Anda di halaman 1dari 14

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Bidang Studi : Ilmu Keperawatan Komunitas


Topik

: Bahaya sengatan ubur - ubur

Sasaran

: Nelayan dan keluarga Nelayan

Tempat

: Posko Nelayan gang 2 RT 02 RW 02

Hari/Tanggal : Jumat / 20 Maret 2015


Waktu

: 30 menit

I. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan nelayan dan keluarganya mengerti
tentang Bahaya Sengatan Ubur - ubur
II. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah dilakukan penyuluhan tentang Bahaya Sengatan ubur - ubur,
diharapkan bapak-bapak atau ibu-ibu dapat:
1. Mengetahui bahaya sengatan ubur - ubur
2.

Mengetahui tanda dan gejala sengatan ubur ubur

3.

Mengetahui perawatan saat terkena sengatan ubur ubur

4.

Mengetahui tahapan menangani sengatan ubur ubur

III.Garis-garis Besar Materi


1.

Bahaya sengatan ubur - ubur

2.

Tanda dan gejala sengatan ubur ubur

3.

Perawatan saat terkena sengatan ubur ubur

4.

Tahapan menangani sengatan ubur ubur

IV. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Demonstrasi

V.

Media
1. Leaflet
2. Lembar balik

VI.

Setting Tempat

penyaji

moderator

notulen
peserta

fasilitator

VII. Pengorganisasian

Moderator : Satrio Adhi N.


Penyaji

: 1. Melisa sukarno p.
2. Lucke Kristin Mulia E.

Fasilitator : 1. Handika Vita R.


2.Iftitah Azis
3. Ercy Jumanti
4. Dewanta Capa W.
Notulen

: Danik Agustin

VIII. Proses Kegiatan Penyuluhan

No

Kegiatan

Respon para nelayan dan


warganya

Waktu

Pendahuluan :
1.

Memberi salam pembuka

Membalas salam
5

dan perkenalan diri

Menit

Menjelaskan tujuan

Mendengarkan
Memberi respon

Kontrak waktu

Penjelasan :
2.

Bahaya sengatan ubur ubur


Tanda dan gejala sengatan

ubur ubur
Perawatan saat terkena

sengatan ubur ubur


Tahapan menangani

Mendengarkan dengan

20

penuh perhatian

Menit

sengatan ubur ubur


Penutup :
3.

Tanya jawab

Menyimpulkan hasil

yang belum jelas

Memberikan salam penutup

Aktif bersama
menyimpulkan

penyuluhan

Menanyakan hal

Membalas salam

5 Menit

IX. Evaluasi
1. Evaluasi struktur

Nelayan dan keluarga nelayan hadir di tempat penyuluhan

Pengorganisasian penyelengaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya

2. Evaluasi Proses

Nelayan dan keluarga antusias terhadap materi penyuluhan

Nelayan dan kelurga tidak meninggalkan tempat penyuluhan

Nelayan dan keluarga mengajukan pertanyaan dan mwnjawab pertanyaan dengan


benar

3. Evaluasi hasil

Nelayan dan keluarga mampu memahami tentang bahaya sengatan ubur - ubur

Nelayan dan keluarga mampu memahami tanda dan gejala sengatan ubur - ubur

Nelayan dan keluarga mampu mengerti bagaimana perawatan saat terkena


sengatan ubur - ubur

Nelayan dan keluarga mampu memahami tahapan dalam menangani sengatan


ubur - ubur

Materi
BAHAYA SENGATAN UBUR UBUR
1. Definisi ubur ubur
Ubur-ubur adalah sejenis binatang laut yang termasuk dalam kelas Scyphozoa.
Tubuhnya berbentuk payung berumbai, dapat membuat gatal pada kulit bila tersentuh.
Rongga pada tubuh kelompok ubur-ubur disebut gastrovaskuler. Lubang besar tempat
keluarnya air disebut osculum. Larva ubur-ubur disebut planula. Tercatat ada sekitar
1.800 jenis ubur-ubur. Ubur-ubur merupakan invertebrata(tak bertulang belakang)
Jenis ubur-ubur yang paling berbahaya adalah dari kelompok Cubozoa.
Sengatan tentakelnya bisa menimbulkan kematian. Ubur-ubur yang paling mematikan
dari kelompok ini adalah ubur-ubur Irukandji, yang ukurannya kecil.

2. Bahaya sengatan ubur ubur


Sengatan ubur-ubur adalah gangguan umum untuk perenang dan penyelam.
Dengan tentakel yang berisi ribuan sengatan berduri kecil, ubur-ubur yang ditemukan
di semua samudra dunia berpotensi menyerang manusia. Sengatan ubur-ubur berkisar
2

dari ringan sampai parah. Beberapa ubur-ubur yang sangat beracun dan bahkan
sengatan kecil dapat menyebabkan sakit parah dan iritasi, sedangkan ubur-ubur
lainnya tidak berbahaya bagi manusia. Kebanyakan sengatan ubur-ubur dapat dirawat
dengan pertolongan pertama, tapi beberapa jenis sengatan ubur-ubur dapat lebih parah
dan memerlukan perawatan medis. Dalam kasus yang jarang, sengatan ubur-ubur
yang luas atau dari spesies tertentu ubur-ubur dapat mengancam jiwa.
3. Tanda dan gejala sengatan ubur ubur
Sengatan ubur-ubur dapat menyebabkan:
* Sensasi terbakar
* Gatal
* Kesemutan dan mati rasa
* Mual
* Muntah
* Sakit kepala
* Kejang otot
* Kelemahan
* Kesulitan mengendalikan gerakan otot
* Pusing
* Demam
Iritasi ringan hingga sedang di kulit biasanya membaik dalam waktu satu hingga dua
minggu.
4. Perawatan saat terkena sengatan ubur ubur
Sengatan ubur-ubur bisa diobati dengan pengobatan ringan. Langkah-langkahnya
meliputi:
a. Menonaktifkan sengatan
Cuci dari daerah sengatan segera dengan air laut untuk menghilangkan sisa tentakel.
Pastikan untuk menggunakan air laut; menggunakan air tawar dapat menyebabkan
sengatan makin menjadi. Kemudian, bilas daerah sengatan dengan cuka (cairan asam)
untuk menetralkan sengatan di kulit.

Asam cuka yang digunakan adalah asam cuka 5% (vinegar). harus diencerkan terlebih
dulu karena dapat merusak kulit. Bila tidak ada asam cuka bisa juga menggunakan
alkohol (40-70%) atau perasan jeruk lemon.
b. Menghilangkan sengatan yang tersisa
Hapus sisa sengatan dengan menggunakan krim cukur atau pasta dari air laut dan
baking soda (sodium bicarbonat) atau air laut dan bedak ke daerah sengatan.

c. Menghilangkan rasa sakit


Mencuci atau merendam daerah sengatan dengan air hangat. Air hangat membantu
dengan proses denaturing (mengubah sifat) dan menonaktifkan racun.
5.Tahapan menangani sengatan ubur ubur
1. Setelah merasakan tersengat ubur-ubur segeralah tentakel dibersihkan dengan cara
dicuci dengan air laut di pantai saat itu juga. Pada saat membersihkan area yang
terkena sengatan ubur-ubur jangan menggosok dengan menggunakan tangan
telanjang, karena terkadang ubur-ubur meninggalkan sisa tentakel pada permukaan
kulit sehingga lebih baik gunakan benda dengan permukaan yang agak keras
2. Segeralah ke bibir pantai untuk mencari pertolongan.
3. Segera ikat daerah yang terkena sengatan dengan kain atau alat/bahan seadanya untuk
menyumbat aliran darah agar racun tidak tersebar luas ke tubuh, lalu bilas daerah
sengatan dengan cuka (cairan asam) untuk menetralkan sengatan di kulit.
4. Kompres daerah yang terkena sengatan ubur-ubur tersebut dengan air hangat..
5. Untuk meminimalisir, berjemurlah di paparan sinar matahari dan oleskan minyak
yang panas..

DAFTAR HADIR PENYULUHAN

No.

Nama

Tanda Tangan

Daftar Pustaka
2

SATUAN ACARA PENYULUHAN


BAHAYA SENGATAN UBUR UBUR

Disusun Oleh :
KELOMPOK KERJA UKK NELAYAN

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH SURABAYA
2014/ 2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN


BAHAYA SENGATAN UBUR UBUR

Disusun Oleh :
KELOMPOK KERJA UKK NELAYAN:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Dewanta Capa W.
Dhanik Agustin
Ercy Jumanti
Handika Vita R
Iftitah Azis
Satrio Adhi N.
Lucke Kristin Mulia E.
Melisa Sukarno P

(122.0029)
(122.0032)
(122.0045)
(122.0054)
(122.0061)
(22.0088)
(122.0113)
(122.0118)

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH SURABAYA
2014/ 2015

LEMBAR PENGESAHAN

KELOMPOK KERJA UKK NELAYAN:


1. Dewanta Capa W.
2. Dhanik Agustin
3. Ercy Jumanti
4. Handika Vita R
5. Iftitah Azis
6. Satrio Adhi N.
7. Lucke Kristin Mulia E.
8. Melisa Sukarno P

()
(122.0032)
()
(122.0054)
(122.0061)
(22.0088)
(122.0113)
(122.0118)

Mengetahui,
Surabaya,

Maret 2015

Pembimbing Akademik

Pembimbing Lahan

___________________

______________