan

yang

keperaawatan

mengakibatkan

selama

asidosis laktat dab

habis)

penurunan curah
jantung

1. Monitor ratarata,kedalaman,irama dan usaha


respirasi
2. Monitor suara napas seperti
dengkur dan pola napas klien
3. Auskultasi suara napas,catat
suara tambahan dan area
penurunan
4. Tentukan kebutuhan suction
dengan
5. Buka jalan napas ,gunakan
teknik chin lift atau jaw trust
bila perlu
6. Pasang mayo bila perlu
7. Kolaborasi pemberian
oksigenasi sesuai kondisi pasien

1.

3.

Tujuan:
Setelah di lakukan
tindakan keperawatan

1.

IMPLEMENTASI
Diagnosa keperawatan Waktu
1.Gangguan
perfusi 30/03/2015
jaringan perifer b.d 18.15
penurunan kadar Hb

18.30
19.10

19.15
19.30

19.50

20.00

Implementasi
Memonitor TTV, nadi perifer,
warna kulit, sianosis
TD:150/70mmHg
N:190x/menit
S:37,6C
RR:40x/menit
Memberikan cairan infuse KaEn
3B 1500cc/24 jam
Mengenali tanda-tanda pasien
kejang, SPO2 menurun 80%,
TD:100/70 mmHg, N:190x/menit,
Mengganti masker O2 dengan RM
8-10
lpm
,RR:45x/menit,
SPO2:100%
Memasang mayo
Melakukan suction,secret warna
merah muda,berbusa/hematemesis
10 cc
Memberikan injeksi Ceftriaxone
200 mg dan Ranitidine 15 mg per
IV
Memberikan injeksi Antrain 150
mg

Paraf
B1

B1
B1

B1
B1
B1

B1

Evaluasi
30/03/2015
21.15
Dx.1
S:O:k/u jelek
Nafas dengan Jackson rees
Px apneu dengan bagging aktif
Px brakikardi N:40 x/menit
Akral dingin, pucat, basah, px
dinyatakan meninggal
A:masalah tidak teratasi,px meniggal
P:intervensi dihentikan

20.15

20.45

Memberikan oksigenasi melalui


Jackson Rees bagging aktif SPO2 B1
turun 70-85%
Memberikan KIE oleh dokter B1
PPDS anastesi tentang kondisi
pasien terakhir