Anda di halaman 1dari 9

Desain Biorektor Melalui Spreadsheet untuk pembuatan MSG (Monosodium

Glutamate)

Dalam membuat sebuah desain bioreactor diperlukan perhitungan


sebelumnya agar mendapatkan hasil yang akurat. Cara untuk menghitung
perhitungan tersebut antara lain dengan menggunakan perangkat lunak
spreadsheet. Spreadsheet yang paling sering digunakan adalah yang terdapat pada
Microsoft Excel, yang dikembangkan oleh Microsoft corporation. Berdasarkan yang
telah dijelaskan oleh peneliti bahwa Perhitungan desain bioreaktor ini dilakukan
untuk proses pembuatan MSG (Monosodium Glutamate). Bahan campuran yang
satu ini sering digunakan dalam berbagai olahan makanan.
Pada prosedur perhitungan desain biorektor melalui Spreadsheet untuk
pembuatan MSG (Monosodium Glutamate) terdapat tiga tahap, yaitu penentuan
mass balance, bioreactor sizing, dan energy balance and cooling coil design.
Selanjutnya spreadsheet dikembangkan berdasarkan stoikiometri fermentasi asam
glutamat.

Langkah pertama adalah penentuan mass balance

Contoh perhitungan mass balance

Dari mass balance yang di dapatkan, jumlah substrat (glukosa), amonia, dan
udara (suplai oksigen) diperlukan dapat dihitung. Hukum gas ideal diterapkan
dalam spreadsheet untuk perhitungan otomatis udara dan laju aliran amonia.
Hukum gas ideal dianggap berlaku karena tekanan udara tidak lebih dari 2 atm.
Persamaan stoikiometri fermentasi asam L-glutamat adalah sebagai berikut
(Murray, 1985)

persamaan keseimbangan energi umum di sekitar tangki (Biotol (1992)) :

Untuk kedua hemispherical akhir dan H = 2D shape factor,


Volume bioreaktor , yaitu :

Langkah kedua adalah bioreactor sizing


Sebuah spreadsheet untuk pengukuran bioreaktor adalah dibangun dengan
menghubungkan sel-sel volume yang bekerja di mass balance spreadsheet dengan
desain bioreaktor.

(Bingung menjelaskannya heheheh)

Setelah itu, langkah terakhir adalah penentuan Energy balance and cooling coil
design

Penentuan energy balance pada spreadsheet didapatkan datanya dari


gabungan desain data pada bioreactor, termasuk volume yang bekerja, udara,
ammonia, laju aliran dan laju substrat. Dihitung dalam satuan panas per unit
waktu ,Yang mana perhitungan cooling coil sudah dapat didesain. Tipe operasi
untuk proses fermentasi ditunjukkan pada table berikut . Air dipilih sebagai
pendingin (cooling) karena harganya murah dan mudah didapatkan

Berikut contoh dari perhitungan energy balance dan cooling coil

Kesimpulan
Sebuah spreadsheet desain bioreaktor mudah dipelajari, dan menawarkan
cara yang lebih cepat untuk perhitungan awal dari desain bioreaktor. Sebuah
spreadsheet juga mengurangi kesalahan dalam melakukan perhitungan iterasi,
yang umum digunakan dalam perhitungan desain. Metode ini juga menawarkan
cara mudah bagi desainer untuk meningkatkan dan mengoptimalkan proses.
Dengan metode spreadsheet juga tersedia alternatif yang lebih murah bagi
desainer dibandingkan dengan software komersial yang mahal lainnya.

Berikut ini informasi terkait mengenai rumus atau variabel yang ada diatas