Anda di halaman 1dari 7

MOTOR LISTRIK AC 1 FASA (MOTOR KAPASITOR)

1.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada era industri modern saat ini, kebutuhan terhadap alat produksi yang tepat guna
sangat diperlukan dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya. Sebagian besar alat industri
dan rumah tangga menggunakan tenaga listrik sebagai energi penggerak utamanya.
Penggunaan motor AC (Alternating Current) atau arus bolak-balik satu phasa saat ini banyak
digunakan diberbagai aplikasi. Salah satu penggunaan motor AC yang sering ditemui yaitu
terdapat diperabotan rumah tangga berupa mesin cuci dan peralatan-peralatan yang serig
dijumpai dalam rumah seperti kipas angin, AC, dan yang lainnya.
Salah satu jenis motor AC 1 fasa adalah motor kapasitor. Motor kapasitor satu phasa
banyak digunakan dalam peralatan rumah tangga seperti motor pompa air, motor mesin cuci,
motor lemari es, motor air conditioning. Konstruksinya sederhana dengan daya kecil dan
bekerja dengan tegangan suplai PLN 220 V. Oleh karena itu motor kapasitor ini banyak
dipakai pada peralatan rumah tangga.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan yang akan dibahas dalam jurnal ini
adalah :
1. Apa yang dimaksud dengan motor kapasitor?
2. Apa-apa saja konstruksi pada motor kapasitor?
3. Bagaimana prinsip kerja dari motor kapasitor?
4. Bagaimana hasil perhitungannya?
1.3 Tujuan Penulisan
Penulisan jurnal ini bertujuan untuk :
1. Mengetahui pengertian dari motor kapasitor.
2. Mengetahui konstruksi pada motor kapasitor.
3. Mengetahui prinsip kerja motor kapasitor.
4. Mengetahui hasil perhitungannya.
2.

TINJAUAN PUSTAKA
Motor kapasitor merupakan motor AC 1 fasa dimana kapasitor dipasang seri dengan

kumparan bantu.
1

Gambar 2.1 Bentuk fisik motor kapasitor


Motor kapasitor satu fasa banyak digunakan dalam peralatan rumah tangga seperti motor
pompa air, motor mesin cuci, motor lemari es, motor air conditioning. Konstruksinya
sederhana dengan daya kecil dan bekerja dengan tegangan suplai PLN 220 V, oleh karena itu
menjadikan motor kapasitor ini banyak dipakai pada peralatan rumah tangga.

Gambar 2.2 Rangkaian Motor Kapasitor


Konstruksi pada motor kapasitor ini sangat sederhana. Stator pada motor kapasitor ini
hanya terdiri dari 2 kumparan/lilitan, satu kumparan utama dan satu kumparan bantu. Belitan
utama dan bantu jumlah lilitannya sama banyak tetapi diameter kawatnya berbeda diantara
keduanya. Diameter kawat belitan utama lebih besar dibanding diameter belitan bantunya.
2

Hal ini untuk mendapatkan nilai belitan utama selalu mempunyai nilai resistansi rendah dan
nilai reaktansi tinggi, sedangkan belitan bantu mempunyai nilai resistansi tinggi dan nilai
reaktansi rendah. Motor ini memiliki kapasitor yang dihubungkan secara seri dengan belitan
bantu dan pararel dengan belitan utama. Fungsi dari kapasitor itu sendiri adalah untuk
memperbesar kopel atau torsi start awal, mengurangi arus start awal motor, serta
mempertajam pergeseran beda fasa antara belitan utama dan belitan bantu hingga mendekati
90.

Gambar 2.3 Kurva Operasional


Pada saat motor mulai bergerak, arus dari jala-jala akan mengalir melalui kumparan
utama dan kumparan bantu. Arus mengalir melalui kumparan bantu akan melewati kapasitor
dan saklar sentrifugal. Apabila kecepatan putar motor mendekati 75% dari kecepatan putar
penuh, kontaktor saklar sentrifugal akan terlepas. Dengan demikian pada kecepatan putar
penuh (full load), arus jala-jala hanya mengalir melalui kumparan utama saja.

Gambar 2.4 Vektor Diagram Hubungan Antara Arus Kumparan Utama dan Kumparan
Bantu pada Motor Kapasitor

Dari Gambar 2.4, besar beda fasa kumparan utama, kumparan bantu dan tegangan sumber
serta beda fasa antara kumparan utama dan bantu, secara berturut-turut ditunjukkan pada
persamaan berikut ini :
U = arc tg

Xku
Rku

B = arc tg

( Xc Xkb)
Rkb

= U + B
Akibat beda fasa () yang besar ini, maka medan magnet putar yang dihasilkan oleh
kumparan stator akan menjadi besar dan dengan sendirinya gaya putar rotor akan menjadi
besar pula.
Adapun besar daya input starting adalah :
Pin = Vt IL cos
Dimana :
= arc tg

{ Xu ( Xc Xb)}
( Ru Rb)

Besar arus listrik yang melalui kumparan utama dan bantu adalah :
Iu =

Vt
Vt
Zu dan Ib = Zb

Dimana :
Zu = Ru + j.Xu
Zb = Rb + j.Xb
Dan untuk nilai XC adalah :
1

XC = 2 . f .C
Keterangan :
RU

= Resistansi kumparan utama

XU

= Reaktansi kumparan utama

RB

= Resistansi kumparan bantu

XU

= Reaktansi kumparan utama

XC

= Reaktansi kapasitor

Kelemahan dari motor kapasitor dengan menggunakan satu buah kapasitor, bila saklar
sentrifugal sudah tidak bekerja (kontaktor terbuka) motor akan bekerja tidak seimbang
sehingga kopel putar akan menjadi kecil. Agar motor kapasitor tetap bekerja dalam keadaan
seimbang, maka dipasanglah 2 buah kapasitor seperti gambar berikut ini.

Gambar 2.5 Motor Kapasitor dengan Dua Buah Kapasitor

3.

HASIL PEMBAHASAN

Contoh Soal
1.

Motor kapasitor 230 Volt, 50 Hz mempunyai impedansi kumparan utama (4,5 + j3,7)
Ohm, dan kumparan bantu (9,5 + j3,5) Ohm. Tentukan nilai kapasitor starting yang harus
ditempatkan pada kumparan bantu.
Jawab: Beda fasa antara arus kumparan utama (IU) dan tegangan jala-jala adalah
U = arc tg

Xku
Rku
3,7

= arc tg 4,5
= 39,4o
Beda fasa antara IU dan IB adalah 90o :
= U + B
90o = 39,4o + B
B = 50,6o
Dengan besar B adalah 50,6o, maka :
5

= arc tg

50,6o = arc tg
XC

( Xc Xkb)
Rkb
Xc 3,5
9,5

= 15,06 Ohm

Jadi, besar kapasitor yang harus dipasang pada kumparan bantu adalah:
1

XC = 2 . f .C
15,06 =
C
4.

1
2 .50.C

= 211 F

PENUTUP

4.1 Simpulan
- Motor kapasitor merupakan motor AC 1 fasa dimana kapasitor dipasang seri dengan
kumparan bantu. Motor kapasitor satu fasa banyak digunakan dalam peralatan rumah
tangga seperti motor pompa air, motor mesin cuci, motor lemari es, motor air
conditioning.
- Konstruksi pada motor kapasitor ini sangat sederhana. Stator pada motor kapasitor ini
hanya terdiri dari 2 kumparan/lilitan, satu kumparan utama dan satu kumparan bantu.
Motor ini memiliki kapasitor yang dihubungkan secara seri dengan belitan bantu dan
pararel dengan belitan utama.
- Fungsi dari kapasitor adalah untuk memperbesar kopel atau torsi start awal,
mengurangi arus start awal motor, serta mempertajam pergeseran beda fasa antara
belitan utama dan belitan bantu hingga mendekati 90.
- Pada saat motor mulai bergerak, arus dari jala-jala akan mengalir melalui kumparan
utama dan kumparan bantu. Arus mengalir melalui kumparan bantu akan melewati
kapasitor dan saklar sentrifugal. Apabila kecepatan putar motor mendekati 75% dari
kecepatan putar penuh, kontaktor saklar sentrifugal akan terlepas. Dengan demikian
pada kecepatan putar penuh (full load), arus jala-jala hanya mengalir melalui
kumparan utama saja.
4.2 Saran
- Kelemahan dari motor kapasitor dengan menggunakan satu buah kapasitor, bila saklar
sentrifugal terbuka, motor akan bekerja tidak seimbang sehingga kopel putar akan
6

menjadi kecil. Supaya motor kapasitor tetap bekerja dalam keadaan seimbang, maka
sebaiknya gunakan dua buah kapasitor.
- Gangguan pada motor kapasitor pada umumnya karena cacat pada kapasitornya.
Macam gangguan antara lain hubung singkat, gangguan-gangguan hubung singkat
dapat menyebabkan motor terbakar. Untuk itu perlu dilakukan pemeliharaan dan
perbaikan secara berkala.
- Untuk mendapatkan hasil pemeliharaan dan perbaikan yang memuaskan maka seluruh
data yang ada pada motor harus ada dalam catatan kartu pemeliharaan dan perbaikan,
baik sebelum proses pemeliharaan dan perbaikan maupun sesudahnya.
- Kami berharap jurnal ini dapat bermanfaat bagi kami dan pembaca pada umumnya.
Apabila terdapat kesalahan mohon dapat dimaklumi karena kami masih dalam proses
pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
Prianto, Joko. dkk. 2010. Single Phase Motor. Hal. 3-13. Online
http://staff.ui.ac.id/system/files/users/chairul.hudaya/material/papersinglephasemotor.pdf.
Diakses 23 Mei 2015.
Rijono, Yon. 2002. Dasar Teknik Tenaga Listrik. Edisi Revisi. Yogyakarta : Andi.
Simarmata, Widya. 2014 (28 April). Motor Kapasitor. Hal. 1. Online
http://www.scribd.com. Diakses 23 Mei 2015.