Anda di halaman 1dari 28

APLIKASI

SIMAK-BMN

SIMAK-BMN
merupakan subsistem dari SAI yang
merupakan rangkaian prosedur yang
saling berhubungan untuk mengolah
dokumen sumber dalam rangka
menghasilkan informasi untuk
penyusunan neraca dan laporan BMN
serta laporan manajerial lainnya sesuai
ketentuan yang berlaku.

BAGAN ALIR DATA BMN


PERSEDIAAN

SABMN

KONVERSI
KONVERSI

SIMAKBMN

SAKPA
LAP. BMN
NERACA

LAP. MANAJERIAL
LAINNYA

BAGAN ARUS SIMAK-BMN


DJKN

DJPbN

UAPB

UAPA

UAPPB-E1

UAPPA-E1

UAPPB-W

Kanwil
DJKN

Kanwil
Diten PBN

UAPPA-W

UAKPB

KPKNL

KPPN

UAKPA

SPK
KUITANSI
FAKTUR
SPM/SP2D
BAST
DS LAINNYA
YANG SAH
DOK.
KEPEMILIKAN
SK
PENGHAPUSAN

PEREKAMAN
VERIFIKASI
INPUT

PENCETAKAN

PROSES

Kode Barang
Nomor Aset
Tanggal Perolehan
Tanggal Buku
Jumlah
Kuantitas
Nilai Aset
SPM/SP2D
Kondisi

ADK
PERSEDIAA
N
OUTPUT

SAKPA
ADK
DAFTAR
PROSES PENGOLAHAN DATABARANG
BMN PADA SIMAK-BMN
BUKU
BARANG

LAP BARANG
BERSEJARAH

CRBMN
LAP. BMN

LKB

DBL

NERACA

KIB
DBR

KODEFIKASI BMN (PMK No. 97/PMK.06/2007)


Kode 1 untuk golongan Barang Tidak Bergerak
Kode 2 untuk golongan Barang Bergerak
Kode 3 untuk golongan Hewan, Ikan dan Tanaman
Kode 4 untuk golongan Persediaan
Kode 5 untuk golongan Konstruksi Dalam Pengerjaan
Kode 6 untuk golongan Aset Tak Berwujud
Kode 7 sampai dengan 9 disediakan untuk penambahan
golongan baru
Untuk jenis barang baru yang belum ada kodenya dapat menggunakan kode
s
e
m
e
n
t
a
r
a
y
a
i
t
u

Apabila kode barang baru sudah ditetapkan, dilakukan reklasifikasi dari kode
s e m e n t a r a
k e
k o d e
y a n g
b a r u
t e r s e b u t .

LABELISASI BMN
UAPB
UAPPB-E1
UAPPB-W
UAKPB
UAPKPB
Kode Kewenangan
Tahun Perolehan
XXX . XX . XXXX . XXXXXX . XXX . XX . XXXX
X . XX . XX . XX . XXX . XXXXXX
Golongan Barang
Bidang Barang
Kelompok Barang
Sub Kelompok Barang
Sub-sub Kelompok Barang
Nomor Aset

KONDISI BMN
NO

BMN

1 Barang Bergerak

BAIK
Apabila kondisi
barang tersebut
masih dalam
keadaan utuh dan
berfungsi dengan
baik

RUSAK RINGAN

RUSAK BERAT

Apabila kondisi
barang tersebut
masih dalam
keadaan utuh tetapi
kurang berfungsi
dengan baik. Untuk
berfungsi dengan
baik memerlukan
perbaikan ringan
dan tidak
memerlukan
penggantian bagian
utama/ komponen
pokok.

Apabila kondisi
barang tersebut
tidak utuh dan
tidak berfungsi
lagi atau
memerlukan
perbaikan besar/
penggantian
bagian utama/
komponen pokok,
sehingga tidak
ekonomis untuk
diadakan
perbaikan/
rehabilitasi.

KONDISI BMN
NO
2 Tanah

BMN

BAIK

RUSAK RINGAN

Apabila kondisi
tanah tersebut siap
dipergunakan dan/
atau dimanfaatkan
sesuai dengan
peruntukannya.

Apabila kondisi
tanah tersebut
karena sesuatu
sebab tidak dapat
dipergunakan dan/
atau dimanfaatkan
dan masih
memerlukan
pengolahan/
perlakuan (misalnya
pengeringan,
pengurugan,
perataan dan
pemadatan) untuk
dapat dipergunakan
sesuai dengan
peruntukannya.

RUSAK BERAT
Apabila kondisi
tanah tersebut
tidak dapat lagi
dipergunakan
dan/atau
dimanfaatkan
sesuai dengan
peruntukannya
karena adanya
bencana alam,
erosi dan
sebagainya.

KONDISI BMN

NO

BMN

3 Jalan dan
Jembatan

BAIK
Apabila kondisi
fisik barang
tersebut dalam
keadaan utuh dan
berfungsi dengan
baik

RUSAK RINGAN

RUSAK BERAT

Apabila kondisi fisik


barang tersebut
dalam keadaan utuh
namun memerlukan
perbaikan ringan
untuk dapat
dipergunakan sesuai
dengan fungsinya.

Apabila kondisi
fisik barang
tersebut dalam
keadaan tidak
utuh/tidak
berfungsi dengan
baik dan
memerlukan
perbaikan dengan
biaya besar.

KONDISI BMN

NO

BMN

4 Bangunan

BAIK

RUSAK RINGAN

RUSAK BERAT

Apabila bangunan
tersebut utuh dan
tidak memerlukan
perbaikan yang
berarti kecuali
pemeliharaan rutin.

Apabila bangunan
tersebut masih utuh,
memerlukan
pemeliharaan rutin
dan perbaikan
ringan pada
komponenkomponen bukan
konstruksi utama.

Apabila bangunan
tersebut tidak utuh
dan tidak dapat
dipergunakan lagi.

MENU SIMAK-BMN
MENU TRANSAKSI
1. Daftar BMN Tahun Lalu
MENU TABEL
REFERENSI
1. Tabel Penandatangan
2. Tabel Ruangan
3. Tabel UAPB
4. Tabel UAPPB-E1
5. Tabel UAPPB-W
6. Tabel UAKPB
7. Tabel Wilayah
8. Tabel Kanwil
9. Tabel Barang
10. Tabel Jenis Transaksi

2. Saldo Awal BMN


3. Perolehan BMN >
4. Perubahan BMN >
5. Perubahan Nilai Koreksi Tim Penertiban
6. Penghapusan BMN >
7. Penghentian BMN dari Penggunaan
8. Kontruksi Dalam Pengerjaan >
9. Kartu Identitas Barang >
10. Daftar Barang Ruangan
11. Daftar Barang Lainnya
12. Perubahan dari DBR ke DBL/Sebaliknya
13. BMN Bersejarah >
14. Barang Pihak Ketiga >

MENU LAPORAN

MENU SIMAK-BMN

Laporan Barang Kuasa Pengguna


Laporan Barang Pembantu Kuasa Pengguna

MENU BUKU/DAFTAR

Laporan Barang Kuasa Pengguna - Persediaan

1. Buku Barang

Laporan Kondisi Barang

2. Buku Barang Bersejarah

Laporan Posisi BMN di NERACA

3. Kartu Identitas Barang >

Catatan Ringkas BMN

4. Catatan Mutasi Perubahan (CMP)

MENU UTILITY

5. Daftar Barang Ruangan

1. Penerimaan dari UAPKPB >

6. Daftar Barang Lainnya

2. Penerimaan dari Persediaan

7. Daftar Transaksi BMN

3. Pengiriman Ke UAKPA

8. Daftar Transaksi BMN UAPKPB

4. Pengiriman Ke UAPPB-W/UAPPB-E1 >


5. Pengiriman Ke KPKNL >

9. Daftar Barang belum Terdistribusi


10. Pencetakan Label

6. Backup
7. Restore
8. Pembatalan Kirim
9. Kosongkan Transaksi

JENIS TRANSAKSI
SIMAK-BMN
Kode Transaksi

Uraian Transaksi

100

Saldo Awal

101

Pembelian

102

Transfer Masuk

103

Hibah (Masuk)

104

Rampasan

105

Penyelesaian Pembangunan

106

Pembatalan Penghapusan

107

Reklasifikasi Masuk

108

Bangun Serah Guna

109

Bangun Guna Serah

110

Kerjasama Pemanfaatan

111

Pertukaran

112

Perolehan Lainnya

JENIS TRANSAKSI
SIMAK-BMN
Kode Transaksi

Uraian Transaksi

177

Reklasifikasi Dari Aset Lainnya ke Aset Tetap

188

Reklasifikasi Dari Aset Tetap ke Aset Lainnya

199

Perolehan Reklasifikasi Dari Intra ke Ekstra/ Sebaliknya

201

Pengurangan Nilai Aset

202

Pengembangan Nilai Aset

202

Pengembangan Dengan KDP

203

Koreksi Perubahan Kondisi

204

Koreksi Pencatatan Nilai/Kuantitas

205

Koreksi Nilai Tim Penertiban Aset

206

Penerimaan Aset Tetap Renovasi

207

Koreksi Nilai Revaluasi

301

Penghapusan

391

Penghapusan Aset Yang Telah Dihentikan Dari Penggunaan

JENIS TRANSAKSI
SIMAK-BMN
Kode Transaksi

Uraian Transaksi

302

Transfer Keluar

392

Transfer Keluar Aset Yang Telah Dihentikan Dari Penggunaan

303

Hibah (Keluar)

393

Hibah Keluar Aset Yang Telah Dihentikan Dari Penggunaan

304

Reklasifikasi Keluar

394

Reklasifikasi Keluar Aset Yang Telah Dihentikan Dari


Penggunaan

305

Koreksi Pencatatan

395

Koreksi Catat Aset Yang Telah Dihentikan Dari Penggunaan

399

Penghapusan semu karena reklasifikasi dari Intra ke Ekstra

401

Penghentiaan Aset Dari Penggunaan

402

Penggunaan kembali BMN yang sudah dihentikan


penggunaannya

JENIS TRANSAKSI
SIMAK-BMN
Kode Transaksi

Uraian Transaksi

501

Saldo Awal KDP

502

Perolehan/Penambahan KDP

503

Koreksi Nilai KDP

504

Penghapusan KDP

505

Reklasifikasi KDP menjadi Barang Jadi

599

Pengembangan Dengan KDP

601

Saldo Awal Barang Bersejarah

602

Perolehan Barang Bersejarah

603

Perubahan/Koreksi Barang Bersejarah

604

Penghapusan Barang Bersejarah

TRANSAKSI PEROLEHAN
Transaksi yang tidak memerlukan SP2D
Transfer
Hibah
Rampasan
Pembatalan Penghapusan
Reklasifikasi Masuk
Bangun Serah Guna
Bangun Guna Serah
Pertukaran
Perolehan Lainnya

Transaksi yang memerlukan SP2D


Pembelian
Penyelesaian Pembangunan

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN

Menu Saldo Awal digunakan untuk


merekam data-data yang diperoleh
sebelum tahun anggaran berjalan,
yang belum dibukukan

Menu Daftar BMN tahun lalu digunakan


untuk menampilkan seluruh data
transaksi tahun anggaran sebelumnya

Menu Perolehan digunakan untuk


merekam data-data yang diperoleh
pada tahun anggaran berjalan
Menu Pembelian merupakan transaksi perolehan
BMN dari hasil pembelian yang menggunakan
dana APBN
Menu Transfer Masuk merupakan transaksi perolehan BMN hasil perpindahan
BMN dari satu UAKPB kepada UAKPB lain dalam lingkup Pemerintah Pusat
Menu Hibah merupakan transaksi perolehan BMN hasil perpindahan BMN dari
satu UAKPB kepada pihak ketiga diluar lingkup Pemerintah Pusat

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN
Menu Rampasan merupakan
transaksi perolehan BMN
hasil rampasan berdasarkan
putusan pengadilan

Menu Penyelesaian Pembangunan merupakan


transaksi perolehan BMN hasil penyelesaian
pembangunan berupa bangunan/gedung dan
BMN lainnya yang telah
Menu Pembatalan Penghapusan merupakan
diserahterimakan dengan
pencatatan BMN hasil pembatalan penghapusan
Berita Acara Serah Terima
yang sebelumnya telah dihapuskan/ dikeluarkan
dari pembukuan
Menu Reklasifikasi Masuk merupakan transaksi BMN yang
sebelumnya telah dicatat dengan klasifikasi BMN yang lain.
Transaksi ini berkaitan dengan transaksi Reklasifikasi Keluar

Menu Bangun Serah Guna adalah pemanfaatan tanah milik pemerintah pusat oleh
pihak lain dengan mendirikan bangunan dan/atau sarana, berikut fasilitasnya, dan
setelah selesai pembangunannya diserahkan kepada Pengelola Barang untuk
kemudian didayagunakan oleh pihak lain tersebut selama jangka waktu tertentu
yang disepakati

RINCIAN MENU SIMAK-BMN


Menu Bangun Guna Serah
adalah pemanfaatan tanah milik
pemerintah pusat oleh pihak lain
dengan mendirikan bangunan
dan/atau sarana, berikut
fasilitasnya, kemudian
didayagunakan oleh pihak lain
tersebut dalam jangka waktu
tertentu yang telah disepakati,
untuk selanjutnya tanah beserta
bangunan dan/atau sarana,
berikut fasilitasnya, diserahkan
kembali kepada Pengelola
Barang setelah berakhirnya
jangka waktu

Menu Pertukaran adalah


pengalihan kepemilikan BMN yang
dilakukan antara pemerintah pusat
dengan pemerintah daerah, atau
antara pemerintah pusat dengan
pihak lain, dengan menerima
penggantian dalam bentuk barang,
sekurang-kurangnya dengan nilai
seimbang
Menu Perolehan Lainnya adalah
digunakan untuk merekam perolehan BMN
yang tidak termasuk dalam Perolehan
lainnya selain yang sudah disebutkan
terdahulu

TRANSAKSI PERUBAHAN

Transaksi yang memerlukan SP2D


Pengembangan Nilai Aset

Transaksi yang tidak memerlukan SP2D


Pengurangan Nilai Aset
Perubahan Kondisi
Koreksi Pencatatan Nilai/Kuantitas
Penerimaan Aset Dari Pengembangan Aset Renovasi

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN
Menu Pengurangan
merupakan transaksi
pengurangan kuantitas BMN

Menu Pengembangan merupakan transaksi


pengembangan BMN yang dikapitalisir yang
mengakibatkan pemindahbukuan dari BI
Ekstrakomptabel ke BI Intrakomptabel atau
Menu Perubahan Kondisi
perubahan nilai/satuan BMN dalam BI
merupakan pencatatan
Intrakomptabel
perubahan kondisi BMN

Menu Koreksi Perubahan Nilai/Kuantitas merupakan


koreksi pencatatan atas nilai/kuantitas BMN yang telah
dicatat sebelumnya
Menu Penerimaan Aset Dari Pengembangan Aset Renovasi, merupakan
pencatatan aset yang nilai renovasinya sudah diserah terimakan dari pihak lain

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN
Menu Perubahan Nilai
Menu Penghapusan merupakan transaksi
Koreksi Tim Penertiban
untuk menghapus BMN dari pembukuan
Aset dilakukan untuk
berdasarkan suatu surat keputusan
melakukan perekaman
atas barang-barang BMN pengahapusan oleh instansi yang berwenang
hasil koreksi dari Tim
Penertiban Barang Milik Menu Transfer Keluar merupakan transaksi
penyerahan BMN dari satu UAKPB kepada
Negara (penilaian
UAKPB lain dalam lingkup Pemerintah Pusat
kembali)
Menu Hibah merupakan transaksi penyerahan BMN satu UAKPB kepada
pihak ketiga diluar lingkup Pemerintah Pusat
Menu Reklasifikasi Keluar merupakan transaksi BMN ke dalam klasifikasi BMN
yang lain. Transaksi ini berkaitan dengan transaksi Reklasifikasi Masuk
Menu Koreksi Pencatatan merupakan transaksi untuk mengubah catatan BMN
yang telah dilaporkan sebelumnya

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN
Menu Penghentian BMN dari Penggunaan digunakan untuk merekam aset
yang sudah dihentikan penggunaannya secara permanen dan tidak ada
manfaat ekonomi pada masa yang akan datang. Menu ini akan
memindahkan BMN yang sudah dihentikan penggunaannya kedalam
Neraca Aset Lain-lain
Menu Saldo Awal KDP digunakan untuk merekam Saldo Awal KDP yang
diperoleh sebelum tahun anggaran berjalan
Menu Perolehan KDP digunakan untuk merekam Perolehan KDP
yang diperoleh pada tahun berjalan
Menu Pengembangan KDP digunakan untuk merekam Pengembangan
KDP yang sudah pernah direkam perolehannya pada tahun berjalan
Menu Kartu Identitas Barang merupakan fasilitas untuk mendaftarkan
keberadaan BMN yang harus dibuatkan KIB. Perekaman BMN dalam KIB bisa
dilakukan setelah kita melakukan perekaman perolehan BMN atau
menggunakan fasilitas menu Perekaman KIB ini

Menu Daftar Barang


Ruangan merupakan
fasilitas untuk
mendaftarkan
keberadaan BMN di
dalam ruangan.
Perekaman BMN dalam
DIR bisa dilakukan
setelah kita melakukan
perekaman perolehan
BMN atau menggunakan
fasilitas menu
Perekaman DIR ini

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN
Menu Daftar Barang Lainnya
merupakan fasilitas untuk
mendaftarkan keberadaan
BMN yang tidak dicatat dalam
DIR atau KIB. Perekaman BMN
dalam DBL bisa dilakukan
setelah kita melakukan
perekaman perolehan BMN
atau menggunakan fasilitas
menu Perekaman DBL ini

Menu Perubahan
dari DBR ke
DBL/Sebaliknya
merupakan fasilitas
perekaman apabila
terjadi perpindahan
BMN dari Daftar
Barang Ruangan ke
Daftar Barang Lainnya
atau sebaliknya

Barang Bersejarah (heritage assets) dibukukan dan dilaporkan


dalam kuantitasnya dan tanpa nilai karena nilai kultural, lingkungan,
pendidikan, dan sejarahnya tidak mungkin secara penuh
dilambangkan dengan nilai keuangan berdasarkan harga pasar
maupun harga perolehannya
Menu Barang Pihak Ketiga digunakan untuk merekam Barang
Pihak ketiga yang berisi data-data barang milik pihak ketiga yang
dititipkan kepada instansi atau barang pihak ketiga yang digunakan
sehari-hari

RINCIAN
MENU SIMAK-BMN
Menu Baru

Keterangan

1. Penerimaan dari Persediaan Digunakan untuk menerima ADK Data-data


Persediaan dengan kode UAKPB yang sama.
Penerimaan ADK dari data Persediaan
dilaksanakan tiap bulan, sebagai bahan
untuk mengisi perkiraan barang Persediaan
dalam neraca satuan kerja yang akan dibuat
2. Laporan Barang Kuasa
Pengguna Persediaan

Merupakan sarana untuk melaporkan posisi


Barang Kuasa Pengguna untuk Persediaan
pada awal dan akhir suatu periode tertentu
serta mutasi Barang Kuasa Pengguna
Persediaan yang memenuhi kriteria
kapitalisasi pada setiap periode tertentu.

3. Catatan Ringkas BMN

Catatan Ringkas BMN tingkat UAKPB adalah


adalah laporan yang dihasilkan oleh
Aplikasi SIMAK BMN untuk mengetahui
Laporan BMN untuk tingkat UAKPB pada
periode tertentu per jenis transaksi.

Terima Kasih